cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
ISSN : 28078829     EISSN : 28078659     DOI : https://doi.org/10.51878/educator.v2i1
Core Subject : Education,
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 4 (2023)" : 7 Documents clear
PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB KELAS IX E MTsN GRESIK DENGAN METODE BERMAIN PERAN MOHAMMAD ZAINURI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i3.2519

Abstract

This research aims to improve the Arabic speaking skills of class IX E MTsN Gresik by applying the role-playing method. This research is classroom action research using the role playing method. This research was carried out at MTS Negeri Gresik for the 2022/2023 academic year with research subjects 32 students in class IX-E MTS Negeri Gresik. Data collection techniques use observation, test results, and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data delivery, and drawing conclusions. From the data presented by the researcher and after analysis, the researcher can conclude that the role-playing strategy can actually improve students' mental abilities by seeing indications that students are truly learning with pleasure and high motivation. Students really improve their speaking skills by using role playing and body movements. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa arab kelas IX E MTsN Gresik dengan penerapan metode bermain peran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan metode bermain peran. Penelitian ini di laksanakan di MTS Negeri Gresik tahun pelajaran 2022/2023 dengan subjek penelitian 32 siswa kelas IX-E MTS Negeri Gresik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, hasil tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan. Dari data yang telah dipaparkan oleh peneliti dan setelah di analisa, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa sesungguhnya strategi bermain peran dapat meningkatkan kemampuan kalam peserta didik dengan melihat indikasi peserta didik betul-betul belajar dengan senang dan motivasi tinggi. Peserta didik benar-benar meningkat kemampuan berbicara dengan menggunakan bermain peran dan gerak badan.
PENERAPAN MODEL PJBL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR SEDERHANA BAGI SISWA KELAS TUJUH MTS NEGERI 6 TULUNGAGUNG AFFANDI, SRI HARIYANI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.2747

Abstract

Research objectives The application of the PjBL model in the practice of writing simple procedural texts is a step in measuring the practice of learning integrated Indonesian language skills, namely learning the skills of writing procedural texts according to the structure and characteristics of the language. The type of procedural text that is assessed is a simple procedural text on how to do something, namely the procedural text on How to Perform Wudu Correctly. How to make something. So the assessment is integrated between making the text according to the structure (introduction & steps) and analyzing errors in the use of linguistic characteristics of the procedural text (command sentences, suggestions sentences, use of number words in the form of measurements). In this regard, Indonesian language teachers utilize the PjBL learning model. With the PjBL model, it is hoped that the learning objectives and assessment practice will be to write simple procedural texts that are useful for students as subjects of learning Indonesian. ABSTRAKTujuan penelitian tindakan kelas berjudul Penerapan model PjBL dalam praktik mnilis teks prosedur sederhana merupakan langkah pengukuran praktik pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia terpadu, yakni pembelajaran keterampilan menulis teks prosedur sesuai struktur dan ciri kebahasaannya. Adapun jenis teks prosedur yang dinilai adalah teks prosedur sederhana cara melakukan sesuatu, yakni teks prosedur Cara Melakukan Wudu Yang Benar. Cara membuat sesuatu. Jadi penilaiannya secara terpadu antara pembuatan teks sesuai struktur (pendahulua& langkah-langkah) dan analisis kesalahan penggunaan ciri kebahasaan teks prosdur diperlukan ( kalimat perintah, kalimat saran, penggunaan kata bilangan berbentuk ukuran). Dalamkaitan ini guru bahasa Indonesia memmanfaatkan model belajar PjBL. Dengan model PjBl diharapkan tujuan pembelajaran dan penilaian praktik menulis teks prosedur sederhana yang bermakan bagi siswa selaku subjek belajar bahasa Indonesia.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WINDOW SHOPPING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IXF MTs DARUL A’MAL METRO NGATIYEM, NGATIYEM
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.2748

