cover
Contact Name
Hamim Zaky Hadibasyir
Contact Email
hamim.zaky.h@ums.ac.id
Phone
+62271-717417
Journal Mail Official
geomedisains@ums.ac.id
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Gedung Induk Siti Walidah lt. 5, Pabelan, Kartasura, Kab. Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdi Geomedisains
ISSN : 27461165     EISSN : 27461157     DOI : 10.23917
This journal publishes articles regarding community service and or engagement activities conducted by a researcher, scientist, student, and academia. The focus and scope of this journal are main problems in community in areas, but not limited to: - Geography - Pharmacy - Dentistry and - Health sciences, and other related natural science disciplines
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 2, No. 1, July 2021" : 4 Documents clear
Peningkatan Kualitas Kader Posyandu Kamboja V dengan Pelatihan Senam Yoga untuk Menjaga Keseimbangan Lansia Rini Widarti; Nasri
Abdi Geomedisains Vol. 2, No. 1, July 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.037 KB) | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v2i1.283

Abstract

Lansia adalah tahap akhir dari siklus kehidupan. Saat ini, lansia dituntut untuk lebih aktif, sehat dan produktif sehingga tidak tergantung kepada orang lain. Salah satu tanda bahwa lansia sehat yaitu  memiliki keseimbangan tubuh yang baik dan terhindar dari risiko jatuh. Kader Posyandu lansia merupakan bagian penting yang berkontribusi untuk membantu menjaga status kesehatan lansia. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kader adalah memberikan pelatihan Senam Yoga untuk menjaga keseimbangan. Jumlah kader yang berpartisipasi dalam kegiatan ini ada 5 orang. Hasil dari kagiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan antara sebelum dan sesudah diberikan pelatihan. Sebelum dilakukan pelatihan dan pemaparan materi di dapatkan data bahwa 20% kader memahami tentang keseimbangan,  30%  cukup paham, 50% tidak paham dan semua kader belum bisa melakukan Senam Yoga, sesudah pelatihan di dapatkan hasil bahwa 70% kader memahami tentang keseimbangan dan dapat melakukan Senam Yoga dengan baik, 20% kader posyandu cukup memahami tentang keseimbangan dan dapat melakukan Senam Yoga sisanya 10% kader belum memahami tentang keseimbangan dan belum terampil melakukan Senam Yoga.
Pendidikan Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Kesehatan dan Penyakit Sistem Perkemihan Selama Kehamilan Rita Dwi Hartanti; Emi Nurlaela
Abdi Geomedisains Vol. 2, No. 1, July 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.134 KB) | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v2i1.295

Abstract

Perubahan fisiologis pada sistem perkemihan selama kehamilan seperti peningkatan frekuensi berkemih, tertahannya air kencing pada kandung kemih dan tertekannya kandung kemih akibat membesarnya rahim dapat menimbulkan berbagai keluhan pada ibu hamil. Selama masa kehamilan, selain kesehatan reproduksi dan kesehatan janin, ibu hamil harus tetap memperhatikan kesehatan tubuh yang lain seperti kesehatan sistem perkemihan. Kurangnya pengetahuan dan kurangnya informasi ibu hamil tentang kesehatan perkemihan khususnya pada masa kehamilan, menjadikan ibu hamil beresiko mengalami gangguan / penyakit pada sistem perkemihan. Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni I Pekalongan belum pernah mendapatkan pendidikan tentang kesehatan dan penyakit sistem perkemihan selama kehamilan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut makan penulis melakukan pengabdian masyarakat pendidikan kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan tentang kesehatan dan penyakit sistem perkemihan selama kehamilan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni I. Kegiatan yang telah dilakukan adalah pendidikan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil di wilayah puskesmas Kedungwuni I yang meliputi tiga desa yaitu Desa Kedungwuni Timur, Desa Podo dan Desa Salakbrojo. Kegiatan ini dihadiri oleh ibu hamil baik ibu hamil trisemester I, II dan III yang berjumlah 109 ibu hamil. Hasil evaluasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan ibu hamil tentang berbagai penyakit sistem perkemihan yang dapat terjadi pada ibu hamil selama masa kehamilan dan cara pencegahan serta penatalaksanaan jika terjadi penyakit yang berhubungan dengan sistem perkemihan selama kehamilan. Dibuktikan setelah dilakukan pengambilan data pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan system perkemihan menunjukkan peningkatan pengetahuan yaitu sebanyak 90% ibu hamil di Desa Salak Brojo, 100% di Desa podo dan 96,3 % di desa kedungwuni Timur.
Penyusunan Peta Desa Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat Hibah Peta di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta Ratantra Rasjid Agitama Luis; Mahir Okky Dharmawan; Priyono Priyono
Abdi Geomedisains Vol. 2, No. 1, July 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.807 KB) | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v2i1.297

