cover
Contact Name
Miftah Faridl Widhagdha
Contact Email
miftah@arjunawijaya.co
Phone
+6281133344002
Journal Mail Official
journalprospect@arjunawijaya.co
Editorial Address
Jalan Sam Ratulangi no 35A Manahan, Banjarsari, Surakarta,57139
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Published by Prospect Publishing
ISSN : 28278224     EISSN : 28280016     DOI : 1055381
Core Subject : Humanities, Social,
Aim Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues. Scope Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat receives articles from activity reports covering community services, application of science and technology for the community, community capacity building, or community empowerment. There are no specific scientific limitations in this journal. Reports on CSR activities, poverty alleviation, environmental preservation, drug rehabilitation, healthy living campaigns, improvement of community skills, increasing the added value of an MSME product, and good practice of natural disaster rehabilitation are also included in this journal.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue" : 8 Documents clear
Program Pemberdayaan Masyarakat PT Perusahaan Gas Negara SOR - III: Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Budidaya Maggot dan Lele Rifky Amrullah
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi tanggung jawab sosial PT Perusahaan Gas Negara - SOR III yaitu program budidaya maggot dan ikan lele. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Fokus utama dalam penelitian ini adalah implementasi program budidaya maggot dan ikan lele. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Kesimpulan dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa strategi yang dilakukan dengan melaksanakan 3 tahapan pemberdayaan yaitu perencanaan, implementasi, dan Monitoring serta evaluasi dengan menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait di tiap tahapan pelaksanaan program.
Program BAJA LANTING sebagai Upaya Penanganan Stunting oleh PT Perusahaan Gas Negara SOR II-Stasiun Cimanggis Khusnul Fatimah
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BAJA LANTING merupakan salah satu program corporate social responsibility oleh PT Perusahaan Gas Negara SOR II-Stasiun Cimanggis yang dimulai pada Tahun 2022. Program ini dilakukan di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat bersama dengan kelompok D’Stunting Menara yang dikelola oleh anggota PKK. Tujuan program BAJA LANTING yaitu untuk mengentaskan permasalahan stunting dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dari hasil penelitian diketahui bahwa program BAJA LANTING di tahun pertama berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan baik dari masyarakat maupun pemerintah desa. Kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program dengan melibatkan perusahaan, tenaga kesehatan, dan organisasi di masyarakat yaitu PKK.
Desa Karet Berdaya: Implementasi Program Pemberdayaan Petani Karet di Desa Pagar Dewa Dodo Harsono; Hendrata Wahyuesa Priambudi; Agung Rahmat Kurniansyah; Andhita Tarnatania Hidayat; Adi Martono; Indri Agstenesya
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pagar Dewa terletak di Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim yang secara potensi alam terdapat bentang alam perkebunan karet yang luas. Sejalan dengan kondisi tersebut, mayoritas masyarakat di Desa Pagar Dewa bekerja sebagai petani karet. Namun adanya potensi tersebut belum dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh petani karet di Desa Pagar Dewa. Berbagai permasalahan dihadapi petani karet mulai dari kenaikan harga pupuk non subsidi, jeratan hutang pada pengepul, keterbatasan informasi yang dimiliki petani karet, hingga adanya risiko kebakaran hutan dan lahan yang mengancam. Menyikapi permasalahan tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Stasiun Pagardewa melalui program CSR mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada petani karet. Program yang bertajuk Desa Karet Berdaya dimulai dengan menghidupkan kembali koperasi tani yang sempat mengalami fase nonaktif untuk dilakukan pendampingan dan dapat mengelola sistem kredit pupuk. Program ini juga turut meningkatkan kapasitas dari petani karet dengan kegiatan pelatihan pembibitan dan pembuatan pupuk organik untuk tanaman karet. Selanjutnya sebagai kontribusi perusahaan dalam menghadapi risiko bencana kebakaran hutan dan lahan, melalui program CSR perusahaan turut berkontribusi dalam pembuatan embung di Dusun 4 Desa Pagar Dewa yang salah satu fungsinya sebagai lokasi penampungan air sehingga akses air ketika fase tanggap darurat dapat diakses dengan lebih cepat. Selain itu, terdapat keterlibatan perusahaan untuk memberikan sosialisasi terkait fase tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan.
Pemberdayaan Masyarakat bersama TAMAN Sidrap Melalui Pertanian Terintegrasi di Desa Martadinata Muhammad Khilmi; Abrian Endrasto; Anria Niarti Setyawan; Uzlifatul Jannah Lizana; Choirul Dwi Cahyo
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TAMAN Sidrap atau Petani Mandiri Jalur Pipa Sidrap merupakan program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh PT Pertamina Gas Operation Kalimantan Area dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dengan menerapkan inovasi sistem pertanian terpadu sekaligus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perusahaan memperkenalkan inovasi pertanian terpadu dengan melibatkan partisipasi 3 (tiga) kelompok tani dan 1 (satu) kelompok perempuan tani melalui pemanfaatan limbah pertanian seperti residu baglog jamur, sayuran yang dipanen untuk menjadi bahan dasar pembuatan kompos yang digunakan untuk pertanian hortikultura dan rumah bibit, serta media budidaya perikanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan objek utama penelitian tis Adalah penerima manfaat dari TAMAN Sidrap. Praktik pemberdayaan di TAMAN Sidrap dilakukan dalam 3 langkah: Perencanaan, Pelaksanaan, Monitoring dan Evaluasi. Dampak dari program pemberdayaan masyarakat yang telah dirasakan adalah peningkatan ekonomi masyarakat, sampah yang dikelola dengan baik, dan peningkatan kegiatan kelompok.
