cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2022)" : 15 Documents clear
PENERAPAN METODE BRAINSTORMING DENGAN BANTUAN MEDIA GAMBAR GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD NEGERI MONTONG GAMANG HARNOLI HARNOLI; LALU BURDA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1620

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of Civics in class V SD Negeri Montong Gamang caused by the way the presentation of the material presented by the teacher does not involve student activities, the teacher does not use learning media in explaining the learning material, and the teacher applies an approach, model, or method that is less interesting for students. This study aims to improve Civics learning outcomes with the brainstorming method for students with the help of graphic image media. This research is a classroom action research (CAR) which consists of three cycles with the research subjects being fifth graders at SDN Montong Gamang. The instrument in this study consisted of daily test questions and teacher and student observation sheets. Data collection techniques in this study are observation techniques and documentation techniques. The data analysis technique used the average and percentage analysis formula. The results showed an improvement from each cycle. This can be seen from the teacher's activity which has increased at each meeting from only 62.5% at the 1st meeting of the first cycle to 91.7% at the 6th meeting of the third cycle. Student activity increased at each meeting from only 58.3% at the first meeting of the first cycle to 87.5% at the 6th meeting of the third cycle. Student learning outcomes have increased in each cycle from only getting an average of 36.04 in the initial assessment to 85.29 in the third cycle. In other words, the brainstorming method with the help of graphic image media can improve student Civics learning outcomes.. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas V SD Negeri Montong Gamang yang disebabkan karena cara penyajian materi yang disampaikan guru kurang melibatkan aktivitas siswa, guru kurang menggunakan media pembelajaran dalam menjelaskan materi pembelajaran, dan guru menerapkan pendekatan, model, atau metode yang kurang menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn dengan Metode brainstorming pada siswa dengan bantuan media gambar grafis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari III siklus dengan subjek penelitian siswa kelas V SDN Montong Gamang. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari soal ulangan harian dan lembar observasi guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik dokumentasi. Teknik anĂ¡lisis data menggunakan rumus anĂ¡lisis rata-rata dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan mengalami perbaikan dari setiap siklus. Hal ini terlihat dari Aktivitas guru mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dari hanya 62,5% pada pertemuan 1 siklus I menjadi 91,7% pada pertemuan 6 siklus III. Aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dari hanya 58,3% pada pertemuan 1 siklus I menjadi 87,5% pada pertemuan 6 siklus III. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dari hanya memperoleh rata-rata sebesar 36,04 pada penilaian awal menjadi 85,29 pada siklus III. dengan kata lain metode brainstorming dengan bantuan media gambar grafis dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa.
PENERAPAN PROGRAM SATU MURID SATU POHON LITERASI DENGAN BERBANTUAN LITERACY CLOUD UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA MURID KELAS VIC SD NEGERI 22 DAUH PURI I MADE SUBA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1621

