cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2023)" : 5 Documents clear
PENGGUNAAN METODE PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VIII DI SMPN 1 KETUNGAU HULU YOPPIYANA, AGNES
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i4.2670

Abstract

The low student mathematics learning outcomes are caused by less innovative learning media and a lack of connection between learning material and real life contexts. Based on this, research was conducted which aimed to improve the mathematics learning outcomes of class VIII students after implementing the problem based learning model. This research is classroom action research carried out in two cycles. Each cycle has four stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this research were 21 class VIIIa students, consisting of 11 men and 10 women. The object of the research is students' mathematics learning outcomes, data analyzed using descriptive statistics. The research results show that the problem basic learning model can improve mathematics learning outcomes for class VIIIa. This is known from the pre-cycle student learning results with an average result of 71.09 and learning completeness of 30% in the low category. In cycle one, the average score was 75.20 and learning completeness was 54%, which was in the sufficient category. The research continued in cycle II and obtained an average score of 82.11 and learning completeness of 95% which was in the high category and had met the success indicator criteria. So, it can be concluded that the application of the problem based learning model can improve student learning outcomes. ABSTRAKRendahnya hasil belajar matematika siswa disebabkan oleh media pembelajaran yang kurang inovatif dan kurangnya keterkaitan antara materi pembelajaran dan kontek kehidupan nyata. Berdasarkan hal tersebut, maka diadakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII setelah penerapan model  pembelajaran problem based learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahapan yaitu : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan repleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIa yang berjumlah 21 orang, terdiri atas 11 laki – laki dan 10 perempuan. Objek penelitian adalah hasil belajar matematika siswa data dianalisis menggunakan statistic deskripsiptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran problem basic learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika kelas VIIIa. Hal ini diketahui dari hasil belajar siswa pra siklus dengan hasil rata rata 71,09 dan ketuntasan belajar 30% beada pada kategori rendah. Pada siklus satu dengan nilai rata rata 75,20 dan ketuntasan belajar 54 % yang berada pada kategori cukup. Penelitian dilanjutkan pada siklus II dan memperoleh nilai rata rata 82,11 serta ketuntasan belajar 95 % yang berada pada kategori tinggi dan sudah memenuhi kriteria indicator keberhasilan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMP YOHANA, SYOFIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i4.2671

Abstract

This research aims to increase student motivation and learning outcomes by using the Discovery Learning learning model. The research lasted for 3 months in odd semesters and was carried out in 2 cycles, stating 4 stages in each cycle, namely: planning, implementation, observation and reflection stages. The data collection techniques used were observation sheets, questionnaires and tests. Analysis of research data by calculating the percentage of quantitative and qualitative data. Qualitative data is in the form of observation sheets and student motivation questionnaire sheets, while quantitative data is in the form of student learning outcome data (pre test and post test) in implementing the Discovery Learning learning model. The percentage results of the motivation questionnaire in cycle I were 77.08% (high category) and the observation results were 76.62% (high category). The percentage of the Motivation Questionnaire for Cycle II was 81.08% (high category) and the percentage of observation results was 86.15% (high category). The initial test results showed that none of the students had completed their learning, then the results of the first cycle test showed that 13 students (40.63%) had achieved learning completeness while 19 students (59.37%) had not yet achieved learning completeness. The research continued, in cycle II an increase in completeness in learning was obtained, namely from 32 students, 28 students (87.50%) had achieved complete learning, and 4 students (12.50%) had not achieved complete learning. Based on the results of this research, it can be concluded that the application of the Discovery Learning model can increase student motivation and learning outcomes and can be used as an alternative choice of learning model to be implemented in science learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian berlangsung selama 3 bulan pada semester ganjil yang dilakukan sebanyak 2 siklus dengan mengemukakan 4 tahapan setiap siklusnya yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, lembaran angket, dan tes. Analisis data hasil penelitian dengan menghitung persentase data kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi dan lembar angket motivasi siswa, Sedangkan data kuantitatif berupa data hasil belajar siswa (pre test dan post test) dalam pelaksanaan model pembelajaran Discovery Learning. Hasil persentase angket motivasi pada siklus I diperoleh 77,08% (katagori tinggi) dan hasil observasinya dengan persentase tinggi 76,62% (katagori tinggi). Hasil Angket Motivasi Siklus II persentase 81,08% (katagori sanggat tinggi) dan hasil observasi persentase 86,15% (katagori sanggat tinggi). Hasil tes awal siswa tidak ada yang tuntas dalam pembelajaran, selanjutnya hasil tes siklus I, terdapat 13 orang siswa (40,63%) sudah mencapai ketuntasan belajar sedangkan 19 orang siswa (59,37%) belum mencapai ketuntasan belajar. Penelitian dilanjutkan, pada siklus II diperoleh peningkatan ketuntasan dalam belajar yaitu dari 32 orang siswa, diperoleh 28 orang siswa (87,50%) yang mencapai ketuntasan belajar, dan 4 orang siswa (12,50%) yang belum mencapai ketuntasan dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dan dapat dijadikan sebagai alternative pilihan model pembelajaran untuk dilaksanakan pada pembelajaran IPA.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN MENGGUNAKAN KONTEKS COKELAT BAR YANSEN, DEDI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i4.2690

