Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK)
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) merupakan media publikasi atas makalah yang telah dikirimkan pada kegiatan seminar. Prosiding ini diterbitkan secara daring (media online) oleh Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya setiap tahun mengiringi waktu kegiatan seminar. Adapun pengelola media publikasi ini ialah Fakultas Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, ITATS.
Articles
53 Documents
Search results for
, issue
"2021: SNESTIK I"
:
53 Documents
clear
Evaluasi Usability Aplikasi Zoom Meeting menggunakan System Usability Scale
Anwar Sodik;
Rahmi Rizkiana Putri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.824 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1807
Zoom Meeting has become a top-rated application in the past year. Pandemic forces almost everyone in the world to work from home. Zoom Meeting is one of the meeting applications widely used by the public; it is necessary to carry out a usability test process. SUS is an evaluation method used to see the reusability of a product. The evaluation was carried out on 20 respondents who used Zoom Meeting with a usage intensity of more than 20 hours each week. The results of the SUS evaluation obtained a score of 78.4 with a grade of "Good", it means that zoom meeting application has met the Usability element. Still, there are suggestions for improvement, such the addition of features.
Sistem Kontrol Pemanas Air Kamar Mandi Menggunakan PID Controller
Moch Febriawan Harianto;
Yuliyanto Agung Prabowo
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (117.601 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1777
Kamar mandi merupakan tempat yang paling sering dikunjungi oleh orang. Akan tetapi terkadang seseorang belum bisa bijaksana dalam menggunakannya, seperti lupa mematikan lampu dan meninggalkan kran dalam posisi terbuka, sehingga sering menyebabkan terjadi pemborosan air. Pengembangan teknologi terbaru dapat digunakan agar memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menggunakan kamar mandi dengan sistem mekanisme dan kontrol secara otomatis. Kebutuhan akan pemanas air (water heater) juga sangat dibutuhkan dalam kamar mandi. Namun sering kali nominal suhu air yang diinginkan harus diatur secara manual oleh pengguna. Oleh karena itu dirancang alat pengatur suhu otomatis dengan 3 buah tangki sebagai media pencampur air menggunakan PID controller. Berdasarkan tuning parameter PID controller menggunakan metode trial-and-error dengan diberikan set point 35°C diperoleh nilai Kp = 10, Ki = 5, dan Kd = 2. Karakteristik respon transient menghasilkan eror steady state 0,2%, rise time 13 detik, dan settling time 16 detik.
Rancang Bangun Monitoring Charging System pada Alternator untuk Mengetahui Kondisi Baterai
Achmad Irfan Rifaldi;
Hanifah Azizah;
Wahyu Setyo Pambudi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.48 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1845
Pengisian baterai pada kendaraan dapat dilakukan secara optimal apabila alternator bekerja dengan baik. Bilamana daya dari baterai digunakan sampai lebih dari 50% dari daya total, baterai tersebut bisa mengalami kerusakan. Salah satu penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan memonitor kondisi baterai. Permasalahan yang muncul adalah kondisi berkurangnya tegangan sampai tingkat di bawah standar sering diabaikan. Berdasarkan alasan ini, perlu dirancang sebuah alat untuk memonitor kondisi baterai berdasarkan pengisian alternator. Hasil pengujian alat monitoring kondisi baterai, jika daya lebih besar dari 30%, alternator tidak dapat mengisi sehingga tegangan serta arus dapat stabil sehingga tidak berisolasi. Jika daya habis, otomatis relay akan aktif sehingga alternator mulai mengisi sehingga arus serta tegangan berisolasi. Pengisian baterai pada sistem ini telah dilengkapi dengan penstabil tegangan sehingga pengisian dapat stabil. Pada hasil pengujian sistem, tegangan pada baterai mengalami perubahan ketika mesin dinyalakan atau pada kondisi aktif. Pada saat awal mesin tidak aktif, tegangan pada baterai adalah 12,3 volt. Ketika mesin aktif, tegangan menjadi 13,7 volt. Perubahan yang terjadi pada tegangan baterai tersebut adalah 11,38%. Hal ini disebabkan karena alternator aktif ketika kondisi kendaraan aktif sehingga tegangan baterai menjadi naik.
