cover
Contact Name
Asep Dadan Suganda
Contact Email
asep.dadan@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
islamiconomic@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ekonomi Syariah, Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : 20853696     EISSN : 25414127     DOI : 10.32678/ijei
Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam (IJEI) is a periodical scientific publication intended for economists who want to publish their articles in the form of literature studies, research, and scientific development in the field of Islamic economics. IJEI was first published in 2009 which is annually published twice (June and December). IJEI works closely with the Islamic Economist Association (Ikatan Ahli Ekonomi Islam) and Islamic Economic Society (Masyarakat Ekonomi Syariah) which provides editorial members, peer reviewers, and authors, both are professional associations related to IJEI aims and scopes. IJEI invites manuscripts in the areas: Islamic Economics, Islamic Banking, Islamic Business, Islamic Management, and Islamic Finance.
Articles 171 Documents
KONSEP WAKAF TUNAI ASEP DADAN SUGANDA
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.318 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v5i2.25

Abstract

Kata wakaf (jamaknya: awqaf) mengandung arti mencegah atau penahanan. Lebih jauh dapat dikatakan juga bahwa wakaf sebagai sesuatu yang substansi (wujud aktiva) dipertahankan, sementara hasil atau manfaatnya digunakan sesuai dengan keinginan dari orang yang menyerahkan (waqif) dengan proses legal sesuai dengan fungsi wakaf yang disebutkan dalam UU No.41 Tahun 2004 Pasal 5 yang menyatakan wakaf berfungsi untuk mewujudkan potensi dan manfaat ekonomis harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Wakaf tunai merupakan dana yang dihimpun oleh pengelola wakaf (nadzir) melalui penerbitan sertifikat wakaf tunai yang dibeli oleh masyarakat. Wakaf tunai dapat juga diartikan mewakafkan harta berupa uang atau surat berharga yang dikelola oleh institusi (perbankkan atau lembaga keuangan syari’ah) yang keuntungannya akan disedekahkan, dengan syarat modalnya tidak bisa dikurangi untuk sedekahnya, sedangkan dana wakaf yang terkumpul selanjutnya dapat digulirkan dan diinvestasikan oleh nadzir ke dalam berbagai sektor usaha yang halal dan produktif, sehingga keuntungannya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan umat dan bangsa secara keseluruhan. Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan fatwa berkenaan dengan wakaf tunai yang menyatakan bahwa (1) wakaf uang (cash wakaf atau waqf al-Nuqud) adalah wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai, (2) termasuk ke dalam pengertian uang adalah surat-surat berharga, (3) wakaf uang hukumnya boleh (jawaz),  (4) wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan secara syar’i, dan (5) nilai pokok wakaf uang harus dijamin kelestariannya, tidak boleh dijual, dihibahkan dan atau diwariskan.
EKONOMI ISLAM DALAM KAJIAN FIQH KONTEMPORER; STUDI AWAL TENTANG JAMINAN FIDUSIA WAZIN BAIHAQI
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.229 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v7i2.43

