cover
Contact Name
Christine
Contact Email
christinekromoprawiro@gmail.com
Phone
+6285241079002
Journal Mail Official
christinekromoprawiro@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, 94145 Sulawesi Tengah, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan
ISSN : 27978176     EISSN : 27978184     DOI : https://doi.org/10.33860/bjkl
Core Subject : Health, Social,
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan accepts original research articles and literature review articles covering the following topics: 1. Environmental Health 2. Environmental Epidemiology 3. Environmental Health Risk Assessment 4. Environmental Health Management 5. Environmental Health Technology 6. Environmental-Based Diseases 7. Environmental Toxicology 8. Water and Sanitation 9. Waste Management 10. Vector Rodent Disease Control and Prevention 11. Food Safety 12. Aspects of Environmental Health in Disaster Management
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 4 Documents clear
Pengujian Kualitas Air Minum Isi Ulang pada Depot Air di Wilayah Kelurahan Banta-Bantaeng Rafika Rafika; Rahman Rahman; Mustasyifa Daud
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v2i2.1342

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Keberadaan tingginya konsumsi air minum, banyak depot isi ulang kurang mengindahkan standar mutu air minum berdasarkan permenkes RI no. 492/MENKES/PER/IV/2010 mengenai persyaratan kualitas air minum. Rendahnya pengawasan dan pemantauan dinas kesehatan. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui gambaran kualitas air minum isi ulang pada depot air di wilayah Kelurahan Banta-bantaeng. Metode: Jenis penelitian deskriptif, terdapat 6 depot air minum isi ulang dilaksanakan bulan Mei-Juni 2022 di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dan Laboratorium Bakteriologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Makassar dengan teknik pengambilan sampel secara Sampling Jenuh, dengan metode pemeriksaan secara mikrobiologi pengujian MPN dan analisis kimia. Hasil: Hasil diperoleh pada parameter kimia semua sampel memenuhi syarat dengan kesadahan total kurang dari 500 mg/L dan kadar besi kurang dari 0,3 mg/L. Sedangkan pengujian MPN bahwa dua dari enam sampel mengandung bakteri Escherichia coli dan Coliform konsentrasi 240 per 100 ml sampel dan identifikasi ditemukan bakteri Serratia liquefaciens dan Citrobacter diversus. Kesimpulan: Berarti hanya dua depot air minum isi ulang dari enam depot air minum isi ulang (DAMIU) di wilayah Kelurahan Banta-Bantaeng yang layak konsumsi sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan NO. 492 Tahun 2010 tentang kualitas air minum baik dari segi kimia dan mikrobiologi. Perlu adanya pengawasan dinas kesehatan dan BPOM untuk memantau kualitas air minum pada depot isi ulang, yang tidak memeriksakan mutu produk air minum tetapi masih tetap beroperasi dan melayani konsumen.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Konstruksi di PT ”X” Iin Cahyo Devianti; Irfany Rupiwardani; Beni Hari Susanto
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v2i2.1579

Abstract

ABSTRAK Alat Pelindung Diri (APD) adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi diri yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja. Latar Belakang Terdapat faktor internal dan faktor ekternal yang dapat mempengaruhi kepatuhan penggunaan APD pada pekerja konstruksi. Penyumbang data kecelakaan terbesar ke-2 di DISNAKER Jawa Timur adalah kecelakaan kerja di Perusahaan konstruksi, hal ini disebabkan rendahnya kesadaran pekerja terhadap penggunaan alat pelindung diri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti adalah seluruh pekerja konstruksi di PT. X sebanyak 200 orang, dengan jumlah sampel 67 orang. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil: Dari hasil penelitian yang menggunakan analisis univariat dan multivariat didapatkan faktor masa kerja terhadap kepatuhan penggunaan APD (p-value = 0,005), pendidikan (p-value = 0.008), pengetahuan (p-value = 0.029), perilaku (p-value = 0,029), HSE inspection (p-value = 0,017), kenyamanan APD (p-value = 0,025), serta faktor yang bukan merupakan faktor yang mempengaruhi terhadap kepatuhan penggunaan APD adalah usia (p = 0,113), fasilitas K3 (p-value = 0.307 ) dan kebijakan APD (p-value = 0.783). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan penggunaan APD pada pekerja konstruksi yaitu dari faktor internal pendidikan,pengetahuan,perilaku,HSE inspection, dan kenyamanan APD.Untuk itu disarankan perlu adanya pengawasan yang lebih tegas dan sanksi dalam penerapan pengawasan tentang kepatuhan penggunaan APD agar angka kecelakaan kerja dapat di turunkan.
Identifikasi Kepadatan Kecoa di Pelabuhan Tanjungbatu Kundur Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2022 Risman; Muhammad Reynaldi Sapoetra; Muhammad Fadil Idris; Mutia Diansafitri
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v2i2.1611

