cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6285259948993
Journal Mail Official
eksergi.polines@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksergi: Jurnal Teknik Energi
Design of DC Accumulator Charging using Backup Accumulator Based on Inverter and Converter Device Parlindungan Pandapotan Marpaung
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018" : 5 Documents clear
RANCANG BANGUN TURBIN ANGIN POROS HORIZONTAL 9 SUDU FLAT DENGAN VARIASI RASIO LEBAR SUDU TOP DAN BOTTOM UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PLTB Yusuf Dewantoro Herlambang; - Wahyono; - Sahid
Eksergi Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.727 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i2.1367

Abstract

Penggunaan energi listrik di Indonesia saat ini sangatlah tinggi, namun energi yang digunakan masih didominasi oleh energi fosil, padahal potensi energi alternatif di Indonesia sangat banyak dan belum bisa dimanfaatkan dengan baik, salah satunya adalah energi angin. Oleh sebab itu, penulis mengambil judul tugas akhir dengan tema turbin angin. Tujuan tugas akhir dari Rancang Bangun Turbin Angin Poros Horizontal 9 Sudu Flat dengan Variasi Rasio Lebar Sudu Top dan Bottom Untuk Meningkatkan Kinerja PLTB tersebut adalah untuk membuat turbin angin sumbu horizontal 9 sudu flat dengan variasi sudut sudu, menguji secara eksperimental kinerja turbin angin sudu 9 flat dengan berbagai macam variasi sudut sudu dan kecepatan angin, mengkaji karaketristik kerja turbin sumbu horizontal sudu 9 flat dengan sudut sudu dan lebar sudu top dan bottom.Pengujian dilakukan dengan menvariasikan rasio lebar sudu 1:1; 4:5; 3:5; 2:5; 1:5 yang semuanya di variasikan sudut sudunya dari 15 – 45 dan kecepatan angin bebas sebesar 5 m/s, 7 m/s, 9 m/s yang pengujiannya diawali pada beban kosong, dihasilkan putaran paling tinggi untuk semua turbin angin dengan variasi rasio lebar sudu top dan bottom. Langkah berikutnya menambah beban dengan caramenyalakan beban lampu DC yang mengakibatkan putaran turun dan daya generator meningkat hingga mencapai kapasitas maksimum turbin angin. Berdasarkan uji kinerja turbin angin, pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 4:5 dan sudut sudu 30° dengan kecepatan angin bebas 5 m/s memiliki nilai ηs yang lebih tinggi yaitu 9,665631% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya, kemudian pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 3:5 dan sudut sudu 23° dengan kecepatan angin bebas 7 m/s memiliki nilai η  yang lebih tinggi yaitu 7,421294% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya, sedangkan pada sudu turbin dengan rasio lebar sudu 2:5 dan sudut sudu 18° dengan kecepatan angin bebas 9 m/s memiliki nilai ηs yang lebih tinggi yaitu 5,8035% dibandingkan dengan sudu turbin dengan rasio lebar sudu lainnya. Kata Kunci: “Turbin angin poros horizontal”, “Rasio lebar sudu top dan bottom”, “Efisiensi sistem”, “Tip Speed Ratio”
Pembuatan Turbin Angin Sumbu Vertikal Dengan Variasi Jumlah Sudu Dan Sistem Buka-Tutup Sirip - Bono; Gatot Suwoto
Eksergi Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.221 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i2.1322

Abstract

Turbin angin sumbu vertikal dengan variasi jumlah sudu dan sistem buka tutup sirip adalah suatu alat konversi energi yang mengubah energi gerak dari sudu turbin menjadi energi listrik. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat turbin angin sumbu vertikal tipe sudu bersirip dengan jumlah variasi jumlah sudu dan menguji kinerja turbin angin tersebut. Pada penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian kuantitatif dengan cara mengumpulkan data. Variabel bebas pada penelitian ini adalah jumlah sudu 2, 3, 4, 5,6 dan kecepatan angin 7 m/s, 8 m/s, 9 m/s, 10 m/s, 11 m/s, dan 12 m/s. Variabel terikat pada penelitian ini adalah unjuk kerja turbin angin sumbu bersirip yaitu daya kinetik, daya generator dan efisiensi. Sedangkan variabel terkontrolnya adalah jumlah sudu pada turbin angin tipe sudu bersirip sebanyak 6 buah dengan tinggi 600 mm dan lebar 300 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian menggunakan jumlah sudu yang berbeda-beda mempengaruhi unjuk kerja turbin angin tipe bersirip. Efisiensi sistem tertinggi diperoleh pada jumlah sudu 3 sebesar 1,409 % pada kecepatan 11 m/s.Daya tertinggi pada turbin angin diperoleh dengan jumlah sudu 6 sebesar 6,6 watt pada kecepatan angin 12 m/s dengan putaran generator 202.92 rpm pada beban 30 watt. Berdasarkan analisa, efisiensi maksimal turbin angin hanya dapat dicapai jika intensitas angin konstan sehingga menghasilkan tegangan dan arus yang besar. Kata kunci : Turbin ,Sudu, Sirip, Daya, Efisiensi
Pembuatan Turbin Angin Sudu Tipe Flat Berlapis Tiga - Sahid; Teguh Harijono Mulud
Eksergi Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.307 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i2.1323