Abstract

Abstract. Preliminary Study on Fiduciary in Fiqh Contemporary of Islamic Economics Studies. The main purpose of Islamic law is for the benefit of the people. The benefit is measured by the jurisprudence usul doctrine known as al kulliyatul kahms or sharia maqashid. One of the goals of Islamic law is hifdz al-mal (to maintain and guarantee of property ownership). The implementation of economic law to regulate all economic activities should be ensured to give benefits to Muslims. Therefore, Islam provides the rules of muamalah in commercing, leasing, fiduciary, etc. Nowadays, the diversity forms of economic transactions increasing rapidly, one of them is fiduciary. Fiduciary is a form of guarantee that adopted by the legal system of law in Indonesia from Netherlands since the colonial era to the present. Fiduciary guarantee begins popular used as a follow-up agreement on financing transactions; this is because the collateral still handling in the guarantor, also provide the convenience for the guarantor to take the advantage from the collateral. This model almost not discussed in the classical fiqh muamalah although some jurists have discussed about it. As the response of the development of economic transactions, it would need to practice more about the fiduciary in the discourse perspective of Islamic economics law. In order to avoid the Maisir, Gharar, Haram, and Riba in Islamic transactions, therefore, the National Sharia Council (DSN) issued the fatwa Number. 68 /DSN-MUI/III/2008 about the Rahn Tasjily that similar to the fiduciary while still complying with the rules of fiqh muamalah.Abstrak. Ekonomi Islam Dalam Kajian Fiqh Kontemporer Studi Awal Tentang Jaminan Fidusia. Studi Awal Tentang Jaminan Fidusia Dalam Kajian Fiqh Kontemporer Ekonomi Islam. tujuan utama hukum dalam Islam adalah untuk kemaslahatan ummat. kemaslahatan tersebut diukur dengan doktrin ushul fiqh yang dikenal dengan sebutan al kulliyatul kahms atau maqashid syariah. Salah satu tujuan dari hukum Islam adalah hifdz al-mal yaitu memelihara dan menjamin kepemilikan harta benda. Pelaksanaan hukum ekonomi untuk mengatur segala kegiatan ekonomi haruslah dapat dipastikan memberi kemanfaatan bagi ummat Islam. Oleh karena itu, Islam memberikan aturan-aturan dalam muamalah seperti jual beli, sewa-menyewa, gadai dan sebagainya. Kini bentuk transaksi ekonomi semakin beragam, salah satunya adalah bentuk jaminan fidusia. Fidusia merupakan bentuk jaminan yang dipraktekkan di Belanda kemudian diadopsi oleh sistem hukum di Indonesia sejak zaman kolonialisme hingga sekarang. Jaminan fidusia semakin populer digunakan sebagai perjanjian ikutan dalam transaksi pembiayaan, karena barang jaminan tetap dalam penguasaan pemberi jaminan sehingga memberi kemudahan bagi pemberi jaminan untuk memanfaatkan barang jaminan. Model jaminan seperti ini tidak banyak dibahas dalam fiqh muamalah klasik walaupun beberapa fuqaha telah membahasnya. Sebagai respon dari perkembangan transaksi ekonomi, perlu kiranya praktek jaminan fidusia ini diangkat dalam wacana perspektif hukum ekonomi Islam. Dengan pertimbangan kemaslahatan ummat agar terhindar dari transaksi ekonomi yang mengandung Maisir, Gharar, Haram, Riba, dan Bathil. Oleh karena itu, Dewan Syari’ah Nasional (DSN) mengeluarkan fatwa Nomor 68/DSN-MUI/III/2008 tentang rahn tasjily yang memiliki bentuk perjanjaian yang hampir sama dengan jaminan fidusia namun tetap memenuhi kaidah-kaidah fiqh muamalah
ANALISIS KEBERHASILAN USAHA CUCI SEPEDA MOTOR DI KOTA SERANG DILIHAT DARI BESARNYA MODAL, KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA Guli Aja; Uli Wildan Nuryanto
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.732 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v8i2.72

Abstract

 Abstract. Success Analysis of Motorcycle Washing Business in Serang City in View Of Capital Amount, Service Quality and Price. The purpose of this research is to determine the magnitude of the effect of capital, service quality and price on the success of motor washing business in Serang City. The analysis is conducted to the owner who engage in motor washing business and consumers who use the services of motor wash. By analyzing the variables partially and together it is expected to obtain the relationship and the magnitude of the correlation between the three factors to the success of the motor washing business in Serang City. This research also explains descriptively economic influence with existing steam motor effort in Serang City. This research uses a survey method with the 32 samples of owner motor washing and 110 consumers. The results of this research are expected to be useful for entrepreneurs who perform motor wash business and useful for the development of science in particular can be a scientific journal and learning framework that can be developed into the future of learning reference. Abstrak . Analisis Keberhasilan Usaha Cuci Sepeda Motor di Kota Serang di Lihat Dari Besarnya Modal, Kualitas Pelayanan dan Harga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh dari modal, kualitas pelayanan dan harga terhadap keberhasilan usaha cuci motor di Kota Serang. Analisa dilakukan terhadap pelaku usaha yang menggeluti usaha cuci motor serta konsumen yang menggunakan jasa cuci motor. Dengan menganalisa variabel-variabel tersebut secara parsial dan bersama sama diharapkan dapat diperoleh hubungan dan besarnya korelasi antara ketiga faktor terhadap keberhasilan usaha cuci motor di Kota Serang. Penelitian ini juga menjelaskan secara deskriptif pengaruh ekonomi dengan adanya usaha steam motor yang ada di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jumlah sampel yang digunakan yaitu sebanyak 32 tempat pencucian motor serta 110 konsumen yang menggunakan jasa cuci motor tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pengusaha yang menggeluti usaha cuci motor serta bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dapat menjadi jurnal ilmiah serta kerangka belajar yang dapat dikembangkan kedepannya menjadi bahan pembelajaran. 
EPISTEMOLOGI EKONOMI ISLAM DAN MAQASID SYARIAH DALAM KURIKULUM EKONOMI ISLAM DI PERGURUAN TINGGI Selamat Muliadi
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.544 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v9i2.102

