cover
Contact Name
Gatot Suparmanto
Contact Email
info.lppm@ukh.ac.id
Phone
+62271-857724
Journal Mail Official
jurnal@ukh.ac.id
Editorial Address
masgat@yahoo.co.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada
ISSN : 20875002     EISSN : 2549371x     DOI : https://doi.org/10.34035/jk.v13i2
Core Subject : Health,
jurnal ini masih berfokus pada ilmu kesehatan kedokteran,keperawatan,biologi,kebidanan dan bidang kesehatan lainnya
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2, Juli 2016" : 15 Documents clear
PENGARUH EMPATHY PERAWAT TERHADAP LOYALITAS PASIEN UMUM Atiek Murharyati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 7 No. 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.394 KB)

Abstract

ABSTRAKPelayanan jasa rumah sakit membutuhkan empathy perawat sebagai salah satu bagian dari komunikasiperawat. Komunikasi perawat yang kurang baik menjadikan pasien kecewa dan mudah menceritakanpengalamannya kepada orang lain. Pelayanan keperawatan yang berkualitas didukung olehkomunikasi perawat sebagai sarana pemasaran interaktif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasiempathy perawat dan loyalitas pasien serta menganalisis pengaruh empathy terhadap loyalitas pasien.Penelitian kuantitatif, menggunakan sampel sejumlah 183 responden, dengan teknik purposive samplingdi RSUD Kabupaten Sukoharjo. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner. Analisa datamenggunakan product moment,regresi linier sederhana. Analisa univariat diperoleh hasil empathytergolong baik, dan pasien menunjukkan loyal. Analisa bivariat dengan studi korelasi product moment,dan regresi linier sederhana. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada pengaruh empathy terhadaployalitas pasien (p value 0,0001). Empathy perawat sebagai sarana pemasaran interaktif mempengaruhiloyalitas pasien, karena pemasaran interaktif menjadi salah satu pilar manajemen pemasaran jasa dirumah sakit. Manajemen rumah sakit sebaiknya melakukan evaluasi kepuasan pasienKata kunci: empathy perawat, loyalitas pasien.ABSTRACTHospital services requires empathy nurses as one part of the communication nurse. A bad communicationof a nurse will make the patient disappointed and this patient will easily tell his/her experience to otherpeople. A qualified nursing service is supported by a nurse’s good communication as a mean of interactivemarketing. This research is aimed to identify the characteristics of nurses’ empathy, and also patients’loyalty, as well as to analyze the influence of empathy to the patients’ loyalty. The quantitative researchused a sample of 183 respondents, using purposive sampling technique in RSUD Kabupaten Sukoharjo(Sukoharjo Regency). The data were collected by giving questionnaires. The data analysis used productmoment, a simple linier regression. Univariate analysis resulted in empathy is considered good, and thepatient showed loyalty. Bivariate analysis used a correlation study of product moment, and simple linierregression. The result of bivariate analysis showed there was an influence for empathy for the patients’loyalty (p value 0,0001). Empathy nurses as an interactive marketing influences patients’ loyalty sinceinteractive marketing becomes one of an important thing for service marketing management in thehospital. A hospital management should conduct an evaluation on the patients’ satisfactionKey words: empathy nurses, patients loyalty.
PENGARUH TERAPI MUSIK GAMELAN UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS DI PANTI WREDHA AISYIYAH SURAKARTA Erlina Windyastuti; S Setiyawan
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 7 No. 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.684 KB)

Abstract

ABSTRAKProses menua adalah proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis dansosial yang saling berinteraksi satu sama lain. Kondisi fisik yang menimbulkan masalah kesehatanpada lanjut usia (lansia) adalah nyeri yang ditimbulkan akibat osteoartrtritis. Tujuan penelitian iniadalah untuk menganalisis pengaruh terapi musik gamelan untuk menurunkan skala nyeri pada lansiadengan osteoarrthritis di Panti Wredha Aisyiyah Surakarta. Metode penelitian menggunakan desainquasi experiment dengan pendekatan desain pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan secaratotal sampling sebanyak 16 lansia yang mengalami osteoartritis di Panti Wredha Aisyiyah Surakarta.Intervensi pemberian terapi musik gamelan dilakukan setiap hari satu kali selama tujuh hari. Analisadata menggunakan Wilcoxon dan hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikanskala nyeri pada lansia dengan osteoartritis (p < 0,00).Kata kunci: musik gamelan, nyeri, osteoartritis, lansiaABSTRACTThe process of aging is a natural process that accompanied the decline of their physical, psychologicaland social that interact with each other. Physical conditions that cause health problems for the elderly ispain caused by osteoartrtritis. The purpose of this study was to analyze the influence of gamelan musictherapy to reduce pain scale in elderly with osteoarrthritis in Panti Wredha Aisyiyah Surakarta. Thisstudy uses a quasi-experimental design with pretest-posttest design approach. Sampling was done bysampling a total of 16 elderly who have osteoarthritis in Panti Wredha Aisyiyah Surakarta. Interventiongamelan music therapy performed every day one for seven days. Data were analyzed using the Wilcoxonand the results showed a significant decrease pain scale in elderly with osteoarthritis (p <0.00).Keywords : gamelan music, pain, osteoartritis, elderly
HUBUNGAN SUMBERDAYA DENGAN PELAKSANAAN HANDOVER SEBAGAI SASARAN KESELAMATAN PASIEN Anita Istiningtyas
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 7 No. 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.14 KB)

