Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2022)"
:
30 Documents
clear
PENGARUH PENDAPATAN PREMI, HASIL INVESTASI DAN KLAIM TERHADAP LABA PADA PT ASURANSI MULTI ARTHA GUNA TBK (AMAG)
Amalia Ramadhani Suci Ardi;
Maryam Batubara;
Muhammad Ikhsan Harahap
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.3170
This study aims to determine the effect of the independent variables, namely premium income, investment returns and claims on the dependent variable, namely profits at PT Insurance Multi Artha Guna Tbk (AMAG). This study uses a quantitative methods and the data used are secondary data in the form of annual financial reports starting from 2012-2021 (last 10 years). This study uses the Eviews 10 data processing application with multiple linear regression analysis techniques. The results of this study indicate that premium income partially has a negative and insignificant effect on profits at PT Insurance Multi Artha Guna Tbk (AMAG), investment returns partially have a positive and significant effect on profits at PT Insurance Multi Artha Guna Tbk (AMAG) and claims in general partial negative and insignificant effect on profit at PT Insurance Multi Artha Guna Tbk (AMAG). Premium income, investment returns and claims simultaneously have a significant effect on profits at PT Insurance Multi Artha Guna Tbk (AMAG). Based on the coefficient of determination, profits at PT Insurance Multi Artha Guna Tbk (AMAG) is influenced by premium income, investment returns and claims of 75,8195% and the remaining 24,1805% is influenced by other factors.
the EFFECT OF LEADERSHIP, ORGANIZATION CULTURE, AND COMMUNICATION ON EMPLOYEE WORK DISCIPLINE
Aini Nursafaah;
Oding Syarifudin;
Rina Masruroh
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.3299
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisisi bagaimana pengaruh kepemimpinan, budaya organisasi dan komunikasi terhadap disiplin kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif karena bermaksud mengetahui dan menganalisi pengaruh antara dua variabel atau lebih. Variabel dalam penelitian ini adalah kepemimpinan, budaya organisasi dan komunikasi sebagai variabel bebas dan variabel disiplin kerja sebagai variabel terikat. Data dianalisis dengan analysis regresi liner berganda uji t dan uji F. Hasil penelitian adalah adanya pengaruh kepemimpinan, budaya organisasi dan komunikasi secara bersama-sama terhadap disiplin kerja sebesar 73,1%. Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja dan Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. Dengan kata lain, semakin efektif kepemimpinan, budaya organisasi dan komunikasi, maka semakin tinggi pula disiplin kerja. Kepemimpinan, budaya organisasi dan komunikasi perlu ditingkatkan lagi pada masa yang akan datang karena ketiga factor tersebut merupakan factor yang dapat mempengaruhi dan meningkatkan disiplin kerja.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN PANTAI BIRU SEBAGAI DESTINASI WISATA HALAL DI KABUPATEN BANGKALAN
Merin Nurlita Fitra Dwika;
Farid Ardyansyah;
Luluk Hanifah
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.3523
Sektor pariwisata memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan perekonomian di setiap daerah, oleh karena itu pemerintah diberi hak dan wewenang untuk memanfaatkan ketersediaan alam di daerah setempat. Di dalam industri pariwisata tidak hanya memberikan dampak bagi daerah-daerah, namun juga dapat meningkatkan perekonomian Indonesia karena pendapatan dari negara meningkat. Menurut BPWS (Badan Pengembangan Wisata Suramadu) di pulau Madura memiliki peluang yang terbuka sebagai daerah pariwisata halal. Madura memiliki beberapa keunggulan sebagai destinasi wisata syariah yaitu dengan asumsi kondisi sosial budaya masyarakat Madura yang Islami, adanya objek wisata yang bernuansa religi dan keindahan alam yang cukup menarik, memiliki kesenian Islami yang masih bertumbuh dan berkembang di masyarakat seperti hadrah, macopat, samman, dan lain-lain. Studi mengenai analisis kelayakan Pantai Biru dapat membantu dalam memberikan informasi mengenai kelayakan dari Pantai Biru dengan menganalisis beberapa aspek seperti pengelolaan, pemasaran, dan keuangan. Dengan menganalisis aspek-aspek tersebut dapat diketahui kelayakan dari Pantai Biru dan hasil penelitian tersebut akan berguna serta bermanfaat untuk memberika informasi yang relevan sehingga kedepannya kawasan wisata tersebut menjadi lebih baik serta terarah dan kawasan ini bisa dikenal lebih luas dan mendatangkan para wisatawan lokal maupun luar Pulau Madura.
