cover
Contact Name
Muhammad Ibnu Ashari
Contact Email
ibnuashari092@gmail.com
Phone
+6285283999981
Journal Mail Official
sospol@untag-smd.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Juanda No. 80 Samarinda (75124) Telp. 0541-744490,7030598; Fax 0541-761244
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan
ISSN : 16932439     EISSN : 28288440     DOI : 10.31293/PD
Prediksi: Jurnal Administrasi dan Kebijakan is a national and open access journal published by the Faculty of Social and Political Sciences of the University of August 17, 1945 Samarinda. Prediction focuses on the development of the study of the humanities and social sciences. The purpose of our journal is to promote a principled approach to research in the field of social sciences and humanities specifically focusing on Political Science and State Administration and Policy Sciences. Prediksi have a full commitment to the authenticity of published articles and papers. Any authority that submits its articles to Prediksi for publication must be able to prove that the submitted work is an original contribution and has never been published in part or in whole in any other print media. To achieve this commitment, Prediction provides an objective and fair peer review of every article submitted by blind reviewers from other universities.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 1 (2024)" : 20 Documents clear
Peran Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Dalam Membangun Fondasi Keluarga Berkualitas di Balai Rw 02 Kelurahan Panjang Jiwo Kota Surabaya Miftakhul Jannah; Bayu Priambodo
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7531

Abstract

Keluarga merupakan suatu system social terkecil dan unik yang terdapat dalam kehidupan sehari-sehari. Suatu keluarga itu dapat berbeda dari keluarga yang satu dengan yang lainya, bila dilihat dari lokasi tempat tinggal suatu keluarga, ada keluarga yang bertempat tinggal di desa, ditengah-tengah kota, kawasan elit dan ada pula yang bertempat tinggal dikawasan kumuh. Jika dilihat dari sudut pandang moneter, ada keluarga yang dilimpahkan ke keluarga kaya, keluarga miskin, dan keluarga tidak mampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis dan mendeskripsikan Peran Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dalam Membangun Fondasi Keluarga Berkualitas di Balai RW 02 Kelurahan Panjang Jiwo menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah Peran Puspaga Balai RW sangatlah penting bagi para masyarakat dalam membangun sebuah keluarga yang berkualitas sebab Puspaga memiliki Program Program penguatan kelembagaan Puspaga Balai RW meliputi: program promosi, program layanan maupun program fasilitasi. Yang Dimana dengan adanya program tersebut dapat diharapkan untuk menyelesaikan permasalahan permasalahan yang terjadi dalam keluarga. Selain itu puspaga juga terdapat factor pendukung dan penghamat dalam menjalankan program puspaga balai rw yaitu factor pendukung dan factor penghambat. 
Kebijakan Pengelolaan Sampah Pada TPST3R-GMJB (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Reduce-Reuse-Recyle Gerakan Muara Jawa Bersih) di Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara Adi Kresna; Aji Ratna Kusuma; Enos Paselle
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7670

Abstract

This research aims to determine waste management at TPST3R-GMJB in Muara Jawa District, Kutai Kartanegara Regency and factors that inhibit waste management at TPST3R-GMJB in Muara Jawa District, Kutai Kartanegara Regency. This research is a study that produces descriptive data in the form of written words of people and behaviors observed systematically and accurately, directed at the background and the individual holistically (intact) without making comparisons with other variables. Based on the analysis of the results of Waste Management research at TPST3R-GMJB in Muara Jawa District, Kutai Kartanegara Regency, it can be concluded that waste collection activities carried out by TPST3R-GMJB in Muara Java District have not been optimal, waste transportation activities at TPST3R-GMJB in Muara Java District have not run well. The main cause is the supporting factors of transportation activities, namely garbage transport vehicles in poor condition (often damaged), Waste processing activities at TPST3R-GMJB in Muara Jawa District have not been maximized, because most machines / equipment in processing waste have not been supported by better equipment (modern) and the volume produced is also not optimal, the final waste disposal activities carried out by TPST3R-GMJB in Muara Jawa District have not been said to be good, and inhibiting factors for waste management at TPST3R-GMJB in Muara Jawa District, among others, namely waste collection, waste transportation. TPST3R-GMJB garbage transport fleet in the form of dump trucks in poor condition (often damaged), waste processing. The waste processing equipment (machines) at TPST3R-GMJB are still mostly simple equipment and the support of electricity supply to operate the equipment is also not optimal, Final Disposal. Financing and technology that are less supportive in handling waste in landfills (TPA).
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DURASI PENYELESAIAN SP2D DI KPPN SURABAYA 1 PERIODE TRIWULAN IV TAHUN 2023 Friska Mauliva S P; Singgih Manggalou
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7525

