cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026)" : 4 Documents clear
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN REMAJA DI GEREJA PENTAKOSTA ISA ALMASIH INDONESIA BOYOLALI Fallo, Orgenes; Wening, Sri
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i2.10293

Abstract

This study aims to analyze the influence of social media on adolescents’ faith development at Gereja Pentakosta Isa Almasih Indonesia Boyolali. The research employed a quantitative approach with an associative correlational design. The population consisted of 30 adolescents, all of whom were selected as samples using a saturated sampling technique. Data were collected through Likert-scale questionnaires measuring the intensity of social media use and indicators of faith development, including understanding of religious teachings, participation in spiritual activities, and the application of religious values in daily life. The data were analyzed using linear regression techniques. The results indicate that social media has a significant influence on adolescents’ faith development. High intensity of social media use, particularly dominated by entertainment content, tends to reduce engagement in spiritual activities. In contrast, access to religious content and digital faith communities can support adolescents’ spiritual growth. This finding highlights the dual role of social media as both a challenge and an opportunity in nurturing adolescents’ faith. In conclusion, uncontrolled use of social media may weaken faith, while wise and guided use can strengthen adolescents’ spirituality. Therefore, active guidance and supervision from churches and parents are essential. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap perkembangan iman remaja di Gereja Pentakosta Isa Almasih Indonesia Boyolali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 30 remaja dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang mengukur intensitas penggunaan media sosial serta indikator perkembangan iman, seperti pemahaman ajaran, keterlibatan dalam kegiatan rohani, dan penerapan nilai keagamaan. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan iman remaja. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi, terutama dengan dominasi konten hiburan, cenderung menurunkan keterlibatan dalam aktivitas rohani. Sebaliknya, akses terhadap konten religius dan komunitas iman digital dapat mendukung pertumbuhan spiritual remaja. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran ganda, yaitu sebagai tantangan sekaligus peluang dalam pembinaan iman. Kesimpulannya, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol berpotensi melemahkan iman, namun pemanfaatan yang bijak dan terarah dapat memperkuat spiritualitas remaja. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif gereja dan orang tua dalam memberikan pendampingan dan pengawasan yang tepat.
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR BOR BERDASARKAN PARAMETER FISIK, KIMIA, DAN BIOLOGI DI DUSUN SINAH, DESA PENGEMBUR, KECAMATAN PUJUT Utami, Sri Amelia
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i2.10295

Abstract

ABSTRACT Water is a basic human necessity, particularly as a source of safe drinking water. In Sinah Hamlet, Pengembur Village, Pujut District, the community still relies on bore wells as the primary source of clean water; however, the quality is potentially affected by environmental conditions such as poor sanitation, domestic waste, and the proximity of septic tanks. This study aims to determine the quality of bore well water based on physical, chemical, and biological parameters and to compare it with the quality standards of Indonesian Ministry of Health Regulation No. 2 of 2023. The method used is a quantitative descriptive approach by analyzing physical parameters (turbidity, odor, taste, TDS), chemical parameters (pH and iron), and biological parameters (E. coli) at 11 bore well locations. Measurements of physical parameters and pH were conducted in situ, while chemical and biological parameters were tested in the laboratory. The results show that most wells meet the quality standards; however, some exceed the permissible limits, including high turbidity in well 3 (3.603 NTU) and well 8 (14.535 NTU), odor in well 8, iron levels in well 8 (0.351 mg/L) and well 9 (0.42 mg/L), and E. coli contamination in six wells with the highest value found in well 10 (420 MPN/mL). In conclusion, bore well water in Sinah Hamlet is not suitable for direct consumption without treatment, particularly due to biological contamination; therefore, improvements in environmental sanitation and community education are necessary. ABSTRAK Air merupakan kebutuhan dasar manusia, khususnya sebagai sumber air minum yang aman. Di Dusun Sinah, Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, masyarakat masih bergantung pada sumur bor sebagai sumber utama air bersih, namun kualitasnya berpotensi terpengaruh oleh kondisi lingkungan seperti sanitasi yang buruk, limbah domestik, serta keberadaan septic tank yang berdekatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur bor berdasarkan parameter fisik, kimia, dan biologi serta membandingkannya dengan baku mutu Permenkes No. 2 Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis parameter fisik (kekeruhan, bau, rasa, TDS), kimia (pH dan besi), serta biologi (E. coli) pada 11 titik sumur bor. Pengukuran parameter fisik dan pH dilakukan secara insitu, sedangkan parameter kimia dan biologi diuji di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sumur memenuhi baku mutu, namun beberapa melebihi ambang batas, yaitu kekeruhan tinggi pada sumur 3 (3,603 NTU) dan sumur 8 (14,535 NTU), bau pada sumur 8, kadar besi pada sumur 8 (0,351 mg/L) dan sumur 9 (0,42 mg/L), serta kontaminasi E. coli pada enam sumur dengan nilai tertinggi pada sumur 10 (420 MPN/mL). Kesimpulannya, air sumur bor di Dusun Sinah belum layak dikonsumsi langsung tanpa pengolahan, terutama akibat pencemaran biologis, sehingga diperlukan perbaikan sanitasi lingkungan dan edukasi masyarakat.
PENGGUNAAN FIGUR BAHASA DAN CITRAAN DALAM PODCAST CERITA HOROR ‘LENTERA MALAM’ EPISODE UJI NYALI DI RUMAH IBLIS BERUJUNG MENINGGAL PADA MEDIA YOUTUBE Rahayu, Sri; Saputra, Desma Yuliadi; Andriani, Rina
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i2.10655

