cover
Contact Name
Kabul Fadilah
Contact Email
kabul.fadilah.tl@upnjatim.ac.id
Phone
+6282231641900
Journal Mail Official
envirotek@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Department of Environmental Engineering University of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur Jl. Rungkut Madya No.1, Kota Surabaya, Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
ISSN : 2085501X     EISSN : 26231336     DOI : https://doi.org/10.33005/envirotek.v14i1
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan gives particular to manuscript submissions that employ integrated methods resulting in analyses that provide new insights in environmental engineering, science and management, particularly in the areas of: a. Environmental planning and management; b. Protected areas development, planning, and management; c. Community-based resources management; d. Environmental chemistry and toxicology; e. Environmental restoration; f. Social theory and environment; and g. Environmental security and management. h. Other relevant fields.
Articles 257 Documents
Pemetaan Kebisingan Lalu Lintas di Perkotaan – Sebuah Tinjauan Trida Ridho Fariz
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2022): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v14i2.37

Abstract

Kebisingan lalu lintas dapat memberikan dampak negatif pada manusia seperti penyakit kardiovaskular dan kesehatan mental. Ini membuat pengendalian kebisingan merupakan hal yang penting. Data yang representatif menjadi salah satu kunci utama dalam pengendalian kebisingan. Hal ini dikarenakan data yang representatif seperti peta sebaran kebisingan dapat membantu dalam pengambilan keputusan terkait rencana aksi pengurangan kebisingan di lingkungan. Oleh karena itu, artikel ini akan melakukan review literatur untuk membahas beberapa tantangan atau gap yang mungkin muncul dalam kajian pemetaan kebisingan menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografis), sehingga dapat disimpulkan beberapa future work untuk pemetaan kebisingan lalu lintas. Hasil mengindikasikan bahwa kajian pemetaan kebisingan di Indonesia masih terbatas sehingga perlu ada kajian, salah satunya adalah perbandingan antar metode interpolasi hingga hiperparameter.
Simulasi Penyisihan Mikroplastik pada Limbah Laundry Menggunakan Proses Filtrasi Bertingkat Yuyun Gisna Yudasti; Junardi; Gabrella Prananda Claudia; Aldin; Wa Ode Sitti Warsita Mahapati; Ahmad Fakral Irwan
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2022): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v14i2.38

Abstract

Mikroplastik yang berasal dari air limbah laundry semakin meningkat jumlahnya di lingkungan. Hal ini dapat menimbulkan kerusakan lingkungan dan manusia akan mendapatkan bahaya dari paparan mikroplastik ketika masuk ke dalam tubuh. Multi stage filter sebagai sebuah solusi yang dapat dijadikan sebagai teknologi berkelanjutan yang sederhana, mudah digunakan, mudah dibersihkan, memiliki efisiensi penyaringan yang tinggi, dan mampu mencegah penyebaran mikroplastik ke lingkungan. Metode penelitian terdiri dari beberapa tahapan yaitu : pengumpulan data untuk rancagan awal, penyusunan desain teknis, pembuatan produk, pengujian keandalan karya, analisis data pengujian, sehingga miiplast filter siap digunakan dan evaluasi penerimaan masyarakat. Hasil total mikroplastik yang ditemukan pada sampel limbah laundry yaitu rata-rata 5145 MPs dalam 7,4 kg berat kering pakaian. Timbulan mikroplastik dari limbah pakaian setelah menggunakan filter yaitu 75.5%. Hal ini membuktikan bahwa melakukan proses filtrasi dapat menurunkan jumlah peyebaran mikroplastik ke lingkungan.
BIOMONITORING MAKROZOOBENTOS SEBAGAI INDIKATOR KUALITAS AIR SUNGAI Hilmi Irham Rosyadi; Munawar Ali
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i1.43

