cover
Contact Name
Asep Dadan Suganda
Contact Email
asep.dadan@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
islamiconomic@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ekonomi Syariah, Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : 20853696     EISSN : 25414127     DOI : 10.32678/ijei
Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam (IJEI) is a periodical scientific publication intended for economists who want to publish their articles in the form of literature studies, research, and scientific development in the field of Islamic economics. IJEI was first published in 2009 which is annually published twice (June and December). IJEI works closely with the Islamic Economist Association (Ikatan Ahli Ekonomi Islam) and Islamic Economic Society (Masyarakat Ekonomi Syariah) which provides editorial members, peer reviewers, and authors, both are professional associations related to IJEI aims and scopes. IJEI invites manuscripts in the areas: Islamic Economics, Islamic Banking, Islamic Business, Islamic Management, and Islamic Finance.
Articles 173 Documents
MENGURANGI TINGKAT RISIKO DENGAN MANAJEMEN ISLAMI ASEP DADAN SUGANDA
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.09 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v6i2.55

Abstract

Abstrak. Mengurangi Tingkat Risiko Dengan Manajemen Islami. Dalam menjalankan kegiatan ekonomi dan bisnis adakala kita disuguhkan dengan ketidakpastian dan berbagai permasalahan yang akan timbul. Ketidakpastian yang menimbulkan kemungkinan menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (opportunity), sedangkan ketidakpastian yang menimbulkan akibat yang merugikan dikenal dengan istilah risiko (risk). Manajemen Islami telah memberikan solusi untuk mengurangi tingkat risiko dalam ketidakpastian tersebut, yaitu dengan menggunakan tiga level pendekatan rancang bangun ekonomi syariah. Pertama, sebagai pondasi yaitu;Tauhid, Adil, Nubuwah, Khilafah, Ma’ad.Level kedua yaitu tiang atau pilar, terdiri dari; Multiple Ownership, Freedom to Act., Social Justice. Ketiga, level terakhir merupakan atap bangunan yaitu Akhlak yang mulia.
KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK ISLAM Naerul Edwin Kiky Aprianto
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.998 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v8i2.60

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah multidimensi karena berkaitan dengan ketidakmampuan akses secara ekonomi, politik, sosial budaya, dan partisipasi dalam masyarakat. Berbagai kebijakan dan program yang ada dirasakan masih kurang efektif dalam upaya menurunkan jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Hal ini terbukti dengan adanya kecenderungan peningkatan jumlah penduduk miskin dari masa ke masa. Dalam pandangan ekonomi politik Islam, kesinambungan antara keadilan sosial dan distribusi keadilan harus dijaga sehingga diperlukan individu-individu dengan moral yang tinggi. Terdapat dua poros strategi ekonomi politik yang dapat diupayakan untuk meredam pembengkakan kemiskinan. Pertama, kebijakan tidak langsung dengan jalan membenahi infrastruktur penyebab kemiskinan melalui jalur politik. Kedua, kebijakan langsung yang mengaitkan kelembagaan dengan strategi pengurangan kemiskinan, di mana pendekatan kelembagaan beranggapan bahwa pertumbuhan ekonomi dan distribusi tidak dapat diserahkan kepada pasar sehingga diperlukan intervensi pemerintah.
Preface IJEI Vol 9 No 1 Preface Preface
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.687 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v9i1.133

Abstract

PENGARUH SYARIAH MARKETING DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH JASINDO OTO PADA PT ASURANSI JASINDO SYARIAH KANTOR PEMASARAN MEDAN Ivo Mei Utari; Rizal Agus; Azhar Azhar
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1383.921 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v11i1.161