Abstract

Pembelajaran window shopping ini mengacu pada teori belajar kooperatif konstruktivistik yang menggiring siswa untuk membangun sendiri pengetahuan yang lebih bermakna karena merupakan hasil interaksi dengan obyek, fenomena, pengalaman, dan lingkungan yang ada, siswa lebih mudah menemukan dan memahami konsep yang sulit jika mereka saling berdiskusi dengan temannya, saling bekerja sama dalam kelompok, dan saling membantu memecahkan masalah-masalah yang kompleks terkait materi yang sedang dipelajari. Sehingga aktivitas siswa dalam pembelajaran di kelas dapat tercipta, melalui pengalaman bermakna pengetahuan serta keterampilan akan mudah diperoleh.Penelitian tindakan kelas tentang penerapan model pembelajaran window shopping bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas IXF MTs Darul A’Mal Metro tahun pelajaran 2019-2021, yang di laksanakan dalam 2 siklus pembelajaran dan masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 5 pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborasi dengan teman sejawat. Pelaksanaan penelitian mengikuti alur tahapan Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan pembelajaran window shopping dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IXF MTs Darul A’Mal Metro tahun pelajaran 2019-2020, rata-rata aktivitas belajar 80,23% dengan kriteria sangat baik serta meningkatkan hasil belajar dengan rata-rata kelas 75,20 dan 85,19% siswa mampu mencapai KKM
TINJAUAN ILMIAH TENTANG PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMINIMALISASI DEKADENSI MORAL DI MTs. HASYIM ASY’ARI KECAMATAN SUMBERSUKO KABUPATEN LUMAJANG NURFADILAH, IDA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.2760

Abstract

This research includes qualitative descriptive research, which has natural characteristics as a direct data source. Data analysis using inductive analysis. The type of research used is a case study, which in this case relates to: the role of Islamic religious education in minimizing moral decadence in MTs. Hasyim Asy'ari, Sumbersuko District, Lumajang Regency. Based on data analysis carried out using qualitative descriptive methods, it can be concluded, MTs students' moral decadence. Hasyim Asy'ari, Sumbersuko District, Lumajang Regency is evil behavior or delinquency of young people, a symptom of social illness in children and teenagers caused by a form of juvenile delinquency which has the effect of social neglect, so that they develop forms of deviant behavior. Implementation of Islamic religious education at MTs. Hasyim Asy'ari, Sumbersuko District, Lumajang Regency is doing well because the teacher in the field of religious studies in carrying out his duties does not only provide material, but more than that, namely adding the basics of faith and upholding morals in daily life. Islamic religious education plays a very important role in minimizing students' moral decadence. This is in accordance with the results of interviews and observations. ABSTRAKPenelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif, yang memiliki karakteristik alami sebagai sumber data langsung. Analisis data dengan analisis induktif. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus, yang dalam hal ini berkaitan dengan: peran pendidikan agama Islam dalam meminimalisasi dekadensi moral di MTs. Hasyim Asy’ari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dapat disimpulkan, Dekadensi moral siswa MTs. Hasyim Asy’ari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang adalah perilaku jahat atau kenakalan anak- anak muda, merupakan gejala sakit secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk kenakalan remaja yang berefek pengabaian sosial, sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Pelaksanaan Pendidikan agama Islam di MTs. Hasyim Asy’ari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajangberjalan baik karena guru bidang studi keagamaan dalam melaksanakan tugasnya tidak hanya menyempaikan materi saja, akan tetapi lebih dari itu yaitu menambahkan dasar-dasar keimanan dan menjunjung tinggi akhlaqul karimah dalam kehidupan sehari hari. Pendidikan agama Islam sangat berperan dalam meminimalisasi dekadensi moral siswa hal ini sesuai dengan hasil wawancara dan hasil observasi.
PENERAPAN MODEL WORD SQUARE UNTUK MENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI KELAS XI IPS MAS ASY-SYARIF SIDANG KOTO LAWEH GUSNITA, ENDRI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.2761

