Jurnal Riset Psikologi
Jurnal Riset Psikologi aims to facilitate interaction, discussion, and further the advancement of ideas among researchers and students in psychology. We welcome articles in scopes: Social Psychology, Psychometrics, Educational Psychology, Clinical Psychology, Organizational and Industrial Psychology, Developmental Psychology,
Articles
377 Documents
HUBUNGAN PERILAKU OVER PROTECTIVE TERHADAP PENYESUAIAN SOSIAL REMAJA MAN 2 PADANG
Siti Aisyah;
Neviyarni S.
Jurnal Riset Psikologi Vol 2018, No 4 (2018): Periode Wisuda Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v2018i4.4374
Abstract: Relationship of behavioral parental over protective between social adjustment adolescent. This study aims to see relationship behavioral parental over protective between social adjustment. The research design used is quantitative correlational. The population in this study were adolescent in MAN 2 Padang. The sampling technique in this study is purposive sampling with a total sample of 94 adolescent. This study uses behavioral parental over protective scale and social adjustment scale. Data analysis technique in this study are using product moment. The results show that there was a significant negative relationship between behavioral parental over protective and social adjustment the adolescent in MAN 2 Padang with the correlation coffisient (rxy)= -0,671 and p = 0,000 (p<0,01). One of the factors that influence social adjustment is the role of parents. Significancy of this study important to give insight for parents related social adjustment that influenced by treatment parent for adolescent, because the parent are the fisrt environment for adolescent to suggest the life.Keywords: behavioral parental over protective, social adjustment, adolescentAbstrak: Hubungan perilaku over protective orangtua terhadap penyesuaian sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan perilaku over protective orangtua terhadap penyesuaian sosial remaja. Desain penelitian yang digunakan kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 94 remaja di MAN 2 Padang.Teknik pengumpulan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling yang berjumlah 94 orang remaja. Penelitian ini menggunakan skala perilaku over protective orangtua dan skala penyesuaian sosial remaja. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perilaku over protective orangtua terhadap penyesuaian sosial remaja di MAN 2 Padang dengan nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,671 dan p= 0,000 (p<0,01). Salah satu faktor yang mempengaruhi penyesuaian sosial adalah faktor berperannya orangtua. Penelitian ini penting dilakukan agar dapat memberikan tambahan wawasan bagi orangtua terkait penyesuaian sosial remaja yang dipengaruhi oleh pola perlakuan orangtua pada anak, karena orangtua merupakan lingkungan pertama bagi anak dalam menjalankan kehidupan.Kata kunci: Perilaku over protective orangtua, penyesuaian sosial, remaja
PERBEDAAN TRUST IN BRAND PRODUK ONLINE SHOP DENGAN KLINIK KECANTIKAN
Laras Indra Yani;
Yanladila Yeltas Putra
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 4 (2019): Periode Wisuda Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (89.922 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i4.7608
Differences trust in brand in product online shop and beauty clinic. This study suggest looking at the differences in trust in brand face skin care products online shop and beauty clinic. The design of this study is comparative quantitative with a study of a population of women who have used facial skin care product online shop and beauty clinic. The research sample was selected 69 people with a purposive sampling technique. Data collection was carried out using a scale of trust in brand collected 34 approved items arranged based on a likert scale. The data analysis technique used is the t-test different test analysis. The used is the t-test different test analysis. The results obtained p= 0,001 (p<0.05) and t values 0f 5.468, indicating the level of 0,05, which means the level of trust in brand is calculated on face skin care products online shop and beauty clinic.Perbedaan trust in brand produk online shop dengan klinik kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan trust in brand pada produk perawatan kulit wajah online shop dengan klinik kecantikan. Desain penelitian ini adalah kuantitatif komparatif, dengan populasi penelitian yaitu wanita yang pernah menggunakan produk perawatan kulit wajah online shop dengan klinik kecantikan. Sampel penelitian berjumlah 69 orang, dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan skala trust in brand yang berjumlah 34 butir pernyataan yang disusun berdasarkan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji beda ttest. Hasil penelitian didapatkan p=0,000 (p<0,05) dan nilai t sebesar 5.468 signifikan pada taraf 0,05, yang berarti terdapat perbedaan trust in brand pada produk perawatan kulit wajah online shop dengan klinik kecantikan.
