cover
Contact Name
Yohan Bakhtiar
Contact Email
yohan.bakhtiar@polinema.ac.id
Phone
+6285648036960
Journal Mail Official
jaeb.psdkukediri@polinema.ac.id
Editorial Address
Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Malang di Kota Kediri Kampus 1, JL Mayor Bismo No 27 Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kota Kediri
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis
ISSN : 22524479     EISSN : 25485326     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis (JAEB) PSDKU Kediri merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Akuntansi dan Keuangan PSDKU Politeknik Negeri Malang di Kota Kediri. JAEB adalah jurnal yang dapat diakses secara umum (terbuka). JAEB menerbitkan jurnal secara berkala dua kali dalam satu tahun, pada bulan April dan Oktober. Pada setiap volume terdiri dari 5 artikel. Setiap artikel akan diulas paling sedikit oleh dua orang pengulas.Artikel ilmiah yang termuat dalam jurnal penelitian ini fokus pada bidang Akuntansi, Keuangan, Manajemen, Ekonomi dan Bisnis.
Articles 94 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMAHAMAN MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP MAKNA EKUITAS Sri Astutik
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 5 No. 2 (2016): Vol 5 No 2 Oktober 2016
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.919 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman mahasiswa akuntansi terhadap makna ekuitas. Pemahaman akuntansi yang dimiliki individu akan memberikan sebuah wacana dan keputusan penting yang berhubungan dengan kondisi manajerial sebuah perusahaan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perguruan tinggi yang dibedakan menjadi menjadi dua kelompok, yaitu perguruan tinggi vokasi dan perguruan tinggi akademik. Tahun masuk mahasiswa dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu 2011, 2012 dan 2013. Jurusan asal sekolah yang dibedakan menjadi tiga jurusan yaitu IPA, IPS dan lain-lain. Nilai tingkat prestasi mahasiswa dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu mulai dari 2,99 – 2,75, 2,76 – 3,59 dan 3,51 – 4,00. Variabel dependen yaitu makna ekuitas. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi yang sesuai dengan syarat dari beberapa perguruan tinggi di Kota Kediri. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji signifikansi parameter individual (Uji T) dan Analysis of Variance (ANOVA) yang menunjukkan setiap variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tahun masuk mahasiswa tidak mempengaruhi pemahaman mahasiswa akuntansi terhadap makna ekuitas dan perguruan tinggi, jurusan asal sekolah dan nilai tingkat prestasi mempengaruhi pemahaman mahasiswa akuntansi terhadap makna ekuitas.
PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA KREDIT DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PROFITABILITAS ( RETURN ON ASSET) (Studi Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2013) MEDHA AYOE P. TYA; Wiwiek Kusumaning Asmoro
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 3 No. 2 (2014): Vol 3 No 2 Oktober 2014
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.513 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect of financial ratio analysis of the company's profitability in banking. This research is a hypothesis test, which examines the effect of variables that can affect profitability. This research is a quantitative research using secondary data collection techniques, to conduct library research and documentation. The secondary data used in this research were obtained from the official website of the Indonesia Stock Exchange and Bank Indonesia's website. Companies sampled in this research amounted to 15, year of research period from 2011 to 2013, the sampling technique used was purposive sampling. The data used are annual financial statements. Data analysis techniques in this research using multiple regression, hypothesis testing method used is the coefficient of determination, simultaneous regression coefficient test, and test the partial regression coefficients. The results of this research indicate that all information simultaneously Credit Interest Rateand the Capital Adequacy Ratio (CAR), effect on profitability. Partially loan interest rate has no effect on profitability, while the Capital Adequacy Ratio (CAR) that affect profitability.
PENGARUH LABA KREDIT DAN NON PERFORMING LOAN TERHADAP RETURN ON ASSETS (Studi Empiris Pada Perusahaan Pembiayaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) MUHAMMAD RAHARDYAN; Dion Yanuarmawan
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 3 No. 2 (2014): Vol 3 No 2 Oktober 2014
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.883 KB)

