cover
Contact Name
Martini Dwi Endah Susanti
Contact Email
jinacs@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jinacs@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung A10 Teknik Informatika, Kampus Unesa Ketintang Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)
ISSN : -     EISSN : 26862220     DOI : https://doi.org/10.26740/jinacs.v3n02
Core Subject : Science,
JINACS (Journal of Informatics and Computer Science) diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya dalam empat kali setahun dengan No ISSN Online : 2686-2220 JINACS merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Teknik Informatika dan Computer Science. Jurnal ini mencakup bidang ilmu Rekayasa Perangkat Lunak, Jaringan dan Arsitektur Komputer, Komputasi Bergerak, Sistem Temu Kembali Informasi, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Citra Digital, Data Mining dll. JINACS terbit 4 (empat) nomor dalam setahun, yaitu bulan September, Desember, Maret dan Juni. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan diterbitkan dalam nomor In-Press sebelum nomor regular terbit.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 01 (2022)" : 15 Documents clear
Optimisasi Hyperparameter CNN Menggunakan Random Search Untuk Deteksi COVID-19 Dari Citra X-Ray Dada Malik Dwi Yoni Fordana; Naim Rochmawati
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p10-18

Abstract

Corona Virus Desease merupakan penyakit yang memiliki resiko penularan sangat tinggi sehingga mengakibatkan pandemi di seluruh dunia. Berbagai metode pencegahan dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah kasus akibat virus ini. Berbagai metode digunakan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, salah satunya dengan melakukan deteksi awal pada orang yang terindikasi mengalami gejala-gejala terpapar virus COVID-19. Alternatif lain yang bisa dipertimbangkan untuk mendeteksi COVID-19 pada pasien, yaitu menggunakan pendekatan deep learning dengan pencitraan CT dan X-Ray. Metode deep learning yang digunakan yaitu Convolutional Neural Network. Namun permasalahan yang sering dihadapi saat menggunakan CNN adalah kurang efisiennya nilai parameter yang digunakan pada setiap filter atau layer. Sehingga hasil yang didapatkan kurang optimal baik dari nilai akurasi maupun efisiensi dari model CNN. Proses optimisasi menjadi salah satu solusi yaitu dengan menerapkan algoritma Random Search untuk mencari kombinasi dari keempat nilai hyperparameter model CNN. Keempat hyperparameter tersebut terdiri dari convolutional layer, kernel size, fully connected layer, dan learning rate. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa setelah dilakukan optimisasi menggunakan Random Search selama kurang lebih 65 menit didapatkan 50 model terbaik dengan nilai akurasi terbesar yaitu 95.38% dan akurasi terendah yaitu 88%.
Penerapan Elliptic Curve Digital Signature Algorithm pada Tanda Tangan Digital dengan Studi Kasus Dokumen Surat – Menyurat Aulia Nadzifarin; Asmunin Asmunin
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p1-9

Abstract

Changes in the pattern of human life through electronic digital media are the impact of very rapid technological developments, one of which is the change in patterns from paper to paperless. At the same time as the COVID-19 pandemic, which affected policies in most areas of employment and education, this was done online, so electronic documents were often used in every process in these fields. As in the case of administrative correspondence or other document exchange transactions. And the authenticity of the document is needed by using a mechanism, one of which is a digital signature. Digital signatures can assist in the process of maintaining the confidentiality, authentication, disclaimer, integrity and validity that signatures in a document have been sent and received. By utilizing the Elliptic Curve Digital Signature Algorithm (ECDSA) digital signature algorithm for encryption and decryption processes to improve data security and authentication. The final representation of the digital signature is applied to the correspondence document with PDF type, using the Python ECDSA programming language as the system running process. Keywords: Digital Signature, ECDSA, Encryption, Decryption, Electronic Document
Implementasi Monitoring Manajemen Jaringan Dengan Software The Dude Berbasis Telegram Messenger Sintiya Puji Rahayu; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p19-25