HUBUNGAN INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA
Anggi Rizki Putra;
Devi Rusli
Jurnal Riset Psikologi Vol 2021, No 2 (2021): Periode Wisuda Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (510.108 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2021i2.11663
Abstract: The relationship intensity of playing online game with tendency of aggresive behaviour in adolescents. This research begins by looking the phenomenon of adolescents who spend more time playing online games. Not only playing online games, adolescents will unconsciously imitate scenes in the game. This study goal to see the correlatioan of that. The research design used correlational quantitative and popuation were adolescents aged 12-20 years who played online games in the city of Padang. Technique of sampling was using purposive sampling as many 70 people, used an intensity scale of playing online games with 4 statements and scale of aggression behavior tendency with 29 statements, a reliability value .916. Data analysis technique using the Product Moment correlation technique Karl Pearson. The result showed that there was a significant correlation between the intensity playing oonline games and tendency aggressive behavior in adolescents with correlation coefficient (r) of .265 and p=.02 (p < .05). Abstrak: Hubungan intensitas bermain game online dengan kecenderungan peilaku agresi pada remaja. Studi ini diawali dengan melihat fenomena remaja yang suka sering menggunakan waktunya untuk bermain game online secara intens. Remaja yang terpapar secara tidak sadar menirukan adegan dalam game. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan diantara keduanya. Desain penelitian kuantitatif korelasional, populasinya remaja berusia antara 12-20 tahun yang bermain game online di Kota Padang. Penentuan sampelnya memakai teknik purposive sampling sebanyak 70 orang. Skala intensitas bermain game online memiliki empat pernyataan mengunakan uji keterbacaan dan skala kecenderungan perilaku agresi dengan 29 pernyataan dan nilai reliabilitas .916. Teknik analisis data memakai teknik korelasi Product Moment dari Karl Pearson. Hasil dari penelitian menyatakan terdapat hubungan positif antara intensitas bermain game online dengan kecenderungan perilaku agresi pada remaja. Artinya semakin tinggi tingkat intensitas pada remaja maka akan semakin tinggi pula tingkat kecenderungan prilaku agresi atau sebaliknya.Abstract: The relationship intensity of playing online game with tendency of aggresive behaviour in adolescents.This research begins by lookingthe phenomenon of adolescents who spend more time playingonline games. Not only playing online games, adolescents will unconsciously imitate scenes in the game. This study goal to see the correlatioanof that. The research design usedcorrelational quantitative and popuation were adolescents aged 12-20 years who played online games in the city of Padang. Technique of sampling was using purposive sampling as many 70 people, used an intensity scale of playing online games with4 statements andscale of aggression behavior tendency with 29 statements, a reliability value.916. Data analysis technique using the Product Moment correlation technique Karl Pearson. The result showed that there was a significant correlation between the intensity playing oonline games and tendency aggressive behavior in adolescents with correlation coefficient (r) of .265 and p=.02(p <.05). Keywords:Intensity of playing online games, tendency of aggression behaviour, adolescents. Abstrak:Hubungan intensitas bermain game online dengan kecenderungan peilaku agresi pada remaja.Studi ini diawali dengan melihat fenomena remaja yang suka sering menggunakan waktunya untuk bermain game online secara intens. Remaja yang terpapar secara tidak sadar menirukan adegan dalam game. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan diantara keduanya. Desain penelitian kuantitatif korelasional, populasinya remaja berusia antara 12-20 tahunyang bermain game online di Kota Padang. Penentuan sampelnya memakai teknikpurposive sampling sebanyak 70 orang. Skala intensitas bermain game online memiliki empat pernyataan mengunakan uji keterbacaandan skala kecenderungan perilaku agresi dengan 29 pernyataan dan nilai reliabilitas .916. Teknik analisis data memakai teknik korelasi Product Moment dari Karl Pearson. Hasil dari penelitian menyatakan terdapat hubungan positif antara intensitas bermain game online dengan kecenderungan perilaku agresi pada remaja. Artinya semakin tinggi tingkat intensitas pada remaja maka akan semakin tinggi pula tingkat kecenderungan prilaku agresi atau sebaliknya.