Abstract

This research aims to improve student learning outcomes in mathematics learning about fractions using a chocolate bar context. The research method used is the Demonstration Method. The research subjects were class II students at SD Negeri 32 Prabumulih. Procedures for improving learning are carried out through Classroom Action Research (PTK) which takes place in 2 cycles. In the cycle, the activities carried out include: (1) Planning, (2) Implementation, (3) Observation, and (4) Reflection. Data collection techniques are carried out through observation sheets at each meeting by observers to see data about learning activities. The results of research data analysis showed that: In cycle I only 62.5% of students completed and 62.5% were actively involved in learning and in cycle II students who completed increased to 87.5% and 93.8% students who were active in learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi pecahan dengan menggunakan konteks cokelat bar. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Demonstrasi. Subyek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 32 Prabumulih. Prosedur Perbaikan pembelajaran dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam 2 siklus. Dalam siklus, kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi/ Pengamatan, dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar pengamatan tiap pertemuan oleh observer untuk melihat data tentang aktivitas belajar. Hasil dari analisis data penelitian diperoleh bahwa: Pada siklus I siswa yang tuntas hanya 62,5% dan yang terlibat aktif dalam pembelajaran 62,5% dan Pada siklus II siswa yang tuntas meningkat menjadi 87,5% dan siswa yang aktif dalam pembelajaran 93,8%.
PENGGUNAAN APLIKASI GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS SISWA SMPIT AS-SYIFA BOARDING SCHOOL WANAREJA KHOERUNNISA, RONA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i4.2733

Abstract

Straight Line Equation material which introduces new terms such as "gradient", abstract material content, as well as supporting concepts, one of which is algebra material, are several factors that make it difficult for students to understand this material. Thus, student learning outcomes become low. The GeoGebra application which integrates algebra with geometry helps make abstract Straight Line Equations more concrete. After conducting classroom action research in class 8 of Maryam SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja, it was obtained that student learning outcomes increased by 16% between cycle 1 to cycle 2. Then, the percentage of learning completeness in cycle 2 increased by 4% compared to the pre-cycle, although there was a decrease between pre-cycle to cycle 1 of 12%. ABSTRAKMateri Persamaan Garis Lurus yang memperkenalkan istilah baru seperti “gradien”, isi materi yang abstrak, serta konsep pendukung salah satunya materi aljabar menjadi beberapa faktor yang membuat siswa kesulitan memahami materi ini. Dengan demikian, hasil belajar siswa menjadi rendah. Aplikasi GeoGebra yang mengintegrasikan aljabar dengan geometri membantu menjadikan Persamaan Garis Lurus yang abstrak menjadi lebih konkrit. Setelah dilakukan penelitian tindakan kelas pada kelas 8 Maryam SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja, diperoleh peningkatan hasil belajar siswa sebesar 16% antara siklus 1 ke siklus 2. Kemudian, presentase ketuntasan belajar pada siklus 2 meningkat sebesar 4% dibandingkan dengan pra siklus, meskipun sempat terjadi penurunan antara pra siklus ke siklus 1 sebesar 12%.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI VOLUME KUBUS DAN BALOK PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SANGGRAHAN PURWANTI, PURWANTI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i4.2734

Abstract

This research aims to determine the improvement in students' natural learning outcomes through the implementation of the Teams Garnes Tournament type cooperative learning model at SD Negeri Sanggrahan class V semester 2 of the 2019/2020 academic year with a total of 20 students. The data collected are the results of student learning outcomes in Mathematics subject areas through the Teams Games Tournament cooperative learning model. The data sources in this research were fifth grade students at Sanggrahan Wates State Elementary School and researchers who acted as teachers. The results of the student questionnaire showed that by implementing the Teams Games Tournament cooperative learning model, student learning activity increased from the initial data of 60% to 80%. From the evaluation results, it was found that the scores of students who met the KKM increased from the initial data of 55% to 80%. The changes that occur in student activity and learning outcomes can prove that the Teams Games Tournament type cooperative learning model is quite effective in improving student learning outcomes. The research results showed that the percentage of complete mathematics learning outcomes increased from 63.6%. 70% of students who completed cycle I became 80% of students who completed cycle II. Thus, the increase in student learning outcomes was 19.7%, so it is proven that the Teams Games Tournament learning model is able to improve student mathematics learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar maternatika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament di SD Negeri Sanggrahan kelas V semester 2 tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 20 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika melalui model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Sanggrahan Wates dan peneliti yang bertindak sebagai guru. Hasil angket siswa menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament keaktifan belajar siswa meningkat dari data awal 60% menjadi 80%. Dari hasil evaluasi diperoleh nilai siswa yang rnemenuhi KKM rneningkat dari data awal 55% menjadi 80%. Perubahan yang terjadi pada keaktifan dan hasil belajar siswa tersebut dapat ranger buktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan hasil belajar matematika meningkat dari 63,6%. siswa yang tuntas pada siklus I 70% menjadi 80% siswa yang tuntas pada siklus II. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar siswa sebesar 19,7%, sehingga terbukti bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5