cover
Contact Name
Endang Susanti
Contact Email
endang@ft.unrika.ac.id
Phone
+6281277109009
Journal Mail Official
profisiensi@journal.unrika.ac.id
Editorial Address
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, JL.Pahlawan No.99, Buliyang, Batu Aji, Batam - Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Profisiensi : Jurnal Program Studi Teknik Industri
ISSN : 23017244     EISSN : 25989987     DOI : DOI: 10.33373
Core Subject : Engineering,
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri adalah jurnal publikasi ilmiah di bidang teknik industri, baik itu penelitian maupun kajian ilmiah. Naskah yang diterima merupakan naskah dari hasil penelitian ataupun hasil pemikiran yang berhubungan dengan teknik industri yang belum di publikasikan di media manapun, jurnal ini terbit dua kali dalam setahun.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017): PROFISIENSI JUNI 2017" : 6 Documents clear
ANALISA PERENCANAAN MANPOWER DENGAN METODE CRITICAL PATH METHODS PADA PEMBUATAN STRUKTUR TANK KAPAL TAG BOAT Hery Irwan; Udin Udin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): PROFISIENSI JUNI 2017
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.033 KB) | DOI: 10.33373/profis.v5i1.1152

Abstract

Dalam manajemen proyek durasi kegiatan adalah salah satu faktor utama dari lamanya waktu penyelesaian suatu proyek. Perencanaan durasi setiap kegiatan ditentukan oleh ketersediaan bahan baku, sumber daya dan volume pekerjaan itu sendiri. Dalam penentuan durasi setiap aktifitas, seorang perencana menghitung secara individu tanpa memperhatikan urutan kegiatan (sequencing). Dari aktifitas yang telah dihiting diperoleh durasi dan selanjutnya disusun membantuk jaringan (network) antara aktifitas yang sudah dibuat. Dari keseluruhan jaringan yang dibentuk akan diperoleh jaringan yang membetuk jalur terpanjang atau lebih dikenal dengan jalur kritis. Dengan diketahuinya jalur kritis tidak berarti masalah akan selesai dengan memastikan aktivitas dijalur tersebut, akan tetapi perlu dikaji lebih dalam ketersediaan bahan dan sumber daya cukup untuk memmenuhi permintaan yang muncul dari network yang terbentuk. Hal ini perlu diperhatikan mengingat keterbatasan sumberdaya dan bahan yang ada dikarenakan perencanaan awal berdasarkan tunggal aktifitas.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI UNTUK MENGURANGI UNIT CACAT INSUFFICIENT EPOXY DENGAN METODE PDCA DI AREA DIE ATTACH (Studi Kasus Di PT. Unisem) Hendra Kurniawan; Edi Sumarya; Abdullah Merjani
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): PROFISIENSI JUNI 2017
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.979 KB) | DOI: 10.33373/profis.v5i1.1153

Abstract

Pada proses pengendalian kualitas, PT Unisem senantiasa melakukan perbaikan-perbaikan secara berkesinambungan dengan menerapkan metode Plan Do Check Action (PDCA) dan sebagai kontrol kualitasnya PT Unisem menggunakan 7 alat bantu statistik/ Seven Tools yang terdapat pada Statistical Process Control (SPC). Data per bulan April 2016 menunjukkan total unit cacat yang dihasilkan di PT. Unisem khususnya di area Die Attach tercatat sebanyak 18234 unit dengan unit cacat Insufficient Epoxy merupakan unit cacat yang paling dominan dihasilkan yaitu sebesar 9994 unit.Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:untuk mengetahui mengapa unit cacat Insufficient Epoxy merupakan unit cacat yang dominan, untuk mengetahui faktor yang menjadi penyebab Insufficient Epoxy dan untuk mengetahui cara mengatasi Insufficient Epoxy dengan menerapkan metode PDCA (Plan Do Check Action)Hasil penelitian menunjukkan dengan menerapkan proses perbaikan  menggunakan metode Plan Do Check Action (PDCA) ditemukan bahwa penyebab cacat Insufficient epoxy karena pengontrolan masih manual mengandalkan faktor manusia dan sebagai  solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan pemasangan sebuah sensor detektor yang akan mendeteksi epoxy habis secara otomatis. Data per bulan Juli 2016 tercatat penurunan jumlah unit cacat insufficient epoxy dari 9994 unit menjadi 363 unit setelah sensor detektor diimplementasikan
ANALISA PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VSM (VALUE STREAM MAPPING) UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN WAKTU (STUDI KASUS UD. ALMAIDA) O.K Abdul Rahman Damanik; Vera Methalina Afma; Benedikta Anna Haulian Siboro
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): PROFISIENSI JUNI 2017
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.929 KB) | DOI: 10.33373/profis.v5i1.1148