Abstract

Abstract. The Epistemology of Sharia Economy and Maqasid Sharia in Islamic Economics Curriculum in the Higher Education. The potencies and roles of Universities both Islamic Higher Education (PTA) and Public Higher Education (PTU) in providing human resources through Islamic economic and finance learning development that accommodates the competencies of industries demand. Islamic economic as discipline has foundation of epistemology. The main problem in the development of economic and Islamic finance in Indonesia is still the gap between the needs of industry and graduate from college. This study aims to analyze how epistemology and the development Islamic economic and curriculum structure of Islamic economics in universities that teach Islamic economic and what is effective approach to be applied so that graduates can meet the needs of financial industry Islamic economic. The method used in this study is a content analysis is used to explain the depth of the curriculum of Islamic economic in university. Based on the results of the study found that the difference was the presence of Islamic economic learning system in higher education so that graduates produced by universities that teach Islamic economic is still little that can meet the market needs of Islamic financial industry.  Abstrak. Epistemologi Ekonomi Islam dan Maqasid Syariah Dalam Kurikulum Ekonomi Islam di Perguruan Tinggi. Potensi dan peran Universitas baik Pendidikan Tinggi Islam (PTA) dan Pendidikan Tinggi Publik (PTU) dalam menyediakan sumber daya manusia melalui pengembangan pembelajaran ekonomi dan keuangan Islam yang mengakomodasi kompetensi permintaan industri. Ekonomi Islam sebagai disiplin memiliki fondasi epistemologi. Masalah utama dalam pengembangan ekonomi dan keuangan Islam di Indonesia masih kesenjangan antara kebutuhan industri dan lulusan dari perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana epistemologi dan pengembangan ekonomi Islam dan struktur kurikulum ekonomi Islam di universitas yang mengajarkan ekonomi Islam dan apa pendekatan yang efektif untuk diterapkan sehingga lulusan dapat memenuhi kebutuhan industri keuangan ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi yang digunakan untuk menjelaskan kedalaman kurikulum ekonomi Islam di universitas. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa perbedaan itu adalah adanya sistem pembelajaran ekonomi Islam dalam pendidikan tinggi sehingga lulusan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi yang mengajarkan ekonomi Islam masih sedikit yang dapat memenuhi kebutuhan pasar industri keuangan syariah
ANALISIS TINGKAT EFISIENSI BADAN PENGELOLA ZAKAT DI TIGA NEGARA ASEAN (INDONESIA, MALAYSIA DAN SINGAPURA) Hani Meilita Purnama Subardi; Citra Sukmadilaga; Indri Yuliafitri
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1347.448 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v11i1.139

Abstract

Zakat diyakini dapat menjadi sarana untuk menciptakan keadilan distribusi kekayaan masyarakat. Namun, nyatanya realita yang muncul di Indonesia menunjukkan bahwa dana zakat yang berhasil dikumpulkan masih jauh dari potensi yang ada. Di Malaysia, permasalahan distribusi zakat juga masih banyak ditemukan di berbagai negara bagian yang ada. Oleh karena itu dibutuhkan optimalisasi zakat melalui efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Badan Pengelola Zakat di ASEAN khususnya Indonesia, Malaysia dan Singapura selaku negara yang memiliki Organisasi Pengelola Zakat dan mempublikasikan laporan keuangannya pada periode 2013 hingga 2017. Efisiensi pada penelitian ini diolah mengguakan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan produksi. Metode ini mengukur rasio antara input dan output yang diperbandingkan antar Badan Pengelola Zakat yang diteliti. Variabel output yang digunakan pada penelitian ini meliputi dana terhimpun dan dana tersalurkan. Sedangkan variabel input yang digunakan adalah Biaya Personalia, Biaya Operasional dan Biaya Sosialisasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Efisiensi optimal secara konsisten selama lima tahun dimilki oleh MAIK dan MUIS sedangkan pada BAZNAS sempat mengalami inefisiensi pada tahun 2013 sebesar 84,73% dan pada tahun 2015 sebesar 75,14%. Kontribusi penelitian ini dapat menjadi alat evaluasi bagi Badan Pengelola Zakat dalam hal mengelola dana dan mengatur strategi dalam penghimpunan dan penyaluran dana lebih baik lagi.
The Efficiency and Effectiveness of The Distribution of Zakat Funds in Yogyakarta 's Baznas Muhammad Lutfi Hidayatulloh; Ade Nur Rohim; Sahlan Hasbi
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1541.1 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v12i2.294