Abstract

The COVID-19 pandemic has brought major changes in various sectors. One of them is in the field of education which requires implementing distance learning. The impact of distance learning on the school literacy movement by reading 15 minutes before learning cannot be carried out optimally. Based on the results of initial observations, students' interest in reading and writing is low. So that teachers need to innovate learning in the implementation of the school literacy movement. The researcher innovated the application of the one student one literacy tree program with the help of the Literacy Cloud. This program aims to increase the interest in reading and writing of class VIC SD Negeri 22 Dauh Puri students. Because reading can open new horizons and world horizons and can foster a positive culture and national character values ??so that a golden generation is born with the profile of Pancasila students. Based on the results and data analysis of this study, it showed an increase in student interest in reading from the initial data in February of 42.11%. After implementing the One Student One Literacy Tree program with the help of literacy cloud so that in March it became 50.66%, in April 2022 it increased to 71.38% in the medium category and in May 2022 it increased to 81.74% in the high category. Thus the One Student One Literacy Tree program with the help of the Literacy Cloud can significantly increase the reading and writing interest of class VIC SD Negeri 22 Dauh Puri students. ABSTRAKPandemi covid-19 membawa perubahan besar di berbagai sektor. Salah satunya adalah di bidang pendidikan yang mengharuskan melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Dampak pembelajaran jarak jauh gerakan literasi sekolah membaca 15 menit sebelum belajar tidak dapat terlaksana secara maksimal. Berdasarkan hasil obervasi awal minat baca dan tulis murid rendah. Sehingga guru perlu melakukan inovasi pembelajaran dalam pelaksanaan gerakan literasi sekolah. Peneliti melakukan inovasi penerapan program satu murid satu pohon literasi dengan berbantuan Literacy Cloud. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan tulis murid kelas VIC SD Negeri 22 Dauh Puri. Karena membaca dapat membuka wawasan baru dan cakrawala dunia serta dapat menumbuhkan budaya positif dan nilai-nilai karakter bangsa sehingga lahir generasi emas yang berkarakter profil pelajar Pancasila. Berdasarkan hasil dan analisis data penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat baca murid dari data awal pada bulan Pebruari sebesar 42,11%. Setelah dilaksanakan program Satu murid satu pohon literasi berbantuan literacy cloud sehingga pada Maret menjadi 50,66%, pada bulan April 2022 meningkat dengan capaian 71,38% dengan kategori sedang dan bulan Mei 2022 meningkat menjadi 81,74% dengan kategori tinggi. Dengan demikian program Satu Murid Satu Pohon Literasi dengan berbantuan Literacy Cloud dapat meningkatkan minat baca dan tulis murid kelas VIC SD Negeri 22 Dauh Puri secara signifikan.
PERSEPSI SISWA TERHADAP KEGIATAN PENDIDIKAN LUAR KELAS : STUDI KASUS DI SMP BOARDING SCHOOL LUCKY NADYA; RIDWAN SANTOSO
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1622

Abstract

This study aims to determine students' perceptions of additional activities carried out by the school every Friday. SMP Quran Darrul Ikhlas Pringsewu is a place of research, as well as implementing additional activity programs that are applied to each student. Research data were obtained from 10 students who became research informants. Collecting research data using interview techniques. The data were analyzed by reducing the data, coding the data, looking for relationships between themes, and making conclusions. The research findings provide information that students can get used to habituation that is done regularly. Students become excited when the teacher can facilitate activities outside the classroom that can be integrated into the learning process. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi siswa terhadap kegiatan tambahan yang dilakukan sekolah pada setiap hari jumat. SMP Quran Darrul Ikhlas Pringsewu merupakan tempat penelitian, sekaligus pelaksana program kegiatan tambahan yang diberlakukan kepada setiap siswanya. Data penelitian diperoleh dari 10 siswa yang menjadi informan penelitian. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara. Data dianalisis dengan mereduksi data, mengkode data, mencari hubungan antar tema, dan membuat simpulan. Temuan penelitian memberikan informasi bahwa siswa dapat terbiasa dengan pembiasaan yang dilakukan secara rutin. Siswa menjadi bersemangat ketika guru dapat memfasilitasi kegiatan di luar kelas yang dapat diintegrasikan kedalam proses pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI SD NEGERI BILE PENANGGAK FATIMAH FATIMAH; ROHANI ROHANI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1623

Abstract

This study departs from the condition that the critical thinking skills of grade 4 students at SD N Bile Penanggak are still low and have a low impact on learning outcomes as well. Based on this background, the purpose of this research is to improve critical thinking skills and learning outcomes through the Discovery Learning Model. The type of research used is CAR which is carried out in 2 cycles. Data collection instruments include tests in the form of test questions to measure the level of achievement of learning outcomes and non-tests in the form of task assessment rubrics to measure students' critical thinking levels. Data analysis in this study is a comparative descriptive analysis. The critical thinking ability of students in the very high category in the first cycle was only 19.35% increased in the second cycle to 61.29%, the learning outcomes of students who completed the first cycle were only 35.48% and increased in the second cycle to 80.65% . Based on these results, it can be concluded that the discovery learning model can improve critical thinking skills and learning outcomes of students at SD Negeri Bile Penanggak. ABSTRAKPenelitian ini berangkat dari kondisi keterampilan berpikir kritis siswa kelas 4 SD N Bile Penanggak masih rendah dan berdampak pada hasil belajar yang rendah pula. Berdasarkan latar belakang tersebut tujuan dilakukannya penelitian ini ialah meningkatkan keterampilan bepikir kritis dan hasil belajar melalui Model Pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK yang dilakukan dalam 2 siklus. Instrumen pengumpulan data diantaranya tes yang berupa soal tes untuk mengukur tingkat ketercapaian hasil belajar dan nontes berupa rubrik penilaian tugas untuk mengukur tingkat berpikir kritis peserta didik. Analisis data pada penelitian ini ialah analisis deskriptif komparatif. Kemampuan berpikir kritis peserta didik kategori sangat tinggi pada siklus I hanya 19,35% meningkat pada siklus II menjadi 61,29%, Hasil belajar peserta didik yang tuntas pada siklus I hanya 35,48% dan meningkat pada siklus II menjadi 80,65%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik SD Negeri Bile Penanggak.
MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA MAN 1 ACEH TIMUR RUSMIATI RUSMIATI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1624