Abstract

This research aims to determine the increase in student learning activities in geography learning in Class XI S MAS Asy-Syarif Sidang Koto Laweh District Tilatang Kamang Kab. Agam after implementing the word square model. The subjects in this research were 14 students of class XI IPS MAS Asy-Syarif. The data collection methods used in this research are interview and observation methods. The data analysis technique used is qualitative. The results of this research show that there was a significant increase in student learning activities, namely in cycle I students who had at least good activity were 35.71% to 85.7% in cycle II. This shows that the application of the word square learning model can increase the learning activities of Class XI IPS students at MAS Asy-Syarif Sidang Koto Laweh for the 2023-2024 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran geografi di Kelas XI S MAS Asy-Syarif Sidang Koto Laweh Kec.Tilatang Kamang Kab.Agam setelah penerapan model word square. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS MAS Asy-Syarif yang berjumlah 14 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan observasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan mengenai aktivitas belajar siswa yaitu pada siklus I siswa yang memiliki aktivitas minimal baik adalah 35,71% menjadi 85,7% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran model word square dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Kelas XI IPS di MAS Asy-Syarif Sidang Koto Laweh Tahun Pelajaran 2023-2024.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KITAB TARBIYAH AMALIYAH KELAS III MA DI PONDOK PESANTREN AL-ISTIQOMAH KAPU AYU NOVITA SARI; MUHAMMAD ASADULLAH; MURHAM MURHAM; MUJITAHID MUJITAHID; IRFAN HAFIZ
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.15670

Abstract

This study aims to analyze the implementation of character education through the teaching of the Tarbiyah Amaliyah book among Grade III Madrasah Aliyah students at Al-Istiqomah Kapu Islamic Boarding School and to identify its supporting and inhibiting factors. Although studies on character education in Islamic boarding schools have been widely conducted, research specifically examining the integration of pedagogical texts and amaliyah tadris practices in developing prospective teachers’ character remains limited. This study employed a qualitative approach with a case study design conducted from February to July 2023. Data were collected through participatory observations, in-depth interviews with the subject teacher and Grade III MA students, and learning documentation. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, with the validity of findings strengthened through source and technique triangulation. The results show that Tarbiyah Amaliyah functions as a medium for integrating pedagogical knowledge and character formation among prospective teachers. The character values identified include honesty, discipline, responsibility, wisdom, sincerity, and professionalism. These values are internalized through the teaching of the book, teacher modeling, habituation, guidance, and amaliyah tadris, which provides opportunities for students to apply character values in authentic learning situations. Supporting factors include teacher commitment, direct practice, positive reinforcement, and continuous guidance, while inhibiting factors are related to lesson scheduling and variations in family support that influence learning motivation. This study confirms that Tarbiyah Amaliyah functions not only as a source of pedagogical knowledge but also as an ecosystem for developing the moral-professional character of prospective educators through the integration of pedagogical texts, teaching practice, and pesantren culture. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran Kitab Tarbiyah Amaliyah pada santri kelas III Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Al-Istiqomah Kapu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Meskipun kajian pendidikan karakter pesantren telah berkembang, penelitian yang mengkaji integrasi kitab pedagogik dan praktik amaliyah tadris dalam pembentukan karakter calon guru masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada Februari–Juli 2023. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru pengampu dan santri kelas III MA, serta dokumentasi pembelajaran, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan penguatan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarbiyah Amaliyah berfungsi sebagai media integrasi pengetahuan pedagogik dan pembentukan karakter calon guru. Nilai karakter yang ditemukan meliputi kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kebijaksanaan, keikhlasan, dan profesionalisme. Internalisasi nilai berlangsung melalui pembelajaran kitab, keteladanan, pembiasaan, bimbingan, dan amaliyah tadris yang memberikan pengalaman penerapan nilai dalam situasi pembelajaran nyata. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, praktik langsung, penguatan positif, dan bimbingan berkelanjutan, sedangkan hambatan berkaitan dengan waktu pembelajaran dan variasi dukungan keluarga yang memengaruhi motivasi belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa Tarbiyah Amaliyah tidak hanya berfungsi sebagai sumber pengetahuan pedagogik, tetapi juga sebagai ekosistem pembentukan karakter moral-profesional calon pendidik melalui integrasi kitab, praktik mengajar, dan kultur pesantren.
IMPLEMENTASI METODE SYAWIR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN FIKIH PADA PESERTA DIDIK HALAQAH DINIYAH DI PONDOK PESANTREN AL-HIKMAH ADNANI DESA BENGKEL LOMBOK BARAT AKHMAD RIADI; NOVA ELIASA; HERMAYANTO HERMAYANTO; SILAMAWATI SILAMAWATI; ABDUL AZIZ
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.15674