Abstract

The purpose of this study was to examine effect of credit profit and non performing loans on profitability as measured by return on assets. Research object is a Registered Finance Company in Indonesia Stock Exchange from 2008 - 2012 This study used a descriptive quantitative method that consists of three variables: Income Loans and Non-Performing Loans as independent variables and ROA as the dependent variable. The type of data used is quantitative data and data sources used are secondary data. This data collection technique is the technique of documentation and literature study. Methods of data analysis used in this study is multiple regression analysis and tested by t-test.The test results showed that the levels of credit has a significant effect on profitability. These results can be seen in the R Square of 0.522, which means the relationship between the profitability of credit has a very strong relationship. The results of this study confirmed the hypothesis testing results through the t test showed a significance level of 0.000 and credit profit 0,046 NPL, both are below 0.05, which means the level of income and credit NPL significant effect on profitability (ROA).
ANALISIS TINGKAT KEMANDIRIAN, EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PADA DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (DPPKAD) DI PEMERINTAH KABUPATEN NGANJUK TAHUN 2011-2014 Uyik Retnaning Sayekti
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 5 No. 2 (2016): Vol 5 No 2 Oktober 2016
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.215 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus untuk menganalisis tingkat kemandiriaan, efektifitas dan efisiensi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2011-2014. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel dependen yaitu Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah sedangkan variabel independennya yaitu Tingkat Kemandirian, Efektifitas dan Efisiensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jenis data yang digunakan adalah data Primer dengan menggunakan data laporan keuangan Tahun 2011-2014. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan populasi yang digunakan adalah seluruh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Dari hasil yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa Tingkat Kemandirian, efektifitas dan efisiensi dari tahun ketahun menunjukkan tingkat yang fluktuatif, sehingga berbeda darii tahun ketahun.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO INVESTASI SAHAM (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) lailatullatifa; MOCHAMMAD SHULTHONI
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 3 No. 2 (2014): Vol 3 No 2 Oktober 2014
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.219 KB)

Abstract

The purpose of this study is to investigate and examine the factors that mempangaruhi risk investments in companies listed in Indonesia Stock Exchange is an interesting thing to do because of the nature of the risks that are always inherent in any investment, especially investment in common stock. This study uses secondary data collection techniques, to conduct library research and documentation. Secondary data were those used in this study were obtained from the official website of the Indonesia Stock Exchange and Bank Indonesia official website Companies sampled in this study amounted to 71-year study period from 2010 to 2012, the sampling technique used was purposive sampling. The data used are the financial statements and the Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Data analysis techniques in this study using multiple regression, hypothesis testing method used is the coefficient of determination, simultaneous regression coefficient test, and test the partial regression coefficients, using the F-test and t-test at the 5% level of significance (α = 0.05 ). T test showed that capital structure has significant value equal to 0.05, financial leverage has a significant value below 0.05 is equal to 0.000, while the company's liquidity has a value of 0.019, meaning that the structure of capital, financial leverage, and liquidity of the company has significant influence against the risk of stock investing. While variable rate of inflation does not significantly above the value of 0.05 is 0.752. F test results indicate that the structure of capital, financial leverage, firm liquidity, and inflation effect on the risk of investment sim.
PENGGUNAAN SISTEM MANAJEMEN BIAYA UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEJIK – PELANGGAN Fauziyah
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 5 No. 2 (2016): Vol 5 No 2 Oktober 2016
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.694 KB)