Abstract

Informasi adalah hasil dari sekumpulan data yang diproses sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Diproses, terstruktur, atau disajikan dalam konteks tertentu untuk membuatnya bermanfaat dan berguna. Seperti contohnya, manusia tidak terlepas dari namanya informasi untuk melakukan pengambilan keputusan dan mempermudah pekerjaan. Pemantauan jaringan komputer sangat penting untuk memudahkan seorang administrator jaringan dalam memantau dan mengontrol sebuah sistem jaringan. Internet adalah alat terpenting dan sumber daya terkemuka yang digunakan oleh hampir setiap orang di seluruh dunia untuk penyebaran informasi. Menghubungkan jutaan komputer, halaman web, situs web, dan Server. Agar aktivitas yang dilakukan melalui jaringan internet tetap berjalan dengan lancar dan baik, maka digunakan sebuah metode pemantauan jaringan untuk mengontrol perangkat jaringan internet. Sehingga apabila ada perangkat yang tidak aktif, dapat dilakukan dengan cepat troubleshooting oleh admin administrator. The Dude adalah aplikasi freeware dari MikroTik yang dapat meningkatkan pengelolaan lingkungan jaringan. Kita bisa memantau apakah service Web nya atau service Telnet nya, atau service yang lain-lain nya hidup atau mati. Jadi kita bisa melihat kapan perangkat ini mati atau kita tidak hanya juga bisa melihat perangkatnya tetapi juga jaringannya. Apabila, mememeriksa kita tidak perlu membuka satu persatu Router-Router, tapi di satu halaman yang digunakan untuk memonitor, bisa melihat berbagai informasi mengenai jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem monitoring yang dapat mengirimkan informasi apabila terdapat masalah dengan perangkat yang mengalami kegagalan sehingga administrator jaringan dapat memperbaiki masalah tersebut bahkan ketika perangkat sedang mati. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem dapat mengirimkan notifikasi secara real-time kepada admin jaringan melalui Telegram Messenger, dengan menggunakan Telegram Bot API sebagai pendukung notifikasi. Implementasi network monitor ini diharapkan membawa manfaat yang berguna untuk menganalisa kinerja perangkat jaringan dan secara terus menerus memonitor sistem perangkat jaringan yang aktif atau tidak.
Penerapan AHP dan Normalisasi SAW sebagai Pendukung Promosi Ide pada Mobile IMS Muhamad Fikri Rizki Romadhoni; Aditya Prapanca
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p34-44

Abstract

Membuat ide merupakan kegiatan mencari solusi, mengolah pikiran, menganalisis, dan menemukan pengetahuan. Teknologi informasi belakangan ini mencakup banyak hal. Pada praktik pengelolaan ide yang masih menggunakan cara tradisional, terdapat banyak hambatan yang dipengaruhi oleh banyak faktor yaitu faktor internal dari individu itu sendiri maupun faktor eksternal. Kehadiran teknologi menjadikan interaksi pada ide manajemen lebih sehingga sekelompok orang dapat membuat interaksi untuk ide yang berawal dari gagasan satu orang menjadi buah pikiran banyak orang. Interaksi ini merupakan salah satu yang menjadi acuan bahwasanya kualitas ide atau gagasan tersebut patut dipertimbangkan. Dalam penelitian ini dikembangkan sistem manajemen ide yang menerapkan metode pendukung keputusan dengan mengukur secara matematis terhadap interaksi dan poin-poin penting dalam sebuah ide. Metode Analytical Hierarchy Process dan metode Simple Additive Weighting digunakan sebagai pemilihan ide terbaik dalam sebuah kelompok berdasarkan tingkat kepentingan kriteria yang diharapkan. Dalam pengujian iterasi, perhitungan AHP dan SAW dapat diimplementasikan pada program aplikasi. Iterasi program yang dilakukan dapat menghitung nilai dari data kuantitatif. Dalam penerapan metode, terdapat beberapa kekurangan yang menyebabkan sistem menjadi sulit digunakan. Metode Modifikasi AHP menghasilkan peluang konsistensi yang sebelumnya hanya 17,484% meningkat menjadi 99,98% dan mudah digunakan. Dari modifikasi yang dilakukan akan menghindarkan pengguna untuk melakukan input yang tidak konsisten. Penggunaan kombinasi metode AHP dan SAW akan meningkatkan kinerja berdasarkan waktu eksekusi dan penggunaan sumber daya perangkat.
Analisis Kebutuhan Resource Dan Independensi Antara Teknologi Single Server, Virtualisasi Dan Container Hanif Afrizal; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p26-33