Abstract

Pendahuluan: Kondisi pelabuhan yang sehat dapat mencegah potensi risiko penyebaran penyakit. Kecoa merupakan salah satu vektor mekanik, yang berperan menghantarkan penyakit. Tujuan: untuk mengatahui tingkat kepadatan kecoa di Pelabuhan Kundur Kabupaten Karimun. Metode: penelitian deskriptif dengan metode survei dengan teknik pengambilan data dengan observasi di Pelabuhan Kundur, sampel penelitian seluruh  kecoa yang terperangkap dalam di dalam perangkap kecoa. Waktu penelitian selama 12 jam, dimulai dari jam 18.00 s/d 06.00 Wib. analisis kepadatan kecoa di pelabuhan jika yang memenuhi syarat dengan nilai <2 dan tidak memenuhi syarat jika nilai kepadatan kecoa  >2. Hasil: jumlah kecoa terperangkap sebanyak 15 ekor dengan 5 kali pengulangan di tempat yang sama dengan jenis kecoa yang ditemukan di Pelabuhan Tanjungbatu yaitu Periplaneta Americana. Kesimpulan: Tingkat kepadatan kecoa di pabuhan Tanjungbatu kundur berada kategori belum memenuhi syarat, perlu pengendalian dan pencegahan untuk mengurangi kepadatan kecoa dengan perbaikan sanitasi secara berkala dan penggunaan racun kecoa untuk mengurangi kepadatan kecoa.
Ekstrak Daun Sereh dan Daun Cengkeh Efektif Memberikan Daya Tolak Terhadap Nyamuk Aedes aegypti Rahma Sawitri; Herlina Susanto Sunuh; Ros Arianty
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v2i2.3093

Abstract

Latar Belakang: Demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan ke manusia dengan gigitan nyamuk Aedes aegypti . Penderita demam berdarah sebanyak 53.075 jiwa dan yang meninggal sebanyak 344 jiwa, sedangkan pada awal tahun 2019 penderita demam berdarah 13.683 jiwa dan meninggal 113 jiwa.  Pengendalian kimiawi sebagai salah satu pengendalian yang aman terhadap kesehatan dan ramah lingkungan adalah dengan menggunakan daya tolak alami. Tujuan: Tujuan penelitian adalah diketahuinya efektivitas ekstrak daun sereh dan daun cengkeh dalam memberikan daya tolak terhadap nyamuk Aedes aegypti dengan konsentrasi 20%, 40% dan 60%. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni dengan pendekatan post-test only with control group design, besar sampel yang digunakan pada 6 kelompok perlakuan dengan 5 kali pengulangan, dan 1 kelompok kontrol, di mana tiap kelompok dialokasikan 20 ekor nyamuk, yaitu 620 ekor nyamuk. Hasil: Ekstrak daun sereh dan ekstrak daun cengkeh dengan konsentrasi 20%, 40% dan 60% masing-masing memberikan daya tolak terhadap nyamuk Aedes aegypti sebesar 95%. Dikatakan efektif memberi daya tolak jika ≥90% nyamuk, sebagai serangga uji, tidak kontak dengan manusia sesudah 5 menit dalam waktu 1 jam, selama 6 jam pengujian didalam kolonisasi uji dari total nyamuk yang diuji. Kesimpulan: Ekstrak daun sereh dan ekstrak daun cengkeh dengan konsentrasi 20%, 40% dan 60% efektif memberikan daya tolak terhadap nyamuk Aedes aegypti. Hasil temuan penelitian ini dapat dikembangkan oleh peneliti-peneliti lain untuk menggunakan ekstrak daun sereh dan daun cengkeh sebagai repellent nyamuk Aedes aegypti.

Page 1 of 1 | Total Record : 4