Abstract

ABSTRAKBanyak data di luar negeri maupun di dalam negeri yang menyatakan bahwa sebagian besarpenyebab kesalahan medis adalah ketidaktepatan komunikasi saat handover, baik dilihat dari proses,teknik maupun dokumentasi. Ketidaktepatan handover dan pelaksanaan yang belum optimal menjadipenghambat dalam tercapainya tujuan pasien safety di rumah sakit. Perlu pengkajian lebih mendalamagar handover menjadi lebih baik sehingga mengurangi terjadinya kesalahan medis. Tujuan penelitianadalah untuk menganalisis hubungan sumberdaya dengan pelaksanaan handover sebagai sasarankeselamatan pasien. Penelitian ini memberikan masukan bagi RS tentang aspek yang perlu ditingkatkanuntuk mengoptimalkan pelaksanaan handover. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap RSUDSukoharjo dengan rancangan kuantitatif non eksperimental. Waktu penelitian selama 1 bulan. Populasiseluruh perawat pelaksana ruang rawat inap sebanyak 106 orang. Pengambilan sampel dengan totalsampling. Jumlah sampel adalah 106 orang dikurangi 2 perawat cuti, sehingga berjumlah 104 orang.Pengumpulan data mengunakan kuesioner, observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakanadalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sumber daya (56,7%) dan pelaksanaan handover(53,8%) dalam kategori baik. Ada hubungan antara sumber daya dengan pelaksanaan handover(p=0.039). Kesimpulan motivasi perawat pelaksana, kepemimpinan kepala ruang, sumber daya danpelaksanaan handover adalah baik. Ada hubungan antara motivasi, kepemimpinan dan sumber dayadengan pelaksanaan handover di ruang rawat inap RSUD Sukoharjo.Kata kunci: sumber daya, keselamatan pasien, handoverABSTRACTMany of data found abroad and within the country which states that most of the causes of medicalerrors are inaccuracies handover communication. Handover which is not optimal become a barrier tothe achievement of patient safety. More in-depth assessment is needed in order to be better handoverto reduce the occurrence of medical errors. The aim of research is to analyze the correlation betweensource with handover as the goal of patient safety. This research provides input to the hospital onaspects that need to be improved to optimize handover. The study was conducted in inpatient wardsin Sukoharjo Regional Public Hospital with quantitative non-experimental design. Research time for1 month. Its population is all of nurses in inpatient wards were 106. Sampling method with a totalsampling. The sample size is 106 with 2 nurses on leave, thus totaling 104. Data collection usingquestionnaires, observations and interviews. Data analysis used to chi square. The result researchshowed resources (56.7%) and handover (53.8%) in good categories. There is a relationship betweenresources and handover (p=0.039). Conclusion resources and handover is good. There is a relationshipbetween resources with handover as the goal of patient safety.Keywords : resources, nursing handover, patient safety
INDIKATOR BANTUAN HIDUP DASAR UNTUK MENOLONG KORBAN TENGGELAM Galih Priambodo; Anita Istiningtyas; Egar Rahardiantomo
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 7 No. 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.754 KB)

Abstract

ABSTRAKHampir 90 persen kejadian tenggelam di Indonesia tidak mendapat pertolongan secara cepat. Halini banyak disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya tingkat pengetahuan terhadappertolongan pertama pada korban tenggelam dan kurangnya sosialisasi tentang manfaat pertolonganpertama pada korban tenggelam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui indikator bantuan hidupdasar pada wisatawan tenggelam. Penelitian kualitatif menggunakan analisa Miles and Huberman,dengan desain Grounded Theory. Penelitian menggunakan desain penelitian Grounded Theory untukmencari indikator bantuan hidup dasar korban tenggelam. Jumlah informan dalam penelitaian tigaorang. Informan adalah lifeguard yang ahli dalam penyelamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaProsedur BHD melakukan evakuasi korban ke tepi pantai, kemudian melakukan airway, breathing, dancircuation. Evaluasi tindakan BHD ialah memposisikan korban pada posisi recovery kemudian merujukke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk penaganan lebih lanjut. Hambatan pelaksanaan BHDberupa keadaan laut, keadaan geografis serta sarana yang kurang atau tidak memadahi. Kesimpulanpenelitian menunjukkan bahwa indikator bantuan hidup dasar pasien tenggelam adalah melakukanevakuasi korban ke tepi pantai, kemudian melakukan airway, breathing, dan circuation.Kata kunci : lifeguard, bantuan hidup dasar, tenggelamABSTRACTAlmost 90% incidences of drowning in Indonesia do not get a help quickly. This is often caused byseveral factors, such as the lack knowledges of the first aid in handling the drowning victims, and thelack guidances of the benefits of the first aid to the victims drowned. This study aims to determine theindicators on basic life support or help on tourists drowning. This qualitative study uses analysis Milesand Huberman with grounded theory desaign. This study uses a Grounded Theory research designbecause to look for indicators of basic life support victims drowned. The number of informants in thisresearch is three people. The informant is a lifeguard who are experts in rescue. The results showthat the procedures of BLS are first, evacuate the victim to the beach, then do the airway, breathing,and circulation. The evaluation of BLS action is positioned the victim in recovery position and thenaccompany them to the clinic or the nearest hospital for further treatment. The lacks of BLS action aresea conditions, geographic and the less facilities. The conclucion of the study shows that indicators ofbasic life support victims drowned is evacuate the victim to the beach, then do the airway, breathing,and circulation.Key word : lifeguard, basic life support, drowning
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI SELAMA KEHAMILAN Anis Nurhidayati; E Ernawati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 7 No. 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.32 KB)