Sistem Monitoring Dan Kontrol Otomatis untuk Budi Daya Ikan Koi Degngan Parameter Suhu Dan pH Berbasis Internet of Things (IoT)
Danang Haryo Sulaksono;
Andy Muhamad Suryo
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (476.474 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1750
Ikan koi adalah salah satu ikan yang mempunyai potensi bisnis yang cukup baik. Untuk perkembangan ikan koi, perlu adanya perhatian pada tingkat keasaman dan suhu. Seperti nilai pH 7 – 9 dan suhu yang kurang dari 31°C. Dalam penelitian ini akan dibangun sebuah sistem monitoring dan kontrol untuk perawatan ikan koi dengan menggunakan sensor pH, ultrasonik dan sensor suhu untuk mengetahui kadar air kolam yang nantinya akan ditampilkan dalam website dan android. Sedangkan untuk unit pengendali menggunakan wemos D1 dan arduino uni. Jika pH dalam kolam yang dibutuhkan tidak sesuai maka alat ini akan menyesuaikan keadaan pH agar mendapatkan nilai yang sesuai dengan ikan koi. Hasil dari 3 pengujian sensor pH dan pH meter didapatkan bahwa selisi antara sensor pH dan pH meter yaitu 0,9. Hasil dari 3 pengujian sensor suhu air dan termometer didapatkan bahwa selisi antara sensor Suhu Air dan Termometer meter yaitu 1,33. Sedangkan hasil dari 3 pengujian sensor ultrasonik dan meteran didapatkan bahwa tidak ada selisi antara sensor ultrasonik dan meteran.
Klasifikasi Penderita Penyakit Jantung Menggunakan Metode Naïve Bayes dengan Chi-Square untuk Pemilihan Atribut
Maftahatul Hakimah;
Rani Rotul Muhima
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (11.328 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1817
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemilihan atribut dataset penyakit jantung dapat memperbaiki algoritma Naïve Bayes. Pemilihan atribut didasarkan pada uji independensi atribut terhadap variabel respons, yaitu target. Atribut yang dipilih adalah atribut yang berpengaruh terhadap variabel respons. Uji pengaruh di sini menggunakan uji Chi-square. Ada dua taraf signifikansi yang digunakan, yaitu 0,05 dan 0,01. Pada keseluruhan pengujian, Naïve Bayes dengan Chi-square pada taraf signifikansi 0,01 bisa meningkatkan akurasi dan presisi metode Naïve Bayes, masing-masing 1% dan 5%. Sedangkan Naïve Bayes tanpa pemilihan atribut menunjukkan kinerja terbaik pada pengukuran recall dibandingkan Naïve Bayes dengan Chi-square.
Software Bantu Pembuka Aplikasi Pada Dekstop Berbasis Voice Recognition
Akuwan Saleh;
Rido Akbar I;
Hari Wahjuningrat S
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.888 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1690
The human desire to make it easier to use a tool in order to increase the effectiveness of work production becomes a guide in the world of work. However, physical limitations or physical disabilities, especially the hands, make it difficult for someone to work using these tools. Therefore an assistive software was made to solve these problems, by utilizing the recognition of natural human characteristics using voice or voice recognition. Assistive software opening applications on a computer desktop with voice commands which are then converted into text using processing software with the help of the webscocket and speech-to-text library from Google and the results are processed to open the desired application by the user. In this paper, an application that has been made is able to convert voice to text and can open applications on the desktop so that it makes it easier for users to operate applications on a computer with a system success rate for speech recognition reaching 91.5%.
Rancang Bangun Oven Drying Sebagai Alat Pengering Eceng Gondok pada Suhu Rendah Menggunakan Metode PID
Indra Saputro;
Akhmad Akhmad Fahruzi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.88 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1789
Proses pengeringan eceng gondok ini masih menggunakan cara konvensional, pengeringan menggunakan bantuan panas dari energi matahari yang membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni sekitar 7–10 hari, dan masih bergantung pada kondisi cuaca. Tujuan penelitian ini yaitu mempersingkat waktu pengeringan dan menjaga suhu sesuai yang diinginkan dengan sistem pengeringan suhu rendah. Peneliti menggunakan metode PID untuk mengontrol suhu pengeringan sehingga dapat menstabilkan suhu dan mempersingkat respon waktu dalam pengeringan sesuai set point suhu yang diberikan. Dengan nilai Kp = 1; Ki = 1,5; dan Kd = 1, tingkat keberhasilan alat dalam mempersingkat waktu pengeringan relatif baik, dengan waktu 15 jam untuk sampel eceng gondok dengan berat awal 1 kg menjadi 120 gram pada suhu 65°C. Pada proses pengeringan eceng gondok secara manual, untuk mengurangi berat eceng gondok basah dengan sampel 1 kg, dibutuhkan waktu 2 hari di panas matahari yang terik. Sedangkan menggunakan alat pengering suhu rendah ini hanya memebutuhkan waktu 15 jam. Dengan serangkaian percobaan yang telah dilakukan, didapatkan nilai rata-rata yaitu 68,75% lebih cepat proses pengeringan menggunakan sistem suhu rendah dibandingkan dengan cara konvensional.