Abstract

Sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara, KPPN bertugas dalam penyelenggaraan penyaluran dana APBN kepada mitra kerja atau dikenal dengan Satuan Kerja. Dalam memberikan melaksanakan tugasnya, pelayanan yang prima menjadi fokus utama. Oleh sebab itu, setiap lembaga resmi memiliki kebijakan. Seperti KPPN Surabaya 1 memberikan pelayanan kepada Satker berdasar pada Keputusan Jenderal Perbendaharaan No.KEP- No.KEP-66/PB/2013 tentang Standar Prosedur Operasi dalam Rangka Pencairan Dana pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara yang mempersingkat durasi penyelesaian dari 1 hari menjadi hanya 1 jam. Pada penelitian ini penulis ingin mengetahui implementasi kebijakan durasi penyelesaian Surat Perintah Pencairan Dana di KPPN Surabaya 1 Periode Triwulan IV Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif-deskriptif dengan menyajikan data secara naratif, dengan melibatkan pegawai Seksi Pencairan dana dan Seksi Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi berjalan dengan baik. Namun ditemukan beberapa kendala terkait keterlambatan penyelesaian SP2D yaitu kualitas server yang terkadang lemah dan peak season
Implementasi Pengangkatan Anak Dalam Perspektif Perlindungan Anak Melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Maria Equina Rotua Simanjuntak; Singgih Manggalou
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7532

Abstract

Fenomena anak terlantar atau anak yang tidak memiliki orang tua menjadi permasalahan yang cukup kompleks di berbagai negara khususnya Negara Indonesia. Permasalahan tersebut memerlukan adanya penanganan yang baik dalam menangani permasalahan tersebut. Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 Tentang Pengangkatan anak yang merupakan salah satu solusi dalam masalah anak terlantar supaya anak mendapat hak dalam kesejahteraan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana berjalannya proses pengangkatan anak dalam mengatasi masalah anak terlantar di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan publik menurut George C. Edward III dan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif menurut Creswell. Pengumpulan informasi dan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi berjalan dengan baik dan berkesinambungan, disposisi yang dilaksanakan sesuai fungsi dan tanggung jawabnya, sumber daya yang jelas dimanfaatkan sebagaimana mustinya, serta struktur birokrasi sudah tepat. Berdasarkan teori implementasi yang dikemukakan oleh Edward III, bahwa proses pengangkatan anak atau Adopsi dapat berjalan dan berhasil apabila secara keseluruhan faktor tersebut terlaksana.
Akuntabilitas Pemerintah Daerah Kota Bogor Dalam Penyajian Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Gratia Uli Septriana Munthe; Ananta Prathama
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7526

Abstract

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah adalah suatu tanggung jawab yang dimiliki kepala daerah untuk disampaikan kepada pemerintah pusat dan juga masyarakat. Dengan adanya LPPD, hasil kinerja pemerintah dalam satu tahun dapat diketahui oleh masyarakat dan menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban pemerintah. Hal ini berkaitan dengan akuntabilitas yang menjadi salah satu hal yang penting demi tercapai dan terselenggaranya pemerintahan yang baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat sejauh mana akuntabilitas pemerintah daerah dalam penyajian informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Adapun metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan data yang diperoleh dari hasil wawancara dan studi literatur yang didasarkan juga oleh yang ada dalam laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah Kota Bogor telah menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan baik berdasarkan lima prinsip akuntabilitas, yaitu transparansi, liabilitas, kontrol, responsibilitas, dan responsivitas.
Penerapan Pelayanan Program Puspaga Melalui Website SIAP-PPAK Guna Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Kota Surabaya Esya Ananta Riski Tyanti; Muhammad Agus Muljanto
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7535

Abstract

Permasalahan keluarga yang biasanya terjadi adalah dari cara komunikasi. Dalam menghadapi permasalahan ini pemerintah mengeluarkan sebuah program untuk dapat membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di keluarga yaitu dengan program Pusat Pembelajaran Keluarga atau Puspaga. Tak hanya itu Pemerintah Kota Surabaya membuka layanan dengan sistem online atau melalui website yang dinamakan Sistem Informasi Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (SIAP-PPAK). Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan melalui teori model Implementasi Kebijakan dari Merilee S. Grindle dengan data primer berupa wawancara dan pengamatan di lapangan sebagai pelaksana program Mahasiswa Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Sedangkan, data sekunder melalui artikel penelitian terdahulu. Hasil dari penelitian ini adalah kemudahan yang diterima oleh masyarakat karena adanya website SIAP-PPAK khususnya pada menu telekonsultasi. Meskipun belum banyak masyarakat yang mengetahui website ini pemerintah tetap mengupayakan dengan upaya promotif di berbagai media.
Implementasi Kebijakan Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Dalam Menangani Kemiskinan Oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur A. Tsani Sabhan Febrian; Muhammad Agus Muljanto
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7529