ANALISIS IMPLEMENTASI JAMINAN PRODUK HALAL MELALUI SERTIFIKASI HALAL PADA PRODUK PANGAN OLAHAN SALAK
Diyah Maratus Syafiah;
Lailatul Qodariyah
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.3525
Industri halal menjadi trend di berbagai negara beberapa tahun terakhir ini, termasuk Indonesia terutama pada sektor industri makanan halal. Sektor makanan halal kini jadi kesempatan baru guna mengoptimalkan perkembangan perekonomian. Karena hal itu, Indonesia berusaha melakukan pengembangan industri minuman dan makanan halal didalam negeri guna mendukung perkembangan bisnis halal, sehingga dikeluarkan UU No.33/2014 perihal jaminan produk halal. Guna mendorong pertumbuhan bisnis halal tersebut perihal usaha sebagaimana diimplementasikan produk halal dalam masing-masing daerah di Indonesia, sehingga dibutuhkan pengkajian berupa hal didalam studi ini guna memahami bagaimana implementasi jaminan produk halal melalui sertifikat halal pada produk minuman dan makanan UMKM yang terdapat di Kabupaten Bangkalan khususnya pada UMKM UD BUDI JAYA yang merupakan UMKM satu-satunya yang bergerak pada produk pangan olahan salak yang ada di Kabupaten Bangkalan. UMKM ini sudah memiliki sertfiikasi halal dan harus terus di perpanjang. Dari sisi produksi semakin berjalannya waktu apakah UMKM ini dalam produksinya tetap konsisten mempertahankan kehalalan produk serta menjamin kehalalan produk tersebut untuk di konsumsi dengan cara memakai alat-alat ataupun bahan serta proses pengolahan yang selaras terhadap ketetapan LPPOM-MUI atau belum. Bersumber pemaparan tersebut, penulis mempunyai ketertarikan dalam mengamati seberapa kuat pemilik UMKM UD BUDI JAYA dan Karyawan itu menjamin bahwa dari bahan, alat, serta proses pengolahan betul-betul memperhatikan kehalalannya. Adapun studi ini dilakukan memakai teknik studi deskriptif kualitatif yang dalam pengumpulannya datanya dilakukan dengan observasi, dokumentasi serta wawancara terhadap informan. Berdasarkan studi ini kondisi menunjukkan bahwa UMKM UD BUDI JAYA menjamin terkiat konsistensi kehalalan produk baik dari segi komposisi bahan, peralatan, tempat produksi serta proses produksi
ANALISIS POTENSI DAN TANTANGAN WISATA HALAL PANTAI BIRU DI KABUPATEN BANGKALAN
Muhammad Satriya Mukti Fauzan Maskuniswatin;
Farid Ardyansyah;
Luluk Hanifah
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.3577
Pulau Madura memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, karena selain mempunyai estetika alam juga keanekaragaman budaya serta norma yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Madura. Besarnya potensi yang ada namun masih belum semuanya tergarap secara optimal, sebagai akibatnya pariwisata halal di Madura nampak kurang terawat serta nyaris terabaikan, hal tersebut menjadi tantangan dalam perkembangan pariwisata halal di Pulau Madura. Objek wisata yang akan diteliti pada penelitian ini yaitu Wisata Pantai Biru. Pantai Biru sudah menerapkan konsep “Halal Tourism” sehingga wisata ini dinamakan Wisata Halal Pantai Biru. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT dengan model Matriks IFAS-EFAS dimana untuk mengetahui faktor internal dan eksternal dalam mengetahui potensi pengembangan Obyek Wisata Halal Pantai Biru di Kabupaten Bangkalan. Potensi yang dimiliki Obyek Wisata Pantai Biru di Desa Telaga Biru ini salah satunya sudah adanya daya tarik wisata yang tinggi serta memiliki beragam fasilitas yang menarik yang hal tersebut potensial untuk dikembangkan sebagai Obyek Wisata Halal di Kabupaten Bangkalan.
