cover
Contact Name
Khalisah Visiana
Contact Email
khalisah.subekti@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6285701209000
Journal Mail Official
akuntansipmanajerial@uta45jakarta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Jl. Sunter Permai Raya, Sunter Podomoro, Jakarta 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Manajerial (Managerial Accounting Journal)
ISSN : 25026704     EISSN : 25026704     DOI : https://doi.org/10.52447/jam
Core Subject : Economy, Education,
Journal of Managerial Accounting is the official journal for scientific publications, which contains articles on research results, studies, and thoughts on Management and Behavioral Accounting, Financial Accounting and Capital Markets, Public Sector Accounting, Accounting Information Systems, Professional Ethics, Accounting Education, Good Governance, Corporate Social Responsibility, and Fraud and Forensic Accounting
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2025)" : 16 Documents clear
Penerapan Pajak Penghasilan Pasal 29 dalam Sistem Pelaporan SPT Tahunan Badan: Studi pada Perusahaan Laba dan Badan Nirlaba Setyapurnama, Yudi Santara; Naja, Muhammad Arjun; Saputri, Evieana R
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v10i2.9074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 29 serta mekanisme pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Badan pada perusahaan laba dan nirlaba. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap laporan keuangan serta dokumen perpajakan yang relevan. Objek penelitian terdiri atas CV. ABC sebagai perusahaan jasa berorientasi laba dan Yayasan DEF sebagai badan nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. ABC memiliki kewajiban PPh Pasal 29 sebesar Rp28.978.940 setelah dilakukan perhitungan penghasilan kena pajak, penerapan tarif pajak sesuai ketentuan, serta pengurangan kredit pajak yang telah dibayarkan selama tahun pajak berjalan. Sementara itu, Yayasan DEF tidak memiliki kewajiban PPh Pasal 29 karena seluruh penghasilannya digunakan untuk kegiatan pendidikan sesuai dengan ketentuan badan nirlaba dalam peraturan perpajakan, namun tetap diwajibkan menyusun pembukuan dan melaporkan SPT Tahunan Badan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan karakteristik badan usaha berpengaruh terhadap kewajiban PPh Pasal 29, tetapi tidak menghilangkan kewajiban administrasi perpajakan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman praktis bagi wajib pajak badan mengenai tata cara perhitungan dan pelaporan PPh Pasal 29 secara mandiri, serta mendorong peningkatan kepatuhan pajak dan efektivitas pelaksanaan sistem self-assessment.
Determinasi Ukuran Perusahaan, Risiko, dan Profitabilitas terhadap Corpotate Social Responsibility Expenditure Nelson, Catheryn Iona; Bwarleling, Theresia Hesti; Gwendella, Richelly; Yulia, Yulia
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v10i2.8980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, risiko perusahaan, dan profitabilitas terhadap Corporate Social Responsibility Expenditure. Penelitian ini menggunakan data sekunder, sampel dalam penelitian ini menggunakan perusahaan Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022-2024 dengan jumlah sampel 31 perusahaan. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan analisis regresi linear berganda. Hasil uji t didapatkan nilai sig, Ukuran Perusahaan 0,000, Risiko Perusahaan 0,003 dan Profitabilitas 0,942 yang berarti Ukuran Perusahaan dan Risiko Perusahaan memiliki pengaruh terhadap Corporate Social Responsibility Expenditure sementara Profitabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap Corporate Social Responsibility Expenditure. Kesimpulannya semua uji asumsi klasik terpenuhi, Ukuran Perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap Corporate Social Responsibility Expenditure sementara Risiko Perusahaan memiliki pengaruh negatif terhadap Corporate Social Responsibility Expenditure.
Pengaruh Tax Planning, Pengungkapan Esg, Profitabilitas, Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kualitas Laba Sebagai Variabel Moderasi Lailiyah, Nadhifatul
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v10i2.9096

