cover
Contact Name
Sabda Wahab
Contact Email
jurnalofmidwiferyscience@gmail.com
Phone
+62711-517744
Journal Mail Official
jurnalofmidwiferyscience@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kebidanan dan Keperawatan, Universitas Kader Bangsa Jl. H.M. Ryacudu No. 88 , 7 Ulu, Seberang Ulu I Palembang Telp (0711) 517744- 510173 Fax (0711) 519827
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
ISSN : 28077881     EISSN : 28078373     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Midwifery Science merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Kebidanan dan Keperawatan Universitas Kader Bangsa, dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu kebidanan dengan p-ISSN 2807-7881 e-ISSN 2807-8373 Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun studi kasus, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu kebidanan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review proses setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober
Articles 45 Documents
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Abortus: Systematic review Adelia Vannesa; Rini Gustina Sari; Fitri Sundari; Nova Angelina
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 5 No 1 (2025): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v5i1.1373

Abstract

Abortus merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat menimbulkan gangguan fisik maupun psikologis serta berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas dan mortalitas maternal, sehingga diperlukan identifikasi berbagai faktor yang berhubungan dengan kejadiannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus pada ibu hamil berdasarkan bukti ilmiah yang telah dipublikasikan. Penelitian menggunakan metode systematic review dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri atas 5 jurnal nasional dan 5 jurnal internasional yang diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed serta dipublikasikan pada tahun 2022–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus meliputi usia ibu, paritas, riwayat abortus sebelumnya, usia kehamilan, jarak kehamilan, tingkat pendidikan, pekerjaan, anemia defisiensi besi, indeks massa tubuh yang tidak normal, obesitas, hipertensi, diabetes, sindrom antifosfolipid, kelainan anatomi uterus, gangguan hematologi, status sosial ekonomi, kondisi lingkungan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, serta perilaku ibu selama kehamilan. Faktor yang paling sering ditemukan pada berbagai penelitian adalah usia ibu, paritas, riwayat abortus sebelumnya, pendidikan, pekerjaan, dan anemia. Disimpulkan bahwa kejadian abortus dipengaruhi oleh berbagai faktor maternal, obstetri, medis, biologis, sosial, dan lingkungan yang saling berinteraksi selama kehamilan.
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Anemia Pada Ibu Hamil: Literatur Review Naja Muniroh; Rini Gustina Sari; Cahya Arum Javesty; Adelia Lestari
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 5 No 1 (2025): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v5i1.1375

Abstract

Anemia di kalangan ibu hamil tetap menjadi isu kesehatan yang penting dan berperan dalam meningkatnya kemungkinan komplikasi selama kehamilan, seperti kehamilan prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di trimester ketiga dengan berdasarkan pada tinjauan beberapa jurnal. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan menganalisis jurnal nasional yang diperoleh melalui Google Scholar dalam rentang waktu 2022 hingga 2026, analisis dilakukan melalui proses komprasi dan ketegorisasi temuan dari jurnal-jurnal yang memenuhi kriteria inklusi.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe. Ibu hamil yang mempunyai pengetahuan dan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe lebih cenderung mempunyai kadar hemoglobin yang lebih baik, sedangkan ibu hamil yang tidak memiliki pengetahuan dan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe dapat menyebabkan resiko lebih tinggi mengalami anemia, sehingga hal ini muncul sebagai faktor paling dominan yang sering kali relevan dengan kejadian anemia. Dapat disimpulkan bahwa anemia pada ibu hamil merupakan masalah yang terdiri dari berbagai faktor dan memerlukan pendekatan yang menyeluruh untuk pencegahannya.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Solusio Plasenta Pada Ibu Hamil: Studi Literatur Imelda Safitri; Rini Gustina Sari; Lasia Selifensi; Lisha Holillollah
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 5 No 1 (2025): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v5i1.1381