Abstract

ABSTRACTThis research entitled Effect of Shariah Marketing and Coorporate Image on Customer Satisfaction JasindoOto At PT Asuransi JasindoSyariah Medan Marketing Office. This research used a quantitative approach which purposed to answer the question about whether there is the influence of sharia marketing and corporate image partially and simultaneously on customer satisfaction. Data was collected by distributing questionnaires with a sample of 74 respondents using multiple linear regression analysis. The research showed that the validity and reliability test are declared valid and reliable. Sharia marketing hypothesis test a positive and significant impact on customer satisfaction, this is evidenced by the significant value of 0.0000.05 with a strong correlation of 0.575 and the image of the company and significant positive effect on customer satisfaction, this is evidenced by the significant value of 0.000.05 with enough correlation of 0.333. Then for simultaneous test of 26.134 with a significance of 0.000. This means simultaneously independent variables significant positive effect on the dependent variable of customer satisfaction.Keywords: Sharia Marketing, Corporate Image, Customer SatisfactionABSTRAKPenelitian ini berjudul Pengaruh Syariah Marketing Dan Citra Perusahaan Terhadap Kepuasan Nasabah JasindoOto Pada PT Asuransi Jasindo Syariah Kantor Pemasaran Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang apakah terdapat pengaruh syariah marketing dan citra perusahaan secara parsial dan simultan terhadap kepuasan nasabah. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dengan sampel sebanyak 74 responden dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji validitas dan reliabilitas dinyatakan valid dan reliabel. Uji Hipotesis Syariah marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,0000,05 dengan korelasi yang kuat sebesar 0,575 dan citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,0010,05 dengan korelasi yang cukup sebesar 0,333. Kemudian untuk uji simultan sebesar  26,134 dengan signifikansi sebesar 0,000. Hal ini berarti secara simultan variabel bebas berpengaruh positif signifikan terhadap variabel terikat yakni kepuasan nasabah.Kata Kunci: Syariah Marketing, Citra Perusahaan, Kepuasan Nasabah
Analysis of The Impact of Macroeconomic Variables on The Sharia Index of Indonesia Rahmat Fitriansyah; Darwanto Darwanto
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1427.436 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v12i2.259

Abstract

This study intends to analyze the impact of macroeconomic variables on the indonesian sharia stock index. using vector error correction modeling (vecm) and variable money supply, industrial production index, consumer price index, exchange rate, bank interest rates, and indonesian sharia bank certificates as independent variables. findings / originality: the results show that the industrial production index, the exchange rate has a significant positive effect and the variable money supply, the consumer price index, and the sharia bank indonesia certificate have a significant negative effect on issi. granger's causality results prove that only the money supply and industrial production index have causality, but there is a one-way relationship including the indonesian syariah bank certificate to the money supply, the exchange rate, and the consumer price index. bank interest rates on sharia indonesia bank certificates, sharia indonesia bank certificates against consumer price indexes and exchange rates, and industrial production index.
ANALISIS TEORI BAI’ TAWARRUQ DALAM MUAMALAH MALIYAH ASEP DADAN SUGANDA
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.406 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v6i1.6

Abstract

Pesatnya perkembangan berbagai macam transaksi dalam muamalah maliyah menjadikan perdebatan dikalangan para ulama. Sebagian pihak memperbolehkan transaksi tersebut, sebagian lainnya melarangnya. Dalam bai’ tawarruq misalnya, beberapa ulama membolehkan transaksinya dan sebagian lainnya melarang pelaksanaannya. Diantara ulama yang membolehkan bai’ tawarruq yaitu para ulama klasik dari madzhab Hanafi, Syafi’i dan Hambali seperti Abdul Aziz bin Baz dan Muhammad ibn Shaleh al-Uthaymin. Sementara ulama yang melarang transaksi ini adalah Ibnu Taimiyah dan Abu Hanifah. Sebagian dari mazhab Maliki juga menganggap tawarruq menyerupai transaksi al-innah. Demikian pula dengan Umar bin Abdul ‘Aziz, Muhammad bin al-Hasan, Ibnul Qayim, dan Ibnu Taimiyah dari mazhab Hambali juga menolak transaksi tawarruq.
MURABAHAH DALAM HUKUM POSITIF DAN IMPLEMENTASI PADA PRAKTEK PEMBIAYAAN KONSUMEN WAZIN WAZIN
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.636 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v5i1.21