Abstract

Penelitian telah dilakukan pada bulan September-Oktober 2018 sampel diambil dari 5 stasiun penelitian dan dilakukan 1 kali sampling/Minggunya sampai 4 Minggu. Titik pengambilan sampel ditentukan dengan metode Purposive Random Sampling, sampel diambil dengan menggunakan Bottom Grab.Dari hasil penelitian didapatkan prosentase sebanyak famili Unionidae 1%, famili Corbiculidae 3%, famili Buccinidae 6%, famili Viviparidae 15%, famili Thiaridae 75%. Nilai Indeks Keanekaragaman (H’) pada kelima stasiun per Minggunya mempunyai Nilai Indeks Keanekaragaman tinggi-rendah (1,735- 0,234), Nilai Dominansi (C) pada kelima stasiun per Minggunya mempunyai Nilai Indeks Dominansi tinggi-rendah (0,88-0,088), Nilai Keseragaman (E) pada kelima stasiun per Minggunya mempunyai Nilai baik-buruk (0,924-0,16). Dari Hasil analisis statistik PCA didapatkan nilai Eigenvalue kedua komponen utama mewakili 51,48%, 22,89% dari seluruh variabilitas. Bila diakumulasikan, kedua komponen utama menyatakan 74,37% dari total variabilitas. Ini berarti apabila kelima variabel (pH, Suhu, DO, COD, Indeks H’) direduksi menjadi 2 variabel, maka kedua variabel baru dapat menjelaskan 74,37% dari total variabilitas kelima variabel.
ANALISIS TOKSISITAS LIMBAH CAIR BATIK TULIS DAN BIOCONCENTRATION FACTOR IKAN SEPAT (TRICHOGASTER TRICOPTERUS) Naniek Ratni Juliardi AR; Nur Andini; Yuliatin AS
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i1.44

Abstract

Logam kromium merupakan logam berat yang berasal dari proses pewarnaan batik yang bersifat toksik dan dapat mencemari lingkungan apabila melebihi ambang batas yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode uji toksisitas akut dengan mengamati jumlah kematian biota uji selama 96 jam (4 hari) dan dicari nilai LC50. Biota uji yang digunakan adalah ikan sepat (Trichogaster tricopterus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat responsif ikan sepat terhadap limbah cair batik tulis dan kadar zat toksik kromium (Cr) yang terkandung dalam biota uji. Pengujian pada penelitian ini menggunakan variasi toksikan pada uji toksisitas akut dengan kadar 0%, 0,6%, 0,12%, 0,18%, 0,24%, 0,3%. Parameter yang dianalisa adalah suhu, pH, DO dan kromium (Cr). Hasil dari penelitian didapatkan nilai LC50 ikan sepat untuk limbah cair batik tulis adalah 0,186%. Pada kadar ikan sepat 0,6% nilai BCF adalah 0,002 mg/l dan pada kadar 3,0% adalah 0,028. Terlihat sisik ikan yang terkelupas dan insang mengalami iritasi kemudian mengeluarkan lendir akibat kandungan logam berat.
ANALISA PERBANDINGAN GELAGAR MEMANJANG PADA JEMBATAN PADI – WIYU DI KABUPATEN MOJOKERTO Sumaidi
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i1.45

Abstract

Jembatan Padi - Wiyu di Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto ini adalah untuk penyediaan sarana trasportasi. Analisa pembebanan yang dipakai berdasarkan pada peraturan Standar Pembebanan untuk Jembatan RSNI T-02-2005. Dari hasil analisa perhitungan perencanaan jembatan Padi – Wiyu dengan struktur baja, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Data struktur gelagar jembatan memanjang adalah gelagar baja dengan panjang total jembatan 40,00 m, lebar total jembatan 4,90 m, lebar kerb 2 x 0,3 m, lebar lantai kendaraan 4,00 m, jarak gelagar memanjang 0,75 m, tebal plat lantai 20 cm. Adapun pemilihan rangka baja pada jembatan ini yakni pada gelagar memanjang menggunakan profil WF.300.150.6,5.9 sedangkan untuk gelagar melintang menggunakan WF.500.200.10.16, untuk rangka utama dan rangka atas menggunakan profil WF.300.300.12.12, untuk ikatan angin menggunakan profil WF.200.100.4,5.7. Sebagai pembanding gelagar memanjang di lapangan dengan gelagar memanjang yang direncanakan menggunakan profil WF.300.150.5,5.8.
PENYISIHAN LINEAR ALKLYBENZENE SULFONATE (LAS) DAN TOTAL DISSOLVED SOLID (TDS) MENGGUNAKAN PROSES FOTOKATALIS DENGAN KOMBINASI KATALIS TiO2 - ZnO Muhammad Dody Darmawan; Tuhu Agung R
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i1.46