Abstract

Sistem activity based costing memberikan gambaran yang lebih akurat dan rinci mengenai keadaan perusahaan, seperti profitabilitas dari produk atau pelanggan perusahaan. Tolok ukur yang dipergunakan sebaiknya dilihat dari tiga sisi yaitu biaya, waktu dan kualitas. Pada masa lalu, perusahaan hanya berfokus pada standar pengembangan produk dan standar mutu pelayanan. Tetapi pada saat ini banyak produk atau jasa yang merupakan produk massal yang cocok untuk semua kalangan dan bersertifikasi-umum. Maka agar mampu berkompetisi dengan pesaing maka saat ini yang lebih dipentingkan adalah servis kepada pelanggan, yang akan mengakibatkan pergesaran dari diferensiasi produk menuju diferensiasi servis kearah differensiai pelanggan micro-segment untuk menghasilkan keuntungan kompetitif. Dalam memprioritaskan pelanggan yang akan dilayani, banyak perusahaan saat ini yang memakai tolok ukur yang berkaitan dengan loyalitas pelanggan, seperti frequency of purchase, recency of purchase, value of purchase, share of purhase dan sebagainya. Perusahaan-perusahaan tersebut mengasumsikan bahwa pelanggan yang loyal adalah pelanggan yang menguntungkan perusahaan. Bahkan konsep Customer Relationship Management (CRM) mengatakan daripada mencari produk maupun pelanggan baru, lebih baik bagi perusahaan untuk menjalin hubungan yang lebih erat lagi dengan pelanggan yang ada dan berusahan untuk menyediakan produk atau jasa apapun yang mereka inginkan. Namun yang menjadi masalah adalah apakah pelanggan yang loyal otomatis merupakan pelanggan yang menguntungkan perusahaan ? Jawabanya adalah tidak selalu, karena bisa saja pelanggan yang loyal justru merupakan pelanggan yang merugikan perusahaan. Activity Based Costing membantu perusahaan untuk mengidentifikasikan biaya yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan. Dari hasil perhitungan ABC tersebut akan ditemukan pelanggan yang pelayananya mahal (high-cost to service customer) dan pelanggan yang pelayananya murah (low-cost to serve). Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas pelanggan mereka, diantaranya adalah: (1) Memperbaiki proses, (2) Memberikan pilihan kepada pelanggan, (3) Mengelola hubungan dengan pelanggan, (4) Selektip dan disiplin dalam memberikan diskon dan allowance. Menghubungkan profitabilitas pelanggan dengan loyalitas pelanggan akan menghasilkan empat golongan pelanggan, yaitu : (1) Butterflies, (2) True Friends, (3) Strangers, (4) Barnacles.
PENGARUH (NON PERFORMING LOAN (NPL) TERHADAP TINGKAT PENYALURAN KREDIT MODAL KERJA Dion Yanuarmawan
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 6 No. 1 (2017): Vol 6 No 1 April 2017
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.719 KB)

Abstract

Peran perbankan di dunia perekonomian sangat penting utamanya di Indonesia guna mendukung proses pembangunan. Perbankan yang dapat berperan seperti tersebut ditunjukkan dengan kinerja yang baik. Metode pengukuran kinerja perbankan dapat diketahui dengan profitabilitas atas perbankan tersebut. Setiap jasa yang ditawarkan oleh bank memiliki keunikan tersendiri, salah satu yang menjadi perhatian utama bank adalah tingkat risiko yang dimiliki oleh produknya. Tingginya Non Performing Loan dapat mempengaruhi kebijakan bank dalam menyalurkan kreditnya. Variabel penelitian ini yakni Non Performing Loan sebagai variabel independen dan Tingkat penyaluran kredit modal kerja sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang Go Public sedangkan sampelnya adalah perusahaan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai NPL pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008-2012 berada pada tingkat NPL cukup stabil tapi hal itu tidak lantas membuat perusahaan-perusahaan tersebut puas terhadap hasil NPL yang rendah tetapi tetap pada konsistennya dalam menjaga kualitas kredit dengan cara melakukan analisis dengan benar untuk menjaga agar tidak terjadi kredit macet
PENGARUH KEPERILAKUAN ORGANISASI TERHADAP KEGUNAAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DI PEMERINTAH KOTA KEDIRI JAWA TIMUR Novie Astuti Setianingsih
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 6 No. 1 (2017): Vol 6 No 1 April 2017
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.327 KB)

