cover
Contact Name
INDRIATI MARTHA PATUTI
Contact Email
indri.m.patuti@ung.ac.id
Phone
+6282221477786
Journal Mail Official
tekniksipil@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. B.J. Habibie, Moutong-Kec. Tilongkabila
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Composite Journal
ISSN : -     EISSN : 28075919     DOI : https://doi.org/10.37905/cj.v1i1.7
Core Subject : Engineering,
The journal aims to become an efficient means of publishing and distributing high-quality information from researchers, scientists, and engineers. The main scopes are as follows: Advances in Composite Materials, Computational Mechanics, Foundation and Retaining Walls, Slope Stability, Soil Dynamics, Soil-Structure Interaction, Pavement Technology, Tunnels and Anchors, Site Investigation and Rehabilitation, Ecology and Land Development, Water Resources Planning, Environmental Management, Earthquake and Tsunami Issues, Safety and Reliability, Geo-Hazard Mitigation, Case History and Practical Experience, Others
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024): Composite Journal" : 5 Documents clear
ANALISIS DEBIT ANDALAN SUNGAI MENGGUNAKAN APLIKASI PEMODELAN HIDROLOGI HEC-HMS (Studi Kasus di Sungai Sogitia Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango) Sallim, Muhammad Riza S.; Husnan, Rawiyah; Labdul, Barry Yusuf
Composite Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v4i1.33

Abstract

Karakteristik penggunaan lahan dan tanah merupakan sifat-sifat fisik DAS yang mempunyai pengaruh dalam menentukan aliran, yang dinyatakan dalam suatu indeks berupa Curve Number (CN). Sungai Sogitia yang terletak di Desa Sogitia, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo memiliki sumber air yang dapat mecukupi kebutuhan air baku di sekitaran Desa Sogitia. DAS Sogitia memiliki luas DAS 15, 39 km², dengan panjang sungai utama 4,69 km. Proses terbentuknya aliran air sungai (debit) sebagai fungsi parameter komponen sistem DAS dan input presipitasi hujan dapat dinalisis melalui suatu teknik pemodelan hidrologi menggunakan Model HEC-HMS. Nilai Curve Number ditentukan dengan melihat peta tata guna lahan dan peta jenis tanah, serta time lag dihitung menggunakan Persamaan Kirpich. Berdasarkan hasil Penelitian kondisi penggunaan lahan di DAS Sogitia didominasi oleh hutan dengan luas 7,73 km², serta jenis tanah yaitu mediteran merah kuning yang termasuk dalam jenis tanah alfisol dengan tekstur lempung pasir berliat. Parameter yang didapat berupa Curve Number (CN = 69,31), Initial abration (Ia = 22,49 mm), dan Time Lag (TL = 9 menit). Hasil dari pemodelan HEC-HMS pada DAS Sogitia tahun 2009 sampai 2019 dengan debit puncak terjadi pada 21 Mei 2014 dengan nilai besaran debit 30,2 m³/s. Perhitungan debit andalan sungai untuk memperoleh nilai debit yang terpenuhi sepanjang waktu dilakukan dengan menggunakan metode flow duration curve (FDC). Keperluan irigasi dibutuhkan probabilitas 80% dengan nilai 1,3 m³/s. Lokasi penelitian tidak terdapat daerah irigasi, sehingga probabilitas 80% tidak digunakan. Untuk keperluan air baku dan industri debit andalan untuk probabilitas 90% yaitu sebesar 1,1 m³/s.
KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN ASPHALT CONCRETE BINDER COURSE (AC-BC) MENGGUNAKAN ASBUTON PRACAMPUR DAN AGREGAT GORONTALO Prasetiyo, Eko; Desei, Frice L.; Achmad, Fadly
Composite Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v4i1.42

Abstract

Indonesia memiliki cadangan aspal alam terbesar di dunia berupa aspal gunung, dikenal sebagai asbuton, yang terdapat di Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik asbuton pracampur dan agregat Gorontalo serta karakteristik Marshall campuran AC-BC menggunakan kedua bahan tersebut. Metode yang digunakan adalah Marshall Test untuk memastikan campuran aspal panas memenuhi spesifikasi teknik Direktorat Jenderal Bina Marga. Aspal buton pracampur memiliki berat jenis 1,036, nilai penetrasi 54 mm, titik lembek 55,5°C, dan hasil ekstraksi menunjukkan 98% bitumen dan 2% mineral. Karakteristik agregat meliputi: Coarse Aggregate (CA) dengan berat jenis 2,56, nilai abrasi 24,84%, nilai angularitas 99,32/98,84%, absorpsi 1,27%, kelekatan agregat terhadap aspal >95%, dan material lolos saringan No.200 sebesar 0,6%. Medium Aggregate (MA) memiliki berat jenis 2,54, nilai abrasi 27,51%, nilai angularitas 99,32/98,84%, absorpsi 1,74%, kelekatan agregat terhadap aspal >95%, dan material lolos saringan No.200 sebesar 0,9%. Fine Aggregate (FA)/abu batu memiliki berat jenis 2,42, absorpsi 1,32%, sand equivalent 75,76%, dan material lolos saringan No.200 sebesar 9,92%. Pasir memiliki berat jenis 2,40, absorpsi 2,28%, dan material lolos saringan No.200 sebesar 2,03%. Semua nilai karakteristik aspal dan agregat memenuhi Spesifikasi Umum 2018 (Revisi 2). Nilai KAO AC-BC asbuton pracampur adalah 5,25%. Karakteristik Marshall menggunakan KAO 5,25% menunjukkan kepadatan 2,22 gr/cm³, VIM 4,95%, VMA 14,63%, VFA 66,19%, stabilitas 1.310,20 kg, flow 2,54 mm, dan Marshall Quotient 515,83 kg/mm. Disimpulkan bahwa campuran asbuton pracampur dan agregat Gorontalo memiliki stabilitas tinggi, cocok untuk jalan yang melayani lalu lintas berat dan padat.
POTENSI AIR HUJAN UNTUK KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI DAERAH GEOTHERMAL (STUDI KASUS DESA PENTADIO BARAT) Putri, Putri Syaferina Djafar; Husnan, Rawiyah; Labdul, Barry Yusuf
Composite Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v4i1.50