Abstract

ABSTRAKPengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya perilaku atautindakan seseorang (overt behavior). Apabila perubahan perilaku didasari dengan pengetahuan dansikap yang positif maka akan menyebabkan langgengnya perilaku (long lasting). Pemenuhan kebutuhannutrisi pada ibu hamil berkaitan erat dengan tinggi rendahnya pengetahuan ibu tentang nutrisi padasaat hamil. Ibu hamil dengan pengetahuan gizi baik diharapkan dapat memilih asupan makanan yangbernilai gizi baik dan seimbang bagi dirinya sendiri, janin dan keluarga. Pengetahuan gizi yang baikdapat membantu seseorang belajar bagaimana menyimpan, mengolah serta menggunakan bahan makananyang berkualitas untuk dikonsumsi. Pengetahuan yang kurang menyebabkan bahan makanan bergizi yang tersediatidak dikonsumsi secara optimal. Metode penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan crosssectional study, di BPS Mitra Ibu Sragen selama 6 bulan. Populasi penelitian adalah 30 ibu hamildengan teknik sampling quota sample. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Teknik analisis dataadalah Spearman’s Rho dengan tingkat kepercayaan 95% atau α = 5%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik dengan perilaku pemenuhan nutrisi baik sebanyak2 orang (6.67%), cukup 7 orang (23.33%) dan kurang 1 orang (3.33%). Ibu hamil yang memilikipengetahuan cukup dengan perilaku pemenuhan nutrisi baik sebanyak 1 orang (3.33%), cukup 13orang (43.33%) dan kurang 1 orang (3.33%). Ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang denganperilaku pemenuhan nutrisi baik sebanyak 1 orang (3.33%), cukup 3 orang (10.00%) dan kurang 1orang (3.33%). Berdasarkan hasil analisis Spearman’s Rho dengan tingkat kepercayaan 5% diperolehnilai p hitung 0.146 < p tabel 0.364 dan p-value 0.442 > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tidakada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemenuhan kebutuhan nutrisi selamakehamilan.Kata Kunci: tingkat pengetahuan, perilaku, nutrisi, kehamilanABSTRACTCognitive is very important domain knowledge for the formation of a person’s behavior or actions(overt behavior). If the behavior changes based on the knowledge and a positive attitude will leadto the perpetuation of behavior (long lasting). Meeting the needs of nutrition in pregnant women isclosely related to the level of knowledge of mothers about nutrition during pregnancy. Pregnant womenwith the knowledge of good nutrition is expected to choose the food intake of good nutritional valueand balance for himself, fetus and family. Knowledge of good nutrition can help a person learn howto store, process and use a quality foodstuffs for consumption. The knowledge that they cause lessnutritious food available is not optimally consumed. The research method is analytic survey with crosssectional approach, in BPS Mitra Ibu Sragen for 6 months. The study population was 30 pregnant women with quota sampling technique sample. The research instrument was a questionnaire. The dataanalysis technique is Spearman’s Rho with a confidence level of 95% or α = 5%. The results showed thatpregnant women who have a good knowledge of nutrition with good behavior as much as 2 (6.67%), just7 people (23:33%) and less than 1 (3:33%). Pregnant women who have sufficient knowledge of nutritionwith good behavior as much as 1 (3:33%), just 13 people (43.33%) and less than 1 (3:33%). Pregnantwomen who have less knowledge of nutrition with good behavior as much as 1 (3:33%), just 3 votes(10.00%) and less than 1 (3:33%). Based on the analysis of Spearman’s Rho with a confidence levelof 5% calculated p values obtained 0146 <p table and the p-value 0.364 0.442> 0.05. This shows thatthere is no relationship between the level of knowledge of mothers with behavioral fulfilling nutritionalneeds during pregnancy.Keywords: level of knowledge, behavior, nutrition, pregnancy

Page 2 of 2 | Total Record : 15