Abstract

Air limbah dari proses laundry yang mengandung polutan organik yang sukar terurai salah satunya Linear Aklybenzene Sulfonat dan TDS . Limbah air yang mengandung LAS dan TDS tersebut akan menyebabkan masalah terhadap lingkungan jika dibuang langsung ke badan air. Penanganan polutan ini dapat dilakukan dengan fotokatalis dengan kombinasi katalis TiO2 - ZnO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi pengolahan limbah laundry dengan metode fotokatalis berdasarkan waktu paparan dan ratio doisis katalis. Pada penelitian ini, parameter yang diamati meliputi LAS, dan TDS. Pada penelitian batch yang dilakukan dengan 17 liter air limbah ditetapkan variabel waktu paparan dengan variasi 60, 120, 180, 240, dan 300 menit dan variabel ratio perbandingan dosis katalis dengan variasi 1:0, 1:0,5, 1:1, 0,5:1, 0:1. Selain secara batch, penelitian ini juga dilakukan percobaan fotokatalis secara kontinu dengan variabel terbaik dari proses batch. Berdasarkan penelitian, efisiensi pengolahan LAS, dan TDS pada limbah menggunakan proses fotokatalis dengan kombinasi katalis TiO2 - ZnO masing-masing sebesar 92,70%, dan 45,81% pada waktu paparan 300 menit dengan perbandingan katalis TiO2 – ZnO yaitu 1:1
IMPLEMENTASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH (PLTSa) SEBAGAI SOLUSI PERMASALAHAN SAMPAH PERKOTAAN; STUDI KASUS DI KOTA SURABAYA Toha Nurdiansah; Eko Priyo P; Aulia Kasiwi
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i1.47

Abstract

Daerah kota-kota besar setiap harinya memproduksi ribuan ton sampah, persoalan sampah di daerah perkotaan kerap kali menjadi masalah di daerah perkotaan. Sehingga perlu adanya system dan cara alternative yang lebih efektif dan efisien dalam mengelola sampah tersebut, sebagai bagian dari Smart environment dalam mendukung keberhasilan smart city. Lalu kemudian terdapat alternative yang dapat mengolah sampah menjadi sumber energi listrik, penulisan ini bertujuan untuk meng analisis evektifitas cara tersebut dalam menangani masalah yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga sampah (PLTSa) dapan menjadi salah satu alternative cara yang dapat di terapkan dalam upaya pengurangan volume sampah. Namun di butuhkan system dan standarisasi oprasi agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan lain sehingga dapat bekerja dengan baik dan efisien.
PENGARUH JENIS ELEKTRODA TERHADAP POWER DENSITY PADA MICROBIAL FUEL CELL DENGAN PENAMBAHAN GRANULAR ACTIVATED CARBON Vidia Wahyu Meidy Safitri; Ir. Tuhu Agung, MT
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i2.48