Abstract

Writing an exposition text has not yet obtained the maximum score according to the minimum completeness criteria of the school. So we need a method to make it easier for students, namely mind mapping. Obtaining the results of increasing the ability to write expository texts through mind mapping is the goal of the research. MAN 1 Aceh Timur became the research site. A total of 18 students of class X MIA 1 in the academic year 2021/2022 became the subjects of the research. Classroom Action Research (CAR) is a research design through four research steps, namely planning (plan), action (action), observation (observation) and reflection through two cycles. Tests and observations become instruments in research. Data analysis was carried out through a qualitative approach by calculating the class average value using the classical completeness percentage. Students who get a KKM score of 75 are declared complete. The results showed that the ability to write expository texts through mind mapping at MAN 1 Aceh Timur in the first cycle was 55.55%% or 10 students in the poor category. Meanwhile, after being given the second cycle, the results showed 100% or 18 students. Based on the results of the study, it was concluded that students' ability to write expository texts through mind mapping could increase. ABSTRAKMenulis teks eksposisi belum memperoleh nilai yang maksimal sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal sekolah. Sehingga diperlukan suatu metode untuk memudahkan siswa yaitu dengan mind mapping. Memperoleh hasil peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi melalui mind mapping merupakan tujuan dari penelitian. MAN 1 Aceh Timur menjadi tempat penelitian. Sebanyak 18 siswa kelas X MIA 1 pada tahun ajaran 2021/2022 menjadi subjek dalam penelitian. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan desain penelitian melalui empat langkah penelitian yaitu perencanaan (plan), Tindakan (action), pengamatan (observasi) dan refleksi melalui dua siklus. Tes dan observasi menjadi instrument dalam penelitian. Analisis data dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menghitung nilai rata-rata kelas menggunakan persentase ketuntasan secara klasikal. Siswa yang mendapatkan nilai KKM ?75 dinyatakan tuntas. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menulis teks eksposisi melalului mind mapping di MAN 1 Aceh Timur pada siklus I sebesar 55,55%% atau 10 siswa dengan kategori kurang. Sedangkan setelah diberikan siklus II menunjukkan hasil sebesar 100% atau 18 siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi melalui mind mapping dapat meningkat.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MENGUASAI MATERI KESEBANGUNAN MELALUI PENGGUNAAN PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA DALAM KELOMPOK BELAJAR SISWA SMP NEGERI 4 SIBORONGBORONG LUMUMBA HUTAGALUNG
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1625

