cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 70 Documents
Search results for , issue "Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021" : 70 Documents clear
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis di SBU Galangan Pelni Surya Ratna Murtisari Dewi; Suhartini Suhartini
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.965 KB)

Abstract

SBU Galangan Pelni Surya merupakan anak perusahaan PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PT. PELNI) yang bergerak di bidang docking kapal. Dimana kemanan pada setiap kegiatan pengerjaan yang berjalan merupakan suatu hal yang sangat penting diperhatikan demi menjaga citra baik perusahaan. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) ialah suatu metode yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mencegah suatu mode kegagalan yang mungkin terjadi. Mode kegagalan yang dimaksudkan merupakan apa saja yang berkaitan dengan seluruh kondisi diluar standar yang telah ditetapkan ataupun seluruh kondisi yang yang berjaitan dengan ketidaksempurnaan / kecacatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa munculnya mode kegagalan pada proses pengerjaan docking kapal dan menemukan upaya penanggulangannya. Merpakan penelitian deskriptif yang mana proses pengumpulan data diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan secara langsung. Pada analisa pengamatan yang dilakukan terdapat 10 kegiatan pada SBU Galangan Pelni Surya yang berpotensi menyebabkan mode kegagalan. Kemudian didapatkan nilai RPN tertinggi sebesar 270 pada kegiatan pemotongan lambung kapal menggunakan mesin las yang memiliki risiko menyebabkan kebakaran. Selanjutnya telah diketahui bahwa risiko kebakaran diprioritaskan untuk ditangani. Digunakan diagram sebab akibat (fishbone) guna mengidentifiksikan penyebab kebakaran untuk kemudian menemukan upaya yang perlu dilakukan guna untuk mengatasi risiko terjadinya kebakaran.
Pengaruh Variasi Matriks dan Orientasi Sudut Filler Karbon pada Polymer Matrix Composite terhadap Kekuatan Tarik dan Impact M Habib Maulana; Vuri Ayu Setyowati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.044 KB)

Abstract

Komposit merupakan suatu material yang terbentuk dari kombinasi dua atau lebih material sehingga dihasilkan material komposit yang mempunyai sifat mekanik dan karakteristik berbeda. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi matriks dan orientasi sudut filler karbonterhadap pengujian kekuatan tarik dan kekuatan impak. variasi orientasi sudut serat (+/- 45?,+/- 60? dan +/-  90?) dan Matrik yang digunakan yaitu polyester, epoxy, vinylesterdengan serat yang digunanakan yaitu seratcarbon.Semakin tinggi orientasi serat maka nilai tegangan tarik akan semakin besar di karenakan arah pembebanan serat di distribusikan secara merata oleh matriks pengikat.Peningkatan kekuatan tarik pada vinylester tersebut di sebabkan adanya bisphenol A pada vinylester sehingga semakin banyak gugus benzene yang berulang dalam material tersebut. Hasil kekuatan tarik tertinggi yaitu pada untuk nilai tertinggi didapatkan dari hasil sudut 90° dengan variasi matriks Vinylester dengan Carbon menghasilkan 165,53 MPa dan sedangkan untuk nilai terendah didapatkan dari sudut 60° dengan variasi matriks Polyester dengan Carbo nmenghasilkan 72,37 Mpa. Pada modulus elastisitas didapat nilai paling besar yaitu pada hasil orientasi sudut 90°. Hasil pada pengujian impak didapatkan dari hasil sudut 90° dengan variasi matriks Polyester dengan Carbon menghasilkan 10,6x10 J/mm2 sedangkan untuk nilai terendah didapatkan dari sudut 90° dengan variasi matriks Epoxy dengan Carbon menghasilkan 3,1x10 J/mm2.hasil tersebut menunjukkan bahwa arah serat tidak mampu menahan besarnya gaya pada arah transfersal dengan cekam alat uji impact.
ANALISIS KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK PRIORITY NUMBER, DIAGRAM PARETO, FISHBONE, FIVE WHYS ANALYSIS Qonita Aulia Rohani; Suhartini Suhartini
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.079 KB)