Abstract

Kelurahan Jebres merupakan kelurahan yang memiliki luas terbesar ke-4 di Kota Surakarta. Sehingga diperlukan informasi berupa peta administrasi dan fasilitas umum yang dapat digunakan sebagai penunjang pemerintah desa dalam mengurus rumah tangganya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pemetaan desa sebagai dasar dalam pembangunan daerah kawasan Kelurahan Jebres Kota Surakarta. Metode yang digunakan di antaranya survei, tahap persiapan, proses pembuatan peta, print out sementara, print out tetap, dan serah terima peta. Kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Jebres menghasilkan peta desa yang berisi informasi geospasial yang dapat ditemui di wilayah tersebut. Informasi tersebut berupa batas wilayah administrasi, jaringan/infrastruktur transportasi, perairan, sarana dan prasarana. Citra yang ditampilkan pada peta desa tersebut memberikan gambaran tutupan lahan di Kelurahan Jebres. Penggunaan lahan pada titik – titik tertentu mempunyai kemungkinan terjadi alih fungsi lahan, sehingga menjadi pemanfaatan lahan baru. Oleh karena itu, penyajian peta perlu dilakukan pembaharuan seiring berjalannya waktu untuk menyesuaikan kondisi terbaru yang ada di Kelurahan Jebres. Dalam perencanaan pembangunan, peta tersebut dimanfaatkan sebagai bahan analisis wilayah dengan memperhatikan tutupan lahan. Selain itu, tingkat kerapatan permukiman dapat dijadikan bahan analisis untuk perencanaan pembangunan berupa fasilitas – fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kelurahan Jebres didominasi permukiman, hanya sedikit ruang terbuka hijau yang tersedia. Pengalihan lahan untuk ruang terbuka hijau dapat direncanakan dengan memanfaatkan peta tersebut.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Pemanfaatan Herbal Sebagai Terapi Penunjang Diabetes Mellitus dan Hipertensi Di Wilayah Kampung Windan Anita Sukmawati; Lintang Titian Cahya; Purbandari Ajeng Sarweningtyas; Lintang Karengga Ihsani; Muhammad Bakhtiar; Palupi Finofasipa; Oktavia Permata Fenthiadewi
Abdi Geomedisains Vol. 2, No. 1, July 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.574 KB) | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v2i1.348

Abstract

Penyakit diabetes mellitus (DM) dan hipertensi merupakan penyakit dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia maupun dunia. Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa warga Kampung Windan, Kelurahan Makamhaji, Kabupaten Sukoharjo, memerlukan pengetahuan terkait pemanfaatan tanaman sebagai obat herbal untuk terapi DM dan hipertensi. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman masyarakat terkait penggunaan tanaman untuk terapi penunjang pada penyakit DM dan hipertensi. Kegiatan penyuluhan ini ditargetkan kepada ibu-ibu anggota PKK Kampung Windan RT 1 RW 8 Makamhaji sebagai peserta. Materi yang diberikan berupa pemanfaatan tanaman atau bahan yang mudah ditemukan dimasyarakat sekitar untuk dimanfaatkan sebagai terapi DM dan hipertensi. Penyampaian materi dilakukan dengan presentasi oral/ceramah dan brosur yang dibagikan kepada peserta. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, beberapa pertanyan diberikan pada peserta untuk mengukur tingkat pemahaman dari peserta pada awal (pre-test) dan akhir (post-test) kegiatan penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya pemberian materi berupa ceramah dan brosur dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penggunaan tanaman untuk terapi penunjang DM dan hipertensi yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai post test dibandingkan dengan nilai pre-test (p<0.05). Berdasarkan hasil pre-test dan post-test disimpulkan bahwa kegiatan pemberian ceramah dan brosur secara bermakna dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait penggunaan tanaman untuk terapi penyakit degeneratif seperti hipertensi dan DM.

Page 1 of 1 | Total Record : 4