Abstract

Praktek ekonomi yang berkembang kini semakin luas dan beragam. Karena itu diperlukan aturan-aturan hukum yang baru dan diperbaharui agar dapat mengatasi masalah-masalah ekonomi yang memerlukan penanganan hukum. Hukum akan kehilangan eksistensi dan fungsinya jika tidak mampu mengatasi masalah yang terjadi di masyarakat.Secara historis perkembangan hukum Islam dalam hukum positif di Indonesia mengalami dinamika yang cukup panjang dari sejak masuknya Islam ke Indonesia hingga masa reformasi sekarang. Perkembangan yang cukup menggembirakan adalah ketika diterbitkan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) serta diterbitkannya beberapa paket regulasi menyangkut praktek ekonomi syariah di Indonesia. Di Indonesia, bersamaan dengan berkembangnya perbankan syariah, maka kebutuhan untuk membahas konsep fiqh muamalah tidak hanya terbatas pada tataran wacana, tetapi juga harus tertuang pada hukum positif. Hal ini mengingat  praktek ekonomi syari’ah semakin berkembang, tidak hanya pada lembaga keuangan bank tetapi juga lembaga keuangan bukan bank. Beberapa bentuk transaksi syari’ah telah dipraktekan dalam kegiatan ekonomi termasuk di dalamnya akad dengan menggunakan prinsip murabahah.Salah satu paket regulasi yang cukup penting adalah terbitnya paket regulasi yang terkait dengan Perusahaan Pembiayaan yang melakukan kegiatan berdasarkan Prinsip Syariah, yaitu Peraturan tentang Kegiatan Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah dan Peraturan tentang Akad-Akad Yang Digunakan Dalam Kegiatan Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah.  Penerbitan paket regulasi tersebut adalah untuk memberikan landasan hukum yang memadai berkaitan dengan kegiatan Perusahaan Pembiayaan  syariah serta guna memenuhi kebutuhan masyarkat pada industri pembiayaan yang memerlukan keragaman sumber pembiayaan dan pendanaan berdasarkan pada Syariat Islam.Dalam kegiatan Perusahaan Pembiayaan yang berdasar prinsip syariah ini terdapat prinsip-prinsip transaksi murabahah khususnya pada kegiatan Pembiayaan Konsumen. Beberapa ketentuan mengenai murabahah tertuang dalam Pasal 23 Peraturan Ketua Bapepam dan LK No. PER-04/BL/2007.
DEVELOPING ISLAMIC ECONOMICS AS A BODY OF KNOWLEDGE: ISSUES AND CHALLENGES HAFAS FURQONI
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.373 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v7i2.39

Abstract

Abstract. Developing Islamic Economics as a Body of Knowledge: Issues and Challenges. Islamic economics is challenged whether it can be called a discipline in the sense of having a clear subject-matter, well-organized body of knowledge, methodology to appraise theories and systematic accumulation of knowledge. Islamic economics is still in the formative stage to be a discipline. Systematization of its body of knowledge is still in the progress. Many fundamental issues need to be seriously addressed by the scientific community for Islamic economics to be a legitimate discipline. This paper attempts to identify several challenges to be answered by Islamic economics scientific community in their effoert to develop a solid body of knowledge of Islamic economics. Embarking from the Islamic worldview that gives foundations in our understanding of economic phenomena, efforts are to be put to develop the conceptual scheme, methodology to appraise and evaluate theory and Islamic ethics framework. The answer to those challenges will determine the scientific direction of Islamic economics, ensurea sustainable growth of knowledge and expedite the speed of the evolutional process of Islamic economics towards becoming a distinct discipline.Abstrak. Mengembangkan Ekonomi Islam sebagai Inti dari Ilmu Pengetahuan: Masalah dan Tantangan. Ekonomi Islam ditantang apakah itu dapat disebut disiplin dalam arti materi yang jelas, inti dari ilmu pengetahuan yang terorganisir dengan baik, metode untuk menilai teori dan akumulasi sistematis ilmu pengetahuan. Ekonomi Islam masih dalam tahap formatif untuk menjadi suatu disiplin. Sistematisasi bod nya pengetahuan masih dalam kemajuan. Banyak masalah mendasar perlu ditangani serius oleh komunitas ilmiah untuk ekonomi Islam menjadi disiplin yang sah. Tulisan ini mencoba untuk mengidentifikasi beberapa tantangan yang harus dijawab oleh ekonomi Islam komunitas ilmiah dalam effoert mereka untuk mengembangkan tubuh yang kuat dari pengetahuan ekonomi Islam. Memulai dari pandangan dunia Islam yang memberikan dasar-dasar dalam pemahaman kita tentang fenomena ekonomi, upaya yang harus dihukum untuk mengembangkan skema konseptual, metodologi untuk menilai dan mengevaluasi kerangka teori dan etika Islam. Jawaban untuk tantangan-tantangan akan menentukan arah ilmiah ekonomi Islam, ensurea pertumbuhan yang berkelanjutan pengetahuan dan mempercepat kecepatan proses evolusional ekonomi Islam menuju menjadi disiplin yang berbeda.
ANALISIS PERTUMBUHAN PEMBIAYAAN UMKM TERHADAP PERTUMBUHAN LABA BERSIH BPRS DI INDONESIA Mochamad Indrajit Roy
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.272 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v8i1.62