Abstract

This study aims to describe the use of figurative language and imagery in the horror podcast Lentera Malam, specifically in the episode “Uji Nyali di Rumah Iblis Berujung Meninggal” on YouTube. The research focuses on identifying types of figurative language and sensory-based rhetorical strategies employed by the storyteller to construct a terrifying atmosphere. A descriptive qualitative method was applied, with the data sourced from transcribed audio narration. Data were collected through documentation and note-taking techniques, and analyzed using Miles, Huberman, and Saldana’s interactive analysis model. The findings reveal that the narrator employs various stylistic devices such as hyperbole, simile, irony, and personification to emphasize extreme conditions and intensify psychological tension. The study also identifies the use of visual, auditory, kinesthetic, and temporal imagery, all of which enhance the listener’s imagination and reinforce the eerie atmosphere. These results demonstrate that the horror effect in the podcast is not solely derived from the storyline but is significantly shaped by expressive oral language. This research contributes to stylistic studies in audio-digital media and highlights how rhetorical and figurative devices function in constructing modern horror narratives ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan figur bahasa dan citraan dalam podcast horor Lentera Malam episode “Uji Nyali di Rumah Iblis Berujung Meninggal” pada platform YouTube. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi jenis figur bahasa serta strategi retorika berbasis citraan yang digunakan pencerita untuk membangun suasana horor. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa transkripsi narasi audio. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan pencatatan, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencerita memanfaatkan berbagai perangkat stilistika, antara lain hiperbola, simile, ironi, dan personifikasi untuk menegaskan kondisi ekstrem dan membangun ketegangan psikologis. Selain itu, ditemukan penggunaan citraan visual, auditori, kinestetik, dan temporal yang berfungsi memperkuat imajinasi pendengar serta menciptakan atmosfer mencekam. Temuan ini menegaskan bahwa efek horor dalam podcast tidak hanya dihasilkan oleh alur cerita, tetapi secara signifikan dibentuk oleh bahasa lisan yang digunakan secara ekspresif. Studi ini memberikan kontribusi terhadap kajian stilistika pada media audio-digital serta memperlihatkan bagaimana retorika dan figur bahasa bekerja dalam konstruksi narasi horor modern.
THE INFLUENCE OF SELF-PRESENTATION THROUGH ROBLOX AVATARS ON ADOLESCENTS’ SELF-EFFICACY Ma'wah, Iqomul
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i2.10866

Abstract

ABSTRACT Advances in digital technology have transformed the way adolescents express themselves and construct identities through virtual interactions, particularly on the Roblox platform. This study aims to analyze the influence of self-presentation through Roblox avatars on adolescents’ self-efficacy. The research employed an associative quantitative approach involving 101 adolescents aged 15–18 years in Surabaya selected through purposive sampling. The research instruments consisted of the Online Self-Presentation Scale and the General Self-Efficacy Scale. Simple linear regression analysis revealed a significant positive effect of avatar self-presentation on adolescents’ self-efficacy (F=202.022, p<0.001). The coefficient of determination (R²) value of 0.671 indicates that self-presentation contributes 67.1% to the variance in adolescents’ self-efficacy. These findings indicate that self-representation through virtual avatars plays a role in strengthening adolescents’ confidence in their abilities within digital social contexts. This study contributes to the development of digital social psychology studies, particularly regarding the relationship between virtual identity and adolescents’ psychological development in the era of interactive media. ABSTRAK Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara remaja mengekspresikan diri dan membangun identitas melalui interaksi virtual, khususnya pada platform Roblox. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-presentation melalui avatar Roblox terhadap self-efficacy remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan melibatkan 101 remaja berusia 15–18 tahun di Surabaya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas Online Self-Presentation Scale dan General Self-Efficacy Scale. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara self-presentation avatar terhadap self-efficacy remaja (F=202.022, p<0.001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,671 menunjukkan bahwa self-presentation memberikan kontribusi sebesar 67,1% terhadap variasi self-efficacy remaja. Temuan ini mengindikasikan bahwa representasi diri melalui avatar virtual berperan dalam memperkuat keyakinan remaja terhadap kemampuan dirinya pada konteks sosial digital. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian psikologi sosial digital, khususnya terkait hubungan identitas virtual dan perkembangan psikologis remaja di era media interaktif.

Page 1 of 1 | Total Record : 4