Abstract

Riset ini ditujukan guna menganalisis pengaruh tax planning, pengungkapan ESG, profitabilitas, serta kebijakan dividen pada nilai perusahaan, melalui pertimbangan kualitas laba sebagai variable moderasi. Riset ini dilandasi oleh teori agensi, stakeholder theory, dan signaling theory yang bersama-sama menjelaskan bagaimana manajemen perusahaan mengelola informasi juga pengambilan keputusan strategis guna mengurangi asimetri informasi serta meningkatkan kepercayaan investor. Studi ini mengimplementasikan pendekatan kuantitatif serta data sekunder yang didapat dari laporan keuangan serta laporan non keuangan perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2020 hingga 2023. Melalui metode purposive sampling, didapat 68 observasi dari seluruh total populasi 227 data. Analisis dijalankan melalui penggunaan MRA. Temuan studi mengindikasikan bahwa: tax planning berdampak negatif pada nilai perusahaan, sedangkan pengungkapan ESG tak berdampak pada nilai perusahaan. Namun sebaliknya, profitabilitas berdampak positif pada nilai perusahaan, disamping itu, kebijakan dividen tak berdampak pada nilai Perusahaan. Uji moderasi mengindikasikan bahwa kualitas laba tak memoderasi korelasi antara tax planning, pengungkapan ESG, dan profitabilitas pada nilai perusahaan. Namun, kualitas laba terbukti bisa memperkuat dampak kebijakan dividen pada nilai perusahaan. Temuan ini juga memperkaya literatur terkait peranan strategis kualitas laba dalam memperjelas korealasi antara indikator fundamental perusahaan pada persepsi pasar.
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan Akuntansi Dewan, Leverage dan Market Kapitalisasi terhadap Tingkat Pertumbuhan Keberlanjutan Zinta, Aurellya; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v10i2.9007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latar belakang pendidikan akuntansi dewan, kapitalisasi pasar, dan leverage terhadap tingkat pertumbuhan berkelanjutan (Sustainable Growth Rate/SGR) pada perusahaan publik di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) serta situs resmi perusahaan untuk periode 2019–2023. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Stata untuk menguji hubungan antara variabel independen dan SGR. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan sejauh mana latar belakang pendidikan akuntansi dewan, kapitalisasi pasar, dan leverage memengaruhi kemampuan perusahaan dalam mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dengan mengisi kesenjangan dalam literatur melalui fokus pada peran latar belakang pendidikan akuntansi dewan serta kapitalisasi pasar terhadap SGR. Selain itu, studi ini juga menawarkan wawasan praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi pertumbuhan jangka panjang berbasis struktur dewan dan kebijakan keuangan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada penggunaan data kuantitatif sekunder dan belum mempertimbangkan faktor kualitatif seperti proses pengambilan keputusan strategis. Oleh karena itu, untuk memperoleh pemahaman yang lebih lengkap mengenai  pertumbuhan berkelanjutan, penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel seperti corporate governance maupun kondisi makroekonomi.
Manajemen Laba: Kajian Berdasarkan Kinerja Keuangan, Tax Avoidance dan Kualitas Audit. Yendrawati, Reni
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v10i2.9102

Abstract

This study aims to examine the effect of financial performance, tax avoidance, and audit quality on earnings management. The population of this study consists of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2018–2022. The sampling method used is purposive sampling, resulting in 320 samples that meet the specified criteria. Hypothesis testing is conducted using multiple linear regression analysis. The results indicate that financial performance, tax avoidance, and audit quality have a negative effect on earnings management. Practically, the findings of this study provide recommendations for investors to enhance their understanding of the underlying reasons behind manipulation typically carried out by managers, thereby helping investors mitigate the negative consequences of earnings management practices conducted by companies.
Fintech Peer-To-Peer (P2P) Lending: Explanation For The Issues In Indonesia Permatasari, Sheila Silvia; Julito, Kiko Armenita; Santosa, Safira Zakkiyah Dwi
Jurnal Akuntansi Manajerial Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jam.v10i2.9078

Abstract

Financial technology (fintech) in Indonesia is developing rapidly. This is demonstrated by the acceleration of digital development and transformation in this country. The interaction between society and financial services has evolved very quickly over the last few years. On October 9, 2023, there were 101 companies as the total of Fintech peer-to-peer lending companies which listed at Otoritas Jasa Keuangan (OJK) or Financial Service Authority. However, from 2018 to 2023, OJK was recorded as having blocked 6,680 illegal fintech lending companies. The illegal Fintech lending companies have many risks. This research will observe several fintech lending problems in Indonesia along with the explanations of why these things occur. A qualitative approach will be used as a method in this research with NVIVO 14 software as a tool for analyzing data. The results of this study have provided an explanation of several problems that occur in Indonesia regarding FinTech P2P lending. Several of these problems are outlined into five points including: unclear admin fees; illegal access obtained from borrowers; threats, slander, fraud, sexual harassment; data misuse, high interest rates without limits.

Page 2 of 2 | Total Record : 16