cover
Contact Name
Mi'rojul Huda
Contact Email
mirojuhuda@unesa.ac.id
Phone
+6281332207020
Journal Mail Official
mayamustika@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1.01.04, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Civics and Moral Studies
ISSN : -     EISSN : 26150808     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal of Civics and Moral Studies (JCMS) memuat hasil penelitian tentang isu-isu moral dan kewarganegaraan yang mencakup kajian tentang negara, warganegara, hubungan antara negara dan warganegara, moral, serta pendidikan kewarganegaraan dalam mendorong national character building.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2022)" : 6 Documents clear
STRATEGI YAYASAN LINGKAR PERDAMAIAN DALAM UPAYA DERADIKALISASI DI DESA TENGGULUN KABUPATEN LAMONGAN Sita Afiyatus Soniya; M Turhan Yani
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.229 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v7n1.p1-15

Abstract

Yayasan Lingkar Perdamaian merupakan yayasan yang menampung mantan narapidana teroris agar tidak kembali ke jalan radikal. Yayasan Lingkar Perdamaian bergerak di bidang Control Flow Integrity dengan tujuan yayasan ini bisa menjauhkan dari sifat-sifat destruktif termasuk aksi pengeboman. Yayasan ini diharapkan dapat menjadi percontohan, karena untuk menanggulangi radikalisme tidak hanya melalui pendekatan represif melainkan perlu adanya pola pendekatan kemanusiaan yang lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Yayasan Lingkar Perdamaian dalam upaya deradikalisasi terhadap mantan narapidana teroris. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penentuan strategi yang dikemukakan oleh Fred R David. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Subyek penelitian adalah ketua yayasan, pengurus, pembina dan anggota yang berada dalam yayasan tersebut. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat beberapa strategi deradikalisasi yang dilakukan antara lain: memberikan pengetahuan baru, memberikan keahlian baru, dan mengembangkan komunitas kajian agama. Dalam pelaksanaannya pembina tentunya memiliki kendala, kendala yang utama yaitu masih adanya komunikasi atau hubungan antara mantan narapidana teroris dengan kelompok lama (kelompok teror). Berdasarkan strategi yang diterapkan menunjukkan adanya hasil deradikalisasi yang dibuktikan dengan perubahan ideologi dan perilaku mantan narapidana teroris, dahulu mereka selalu menyuarakan kekerasan sekarang berubah dengan menunjukkan sikap ramah dan menjunjung perdamaian.
Mekanisme Partisipasi Masyarakat dalam Implementasi Kebijakan Desa Wisata Setigi di Desa Sekapuk Kabupaten Gresik Inayah Wulandari; Maya Mustika Kartika Sari
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.096 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v7n1.p16-29