Abstract

This study aims to increase learning motivation in similarity through peer tutoring in study groups. The subjects in this study were Class IX students of SMP Negeri 4 Siborongborong in the 2018/2019 academic year, which amounted to approximately 31 people. From the results of the initial observations made by the teacher, 1 indicator was obtained for sufficient criteria or 3.70% of the 27 existing indicators and 27 indicators for low criteria or 96.30% of the 27 indicators with an average value of 17.67 % and 24.42% classical value on the pre test. Then the action was carried out in the first cycle and there was an increase to 1 indicator that entered the high criteria or 3.70 of the 27 existing indicators, 2 indicators for the medium criteria of 7.40% of the 27 existing indicators, 8 indicators for the sufficient criteria or by 29.62% of the 27 existing indicators, and 16 indicators for the low criteria or 59.25% of the 27 existing indicators with an average value of 45.93% and 74.60% for the classical value obtained from posttest I Furthermore, in the second cycle there was a significant increase to 23 indicators that were high or 85.19% of the 27 indicators with an average value of 83.28% and 91.85% for classical obtained from psotes II. In cycle II, it appears that there has been an increase in the results of observations and tests and all of them have reached the predetermined completeness of 70%. So it can be concluded that there is an increase in student learning motivation starting from initial observations to observations in cycle II. Or in other words, the use of peer tutoring learning models can increase students' learning motivation in mathematics lessons on Congruence material in class IX of SMP Negeri 4 Siborongborong in the 2018/2019 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dalam Kesebangunan Melalui Pembelajaran Tutor Sebaya dalam Kelompok Belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Siborongborong Tahun Pembelajaran 2018/2019 yang berjumlah kurang lebih 31 orang. Dari hasil observasi awal yang guru lakukan, diperoleh 1 indikator untuk kriteria cukup atau sebesar 3,70% dari 27 indikator yang ada dan 27 indikator untuk kriteria rendah atau sebesar 96,30% dari 27 indikator yang ada dengan niali rata-rata 17,67% dan 24,42% nilai klasikal pada pre tes. Kemudian dilaksanakan tindakan pada siklus I dan terjadi peningkatan menjadi menjadi 1 indikator yang masuk kriteria tinggi atau sebesar 3,70 dari 27 indikator yang ada, 2 indikator untuk kriteria sedang sebesar 7,40% dari 27 indikator yang ada, 8 indikator untuk kriteria cukup atau sebesar 29,62% dari 27 indikator yang ada, dan 16 indikator untuk kriteria rendah atau sebesar 59,25% dari 27 indikator yang ada dengan nilai rata-rata 45,93% serta 74,60% untuk nilai klasikal yang diperoleh dari postes I. Selanjutnya pada siklus II terjadi peningkatan signifikan menjadi 23 indikator yang masuk tinggi atau sebesar 85,19% dari 27 indikator yang ada dengan nilai rata-rata 83,28% serta 91,85% untuk klasikal yang diperoleh dari psotes II. Di siklus II tampak telah terjadi peningkatan hasil observasi maupun tes dan semuanya telah mencapai ketuntasan yang telah ditentukan yaitu ?70%. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar siswa mulai dari observasi awal hingga observasi pada siklus II. Atau dengan kata lain penggunaan model pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran matematika materi Kesebangunan di kelas IX SMP Negeri 4 Siborongborong Tahun Pembelajaran 2018/2019.
PENINGKATAN KOMPETENSI ASESMEN PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) GURU TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI WORKSHOP DAN PELATIHAN DI SD NEGERI 173114 DOLOK NAGODANG TIURMA SILALAHI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1626

Abstract

This study aims to improve the competence of distance learning assessment (PJJ) teachers on the quality of learning through workshops and training at SD Negeri 173114 Dolok Nagodang for the academic year 2020/2021. This research method is PTS (School Action Research). The main concept of action research consists of four main components showing the following steps: planning or planning, action or acting, observing or observing and reflecting. The subjects of this study were principals and teachers at SDN No. 173114 Dolok Nagodang, Tarutung District, North Tapanuli Regency, for the 2020/2021 academic year, totaling 7 people. Judging from the aspect of cooperation, activity, during the Work Shop and attention and presentation training, in the first cycle there was 1 person (14.3%) who completed, the average score was 58.5. Then in the second cycle, all 7 participants (100%) completed, the average score was 90. Thus the Work Shop and Training was able to improve the competence of teachers at SDN No. 173114 Dolok Nagodang, Sosunggulon Village, Tarutung District, North Tapanuli Regency in improving assessment competencies. PJJ during the Covid 19 pandemic satisfactorily. So it can be concluded that: 1) Work Shop and Training has provided broad opportunities for principals As researchers and teachers to be able to exchange ideas and experiences, feel the benefits of carrying out this research to improve their competence. 2) Work Shops and Training are able to increase the active involvement of principals and teachers in the supervision (coaching) program to improve the competence of teachers at SDN No. 173114 Dolok Nagodang, Tarutung District, North Tapanuli Regency. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi asesmen pembelajaran jarak jauh (PJJ) guru terhadap kualitas pembelajaran melalui workshop dan pelatihan di SD Negeri 173114 Dolok Nagodang tahun pelajaran 2020/2021. Metode penelitian ini adalah PTS (Penelitian Tindakan Sekolah). Konsep pokok penelitian tindakan terdiri dari empat komponen pokok yang menunjukkan langkah-langkah sebagai berikut: perencanaan atau planning, tindakan atau acting, pengamatan atau observing dan refleksi atau Reflecting. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di SDN No.173114 Dolok Nagodang Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 7 orang. Dilihat dari aspek kerjasama, aktivitas, selama Work Shop dan Pelatihan perhatian dan presentasi, pada siklus I ada 1 orang (14,3%) yang tuntas, rata-rata nilai adalah 58,5. Kemudian pada siklus II seluruh peserta yaitu 7 orang (100%) tuntas, nilai rata-rata adalah 90. Dengan demikian Work Shop dan Pelatihan mampu meningkatkan kompetensi guru di SDN No.173114 Dolok Nagodang Desa Sosunggulon Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara dalam peningkatan kompetensi asesmen PJJ di masa pandemic Covid 19 dengan memuaskan. Maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Work Shop dan Pelatihan telah memberikan kesempatan yang luas kepada kepala sekolah Senbagai peneliti bersama guru untuk dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman, merasakan adanya manfaat atas pelaksanaan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensinya. 2) Work Shop dan Pelatihan mampu meningkatkan keterlibatan aktif kepala sekolah dan guru dalam program supervisi (pembinaan) untuk meningkatkan kompetensi guru SDN No.173114 Dolok Nagodang Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN BUTIR SOAL MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DI SD NEGERI 173110 HUTARAJA RESTI PASARIBU
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1627