Abstract

Bagi hasil dari Pembiayaan UMKM dapat menjadi tambahan Laba bagi BPRS. Meningkatnya jumlah Pembiayaan UMKM akan meningkatkan pula tambahan pendapatan atau penghasilan BPRS dari sistem Bagi Hasil yang dijalankan. Dengan kata lain, semakin bertumbuhnya jumlah Pembiayaan akan meningkatkan pula pertumbuhan Laba BPRS.Data yang digunakan berupa data deret waktu (time series) periode 2014 hingga November 2016. Data yang digunakan adalah pertumbuhan Pembiayaan UMKM sebagai variabel bebas, dan pertumbuhan Laba bersih. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi sederhana.Setelah dilakukan uji asumsi klasik, data yang dianalisis memenuhi kriteria asumsi klasik.  Analisis regresi sederhana dilakukan, dan dari hasil uji hipotesis, menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 lebih kecil dari nilai a 0,05. Sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan Pembiayaan UMKM berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan Laba bersih BPRS.
PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM SYARIAH (STUDI KASUS DI INDONESIA DAN MALAYSIA) Desy Trishardiyanti Adiningtyas
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.185 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v9i2.91

Abstract

Abstract. The Effect of Macroeconomic Variables on Sharia Stock Price Index (Case Study in Indonesia and Malaysia). The purpose of this research is to know the effect of macroeconomic variables (inflation, exchange rate, world crude oil price and world gold price) on sharia stock price index in Indonesia and Malaysia. By using Error Correction Model as the method, this research utilizes time series monthly data from March 2015 until February 2018. The finding shows that in long-term, inflation in Indonesia, exchange rate of rupiah, world crude oil price and world gold price had significant effect on Jakarta Islamic Index. In short-term, inflation in Indonesia, world crude oil price, world gold price had not significant effect on Jakarta Islamic Index and exchange rate of rupiah had significant effect on Jakarta Islamic Index. Meanwhile, inflation in Malaysia, world crude oil price, world gold price had not significant effect on FTSE Bursa Malaysia Hijrah Syariah Index in long-term and short-term. And exchange rate of ringgit had significant effect on FTSE Bursa Malaysia Hijrah Syariah Index in long-term and short-term.   Abstrak. Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Indeks Harga Saham Syariah (Studi Kasus di Indonesia dan Malaysia). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel makroekonomi (inflasi, kurs, harga minyak mentah dunia dan harga emas dunia) terhadap indeks harga saham syariah di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode Error Correction Model, dengan data time series bulanan dari Maret 2015 sampai dengan Februari 2018. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada jangka panjang, inflasi Indonesia, kurs rupiah, harga minyak mentah dunia dan harga emas dunia berpengaruh terhadap Jakarta Islamic Index. Pada jangka pendek, inflasi Indonesia, harga minyak mentah dunia, harga emas dunia tidak berpengaruh terhadap Jakarta Islamic Index dan kurs rupiah berpengaruh terhadap Jakarta Islamic Index. Sementara itu, inflasi Malaysia, harga minyak mentah dunia, harga emas dunia tidak berpengaruh terhadap FTSE Bursa Malaysia Hijrah Syariah Index pada jangka panjang dan jangka pendek. Dan kurs ringgit berpengaruh terhadap FTSE Bursa Malaysia Hijrah Syariah Index pada jangka panjang dan jangka pendek.

Page 4 of 18 | Total Record : 173