Abstract

Partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam implementasi kebijakan desa wisata Setigi. Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam setiap implementasi kebijakan menjadikan desa wisata Setigi mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan dan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Sekapuk. Tipe penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang terdiri atas tiga masyarakat Desa Sekapuk, satu kepala desa dan satu manajer BUMDes. Adapun teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada partisipasi masyarakat dalam implementasi kebijakan desa wisata Setigi dengan mekanisme secara kondisional. Partisipasi masyarakat sudah dikonstruksi oleh struktur untuk kemudian dilaksanakan oleh masyarakat. Kepala desa terpilih sebagai pemangku kebijakan sekaligus aktor intelektual dalam pengembangan desa wisata Setigi menawarkan ide dan gagasannya kepada masyarakat. Oleh sebab itu, lahirnya kebijakan mengenai desa wisata Setigi tidak berasal dari inisiatif masyarakat melainkan hadir karena ada pemicunya. Hal ini juga menunjukan bahwa pemerintah desa berupaya untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui ide dan gagasan yang sudah dikondisikan untuk dilaksanakan oleh masyarakat.  Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa mekanisme partisipasi masyarakat dalam implementasi kebijakan desa wisata Setigi terjadi secara top down dan kondisional.
Keaktifan Pemanfaatan Media Massa oleh Pemilih Pemula dalam Memperoleh Informasi Pilkada Tahun 2020 di Kabupaten Gresik Ria Afriani Nurrohmah; Maya Mustika Kartika Sari
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcms.v7n1.p61-75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keaktifan pemanfaatan media massa oleh pemilih pemula dalam memperoleh informasi Pilkada 2020 di Kabupaten Gresik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 3.692 dan sampel sejumlah 98 pemilih pemula Kecamatan Gresik yang diperoleh dari perhitungan sampel rumus Slovin dan dipilih dengan menggunakan teknik sampling insidentil. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala pengukuran skala likert yang sebelumnya telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data penelitian adalah teknik statistik deskriptif prosentase dengan menggunakan dua indikator yakni intensitas dan kontinuitas pemanfaatan media massa. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa keaktifan pemanfaatan media massa oleh pemilih pemula dalam memperoleh informasi Pilkada 2020 di Kabupaten Gresik sebesar 16,3% termasuk dalam kategori sangat aktif, 52,1% termasuk dalam kategori aktif, 27,6% termasuk dalam kategori kurang aktif dan 4% termasuk dalam kategori tidak aktif, dan diperoleh hasil rata-rata prosentase sebesar 71,8% yang berarti dalam kategori aktif karena berada pada rentang interval 50% - 75%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemilih pemula sadar akan kebutuhan informasi Pilkada untuk meyakinkan dirinya dapat memilih pasangan calon pada pilkada 2020.
Peran Guru dalam Mengatasi Tindakan School Bullying Sebagai Upaya Mewujudkan Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 2 Wates Kab. Kediri Salsa Yamada; Rr. Nanik Setyowati
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcms.v7n1.p30-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskirpsikan peran guru dalam mengatasi tindakan school bullying sebagai upaya untuk mewujudkan sekolah ramah anak di SMP Negeri 2 Wates serta hambatan yang dialami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tugas dan peran guru dalam mengatasi tindakan school bullying yang terjadi untuk dapat mewujudkan sekolah ramah anak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran oleh Biddle dan Thomas, peran mempunyai arti perangkat tingkah yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. Metode pada penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukan peran guru dalam mengatasi tindakan school bullying yang terjadi di SMP Negeri 2 Wates yaitu perencanaan kebijakan dalam mengatasi tindakan school bullying, mengetahui akar permasalahan terjadinya tindakan school bullying, memberikan hukuman, membuat kelompok belajar, memberikan himbauan kepada siswa yang melakukan tindakan school bullying dan siswa lainnya, memberikan layanan BK, memberikan penghargaan atau reward, memberikan program “say stop school bullying”, melakukan pengawasan atau monitoring, dan mewujudkan sekolah ramah anak. Hambatan yang dialami yaitu kesulitan dalam mengontrol tindakan siswa di luar lingkungan sekolah.
Partisipasi Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Sadar Kerukunan Antarumat Beragama Di Desa Laban Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik Ariya Engar Widiyaningsih; Muhammad Turhan Yani
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcms.v7n1.p44-60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan partisipasi masyarakat, faktor pendukung dan penghambt dalam mewujudkan desa sadar kerukunan antarumat beragama di desa Laban Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan pendeketan deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini pada partisipasi masyarakat, faktor pendukung, serta faktor penghambat dalam mewujudkan desa sadar kerukunan antarumat beragama. Lokasi penelitian berada di desa Laban Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah empat belas orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori partisipasi masyarakat Keith Davis. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif interaktif menurut Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan partisipasi masyarakat diwujudkan melalui kegiatan pembangunan rumah ibadah, santunan terhadap anak yatim, sedekah bumi sebagai sarana pemersatu masyarakat , pembagian daging qurban pada hari raya Idul Adha, takziah ketika ada warga yang meninggal dunia, dan pelayanan rohani di rumah sakit Surya Medika oleh tokoh agama. Keterlibatan mental dan emosional masyarakat menentukan pasrtisipasinya dalam membangun desa sadar kerukunan antaumat beragama. Faktor pendukung partisipasi masyarakat dalam mewujudkan desa sadar kerukunan antarumat beragama adalah rasa kekeluargaan, toleransi, dan gotong royong. Akan tetapi, terdapat pula faktor penghambatnya yaitu sikap fanatik.
Partisipasi Politik Masyarakat Dolly Pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 El Tsania Dana Anggraini; Siti Maizul Habibah
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcms.v7n1.p76-82

Abstract

Patisipasi suatu wilayah sangatlah penting, terutama bagi wilayah yang menyebut dirinya sebagai wilayah yang demokrasi. Pada tanggal 27 juni 2018 Indonesia secara serentak melaksanakan kegiatan demokrasi berupa pilkada (pemilihan kepala daerah) di tiap-tiap daerah. Pemilihan cagub di wilayah Jatim terdiri dari 2 kandidat.  Oleh karena itu, kami ingin mengetahui bagaimna hubungan pengetahuan politik terhadap partisipasi politik masyarakat Dolly pada pilkada Cagub Jatim 2018, yang notabenya masyarakat Dolly kurang akan pendidikan terutama pada pengetahuan politik. Tujuan dalam penelitian ini untuk Menjelaskan pengaruh Hubungan pengetahuan politik terhadap Partisipasi politik bersamasama  Masyarakat  Dolly Surabaya pada  Pilkada Cagub  2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Banyak faktor yang mempengaruhi partisipasi politik, namun pada penelitian ini hanya terfokus pada pengaruh pengetahuan politik dan pengaruh aktor politik sebagai variabel independen yang mempengaruhi partisipasi politik. Hasil penelitian yang didapatkan  pengetahuan politik masyarakat dolly tidak berpengaruh terhadap partisipasi politik pada pilkada cagub Jawa Timur 2018, hal ini karena beberapa aspek yang menyebabkan, salah satunya maraknya kasus-kasus korupsi yang terjadi, sehingga melunturkan kepercayaan masyarakat pada aktor politik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6