Abstract

This study aims to improve the ability of teachers to compile items through focus group discussions (FGD) at SD Negeri 173110 Hutaraja, Tarutung District, North Tapanuli Regency. The benefit of this research for schools and teachers is to have teachers who are skilled in compiling items. The research was conducted using the school action research method, which consisted of two cycles. The steps in each cycle consist of planning (planning), action (acting), observation (observing), and reflection (reflecting). The technique of collecting data is through observation by using an assessment scale tool (check list) to observe the discussion process about the teacher's ability to arrange items. Data validation in this school action research (PTS) uses member check, triangulation, and audit trail. How to analyze the data using descriptive qualitative analysis based on the results of observations and reflections. The results obtained prove that with the implementation of focus group discussions (FGD) in compiling items there is an increase in teacher ability assessed from the observation of activities in discussion activities using 48.75 in the LESS criteria, to 69.58 in the ENOUGH criteria and in the last cycle to 89 ,17 in GOOD criteria. These results prove that they have met the success criteria, namely at least getting a score in the range of 70-89 and included in the GOOD criteria. These results prove that they have met the success criteria, namely at least getting a score in the range of 70-89 and included in the GOOD criteria, and the observation of the ability to compose items using 18 indicators proves an increase in each cycle from the initial condition of 50.00 in the LESS criteria with an explanation of 68, 52 in the ENOUGH criteria and in the last cycle to 88.89 in the GOOD criteria. These results prove that they have met the success criteria, namely at least getting a score in the range of 70-89 and included in the GOOD criteria. These results prove that they have met the success criteria, namely at least getting a score in the range of 70-89 and included in the GOOD criteria. The conclusion is that the implementation of focus group discussions (FGD) at SD Negeri 173110 Hutaraja, Tarutung District, North Tapanuli Regency was proven to be able to improve the ability of teachers in preparing questions. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru menyusun butir soal melalui focus group discussion (FGD) di SD Negeri 173110 Hutaraja Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara. Manfaat dari penelitian ini bagi sekolah dan guru adalah mempunyai guru yang terampil dalam menyusun butir soal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan sekolah, yang terdiri dari dua siklus. Langkah-langkah dalam setiap siklus terdiri dari perencanaan (planning), tindakan (acting), obervasi (observing), dan refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data melalui observasi dengan menggunakan alat skala penilaian (check list) untuk mengamati proses diskusi tentang kemampuan guru menyusun butir soal. Validasi data dalam penelitian tindakan sekolah (PTS) ini menggunakan member check, triangulasi, dan audit trail. Cara menganalisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi dan refleksi. Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa dengan pelaksanaan focus group discussion (FGD) dalam menyusun butir soal terjadi kenaikan kemampuan guru dinilai dari observasi aktivitas pada kegiatan diskusi dengan menggunakan 48,75 dalam kriteria KURANG, menjadi 69,58 dalam kriteria CUKUP serta pada siklus terakhir menjadi 89,17 dalam kriteria BAIK. Hasil tersebut membuktikan telah memenuhi kriteria keberhasilan yaitu minimal mendapat nilai dalam rentang 70-89 dan masuk dalam kriteria BAIK. Hasil tersebut membuktikan telah memenuhi kriteria keberhasilan yaitu minimal mendapat nilai dalam rentang 70-89 dan masuk dalam kriteria BAIK, dan observasi kemampuan menyusun butir soal dengan menggunakan 18 indikator membuktikan peningkatan pada setiap siklusnya dari kondisi awal sebesar 50.00 dalam kriteria KURANG dengan penjelasan menjadi 68,52 dalam kriteria CUKUP serta pada siklus terakhir menjadi 88,89 dalam kriteria BAIK. Hasil tersebut membuktikan telah memenuhi kriteria keberhasilan yaitu minimal mendapat nilai dalam rentang 70-89 dan masuk dalam kriteria BAIK. Hasil tersebut membuktikan telah memenuhi kriteria keberhasilan yaitu minimal mendapat nilai dalam rentang 70-89 dan masuk dalam kriteria BAIK. Kesimpulannya adalah pelaksanaan focus group discussion (FGD) di SD Negeri 173110 Hutaraja Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara terbukti mampu meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun butir soal.
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENGAJAR MELALUI PENILAIAN PERENCANAAN, DAN PROSES PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 173105 TARUTUNG JUNIKAYA TAMPUBOLON
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1628