HUBUNGAN DIMENSI GAYA HIDUP DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKAIAN SECOND HAND
Asmar Efendi Nasution;
Suci Rahma Nio
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 2 (2019): Periode Wisuda Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (104.427 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i2.6196
The study aims to determine the relationship lifestyle dimensions and purchase decisions of second hand clothing. Research design is a quantitative method. The research population is psychology student at campus V UNP and samples were drawn using a purposive sampling technique based on certain criteria so that 70 subjects were obtained. The research data analysis technique is regression analysis. The results showed that simultaneously there was a significant relationship lifestyle dimensions and purchase decisions of second hand clothing with a value of p = 0.026 (p <0.05). As partially lifestyle dimensions Activity and Opinion have a positive and significant relationship to purchase decisions second hand clothing, while in the lifestyle dimension of Interest there is no significant relationship with purchase decisions second hand clothing.Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan dimensi gaya hidup dengan keputusan pembelian pakaian second hand. Desain penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa psikologi kampus V UNP dan sampel ditarik dengan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu sehingga didapatkan subjek sebanyak 70 orang.Teknik analisis data penelitian yaitu analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan Terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi gaya hidup dengan keputusan pembelian pakaian second hand dengan nilai p=0,026 (p<0,05). Secara parsial dimensi gaya hidup Activity dan Opinion mempuyai hubungan yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pakaian second hand, pada dimensi gaya hidup Interest tidak memiliki hubungan secara signifikan dengan keputusan pembelian pakaian second hand.
Hubungan Persepsi terhadap Pengasuhan Permisif orangtua dengan Perilaku seksual pranikah remaja
Gisti Bunga Putri
Jurnal Riset Psikologi Vol 2018, No 2 (2018): Periode Wisuda Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v2018i2.3880
Abstract: Correlation perception of permissive parenting and premarital sexual behavior adolescents. This study aims to see the relationship of perception to parenting style permissive parents with premarital sexual behavior of adolescents in SMA X Pesisir Selatan. The research design used is correlational quantitative. The population in this study were 120 adolescents SMAX Pesisir Selatan determined by purposive sampling technique. Data collection tools use perceptual scales of permissive parenting styles and the scale of sexual behavior. Data analysis technique using product moment correlation test from Karl Pearson using SPSS 16.0 for windows. The results showed that there was a significant positive relationship, as evidenced by the results of the hypothesis testing obtained rxy correlation coefficient of 0.475 and p = 0,000 (p<0.05).Keywords: Permissive parenting, sexual behavior, adolescent.Abstrak: Hubungan persepsi terhadap pengasuhan permisif orangtua dengan perilaku seksual remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan persepsi terhadap gaya pengasuhan permisif orangtua dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMA X Pesisir Selatan. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 120 orang remaja SMA X Pesisir Selatan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data menggunakan skala persepsi terhadap gaya pengasuhan permisif dan skala perilaku seksual. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment dari Karl Pearson dengan menggunakan SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan positif, terbukti dari hasil uji hipotesis didapatkan koefisien korelasi rxy sebesar 0,475 dan p=0,000 (p<0.05).Kata kunci: Pengasuhan permisif, perilaku seksual, remaja.