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS BUDIDAYA MAGGOT SEBAGAI PENGUATAN EKONOMI PONDOK PESANTREN
Rizqyka;
Dzikrulloh
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.3588
Peningkatan produksi sampah di masyarakat berpengaruh besar terhadap lingkungan, sehingga perlu adanya peran aktif masyarakat dalam penanggulangannya. Hal ini diperlukan adanya alternatif untuk mengurangi peningkatan produksi sampah, khususnya pada sampah organik. Menurut penelitian dari Fajar T. Jatmiko adanya Black Soldier Fly atau lalat maggot dapat dijadikan alternatif dalam penanggulangan sampah organik. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian mengenai studi kelayakan bisnis yang mana penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis pada pendirian pembudidayaan maggot di Pondok Pesantren, sehingga dapat menjadi penguat ekonomi pondok pesantren. Dalam penelitian ini ditinjau dari beberapa aspek diantaranya aspek teknis, aspek sumber daya manusia, aspek pasar dan pemasaran serta aspek keuangan. Adapun penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang diperoleh dari hasil pengamatan fenomena sekitar. Hasil penelitian yang ditinjau dari aspek teknis, sumber daya manusia serta pasar dan pemasaran budidaya maggot layak untuk dijalankan dalam lingkungan pondok pesantren. Selain itu, ditinjau dari aspek keuangan budidaya maggot layak untuk dijalankan sebab memenuhi kriteria penilaian investasi kelayakan bisnis.
PEMAKNAAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PELAKU UMKM SEKTOR PANGAN YANG TELAH BERSERTIFIKAT HALAL DI KABUPATEN BANGKALAN
Rosyidatush Shofiyah;
Lailatul Qadariyah
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.3595
Undang-Undang No, 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal adalah wujud efektifitas ketersediaan produk halal yang beredar di masyarakat, maka pemberlakuan pengajuan sertifikasi halal bersifat wajib bagi pelaku usaha. Industri halal menjadi trend halal lifestyle, salah satunya pada sektor pangan. Salah satu wilayah Madura yang memiliki kawasan yang strategis untuk dikunjungi adalah Kabupaten Bangkalan yang terletak di ujung barat Pulau Madura berbatasan langsung dengan pulau Jawa. Kultur keagamaan Islam yang kuat merupakan kekhasan tersendiri yang dimiliki masyarakat Madura. Banyak UMKM yang telah bersertifikasi halal, namun saat pengajuan halal bukan karena kesadaran atau keinginan diri sendiri yang mengharuskan halal, namun karena regulasi dari pemerintah yang mewajibkan semua produk bersertifikasi halal. Setelah diterbitkannya legalitas sertifikasi halal hal apa saja yang didapat oleh UMKM sektor pangan. Penelitian ini bertujuan melihat pemaknaan sertifikasi halal bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah sektor pangan yang telah bersertifikasi halal di Kabupaten Bangkalan. Adapun metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan data primer melalui wawancara mendalam kepada responden (UMKM yang telah bersertifikasi halal) dan observasi, serta pengambilan dokumentasi. Berdasarkan studi fenomena ini diklasifikasikan menjadi dua mengenai pemaknaan sertifikasi halal bagi UMKM yang telah bersertifikat halal di Kabupaten Bangkalan. Yaitu : Informan yang memaknai sertifikasi halal atas dasar kesadaran masing-masing individu yakni UMKM El Nikita, UMKM El Ruby dan UD Budi Jaya. Dan Informan yang memaknai sertifikasi halal atas dasar regulasi peraturan pemerintah yang mewajibkan mengajukan sertifikasi halal yaitu UMKM De Tallon dan UMKM Lamora. Sebagaimana hasil studi sertifikasi halal secara optimal mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM secara tepat dan mewujudkan respon postif oleh konsumen terhadap produk industri sektor pangan.