Abstract

Zakat is one of the instruments of economic development that is still minimal in maximizing its potential. Although the collection and distribution continues to increase every year, in fact there are still many problems in the zakat management organization. These problems include inefficiency in operational costs and HR costs in the Zakat Management Organization and the ineffective distribution of zakat to be able to convert mustahik into muzakki. This study aims to analyze the level of efficiency and effectiveness of the distribution of zakat funds in Yogyakarta’s Baznas. The research method uses a descriptive qualitative approach with secondary data from the publication of the Yogyakarta’s Baznas financial statements in 2017 – 2019 using an efficiency ratio with the Zakat Core Principle and Allocation to Collection Ratio. The results showed that the level of efficiency by using the total operating costs for the total amil rights, the total operational costs for the total collection and the total HR costs for the total collection for three years of operation was running efficiently. At the level of effectiveness using Gross ACR, Gross ACR Non-Amil, Zakah Allocation Ratio and Zakah Allocation Ratio Non-Amil has been effective for three years of operation. Recommendations from researchers are to always improve the collection and distribution of zakat funds so that they remain in the efficient and effective category.
REKAYASA PEMBANGUNAN APLIKASI INDEK KINERJA DOSEN (IKD) BERBASIS WEB DI IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN AAN ANSORI
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.422 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v5i2.5

Abstract

Rekayasa pembangunan aplikasi IKD merupakan merancang, mendesain aplikasi yang akan dibangun berdasarkan ketentuan dan alur kerja (SOP) dosen yang sudah berlaku secara aturan di dalam organisasi atau instansi yang di implementasikan dalam bentuk logika algoritman yang di terjemahkan dalam bahasa pemrogram (coding program) aplikasi perangkat lunak IKD yang dibentuk dan dapat mengolah data kinerja secara otomatis dalam formulasi aturan perhitungan secara nilai sehingga menghasilkan katagori-katagori penilai dosen secara objektif.Dosen merupakan pengerak dan pencetak yang akan mewarnai pemikiran dan pengetahuan yang dibentuk pada mahasiswa (transfer knowladge) tentunya dosen harus mempunyai kinerja yang baik dan terukur dalam bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, untuk dapat mentransferkan ilmu pengetahuan kepada mahasiswa dalam bidang keilmuan masing-masing dosen untuk dapat meningkatkan dan menghasilkan mahasiswa/mahasiswi yang dapat berkompetisi dan bersaing pada bidangnya di dunia kerja atau di pendidikan selanjutnya.Penelitian ini dilakukan untuk merekayasa pembanguna sistem aplikasi IKD yang dibentuk dari buku panduan peraturan dosen yang ada dan berlaku di kampus IAIN SMH Banten dan kinerja dosen yang harus dikontrol semua aktifitas kegiatan tridarma dosen dan didokemtasikan melalu aplikasi IKD ini, sehingga semua aktifitas dosen terekam pada database IKD untuk memudahkan pengolahan data kinerja dosen dari awal sampai dengan akhir kegiatan/aktifitas dosen yang bersangkutan dengan cara mengisi username dan passwordnya saja sudah dapat melihat semua kegiatan dosen yang bersangkutan.Hasil penelitian diperoleh bahwa rekayasa pembanguan aplikasi IKD yang dibentuk sebagai perangkat lunak dapat mendatabasekan semua aktifitas kinerja dosen yang sudah diformulasikan berdasarkan aturan yang berlaku, dosen atau pimpinan dapat memantau/mengetahui data kinerja dosen disetiap semster atau tahun akademik, cukup login pada aplikasi IKD, sudah dapat mengetahui profil dosen dan kinerja dosennya, berdasarkan bukti-bukti akurat yang diisi dan diupload oleh dosen yang bersangkutan
STRATEGI INOVASI PRODUK DALAM MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF MUKHLISHOTUL JANNAH
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.064 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v5i1.20