PENGARUH FAKTOR KEPRIBADIAN TERHADAP SOCIAL LOAFING PADA MAHASISWA
Rani Aprilia Harahap;
Devi Rusli
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 3 (2019): Periode Wisuda September 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.27 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i3.6190
The purpose of this study was to determine whether the personality factors influence the occurrence of social loafing on college students. Social loafing itself is a situation where a person reduces his/her effort and motivation when working together when compared to when he/she works alone. The study was conducted in Department of Psychology, Padang State University on 100 subjects consisting of 37 male students and 63 female students using purposive sampling technique. This study uses quantitative methods which data are collected through questionnaires. Data analysis was performed with statistical techniques Multiple Regression Analysis. This study found that personality factors; extraversion, conscientiousness and neuroticism simultaneously influence social loafing on college students. The results of this study indicate that conscientiousness significantly affects social loafing on college students.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh faktor kepribadian terhadap social loafing pada mahasiswa. Social loafing itu sendiri adalah suatu keadaan dimana seseorang mengurangi usaha dan motivasinya ketika bekerja bersama-sama jika dibandingkan ketika ia bekerja sendirian. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Psikologi, Universitas Negeri Padang kepada 100 orang mahasiswa yang terdiri dari 37 orang mahasiswa laki-laki dan 63 mahasiswa menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang datanya dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik regresi berganda. Penelitian ini menemukan bahwa faktor kepribadian; extraversion, conscientiousness dan neuroticism secara bersamaan berpengaruh terhadap terjadinya social loafing pada mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepribadian conscientiousness secara signifikan mempengaruhi social loafing pada mahasiswa.
HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN PERILAKU KONSUMTIF KOSMETIK PADA REMAJA PUTRI DI BUKITTINGGI
Soraya Firdausi
Jurnal Riset Psikologi Vol 2018, No 3 (2018): Periode Wisuda September 208
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v2018i3.3986
Abstract: body image relationship with cosmetic consumtive behavior on teens girl in Bukittinggi City. The purpose of study was determine the relationship of body image with cosmetic consumptive behavior of teens girl in Bukittinggi. This research is correlational research. The sample of the study was 90 teens girl. Using Incidental sampling technique. The measuring tool is body image scales with reliability of 0, 901 and cosmetic consumptive behavior scale with a reliability level of 0, 925. The method of analysis is the product moment correlation method. The results showed correlation coefficient value of -0.744 and p = 0.000 (p <0.005), which showed a very significant negative relationship between body image with the cosmetic consumtive behavior of teens girl in Bukittinggi.Keywords : Body image, consumptive behavior, teens girl.Abstrak: Hubungan body image dengan perilaku konsumtif kosmetik pada remaja putri di Kota Bukittinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan body image dengan perilaku konsumtif kosmetik remaja putri Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Sampel penelitian 90 remaja putri. Pengambilan sampel mengunakan teknik Incidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala body image yang berjumlah 24 item dengan tindkat reliabilitas 0, 901 dan skala perilaku konsumtif kosmetik 38 item dengan tingkat reliabilitas 0, 925. Metode analisa dalam penelitian adalah metode korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan nilai koefisien korelasi sebesar -0,744 dan p= 0,000 (p < 0,005), yang menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara body image dengan perilaku konsumtifkosmetik remaja putri Bukittinggi.Kata kunci: Body image, perilaku konsumtif, remaja putri
KONTRIBUSI ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP STRES KERJA PADA DRIVER PT.GOJEK INDONESIA
Nur Aulia Dina;
Suci Rahma Nio
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 3 (2019): Periode Wisuda September 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (131.285 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i3.6864
The purpose of this research is to find out whether there is a contribution between adversity quotient on work stress in PT. Gojek drivers. adversity quotient itself is an intelligence that someone possesses in overcoming difficulties and being able to survive. This research was conducted in the city of Bukittinggi, to 50 PT. Gojek Indonesia drivers using purposive sampling technique and incidental sampling techniques. This study uses quantitative research methods whose data is collected through questionnaires. Data analysis was performed using statistical analysis regression techniques. This study found that adversity quotient has a negative contribution to work stress in drivers. The results of this study indicate that adversity quotient significantly contributes to work stress in drivers.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada kontribusi antara adversity quotient terhadap stres kerja pada driver PT.Gojek. adversity quotient itu sendiri adalah suatu kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan sanggup bertahan hidup. Penelitian ini dilakukan di Kota Bukittinggi, Kepada 50 orang driver PT.Gojek Indonesia menggunakan teknik purposive samplingdan teknik insidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang datanya dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik analisis regresi. Penelitian ini menemukan bahwa adversity quotient memiliki kontribusi yang bersifat negatif terhadap stres kerja pada driver. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adversity quotient secara signifikan memiliki kontribusi terhadap stres kerja pada driver.
Hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen McDonald’s di kota Padang
Mohammad Ikhsan;
Suci Rahma Nio
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 2 (2020): Periode Wisuda Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.48 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2020i2.8547
The purpose of this research is to views the relationship between service quality with McDonald's consumer satisfaction in the padang city, with a correlational quantitative research design. The study was conducted at McDonald's in the padang city with a number of subjects 60 people who were in place and using purposive sampling techniques. Data collection using a scale of customer satisfaction with the number of items 45 with a reliability value of 0.951 while on a service quality scale of 36 items with a reliability value of 0.893, the data is processed using the product moment correlation technique from Karl Pearson. The results showed that there was a positive relationship with the value of r = 0.416 with (p) = 0.001 (p <0.01) indicating that there was a significant positive relationship between service quality and McDonald’s consumer satisfaction on padang city.Tujuan dari penelitian adalah melihat adanya hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen McDonald’s di kota Padang, dengan desain penelitian kuantitatif korelasional. Penelitian dilakukan di McDonald’s di kota Padang dengan jumlah subjek 60 orang yang sedang berada ditempat dan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kepuasan konsumen dengan jumlah item 45 dengan nilai reliabilitas 0,951 sedangkan pada skala kualitas pelayanan yang berjumlah 36 item dengan nilai reliabilitas 0,893, data diolah dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil menunjukan terdapat hubungan yang positif dengan nilai r=0,416 dengan (p) = 0,001 (p<0,01) menunjukan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen McDonald’s di kota Padang.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL REMAJA YANG ORANGTUANYA BERCERAI DI BUKITTINGGI
Yesi Elviani;
Neviyarni S.
Jurnal Riset Psikologi Vol 2018, No 4 (2018): Periode Wisuda Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v2018i4.4364
Abstract:Relationship support and adjustment social teenagers parents divorced in Bukittinggi. This study aims to determine the relationship betweensocial support with social adjustment of adolescents whose parents divorced in Bukittingi city. This research is quantitative correlational type. Subjects of this study amounted to 48 teenagers whose parents divorced in the city of Bukittinggi with age range 12-18 years. Sampling method using purposive sampling. Data collection uses social support scale and social adjusment scale. Data analysis using product moment. The results showed that there was significant positive correlation between social support and social with rxy 0.475 and p = 0.001 (p <0.01), which means that if social support is high then high social adjusment and vice versa if social support is low then low social adjusment.Keywords:Sosial support, sosial adjusment, teenager with parents divorcedAbstrak: Hubungan dukungan sosial dengan penyesuaian sosial remaja yang orangtuanya bercerai di Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian sosial remaja yang orangtuanya bercerai di Kota Bukittingi. Penelitian ini berjenis kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini berjumlah 48 orang remaja yang orangtuanya bercerai di Kota Bukittinggi dengan rentang usia 12-18 tahun. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial dan skala penyesuaian sosial. Analisis data menggunakan Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dengan penyesuaian sosial dengan rxy 0,475 dan p=0,001 (p<0,01), yang berarti jika dukungan sosial tinggi maka penyesuaian sosial tinggi dan sebaliknya jika dukungan sosial rendah maka penyesuaian sosial rendah.Kata kunci : Dukungan sosial, penyesuaian sosial, remaja yang orangtuanya bercerai.