Pengaruh Online Customer Review dan Online Customer Rating Terhadap Purchase Decision (Studi Pada Pengguna Aplikasi Shopee di Kabupaten Majalengka)
Engkun Kurnadi
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.3747
Perkembangan di era globalisasi telah membuat pergeseran perilaku manusia khususnya dalam kebiasaan berbelanja dari cara offline ke online, ditandai dengan pertumbuhan e-commerce yang mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu fitur (OCR) dan (OCRg) ini mendapat perhatian besar yang membuat keputusan pembelian lebih tinggi pada pengguna aplikasi Shopee. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh online customer review dan online customer rating secara parsial terhadap keputusan pembelian pengguna aplikasi Shopee di Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan verifikatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna aplikasi Shopee di Kabupaten Majalengka sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah incidental sampling. Analisis data dengan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji kelayakan, dan uji hipotesis dengan menggunakan uji parsial. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa (OCR) dan (OCRg) berpengaruh cukup besar terhadap keputusan pembelian. Artinya semakin tinggi (OCR) dan (OCRg), semakin tinggi keputusan pembelian.
Distributive Justice In Providing Tax Amnesty According To Islamic Economy
Epy Pujiaty;
Ahmad Hasan Ridwan
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.4622
Pengampunan pajak merupakan kebijakan pemerintah yang menghapus pajak terutang tanpa diberi sanksi baik denda administrasi perpajakan maupun sanksi pidana. Pemberian kebijakan pengampunan pajak memiliki kaitan dengan pemberian keadilan, namun kadangkala berbeda pemikiran khususnya bagi wajib pajak yang taat membayar pajak. Hal ini berpotensi menjadi ketidakadilan untuk mereka, dan dapat kiranya menjadi pemicu ketidakpatuhan wajib pajak lain kemudian. Kebijakan distribusi di dalam ekonomi Islam sangat menjunjung tinggi pada nilai keadilan. Konsep keadilan distributif pada pemberian pengampunan pajak diterapkan sesuai dengan tujuan hukum, yakni mencapai keadilan, Undang-Undang dan pelaksanaan pemungutan dilakukan secara adil, artinya mengenakan pajak secara umum dan merata, serta disesuaikan dengan kemampuan masing-masing wajib pajak. Kata Kunci: Kebijakan Distribusi, pengampunan pajak, ekonomi Islam. ABSTRACT Tax amnesty is a government policy that erases tax payable without being sanctioned by either tax administration fines or criminal sanctions. The provision of a tax amnesty policy is related to the provision of justice, but sometimes different thoughts, especially for taxpayers who are obedient in paying taxes. This has the potential to be unfair to them, and may trigger non-compliance with other taxpayers later. Distribution policy in Islamic economics highly upholds the value of justice. The concept of distributive justice in the provision of tax amnesty is applied in accordance with the objectives of the law, namely achieving justice, the law and the implementation of collection are carried out fairly, meaning that it imposes taxes in general and evenly, and is adjusted to the abilities of each taxpayer.
Perdagangan Saham, Return dan Indeks LQ45 Periode 2028-2021
Agustine Silviani;
Tito Marta Sugema;
Febi Mutiara Sundari
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/maro.v5i2.4869
Abstract: The discovery of market anomalies where there’s higher or lower return at a certain time so that investors can predict the movement of returns is a deviation from the concept of market efficiency. The purpose of this study is to find out and prove market efficiency through differences in stock returns and abnormal stock returns on trading days from Monday to Friday and to find out whether there are market anomalies in the form of Monday effect and weekend effect. This is quantitative research with descriptive and verifiable analysis. The population in this study is all companies whose shares are included in the LQ45 index on the Indonesia Stock Exchange during the period 2018 to 2021. The sampling technique used is purposive sampling, so that the number of samples is obtained are 28 companies. The hypothesis testing technique used are with one-sample t-test and independent samples t-test. The results showed that there was no significant difference in stock returns on the trading day from Monday to Friday, but there was a significant difference in abnormal stock returns on all five trading days, as well as market anomalies in the form of Monday effect and weekend effect on the Indonesia Stock Exchange.