Abstract

Saat ini perkembangan teknologi server semakin pesat, perkembangan ini disertai dengan banyaknya aplikasi web yang dikelola. Teknologi virtualisasi merupakan solusi dari independensi aplikasi. Peningkatan jumlah aplikasi web harus diikuti dengan peningkatan kebutuhan resource. Virtualisasi docker container menjadi trend saat ini. Docker adalah salah satu software yang menggunakan virtualisasi OS untuk menyimpan perangkat lunak ke dalam sebuah container. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan kebutuhan resource dan independensi terhadap teknologi single server, virtualisasi dan container. Metode yang digunakan untuk menganalisis perbandingan dengan mengelola banyak aplikasi apache web server. Hasil dari pengujian penggunaan memori, container membutuhkan memori sebesar 521 MB, single server membutuhkan memori sebesar 1330 MB dan virtualisasi membutuhkan memori sebesar 2475 MB. Hasil pengujian penggunaan CPU container membutuhkan CPU 1.85%, single server membutuhkan CPU 2.74% dan virtualisasi membutuhkan CPU 4.95%. Penggunaan memori dan CPU pada docker container lebih sedikit karena pada setiap virtualisasi server docker container tidak memuat kernel, melainkan berbagi kernel host dengan container yang lain. Berbeda dengan virtualisasi dan single server yang memiliki kernel sendiri untuk menjalankan aplikasi dalam hal ini menyebabkan kebutuhan resource memori dan CPU container lebih kecil. Container dan virtualisasi memiliki independensi yang terjaga, karena sumber daya dan aplikasi terisolasi secara terpisah, sehingga tidak menggangu konfigurasi aplikasi yang lain.
SIG Penentuan Rute Terdekat Menuju Faskes di Sidoarjo Menggunakan Dynamic Dijkstra Mohammad Aris Saputra; I Kadek Dwi Nuryana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p45-55

Abstract

Pencarian rute terdekat sangat dibutuhkan untuk menuju Fasilitas Kesehatan. Hal ini karena dibutuhkannya penindakan secepat mungkin untuk menangani pasien agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Algoritma Dijkstra merupakan salah satu algoritma yang handal dalam menentukan rute terdekat antara dua titik. Dijkstra dapat digunakan secara langsung dalam penentuan rute dengan menghitung bobot di setiap titik yang terhubung dari titik sumber sampai dengan titik tujuan. Bobot yang digunakan oleh Dijkstra statis bisa berupa jarak antar titik yang terhubung. Namun dalam kondisi nyata terdapat data lalu lintas yang bisa digunakan untuk memberi bobot antar titik agar bisa menentukan rute yang benar-benar sesuai. Oleh karena itu dibutuhkan pengembangan dari algoritma Dijktra statis agar bisa mendeteksi perubahan bobot yang terjadi. Pada penelitian sebelumnya diusulkan algoritma Dynamic Dijkstra yang bertujuan untuk mendinamisasi algoritma Dijkstra statis. Pada metode ini digunakan struktur Data Rektroaktif yaitu Retroactive Priority Queue (Antrian Prioritas Retroaktif), dengan struktur data ini algoritma Dijktra dapat mendeteksi perubahan bobot saat dieksekusi sehingga dapat mengakomodasikan perubahan-perubahan yang terjadi akibat dari perubahan bobot tersebut. Pengujian dilakukan pada aplikasi penunjukkan rute terdekat menuju Faskes di Sidoarjo, hasilnya aplikasi dapat berjalan dengan baik untuk merekomendasikan Faskes terdekat dan menunjukkan rute dari titik sumber (pengguna) menuju Faskes terdekat. Perbandingan akurasi dengan aplikasi lain yang serupa juga dilakukan dengan hasil 85,72 % untuk Google Maps dan 75,9 % untuk Bing Maps.
Perbandingan Citra Digital Sebelum dan Sesudah Melakukan Kombinasi Proses Enkripsi Menggunakan Algoritma RC4 dengan Metode Steganografi Least Significant Bit (LSB) Clarisa Gita Aprillia; Aditya Prapanca
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p56-66