Eksistensi dan Peran Bank Sampah Walidah dalam Pengelolaan Sampah di Kelurahan Tembesi, Sagulung, Batam Kusmanto; Hamidah Armaini
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendirian Bank Sampah Walidah tidak semata-mata dilakukan untuk menjaga lingkungan namun juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang dihasilkan sehingga tidak berdampak buruk bagi lingkungan dan juga kesehatan, serta kebersihan. Di sisi lain, pemerintah memiliki keterbatasan dalam pengelolaan sampah jika tidak didukung oleh partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana eksistensi bank sampah dalam membantu pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pengelolaan bank sampah memberikan banyak manfaat terhadap masyarakat sekitar, lingkungan menjadi nyaman, asri, hijau, dan meningkatkan produktivitas masyarakat dan pengurus.
Implementasi Program Desa Seirama sebagai Upaya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pertamina Gas South Sumatera Area Maulana Rizky Wijaya; Humaira
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi program CSR merupakan komitmen perusahaan untuk wilayah di sekitar perusahaan. Pertamina Gas memiliki sebuah Program CSR yang dinamakan Desa Seirama (Sejuk Indah Ramah Lingkungan) yang terletak di Desa Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Program CSR diisi dengan kegiatan seperti pelatihan, pemberian infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan daya, keterampilan, dan kemampuan perusahaan bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program dan kegiatan CSR yakni perencanaan berdasarkan kajian Pemetaan Sosial lalu melakukan diskusi bersama dengan masyarakat guna memastikan potensi dan masalah yang ada di masyarakat. Setelah melakukan hal tersebut ada beberapa program yang dapat dikembangkan lalu dilakukan implementasi program serta melakukan monitoring dan evaluasi. Program tersebut berupa pengembangan budidaya ikan air tawar, pakan alternatif maggot, hidroponik, dan pengelolaan sampah. Capaian dari budidaya ikan air tawar kelompok mendapatkan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan budidaya ikan serta meningkatkan kualitas ikan, penggunaan pakan alternatif yang mampu menekan biaya pakan hingga 50%. Pengembangan budidaya maggot BSF ini juga dapat membantu pegurangan sampah organik yang ada di masyarakat, serta hasil panen maggot yang dapat menambah pendapatan kelompok. Hasil dari kegiatan hidroponik juga dapat menjadikan salah satu pendapatan tambahan bagi kelompok. Kegiatan pengelolaan sampah saat ini sudah menjalin kerjasama dengan perumahan untuk melakukan layanan pengambilan sampah, selain itu juga sampah botol plastik yang kelompok dapatkan dibuat menjadi filter Ipal yang sudah berkerjasama dengan Dinas Permukiman Kota Prabumulih. Hasil dari penjualan filter Ipal memberikan pendapatan tambahan bagi kelompok. Program yang direncanakan hingga tahun 2023 diharapkan mampu membuat masyarakat lebih mandiri.
Instalasi Geotube sebagai Upaya Kesiapsiagaan Abrasi di Pantai Rembat, Indramayu Ramses Napitupulu; Mohammad Asrul Rizki; Fitri Afriani; Angga Fauzi Rohman; Vany Ardianto; Lailul Febriyanti
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garis pantai Kabupaten Indramayu terbentang sepanjang 147 km di pesisir utara Pulau Jawa. Pantai Rembat merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Desa Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Pantai Rembat berjarak 20 km dari pusat kota Indramayu. Risiko bencana di kawasan pesisir Kabupaten Indramayu berupa gelombang pasang yang diikuti banjir dan abrasi. Abrasi yang terjadi di Pantai Rembat, Desa Juntinyuat menjadi risiko bencana bersama yang berdampak bagi masyarakat dan Pertamina Gas OWJA. Program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana yang diinisiasi Pertagas OWJA terdiri dari kegiatan kajian dan penelitian awal risiko abrasi, pemasangan geotube, peningkatan kapasitas, rangkaian kegiatan kesiapsiagaan bencana abrasi, dan pembibitan dan penanaman      mangrove. Hasil yang didapatkan adalah adanya kerja sama antara Pertagas OWJA, warga, dan pemerintah Desa Juntinyuat dalam pengorganisasian pelaksanaan kesiapsiagaan bencana abrasi yang berkelanjutan.
Implementasi Program Taman Olah Jelantah dalam Memperkuat Jaring Pengaman Sosial Desa Kalitengah Fasya Amalia Ardi; Zwita Almaida; Al Rosyid Anggi Satrya
Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Special Issue
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang digunakan secara masif, baik dari rumah tangga hingga skala industri. Timbulan limbah minyak jelantah merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh berbagai lapisan sektor. Selama ini, masyarakat Desa Kalitengah masih membuang minyak jelantah secara sembarangan. Umumnya, minyak goreng yang telah selesai digunakan, dibuang ke saluran air, selokan, atau langsung ke tanah. Melalui program Taman Olah Jelantah, PT Pertamina Gas OEJA melakukan pemberdayaan masyarakat sebagai solusi untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan lingkungan di Desa Kalitengah. Terdapat tiga tahapan implementasi program, yaitu perintisan, pengembangan dan penguatan program. Sistem pengumpulan minyak jelantah melalui Program Taman Olah jelantah berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Kalitengah dalam pengumpulan minyak jelantah hingga 64 RT dengan 29 RT yang rutin berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengumpulan minyak jelantah di Desa Kalitengah. Partisipasi jumlah anggota kelompok juga menunjukan peningkatan dari yang semula berjumlah 3 orang, kini naik menjadi 40 orang. Program Taman Olah Jelantah juga melibatkan Komunitas Minim Sampah sebagai stakeholder yang mendampingi pelatihan pembuatan olahan jelantah sebagai bahan baku sabun dan lilin.

Page 1 of 1 | Total Record : 8