Abstract

Limbah cair tahu mengandung kandungan organik tinggi dengan konsentrasi COD 1408 mg/l, TSS 191 mg/l dan pH 4,46. Salah satu penelitian dengan pemanfaatan limbah dan energi yaitu Microbial Fuel cell (MFC). Energi Kimia senyawa organik dari mikroorganisme akan dirubah menjadi energi listrik dengan reaksi katalik dari mikroorganisme dalam keadaan anaerob merupakan proses microbial fuel cells. Salah satu tantangan untuk mengembangkan sistem MFC adalah dengan memilih elektroda yang tepat. Elektroda yang digunakan harus memiliki daya konduktifitas listrik tinggi, pemukaan yang luas, non korosif, biokompatibel, stabil. Penelitian ini bertujuan untuk memgetahui jenis elektroda optimum dalam menghasilkan power density dengan variasi elektroda karbon grafit, seng dan tembaga, variasi waktu 0, 48, 96, 144, dan 192 jam. Dilakukan pretreatment koagulasi flokulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MFC dengan elektroda karbon grafit dan karbon grafit menghaslikan power density sebesar 2292,994 mW/m2. MFC juga menurunkan konsentrasi COD hingga 88%. Waktu pengolahan dapat mempengaruhi efisiensi penyisihan COD.
EVALUASI UPRATING IPAM WIROLEGI PDAM JEMBER DITINJAU DARI ASPEK TEKNIS Ady Setiawan; Wahyono Hadi
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i2.51

Abstract

IPAM Wirolegi mengalami penurunan dalam kuantitas dan kualitas beberapa tahun belakang ini. Penurunan tersebut diakibatkan pada kondisi eksisting produksi air bersih yang di hasilkan oleh IPAM Wirolegi masih belum memenuhi target yang telah direncanakan, dimana kapasitas produksi 22 L/det yang melayani sekitar 2.000 SR. Dari kondisi eksisting IPAM Wirolegi menghasilkan Output dengan kapasitas yang belum maksimal, dari 2x10 lpd hanya mampu memproduksi kurang dari 15 lpd. Penelitian ini bertujuan mengevalusi kondisi IPAM sehingga dapat dilakukan uprating dalam mendapatkan kuantitas dan kualitas produksi air yang optimal sesuai PP No. 82 Tahun 2001. Metode yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif. Dari evaluasi di temukan kendala pada unit koagulasi-flokulasi yang berakibat terjadinya turbulen pada bak sedimentasi sehingga filter tidak mampu bekerja secara maksimal dan kondisi IPAM yang perlu perbaikan. Perlu adanya uprating dan Optimalisasi dari 2x10 lpd menjadi menjadi 2x20 lpd dengan merehap bagian dalam dan penambahan dimensi pada unit koagulasi-flokulasi, sedimentasi dan filtrasi.
PEMANFAATAN KULIT PISANG SEBAGAI MEDIA PENYERAPAN LOGAM PADA LIMBAH CAIR (REVIEW JURNAL) Anggita Sutra Pratiwi; Shania Miranda Rossa Saragih; Dian Yanuarita
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i2.52

Abstract

Kulit pisang diketahui mempunyai kemampuan dalam menyerap logam berat khususnya logam kadmium karena menghasilkan persen penyerapan tertinggi. Tujuan studi literatur yaitu untuk mengetahui aktivator terbaik pada adsorben, hubungan waktu kontak dengan persen penyerapan logam kadmium, dan hubungan massa adsorben dengan persen penyerapan logam kadmium. Aktivator yang digunakan pada studi literatur ini adalah HCl, H2SO4, HNO3, NaOH, KOH, dan H3PO4. Karbon aktif yang terbaik dari studi literatur didapatkan pada suhu karbonasi 300-500 ̊C dengan menggunakan aktivator HCl, sedangkan untuk biosorben hasil terbaik didapatkan pada suhu 75-100 ̊C dengan aktivator NaOH. Hasil terbaik pada karbon aktif didapatkan persen penyerapan sebesar 98,35% dengan massa 0,8 gram dan waktu kontak 90 menit, sedangkan pada biosorben didapatkan persen penyerapan sebesar 99,21% dengan massa 15 gram dan waktu kontak 3 menit. Dapat disimpulkan bahwa biosorben efektif digunakan dalam penyerapan logam kadmium dibandingkan karbon aktif.