Abstract

Citra digital sebagai salah satu format data digital yang digunakan untuk menyimpan gambar atau hasil karya dalam format digital. Namun, ada kemungkinan orang-orang yang tidak berwenang juga bisa melakukan kejahatan atau hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, dibutuhkan teknik kombinasi menggunakan algoritma simetris Rivest Code 4 (RC4) pada proses enkripsi dan metode Steganografi Least Significant Bit (LSB) pada proses penyisipan pesan untuk menjaga keaslian suatu citra. Algoritma Rivest Code 4 (RC4) adalah algoritma yang memiliki kunci simetris dan mengenkripsi plaintext secara digit per digit atau byte per byte dengan cara mengkombinasikan dengan operasi biner (biasanya XOR) dengan sebuah angka semi acak. Adapun Steganografi Least Significant Bit (LSB) adalah Metode Steganografi pada domain spasial dimana setiap bit yang mempunyai nilai minimum pada file citra diganti dengan urutan biner dari pesan rahasia. Pada penelitian ini, proses perbandingan dilakukan dengan cara memasukkan data citra dengan format (*JPG, *PNG, *BMP) pada proses enkripsi dan penyisipan pesan kemudian diproses menggunakan 6 variabel (PRNG Password, Convert teks menjadi ciphertext, ciphertext menjadi biner, convert gambar ke RGB, convert RGB ke nilai biner, menyisipkan biner ciphertext ke biner RGB sesuai posisi PRNG) agar dapat direalisasikan kedalam sistem. Adapun hasil pengujian perbandingan yang didapat yaitu semakin banyak karakter teks yang dimasukkan dalam proses encode, maka semakin banyak juga nilai biner yang muncul dan dari ketiga format citra yang diuji. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa tidak merubah kualitas citra (perubahan piksel tidak terlihat) akan tetapi merubah kualitas ukuran dengan nilai peningkatan 56.2% pada *JPG dan 1% pada *PNG serta penurunan sebesar 33.3% pada *BMP.
Implementasi Algoritma Decision Tree untuk Klasifikasi Surat pada Aplikasi Mobile E-Surat Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri Berbasis Android Muhammad Naufal Baharudin; I Kadek Dwi Nuryana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p76-85

Abstract

Aplikasi Mobile E-Surat Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri merupakan sebuah hasil dari perkembangan teknologi yang ada saat ini, sebuah teknologi yang memudahkan pekerjaan manusia. Teknologi yang memberikan pengaruh besar dalam dunia surat-menyurat. Saat ini di dunia surat-menyurat tidak hanya menggunakan media cetak pada kertas, tetapi juga menggunakan media elektronik seperti Google Mail, Yahoo Mail, yang berupa file dalam bentuk PDF maupun Word. Aplikasi E-Surat merupakan aplikasi surat-menyurat antar instansi pemerintah, aplikasi E-Surat merupakan mobile aplikasi berbasis android, karena mayoritas penduduk di indonesia menggunakan smartphone android. Aplikasi ini memudahkan para pegawai instansi karena dengan menggunakan aplikasi ini pekerjaan surat-menyurat lebih efektif, efisien dan juga lebih praktis untuk di bawa dan dibuka di mana saja karena aplikasi ini merupakan aplikasi mobile dan berbasis android. Aplikasi E-Surat mengimplementasikan algoritma decision tree untuk klasifikasi surat. Klasifikasi surat ditujukan untuk mempermudah pegawai instansi untuk menentukan prioritas surat. Prioritas surat mengacu pada sifat surat dan kategori surat. Aplikasi E-Surat ini menggunakan Android Studio sebagai alat pengembangan aplikasi berbasis android dengan menggunakan bahasa pemrograman java, sedangkan untuk backend aplikasi menggunakan bahasa pemrograman PHP. Aplikasi E-Surat menggunakan phpMyAdmin sebagai database manager yang digunakan untuk menyimpan data yang ada. Aplikasi ini menggunakan xampp sebagai local web server. Fitur yang tersedia di aplikasi E-Surat yaitu login, signup, dashboard, surat masuk, surat keluar, dan disposisi. Di fitur surat masuk, surat keluar dan disposisi terdapat list surat, jika di klik akan pindah ke detail surat. Prioritas surat akan tampil di fitur disposisi.
Analisis Perbandingan Kinerja Algoritma Weighted Round Robin dan Weighted Least Connection Menggunakan Load Balancing Nginx Pada Virtual Private Server(VPS) Muhammad Naufal Ammar Rizqi; I Kadek Dwi Nuryana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p67-75