Abstract

This study aims to improve teacher performance in planning and implementing learning through assessment activities of planning and implementing learning activities at SD Negeri 173105 Tarutung Semester 2 of the 2019/2020 Academic Year. The subjects of this school action research were 6 teachers at SD Negeri 173105 Tarutung which consisted of teachers from class I to class VI. This research lasted for three months, namely January 2020 s.d. April 2020. This School Action Research (PTS) procedure includes the following stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection. Data collection is done by: observation, and documentation. The data collection tools consist of the Learning Planning Tool Assessment Instrument, and the Learning Implementation Tool Assessment Instrument. In this study, the validity of the data was done by triangulation. Analysis of the data used in this study is descriptive statistics. The results showed that there was an increase in the performance of teachers in preparing lesson plans before there was a performance assessment and after the performance assessment was carried out, namely from 50.30 in the less criteria, in the implementation of the first cycle it increased to 69.70 in the sufficient criteria and in the second cycle the score was 86. .67 in very good criteria, and the improvement of teacher performance in learning implementation activities before there is a performance assessment and after the performance assessment is carried out, namely from 49.00 in the less criteria, in the first cycle implementation it increases to 69.08 in the sufficient criteria and in the second cycle gets a value of 85.58 in good criteria. The conclusion is that the implementation of teacher performance assessment activities in the aspects of planning and implementing activities as well as the learning process is proven to be able to improve teacher performance, especially teachers from class I, to class VI at SD Negeri 173105 Tarutung, Tarutung District, North Tapanuli Regency, Semester 2 of the 2019/2020 Academic Year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melalui kegiatan penilaian perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran di SD Negeri 173105 Tarutung Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah 6 guru di SD Negeri 173105 Tarutung yang terdiri dari guru kelas I sampai dengan kelas VI. Penelitian ini berlangsung selama tiga bulan, yaitu bulan Januari 2020 s.d. April 2020. Prosedur Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini mencakup tahap-tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara: observasi, dan dokumentasi. Alat pengumpulan data terdiri dari Instrumen Penilaian Perangkat Perencanaan Pembelajaran, dan Instrumen Penilaian Perangkat Pelaksanaan Pembelajaran. Pada penelitian ini validitas data dilakukan dengan triangulasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskripti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kinerja guru menyusun perencanaan pembelajaran sebelum ada penilaian kinerja dan setelah dilaksanakan penilaian kinerja, yaitu dari 50,30 dalam kriteria kurang, pada pelaksanaan siklus pertama meningkat menjadi 69,70 dalam kriteria cukup dan pada siklus kedua memperoleh nilai sebesar 86,67 dalam kriteria baik sekali, dan peningkatan kinerja guru kegiatan pelaksanaan pembelajaran sebelum ada penilaian kinerja dan setelah dilaksanakan penilaian kinerja, yaitu dari 49,00 dalam kriteria kurang, pada pelaksanaan siklus pertama meningkat menjadi 69,08 dalam kriteria cukup dan pada siklus kedua memperoleh nilai sebesar 85,58 dalam kriteria baik. Kesimpulannya adalah pelaksanaan kegiatan penilaian kinerja guru pada aspek perencanaan dan pelaksanaan kegiatan serta proses pembelajaran terbukti dapat meningkatkan kinerja guru khususnya guru kelas I, sampai kelas VI di SD Negeri 173105 Tarutung Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BUZZ GROUP DISCUSSION SISWA SMP NEGERI 2 GAROGA LOMIDE PASARIBU
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v2i3.1629