Abstract

Kelancaran produksi sangat penting untuk mencapai target yang ingin dicapai oleh produsen secara efisien. Hal ini dilakukan juga pada pada UD Almaida  yang memproduksi furniture. Dalam proses produksi UD. Almaida masih banyak proses produksi yang menghabiskan banyak waktu produksi (waste), mulai dari awal pengerjaan hingga pada saat pengiriman produk ke costumer terutama masih tingginya proses yang mengalami lead time, peralatan dan mesin yang tidak memenuhi kapasitas produksi.Tujuan penelitian ini adalah memberikan usulan perbaikan dalam mengurangi pemborosan yang terjadi di UD.Almaida.  Metode penelitian ini adalah value stream mapping (VSM) yang akan memetakan nilai setiap aktivitas pada setiap proses produksi yang terjadi bertujuan untuk mengetahui aktivitas yang  memberikan nilai tambah (value added) dan yang tidak memberikan nilai tambah (non value added) serta dapat memberikan usulan perbaikan dengan future state map untuk mengurangi waste waktu yang terjadi pada aktivitas proses produksi pintu panel petak 7.Hasil dari penerapan dengan pendekatan lean manufacturing menggunakan tool value stream mapping dan menerapkan usulan perbaikan, dimana analisa tersebut membandingkan analisa current state map dengan future state map. Hasil dari penelitian ini mendapatkan hasil analisa current state map untuk aktivitas value added  sebesar 5532 detik (49%) dan aktivitas non value added sebesar 5700 detik (51%), sedangkan hasil analisa future state map untuk aktivitas value added sebesar 5524 detik (75%) dan aktivitas non value added sebesar 1845 detik (25%).
PERANCANGAN DAN SIMULASI ELEKTRO PNEUMATIK HOLDER MECHANISM PADA SHEET METAL SHEARING MACHINE Ferdinand Indra Anditha; Tonaas Kabul Wangkok YM
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): PROFISIENSI JUNI 2017
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.504 KB) | DOI: 10.33373/profis.v5i1.1154

Abstract

Pada Industri Manufaktur proses pemotongan Sheet Metal sering digunakan Shearing Machine. Mesin tersebut melakukan pemotongan Sheet Metal sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan untuk proses selanjutnya. Pada penelitian ini dilakukan di PT. Hastalima yang memproduksi Pintu Besi, dimana pada proses tersebut sering kali terjadi kegagalan atau cacat kualitas ukuran yang tidak sesuai dan visual sheet metal yang rusak karena benturan. Cacat kualitas ini diprediksi muncul karena sheet metal tidak terpegang dengan baik saat proses pemotongan  dan setelah proses tersebut langsung jatuh ke bak penampung. Hal tersebut juga menimbulkan suara yang keras. Perancangan Holder Mechanism pada Shearing Machine yang dapat menahan sheet metal saat proses pemotongan dan setelah proses pemotongan sangat diperlukan untuk menjaga kualitas ukuran dan visual sheet metal serta menghilangkan suara yang keras karena material tidak langsung jatuh ke bak penampung. Proses awal adalah melakukan perancangan Mechanical Design, dimana dilakukan pemilihan material dan part-part yang akan digunakan yang sesuai dengan kebutuhan. Proses selanjutnya adalah simulasi hasil rancangan dengan Elektro Pneumatik menggunakan Software Simulasi untuk menentukan mekanisme gerakan hasil rancangan. Dari proses verifikasi maka hasil rancangan dan simulasi yang didapatkan dari penelitian ini bahwa mekanisme tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan.
ANALISA STUDI KELAYAKAN PENAMBAHAN MESIN CNC DENGAN METODE PROFITABILITY INDEX (PI) DI PT. USA SEROJA JAYA SHIPYARD BATAM Frisheila Sely Apriliana; Wahyudi Sutopo
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): PROFISIENSI JUNI 2017
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.279 KB) | DOI: 10.33373/profis.v5i1.1149

Abstract

Artikel ini membahas mengenai perbaikan artikel Rumiyanto dkk (2015) yang berjudul “Analisa studi kelayakan penambahan mesin CNC baru dengan metode NPV (Net Present Value) di PT UsdaSeroja Jaya Shipyard Batam”. Perbaikan yang dilakukan adalah menambahkan analisis sensitifitas menggunakan Profitability Index (PI). Hasil analisa kelayakan investasi pada paper sebelumnya adalahCNCESAB Columbus ErgostarExa 4000(B)dengannilaiNPV=US$40,399.05 0, IRR=15,67% ~ 15,95%, dan PP= 3 Tahun 9 Bulan 10 Tahun, sedangkan mesin CNC Honey Bee Hypertherm(A) nilaiNPV= US$5,488.66 0, IRR= 15,75% ~ 15,25%, danPP= 4 Tahun 5 Tahun. Kemudian dilakukan usulan perbaikan dengan menggunakan metode analisis Profitability Index (PI). Diketahui bahwa metode  Profitability Index dikenal juga dengan metode Benefit Cost Ratio (BCR). Dari hasil perhitungan Profitability Index didapatkan hasil bahwa CNC Honey Bee Hyperthermadalah9,202655733 ( 1) menunjukkan bahwa investasi mesin dapat diterima, sedangkanuntukCNC ESAB Columbus ErgostarExa 4000  adalah7,038200467 ( 1) menunjukkan bahwa investasi mesin dapat diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa kedua jenis mesin CNC tersebut layak untuk dilakukan investasi. 
OPTIMASI PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN METODE TRANSPORTASI – LEAST COST Hery Irwan; Vera Methalina; Yuniral Yuniral
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): PROFISIENSI JUNI 2017
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.229 KB) | DOI: 10.33373/profis.v5i1.1151

Abstract

 Persoalan transportasi merupakan persoalan linear programming. Ini merupakan ciri dari persoalan transportasi yaitu mengangkut sejenis produk tertentu yang berasad dari sumber (pusat produksi, gudang barang) ke tujuan, yang pengaturannya harus dilakukan dengan tujuan minimum total biaya transportasi. Pemasaran yang dihadapi para UKM hidroponik yang memiliki beberapa variansi produk dan pelanggan, dimana pihak UKM mengalami kehilangan kesempatan untuk memperoleh keuntungan yang lebih baik dikarenakan ketersediaan variansi produk yang tidak sesuai dengan permintaan pelanggan. Melalui pendekatan metode tranportasi - least cost diharapkan pihak UKM dapat melakukan penjadwalan produksi yang disesuaikan dengan permintaan pelanggan tanpa mengurangi keuntungan dari pihak UKM

Page 1 of 1 | Total Record : 6