Abstract

Water is essential for human life, and its scarcity can significantly impact communities. In West Pentadio village, located on the lakeshore, residents struggle with obtaining clean water due to the murky, sulfurous geothermal water. To address this, a study was conducted to evaluate rainwater harvesting as a solution. Analyzing data from DAS Bionga over 13 years, the study used Normal, Log Normal, Log Pearson III, and Gumbel distributions for rainwater distribution and the Mononobe method for rainfall intensity. Population projections from 2021 to 2026, ranging from 1,026 to 1,118 people, indicate increasing daily clean water needs from 71,820 liters to 78,260 liters. The analysis revealed Cv = 0.32, Cs = 1.98, and Ck = 0.32, with Log Pearson III as the most appropriate distribution. The potential rainwater volume is 2,611,497.52 liters per hour with an intensity of 166.268 mm/hour. Conservation rates are 16.5% for one family and 15.2% for 4-5 families. Budgeting using 2020 prices in Gorontalo Regency, a container for one family (1.2 x 1.2 x 1.2 meters) costs Rp. 3,044,703, while a larger container for 4-5 families (2 x 2 x 2 meters) costs Rp. 7,944,877. This rainwater harvesting system offers a viable solution to improve access to clean water for the village.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KOMPETENSI PEKERJA KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI PROVINSI GORONTALO Amala, Ikdal; Utiarahman, Arfan; Achmad, Fadly
Composite Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v4i1.64

Abstract

Most of the construction workers in Indonesia are only having experience-based knowledge. They are skilled but are only elementary school graduates. Only a small proportion are able to reach the high school level. This is a fundamental problem for construction workers in Indonesia because many of the construction workers lack in engineering knowledge. This is a descriptive qualitative study. The findings indicate that: 1) Field identification, referring to the 2016 and 2013 SKKNI, reveals that both respondents are still lacking in the application of Occupational Health and Safety (K3). 2) The utility factor values ​​of the two respondents are both above 50%, where the utility factor of the blacksmith is 63.96% with a work productivity ratio of 18.39 kg/hour, while the of carbon steel worker 63.42% with productivity work of 2.73 m2/hour. 3) Both respondents occupy the lower level in the IQF, where blacksmith is categorized at level 1 and carbon steel workers is categorized at level 2. 4) The education level of construction workers does not affect their competence. Most of the knowledge related to the guild profession is obtained from work experience factors.
Alternatif Desain Fondasi pada Gedung MTsS Al-Khairaat Desa Balamoa Pasca Gempa di Kabupaten Sigi T.A. Rampaminanga; S. Ramadhani
Composite Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v4i1.96

Abstract

Gempa yang terjadi pada tanggal 28 September 2018 menyebabkan salah satu sekolah di Kabupaten Sigi mengalami kerusakan. Sekolah tersebut adalah MTsS Alkhairaat Balamoa yang terletak di Jalan Poros Palu Bangga, Balamoa, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Akibat kerusakan tersebut maka perlu dilakukan rekonstruksi kembali dengan menggunakan RISHA. Saat ini konstruksi pondasi yang ada di gedung MTsS Al-Khairaat Balamoa menggunakan fondasi sumuran, karena kedalaman tanah keras berdasarkan hasil uji Cone Penetration Test (CPT) letaknya dangkal dan beban yang bekerja tidak besar, maka dicoba kaji menggunakan fondasi telapak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas dukung fondasi telapak berdasarkan nilai CPT dan memperoleh dimensi fondasi. Metode yang digunakan yaitu perhitungan daya dukung berdasarkan data CPT. Dimensi fondasi telapak yang direncanakan 0,8m x 0,8m. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh daya dukung tanah yang diijinkan tidak boleh kurang dari beban kolom terbesar (Pu) yaitu 6.289,82 kg.

Page 1 of 1 | Total Record : 5