COVID-19 DAN SDGS
Rezzy Eko Caraka
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (9903.293 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1898
IMPLEMENTASI ALGORITMA WALL FOLLOWING DENGAN SISTEM KENDALI PID PADA PROTOTYPE ROBOT RESCUE
Moh Thoriq Maulana Wijaya;
Maryno Dwi Prayogo
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.591 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1770
Perkembangan teknologi robotika telah mampu menciptakan robot cerdas yang memilikikeistimewaan-keistimewaan khusus, salah satunya yaitu robot rescue. Robot rescue merupakan suatu jenis robot yang memiliki sebuah robot penyelamat yang mampu memandu korban mencari jalur evakuasi yang aman. Robot penyelamat yang dibuat memiliki sensor yang bisa mendeteksi api, dan asap untuk mampu menentukan area yang berbahaya untuk dilewati. Untuk memberikan perubahan pergerakkan, robot rescue dilengkai dengan algortima wall following agar pergerakan menjadi lebih halus tanpa menimbulkan pergerakan yang kaku. Algoritma wall following dapat dilakukan dengan menggunakan sistem kendali PID (Proportional Integral Derivative). Sistem kendali PID difungsikan untuk mengkoreksi error dari pengukuran variabel input pada (sensor) agar output sistem sesuai dengan nilai set point untuk menghasilkan error yang sekecil mungkin. Hasil pengujian menujukan nilai konstanta kontrol PID terbaik dengan nilai Kp=75, Kd=150dan Ki=25,dimana nilai tersebut mampu merespon posisi mobile robot wall following agar selalu mendekati nilai set point dan memiliki waktu yang tercepat mencapai finis dengan waktu 47 detik.Kata kunci: mobile robot wall following, SensorUltrasonic SRF05, KendaliPID
Penerapan Algoritma K-Means Untuk Pengelompokan Topik Dokumen Studi Kasus:Dokumen Abstrak Skripsi Jurusan Teknik Informatika ITATS
Rani Rotul Muhima;
Intan Rizky Kurniana;
Septiyawan Rosetya Wardhana;
Maftahatul Hakimah
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2021: SNESTIK I
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (691.399 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2021.1824
Proses inventarisasi di perpustakaan jurusan Teknik Informatika ITATS masih belum optimal. Hal ini ditunjukkan dengan bahan pustaka khususnya laporan skripsi mahasiswa di e-library ITATS belum dikelompokkan berdasarkan topik. Pengelompokkan laporan skripsi di perpustakaan jurusan Teknik Informatika perlu dilakukan untuk membantu mahasiswa dalam mencari referensi atau sebagai pertimbangan dalam memilih topik skripsi. Metode yang digunakan pengelompokan dokumen abstrak skripsi ini adalah K-Means. Metode ini cukup sederhana tetapi dapat meminimilasir kemiripan antar kelompok dan memaksimalkan kimiripan dalam satu kelompok. Data yang digunakan pada penelitian adalah 182 data dokumen abstrak skripsi dengan format pdf. Sebelum proses pengelompokan dengan algoritma K-Means, dilakukan preprocessing data. Proses ini terdiri dari case folding, tokenization, filtering dan stemming. Setelah tahap preprocessing data kemudian dilakukan pembobotan dengan Tf-Idf. Evaluasi hasil pengelompokan menggunakan metode elbow. Hasil penelitian menunjukan jumlah kelompok optimal pada k=3 dengan nilai SSE sebesar 41977,88.