Abstract

Kemiskinan menjadi permasalahan rumit yang dihadapi berbagai negara khususnya Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu perlu adanya penanganan dalam menangani masalah kemiskinan. Pemerintah melalui Kementrian Sosial telah membuat berbagai macam program bantuan sosial dalam mengatasi kemiskinan. Fokus penelitian ini adalah Implementasi Kebijakan Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dalam Menangani Kemiskinan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana proses berjalannya kebijakan bantuan sosial Kelompok Usaha Bersama dalam mengatasi kemiskinan. Pada penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan dari George Edward III. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya komunikasi yang terjalin dengan baik dan berkesinambungan, disposisi yang dilaksanakan sesuai fungsi dan tanggung jawabnya, sumber daya yang jelas dimanfaatkan sebagaimana mestinya, serta struktur birokrasi yang tepat. Menurut teori implementasi yang dicetuskan oleh Edward III, Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) telah berhasil dijalankan dengan baik, namun dalam realisasi diantara anggota KUBE ada yang tidak memenuhi persyaratan administrasi yang sudah ditetapkan, sehingga implementasi Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) tidak dapat tersalurkan.
Efektivitas Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Pada Urgensi Ilmu Parenting di Kelurahan Kenjeran Mutiara Nabilah Ramadhani; Vidya Imanuari Pertiwi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7536

Abstract

Gangguan kesehatan mental anak dapat disebabkan oleh pola parenting yang kurang tepat dan perlu penanganan melalui edukasi parenting untuk mencegah bertambahnya anak dengan gangguan kesehatan mental. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan mengembangkan layanan PUSPAGA yang bertujuan untuk meningkatkan kesetaraan gender dan hak-hak anak (termasuk kesehatan mental) di kabupaten/kota di Indonesia, termasuk di Kelurahan Kenjeran. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan PUSPAGA di Kelurahan Kenjeran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi serta data sekunder melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan lima indikator efektivitas oleh Riant Nugroho, pelaksanaan PUSPAGA di Kelurahan Kenjeran telah berjalan dengan efektif. Terbukti dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan konsultasi serta konseling. Meningkatnya kesadaran orang tua terhadap kesehatan mental anak berdampak pada berkembangnya kemampuan anak dalam menghadapi masalahnya secara mandiri sehingga dirinya tumbuh menjadi individu yang sehat jiwa dan raga. Hambatan yang muncul dalam pelaksanaan PUSPAGA adalah masyarakat Kelurahan Kenjeran memiliki sifat kurang paham terhadap aspek hukum. Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah memberikan sosialisasi secara berkelanjutan dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Implementasi Kebijakan E-Government melalui Aplikasi SIMLONTAR-REK di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Rifqi Putra Al Ghifari; Muhammad Agus Muljanto
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7530

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini dapat dimanfaatkan sebagai inovasi dalam bidang pemerintahan berbasis digitalisasi sesuai dengan Peraturan Presiden 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang disingkat dengan SPBE, SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE (masyarakat). Dinas Sosial Jawa Timur merupakan salah satu instansi di Provinsi Jawa Timur yang telah melakukan kebijakan E-Government dengan menciptakan inovasi berupa aplikasi SIMLONTAR-REK guna membantu pemulangan orang terlantar yang ada di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan teori Implementasi George C. Edward III, berfokus pada implementasi kebijakan e-government melalui aplikasi SIMLONTAR-REK di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Jika dilihat dari teori Edward III yang meliputi faktor komunikasi, disposisi, dan struktur birokrasi telah terimplementasi dengan baik tetapi pada faktor sumber daya masih terdapat Kendala dimana kurangnya sumber daya manusia untuk mengimplementasikan kebijakan e-government ini.
Implementasi Pelayanan Jemput Bola Pada Pemutakhiran Biodata Kartu Keluarga di Kecamatan Genteng Kota Surabaya Riskita Dinda Mulia; Diana Hertati
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i1.7538

Abstract

Pemberian pelayanan kepada masyarakat merupakan tujuan utama penyelenggaraan administrasi publik. Berdasarkan data pada laman kalimasada di Kecamatan Genteng masih ditemukan masyarakat yang belum melakukan Pencatatan Tanggal Perkawinan pada Kartu Keluarga. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya sebagai penyelenggara pelayanan publik memiliki inovasi Pelayanan Jemput Bola untuk mempermudah masyarakat dalam kepengurusan dokumen administrasi kependudukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui implementasi Pelayanan Jemput Bola khususnya pada Pemutakhiran Biodata Pada Kartu Keluarga di Kecamatan Genteng Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian yang dianalisis dengan teori implementasi menurut Van Meter dan Van Horn menunjukkan bahwa: (1) Sarana dan Sasaran Kebijakan telah sesuai karena proses pelayanan berjalan cepat dan tepat; (2) Sumberdaya telah cukup untuk menunjang berjalannya pelayanan; (3) Hubungan Antar Organisasi belum cukup baik karena masih ditemui masyarakat yang belum mengetahui Pelayanan Jemput Bola; (4) Karakteristik Agen Pelaksana telah sesuai SOP; (5) Kondisi Sosial, Politik, dan Ekonomi di wilayah Kecamatan Genteng menyebabkan terjadinya penolakan dari masyarakat saat akan dibantu kepengurusan.

Page 1 of 2 | Total Record : 20