Abstract

Saat ini, kemajuan teknologi yang pesat memudahkan untuk mendapatkan informasi dan menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Salah satunya adalah penggunaan teknologi web. Oleh karena itu, peran web server sangat penting saat memproses permintaan dalam jumlah besar.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk membandingkan performansi algoritma weighted round robin(WRR) dan algoritma weighted least connection(WLS) menggunakan nginx pada Virtual Private Server(VPS)Pada pengujian throughput rata – rata dari WLC adalah 150.9 thread/sec yang dimana hasil tersebut lebih unggul 38.31 thread/sec dari pada algoritma WRR. Untuk pengujian Response time menggunakan WLC rata – rata yang didapatkan 31.77 sec lebih cepat dibandingkan yang menggunakan WRR. Dan untuk pengujian Error Req untuk WRR mendapatkan rata – rata 39.66% lebih besar dibandingkan dengan WLC . Sedangkan untuk pengujian CPU dapat diambil kesimpulan bahwa konfigurasi bobot pada setiap server dan method mempengaruhi koneksi yang diterima setiap server.Dari keempat resource yang diuji membuktikan bahwa algoritma weighted least connection(WLC) lebih efisien dalam membagi traffic dikarenakan karakteristik dari algoritma weighted least connection(WLC) adalah membagi traffic tidak hanya dari bobot namun juga dari koneksi yang tersambung pada masing masing node.
Procedural Content Generation pada Game World Exploration Sandbox Menggunakan Alogoritma Perlin Noise Desando Anugrah Ramadhan; Aries Dwi Indriyanti
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p86-91

Abstract

Perkembangan teknologi membuat industri game semakin bervariasi dalam mengembangkan konten dalam game. Dengan menggunakan Procedural Content Generation proses penciptaan dunia dalam game menjadi lebih dinamis dan cepat. Dalam implementasi Procedural Content Generation (PCG) untuk membangun konten dalam game memerlukan alogitma yang berbeda pada setiap kontennya. Dalam pembuatan sebuah bentuk daratan dapat dilakukan dengan menggunakan algoritma Perlin Noise. Perlin noise adalah salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk menghasilkan konten konten dalam game secara otomatis, salah satu manfaatnya adalah dengan menciptakan bentuk peta dunia secara otomatis. Pembuatan game dilakukan secara 2 dimensi menggunakan orthogonal view sebagai perspektif utama, dengan menghasilkan sebuah bentuk bukit, gua, dan awan yang dapat dijelajahi olek karakter pemain, proses pembentukan konten bukit, gua, dan awan menggunakan perlin noise dengan memperhatikan nilai jangkauan noise pada tiap konten. Dari hasil uji yang dilakuakan perlin noise dapat menghasilkan bentuk bukit dan gua yang terlihat natural, sedangkan untuk bentuk awan yang tercipta lebih cocok digunakan pada perspektif isometric view.

Page 1 of 2 | Total Record : 15