Abstract

The purpose of this study was to test the direct effect of behavioral factors such as the organization's supervisor support, clarity of purpose and training to improve the usefulness of the Regional Financial Accounting System. This study uses behavioral factors as the Organization of Independent Variables and Regional Financial Accounting System as Dependent Variables. The samples were as many as 15 government agencies in the town of Kediri using sample adjustment. Questionnaires were distributed 100 kuesioner number and returned to the author of a number of 75 questionnaire. Data already entered if using multiple linear regression. The results of data processing are superior support variable has a value of 3.438 t ₌ greater than t table is (3.438 > 2.042) with a p-value of 0.001 is accepted at significance level of 5% (p < 0.05). A positive value indicates a positive influence. This means that support supervisor affect the usefulness of financial accounting system daearah and H1 are accepted. Variable clarity of purpose has ₌ 3,047 t value is greater than t table of 2.042 which is 3.047 > 2.042 or p-value of 0.003 is accepted at significance level of 5% (p < 0.05). That is the purpose of clarity effect on the area of ​​financial accounting system usability and H2 are accepted. Training variables have the value of 1,346 t ₌ smaller than t table of 2.042 which is 1.346 < 2.042 or p-value of 0.183 was rejected at the 5% significance level (p > 0.05).
PERILAKU OPORTUNISTIK LEGISLATIF DALAM PENGANGGARAN DAERAH MOCH. SHULTHONI
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 6 No. 1 (2017): Vol 6 No 1 April 2017
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.065 KB)

Abstract

Artikel ini membahas mengenai bagaimana penyalahgunaan power dilakukan oleh legislatif terjadi dalam proses pengalokasian sumberdaya di anggaran, peran legislatif dalam penganggaran di Indonesia dengan menggunakan perspektif keagenan, dan perilaku oportunistik legislatif dalam penganggaran publik. Penganggaran publik adalah pencerminan dari kekuatan relatif dari berbagai budget actors yang memiliki kepentingan atau preferensi berbeda terhadap outcomes anggaran. Ketika politisi berperilaku korup maka hal ini menyangkut dengan keuntungan pribadi yang akan didapatkan melalui jumlah anggaran pemerintah. Artinya korupsi dan rent-seeking activities di pemerintahan berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi pengeluaran pemerintah. Perilaku oportunistik politisi dalam pembuatan keputusan investasi publik karena capital spending is highly descretionary, para politisi membuat keputusan-keputusan terkait dengan: (1) besaran anggaran investasi publik, (2) komposisi anggaran investasi publik tersebut, (3) pemilihan proyek-proyek khusus dan lokasinya, dan (4) besaran rancangan setiap proyek investasi publik. Keputusan tersebut terkait dengan pemberian kontrak kepada pihak luar, yang dapat menghasilkan aliran rente berupa commissions. Representasi politik yang tidak layak dan institusi yang lemah mengakibatkan banyak peluang untuk melakukan political corruption. Perubahan posisi legislatif yang menjadi powerful menyebabkan legislatif memiliki power untuk merubah usulan anggaran yang diajukan eksekutif.
ANALISIS PENDAPATAN UNTUK MENCAPAI LABA OPERASI DENGAN METODE BREAK EVEN POINT (BEP) Diyah Arfiana
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri Vol. 6 No. 1 (2017): Vol 6 No 1 April 2017
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis PSDKU kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.105 KB)

Abstract

This study aims to understand and analyze the revenues to achieve operating profit by methods brake even point (BEP). This type of research is descriptive quantitative research, ie operating profit calculation is performed by means of documentation. The data used in this research is quantitative data. Sources of data in this research is secondary data. Secondary data in this study is a proof statement memorandum crop breeders along with the fees. According to analysis carried out can conclude that operating profit by using Break Even Point (BEP) achieve profits not so great of proceeds because of various natural factors that can affect the production of sales.

Page 5 of 10 | Total Record : 94