Abstract

Kondisi persaingan bisnis yang makin kompetitif dan lingkungan bisnis yang dinamis dan penuh ketidakpastian menuntut perusahaan untuk mencari terobosan baru dan mengimplementasikan strategi yang sesuai dan selaras dengan perubahan lingkungan bisnis. Perusahaan harus mampu menciptakan, mengeksploitasi, dan mencapai keunggulan kompetitif dengan cara menciptakan nilai–nilai daya saing perusahaan yang lebih baik dibandingkan para pesaing. Untuk mencapainya, perusahaan harus mampu menerapkan strategi dan nilai–nilai yang berbeda dan tidak dapat ditiru oleh pesaingnya. Salah satu strategi tersebut adalah melalui inovasi. Inovasi merupakan salah satu kunci untuk dapat memenangkan persaingan.Dengan melakukan inovasi, perusahaan berharap dapat menciptakan produk yang benar-benar baru atau lain dari yang sebelumnya atau membuat produk yang merupakan perbaikan dari produk yang telah ada sebelumnya. Dalam mengkonsumsi suatu produk, konsumen tidak hanya sebatas melihat pada nilai atau fungsi dari suatu produk yang dibutuhkan, tetapi konsumen juga memperhatikan apakah produk yang dipilih memiliki nilai tambah atau kelebihan dibandingkan dengan produk lain yang sejenis. Keinginan inilah yang harus dimengerti oleh produsen sebagai landasan untuk melakukan proses inovasi. Perkembangan inovasi yang berhasil akan menjadi strategi yang tepat untuk mempertahankan kedudukan produk di pasar.
PENERAPAN JASA PINJAMAN DALAM SIMPAN PINJAM DI KOPERASI Alif Ilham Akbar Fatriansyah
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.755 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v10i2.138

Abstract

Jasa Pinjaman merupakan bagian dari Koperasi didalam unit usaha Simpan Pinjam, yang dihasikan atas ketidakkonsistenan dalam penerapan suatu prinsip, apakah koperasi menggunakan prinsip syariah atau prinsip konvensional sehingga akan menghasilkan penyimpangan. Hal ini bisa tercermin karena jasa pinjaman yang selama ini terjadi di Koperasi Simpan Pinjam merupakan gabungan dari Al-Qardh yang mewakili dari prinsip syariah dan Hutang yang mewakili dari prinsip konvensional.
THE PROPERTY IN ISLAM (IMAM MUHAMMAD ABU ZAHRAH’S PERSPECTIVE) Badrun Syahir; Mustaffa Abdullah
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v8i1.63

Abstract

Based on an observation through many communities, it is obviously that people are very careless on the possession of property, or even merely to get the advantage from it. They used not to think about, but prefer to neglect, the rightness of owning, the rightness of acquiring and the rightness of spending the property. In their mind is whatever they can gain, irrespective to the ethic and moral on the way of reaching and gaining, is totally belong to them, and they are free to do so ever. It is a very liberal concept of property.As a way of life, Islamic order ruled all aspects of life including the ownership of the property. There many verses of Al Qur’an as well as the teaching of the prophet Muhammad PBUH about the property. But the problem is there are many muslim scholars who has interpreted Al Qur’an on the fact and reality based only, and not due to the core of the mission of Al Qur’an. Not to pick the Qur’an teaching up to the life, or to build up the life depend on the doctrine of Qur’an, as it is ought to.Imam Muhammad Abu Zahrah, the famous and prominent Egyptian muslim scholar in the first twentieth century who has great intention and desire of the implementation of Islamic law was one who has keen interest on the issue of economy, especially on the issue of usury (riba). He has written several articles, papers and a book as well, on the subject of riba. Moreover, he has also written a set of Qur’anic Interpretation (Tafsiir) in which he commented on some verses concerning the property and wealth.  

Page 2 of 18 | Total Record : 171