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam kelancaran produksi sehingga program K3 harus diterapkan di perusahaan dan bukan hanya sekedar wacana. Keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu program yang dibentuk sebagai upaya untuk mencegah timbulnya kecacatan kerja dalam kecelakaan kerja dengan cara melihat dan menganalisis hal-hal yang berpotensi menimbulkan kecacatan kerja akibat kecelakaan kerja serta tindakan antisipasi apabila hal tersebut terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko terjadinya kecelakaan kerja pada PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, dengan menggunakan metode risk priority number, diagram pareto, fishbone dan five why’s analysis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa jenis pekerjaan inspeksi peralatan area packer dengan faktor risiko gangguan pendengaran yang disebabkan oleh area kerja yang terlalu bising. Sementara itu usulan yang dapat diberikan berdasarkan five why’s analysis yaitu pihak manajemen perusahaan harus memberikan sosialisasi penggunaan APD dan sanksi kepada semua pekerja yang tidak menggunakan APD sesuai dengan SOP.
Studi Pengaruh Jenis Minyak Nabati terhadap Campuran Bioresin Vinil ester-Minyak Nabati Eli Novita Sari; Ahmad Ilham Ramadhani; Jauharotul Maknunah
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.973 KB)

Abstract

Minyak nabati merupakan alternatif untuk mengganti minyak mineral dan bahan kimia, karena minyak nabati bersifat biodegradable, tidak beracun, ramah lingkungan, dan dapat diperbarui. Penelitian ini akan mengembangkan bioresin yang merupakan campuran dari polimer vinil ester dengan polimer alam berupa minyak nabati. Hasil dari pengujian bioresin dengan variasi minyak nabati yang meliputi minyak sawit, minyak kelapa, minyak kedelai, dan minyak wijen didapatkan hasil bahwa bioresin vinil ester dengan pengisi minyak sawit (VE-MS) dan minyak wijen (VE-MW) memiliki properti teroptimum. Nilai kekerasan VE-MS 76 HD dan VE-MW 75 HD, nilai kekuatan tarik VE-MS 42 Mpa dan VE-MW 45 Mpa, nilai pertambahan panjang VE-MS 24% dan VE-MW 20%, nilai kekuatan tekuk VE-MS 73 Mpa dan VE-MW 89 Mpa, massa jenis VE-MS 1,004 g/cm3 dan VE-MW 1,003 g/cm3.
Simulasi Numerik pada Backward-Facing Step Flow dengan Menggunakan Near Wall Treatment Methods dan Model Viscous k-? Rizal Mahmud; Iis Rohmawati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.082 KB)

Abstract

Penelitian ini, membandingkan hasil simulasi numerik dengan data eksperimen dari Driver and Seegmiller [1]. Metode near-wall treatment akan dibandingkan dengan menggunakan model turbulensi yang berbeda pada flow yang melintasi backward-facing step. Penelitian ini menggunakan solver 2D, steady-state, dengan turbulent flow k-?. Standard wall functions, non-equilibrium wall functions dan enhanced wall treatment dengan model turbulensi k-? standard, k-? RNG dan k-? Reliazable dipilih dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa model viscous k-? Reliazable memperlihatkan hasil yang paling baik untuk memprediksi pressure coefficient dengan kombinasi enhanced wall treatment. Prediksi ini menunjukkan diperlukan kombinasi model turbulensi dan near-wall treatment yang tepat agar mendapatkan hasil yang mendekati dengan data eksperimen
Pengendalian Kualitas Produk Handle SS Belly Shape dengan Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) di CV. XYZ Suparjo Suparjo; Mochamad Bagus Setiyawan
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.973 KB)