Abstract

Fiqh learning in Islamic boarding schools faces challenges in ensuring that students not only understand classical Islamic texts (kitab kuning) textually but are also able to analyze and relate them to issues encountered in daily life. Although the Syawir method has been widely practiced in pesantren traditions, studies specifically examining its implementation process and its contribution to students’ fiqh understanding within the context of diniyah halaqah remain limited. This study aims to analyze the implementation of the Syawir method and identify its contribution to students’ fiqh understanding at Al-Hikmah Adnani Islamic Boarding School, Bengkel Village, West Lombok, during the 2022/2023 academic year. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation involving informants consisting of the pesantren caretaker, fiqh instructor, and diniyah halaqah students who participated in the Syawir activities. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the Syawir method involves several stages, including material planning, selection of books or textual passages (ibaroh) to be discussed, discussion sessions guided by a moderator, text reading, question-and-answer activities, and validation by the instructor. The contribution of the Syawir method to students’ fiqh understanding was reflected in their developing abilities to comprehend the meaning of classical texts, explain the content of fiqh materials, relate fiqh concepts to real-life contexts, and express their opinions during discussions. Supporting factors for the implementation of this method include the readiness of fiqh instructors, student participation, and the availability of learning resources. Meanwhile, the identified challenges include limited participation among some students, time management constraints, and discussions that were not always well-structured. This study indicates that the Syawir method has potential as a discussion-based fiqh learning strategy in pesantren environments, while improvements are still needed in discussion management and student engagement. ABSTRAK Pembelajaran fikih di pondok pesantren menghadapi tantangan dalam memastikan peserta didik tidak hanya memahami teks kitab kuning secara tekstual, tetapi juga mampu menganalisis dan mengaitkannya dengan persoalan kehidupan sehari-hari. Meskipun metode Syawir telah banyak digunakan dalam tradisi pesantren, kajian yang secara khusus mengungkap proses implementasi metode tersebut dan kontribusinya terhadap pemahaman fikih peserta didik pada konteks halaqah diniyah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Syawir serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap pemahaman fikih peserta didik di Pondok Pesantren Al-Hikmah Adnani Desa Bengkel Lombok Barat pada tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pengasuh pondok, pengampu fikih, dan peserta didik halaqah diniyah yang terlibat dalam pelaksanaan Syawir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Syawir dilakukan melalui tahapan perencanaan materi, pemilihan kitab atau ibaroh yang akan dikaji, pelaksanaan diskusi yang dipandu moderator, pembacaan teks, tanya jawab, serta pentashihan oleh pembina. Kontribusi metode Syawir terhadap pemahaman fikih terlihat pada berkembangnya kemampuan peserta didik dalam memahami makna teks kitab, menjelaskan kandungan materi, menghubungkan konsep fikih dengan konteks kehidupan, serta menyampaikan pendapat dalam diskusi. Faktor pendukung implementasi metode ini meliputi kesiapan pengampu fikih, keaktifan peserta didik, dan ketersediaan sumber belajar. Adapun hambatan yang ditemukan berupa keterbatasan partisipasi sebagian peserta didik, pengelolaan waktu, dan diskusi yang belum selalu terarah. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Syawir memiliki potensi sebagai strategi pembelajaran fikih berbasis diskusi di lingkungan pesantren dengan tetap memerlukan penguatan pada aspek manajemen diskusi dan keterlibatan peserta didik.

Page 1 of 1 | Total Record : 7