Abstract

Turbin angin adalah alat yang dapat mengkonversi energi kinetik dari angin menjadi energi lisrik. Konsep sudu berlapis belum pernah diteliti ataupun dikembangkan dengan turbin angin sumbu horizontal. Pengembangan berbagai macam turbin angin mempunyai tujuan untuk membuat turbin angin yang sesuai dengan keadaan potensi angin Indonesia dan mempunyai nilai Cp yang tinggi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi observasi, perancangan dan pembuatan turbin, pengujian karakteristik turbin pelton yang sudah dibuat. Hasil uji karakteristik pada kecepatan angin 3 m/s Cp terbesar yang dihasilkan oleh turbin angin tipe flat berlapis dengan sudut sudu 8° adalah 1,34% dan nilai TSR terbesar adalah 3,74. Sedangkan pada kecepatan angin 4 m/s dan 5 m/s Cp terbesar yang dihasilkan oleh turbin angin sudu tipe flat berlapis tiga dengan sudut sudu 10° dan 15° adalah 0,78% dan 0,37% serta TSR terbesar adalah 3,58 dan 3,19. Kata kunci: turbin angin, sudu tiga, berlapis tiga
Analisis Kinerja Efisiensi Economizer Terhadap Pemakaian Bahan Bakar Boiler Di PLTU Tanjung Jati B Unit 4 F Gatot Sumarno; Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.075 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i2.1324

Abstract

Economizer adalah alat pemindah panas berbentuk tubular yang digunakan untuk Memanaskan air umpan boiler sebelum masuk kesteam drum. Istilah economizer diambil dari kegunaan alat tersebut, yaitu untuk menghemat (to economize) penggunaan bahan bakar dengan mengambil panas (recovery) gas buang sebelum dibuang keatmosfir. Pada PLTU Tanjung Jati B Unit 4 Jepara menggunakan bahan bakar batubara 100% IMM (Indominco Mandiri) kebutuhan bahan bakar yang dibutuhkan yaitu 26,796 kg/kgbb dengan kandungan excess air sebesar 20,097 % dengan penggunanaan batubara 100% (IMM) yang memiliki komposisi C= 75,69%, H= 5,44%,O= 16,35% dan S=1,01%. Tujuan perhitungan Efisiensi economizer itu sendiri untuk mengetahui berapa persen efisiensi economizer terhadap pemakaian bahan bakar boiler pada PLTU Tanjung Jati B Unit 4 Jepara pada variasi beban 75%, 90% dan 100%. Pada variasi beban 75% di dapatkan ma = 453,41 kg/s serta mg = 1604,035 kg/s sehingga didapatkan efisiensi sebesar 46,12 %, kemudian pada variasi beban 90% didapatkan ma = 551,94kg/s serta mg = 1845,70848 kg/s sehingga didapatkan efisiensi sebesar 35,83 %, pada variasi beban 100% didapatkan ma = 594,63 ????????/???? serta mg = 2023,633 kg/s sehingga didapatkan efisiensi sebesar 34,04 %.
Analisis Pengaruh Intensitas Matahari, Suhu Permukaan & Sudut Pengarah Terhadap Kinerja Panel Surya - Suwarti; - Wahyono
Eksergi Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.083 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i2.1325

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intensitas matahari, suhu permukaan, dan sudut pengarah terhadap daya panel surya. Pengaruh intensitas matahari didapat dengan cara perubahan waktu sehingga intensitasnya bervariasi dengan sudut tetap 90o dan suhu permukaan relatif sama, suhu permukaan didapatkan dengan cara memvariasi suhu dengan sudut pengarah tetap 90o dan intensitas relatif sama, sudut pengarah didapat dengan cara memvariasi sudut pengarah dengan intensitas dan suhunya relatif sama. Pengaruh kinerja panel surya yaitu semakin besar intensitas matahari maka arusnya semakin besar dan tegangannya cenderung tetap. Suhhu permukaan mempengaruhi performa panel surya yaitu semakin besar temperaturenya maka tegangannya semakin kecil dan arusnya cenderung tetap. Sudut pengarah mempengaruhi performa panel surya yaitu semakin mendekati tegak lurus terhadap datangnya cahaya mathari maka tegangan dan arusnya akan semakin besar. Data-data hasil pengujian kemudian diolah untuk mengetahui daya listrik maksimum yang mampu dihasilkan. Hasil tugas akhir ini menunjukkan bahwa pada intensitas matahari 1006 W/m2dengan daya terbesar yang mampu dihasilkan adalah 28,035 watt. Pada temperature permukaan 54,5oC dengan daya terbesar 28,035 watt. Pada sudut pengarah 90odaya terbesar yang dihasilkan adalah 26,7735 watt. Peforma panel surya dipengaruhi oleh intensitas matahari, temperatur permukaan, dan sudut pengarah semakin besar faktor yang mempengaruhinya daya yang dihasilkan juga semakin besar. Kata kunci : Peforma panel surya, Daya yang dihasilkan, Faktor pengaruh.

Page 1 of 1 | Total Record : 5