Abstract

Solusio plasenta merupakan komplikasi obstetri yang dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal sehingga perlu dilakukan identifikasi faktor-faktor yang berperan dalam kejadiannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian solusio plasenta pada ibu hamil berdasarkan bukti ilmiah yang telah dipublikasikan. Penelitian menggunakan metode systematic review dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri atas 2 jurnal nasional dan 8 jurnal internasional yang diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed serta dipublikasikan pada tahun 2022–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko solusio plasenta meliputi usia ibu ≥35 tahun, multiparitas, multigravida, anemia, riwayat keluarga, riwayat solusio plasenta, riwayat operasi sesar, riwayat keguguran, kehamilan ganda, penggunaan Assisted Reproductive Technology (ART), hipertensi gestasional, preeklampsia, eklampsia, ketuban pecah dini, korioamnionitis, plasenta previa, polihidramnion, oligohidramnion, proteinuria, merokok, konsumsi alkohol, penggunaan mariyuana, dan kunjungan antenatal yang tidak adekuat. Faktor yang paling sering ditemukan pada berbagai penelitian adalah hipertensi dalam kehamilan, preeklampsia, multiparitas, riwayat solusio plasenta sebelumnya, dan merokok. Disimpulkan bahwa kejadian solusio plasenta dipengaruhi oleh berbagai faktor maternal, obstetri, penyakit, dan perilaku yang saling berinteraksi selama kehamilan.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. U di Praktik Mandiri Bidan Intan Angraini Kota Jambi Tahun 2026 Ayu Oktoviani; Sinta Kartika Sari; Mutiara Lisna Putri
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 5 No 2 (2026): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v5i2.1399

Abstract

Continuity of Care (COC) in midwifery involves providing comprehensive care spanning pregnancy, childbirth, the postpartum period, and newborn care through to family planning services. Such comprehensive care is crucial for the early detection of risk factors and the prevention of complications that could otherwise increase maternal and infant morbidity and mortality rates. The objective of this report is to outline the comprehensive midwifery care provided to Mrs. U at the Independent Midwifery Practice of Intan Angraini, S.Keb, in Jambi City in 2026, utilizing the midwifery management approach and SOAP documentation. A descriptive case study method employing the Continuity of Care approach was used. The subject of this case study was Mrs. U, who received care ranging from the third trimester of pregnancy through childbirth, the postpartum period, and newborn care to family planning services. Data collection was conducted via anamnesis, observation, physical examinations, diagnostic tests, and document review. The care outcomes indicated that Mrs. U pregnancy proceeded normally without complications. Childbirth occurred spontaneously and physiologically, the postpartum period progressed normally, the newborn was healthy, and the mother selected a contraceptive method suited to her needs. Continuous midwifery care effectively improved maternal and infant health and prevented complications. It is concluded that the implementation of comprehensive midwifery care using the Continuity of Care approach facilitates optimal service delivery, enhances maternal and infant health quality, and supports efforts to reduce maternal and infant mortality rates.
Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Kehamilan di TPMB Faulien Kota Palembang Arie Anggraini; Ahmad Arief
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 5 No 2 (2026): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v5i2.1457

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah pada masa kehamilan, hal ini menjadi salah satu penyebab utama penyumbang angka kesakitan dan kematian pada ibu dan bayi baru lahir diseluruh dunia (Kivelä et al., 2023). Menurut World Health Organization (WHO) terdapat sekitar satu miliyar penduduk dunia menderita hipertensi, dan angka ini akan meningkat pada tahun- tahun yang akan datang (WHO, 2022). Data yang ditemukan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) pada tahun 2021 terdapat angka kematian ibu sejumlah 7.389 kasus, sedangkan angka kematian yang disebabkan oleh hipertensi pada kehamilan terdapat sejumlah 1.077 kasus. Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi pada kehamilan. Menurut Rahmadini, 2023 ada beberapa faktor penyebab hipertensi pada kehamilan yaitu pengetahuan, pendidikan, penambahan berat badan, usia, paritas, serta usia kehamilan (Rahmadini et al., 2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan, Berat Badan sebelum hamil, dan riwayat keluarga hipertensi dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di TPMB Faulien Kota Palembang. Penelitian ini Menggunakan desain cross-sectional dengan teknik random sampling dengan 51 responden, Uji statistik Chi-Squa. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada kehamilan p-value 0,038, Adanya hubungan yang signifikan antara Berat Badan sebelum hamil dengan kejadian hipertensi pada kehamilan p-value 0,029, Adanya hubungan yang signifikan antara Riwayat Keluarga Hipertensi dengan kejadian hipertensi pada kehamilan p-value 0,040.