Abstract

The implementation of this classroom action research aims to determine the increase in creativity and learning achievement of Christian Religious Education after the implementation of the Buzz Group Discussion learning model for Class VIII students of SMP Negeri 2 Garoga in the 2018/2019 academic year. The type of research used is classroom action research (CAR) applied to Class VIII students of SMP Negeri 2 Garoga in the 2018/2019 academic year with a total of 18 students consisting of 10 male students and 8 female students. Data collection techniques with test techniques, observation and documentation. The data analysis technique was processed by descriptive analysis. The results showed that learning Christian Religious Education with the Buzz Group Discussion model in class VIII students of SMP Negeri 2 Garoga in the 2018/2019 academic year was able to improve student learning achievement. The increase in learning outcomes in the pre-cycle with an average of 58.00, increased in the first cycle to 64.80 and in the last cycle to 74.80, while the number of students who completed was 3 students or 12.00% of the 25 students in the initial condition. , became 14 students or 56.00% and 24 students or 96.00% in the last cycle. The explanation of the increase in student learning creativity from 6 students or 24.00% in the initial conditions increased to 16 students or 64.00% and in the last cycle to 25 students or 100%. This shows that the learning achievement of students in the subject of Christian Religious Education in Class VIII of SMP Negeri 2 Garoga in the 2018/2019 academic year can be improved through the Buzz Group Discussion learning model because it has exceeded the classical completeness score, which is 95.00% above the KKM ( 70). From the results above, it can be concluded that through the Buzz Group Discussion learning model it is proven to be able to improve the learning process, learning creativity and learning achievement of Class VIII students of SMP Negeri 2 Garoga Semester 1 of the 2018/2019 Academic Year. ABSTRAKPelaksanaan penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas dan prestasi belajar Pendidikan Agama Kristen setelah diterapkannya model pembelajaran Buzz Group Discussion pada peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 2 Garoga Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) diterapkan pada peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 2 Garoga Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan jumlah peserta didik 18 yang terdiri dari 10 peserta didik laki-laki dan 8 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data diolah dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dengan model Buzz Group Discussion pada peserta didik kelas Kelas VIII SMP Negeri 2 Garoga Tahun Pelajaran 2018/2019 mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Adapun peningkatan hasil belajar pada prasiklus dengan rata-rata 58,00, meningkat pada siklus I menjadi 64,80 dan pada siklus terakhir menjadi 74,80, sedangkan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 3 siswa atau 12,00% dari 25 siswa pada kondisi awal, menjadi 14 siswa atau 56,00% dan 24 siswa atau 96,00% pada siklus terakhir. Penjelasan mengenai peningkatan kreativitas belajar siswa dari 6 siswa atau 24,00% pada kondisi awal meningkat menjadi 16 siswa atau 64,00% dan pada siklus terakhir menjadi 25 siswa atau 100%. Hal ini menunjukkan bahwa, prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristendi Kelas VIII SMP Negeri 2 Garoga Tahun Pelajaran 2018/2019 dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran Buzz Group Discussion karena telah melampaui nilai ketuntasan secara klasikal yaitu 95,00% di atas KKM (70). Dari hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran Buzz Group Discussion terbukti dapat meningkatkan proses pembelajaran, kreativitas belajar dan prestasi belajar siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Garoga Semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019.

Page 1 of 2 | Total Record : 15