Abstract

Pengendalian kualitas sangat penting untuk dilakukan karena akan memberikan dampak yang positif bagi perusahaan baik terhadap produksi maupun pendapatan. CV. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan cetakan bahan metal dan komponen teko. Pada saat ini proses produksi handle ss belly shape masih menghasilkan produk cacat. Penelitian yang dilakukan di CV. XYZ menemukan tiga jenis cacat yang disebabkan oleh mode kegagalan yang terjadi saat proses produksi. Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi nilai risiko mode kegagalan yang terjadi selama proses produksi. Dari hasil FMEA kemudian dilanjutkan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengetahui faktor yang mendasari mode kegagalan terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mendasari mode kagagalan yang menyebabkan produk cacat. Dari hasil perhitungan Risk Priority Number (RPN) mode kegagalan yang memiliki nilai tertinggi adalah mata gerinda mengalami glazing sebesar 150. Kemudian analisa penyebab mode kegagalan tersebut menggunakan metode FTA didapatkan minimal cut sets : temperatur tinggi akibat gesekan benda kerja dengan material abrasif, atau alur bur terlalu kecil dan tidak ada tools untuk melihat alur burr, atau Operator baru, atau tidak ada SOP yang jelas atau, Operator kurang konsentrasi atau, Kurangnya informasi jenis material produk.
Analisis Strategi Bersaing Air Mineral dengan Menggunakan Metode Rantai Markov Iis Riyana; Lukmandono Lukmandono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.997 KB)

Abstract

Air Mineral dalam kemasan merupakan air yang mengandung bahan-bahan larut lain dan memberi nilai-nilai lain yang di kemas dalam bentuk ekonomis dan menarik. Semakin berkembangnya persaingan semakin banyak pula Merk Air Mineral di pasaran. Penelitian ini membahas tentang analisis strategi menggunakan metode Markov. Metode ini dapat menemukan strategi yang kompetitif sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Terdapat empat merk yang digunakan untuk membangun matriks markov. Dari hasil analisis Markov Chain maka di temukan bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk state A (Aqua) berpindah ke state L (Le Mineral) adalah sebesar 8 periode (bulan), dan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk state C (Club) berpindah ke state L (Le Mineral )adalah sebesar dua periode (bulan).
Pengaruh Jumlah Layer Dan Orientasi Sudut Filler Karbon Pada Polymer Matrix Composite Terhadap Kekuatan Tarik Dan Impact R. Achmad Supriyadi; Vuri Ayu Setyowati; Afira Ainur Rosidah
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.104 KB)

Abstract

Komposit merupakan material yang terdiri dari dua atau lebih material sehingga menghasillkan komposit dengan sifat serta karakteristik mekanik yang berbeda. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jumlah layer dan orientasi sudut serat karbon pada komposit terhadap kekuatan impact dan kekuatan tarik pada komposit. Penelitian ini menggunakan serat karbon sebagai filler. Pada matrik menggunakan polyester. Penyusunan komposit menggunakan metode penyusunan komposit laminat. Hasil dari pengaruh jumlah layer terhadap kekuatan impact dan kekuatan tarik terbesar terjadi pada peningkatan jumlah layer pada komposit, karena semakin bertambahnya jumlah layer atau bertambahnya volume fraksi pada material tersebut kekuatan impact dan tarik semakin meningkat. Standart pengujian tarik yang digunakan adalah ASTM D-3039. Berdasarkan hasil pengujian tarik, kekuatan komposit terbesar pada variasi 2 layer 60? sebesar 141,7 Mpa, sedangkan kekuatan tarik terendah pada variasi 3 layer 60? sebesar 72,40 Mpa. Identifikasi bagian fraktur menunjukkan bahwa mekanisme kegagalan sering terjadi ialah pemisahan serat oleh matriks (fiber pull out) serta pemisahan lapisan antara serat matriks yang putus (delamination). Pengujian impact menggunakan standar ASTM D-6110.  Hasil tertinggi pada variasi 3 layer sudut 90? sebesar 10,7 x10-2 J/mm 2 sedangkan kekuatan Impact terendah pada variasi 3 layer 45? sebesar 3,6 x10-2 J/mm2 .
Pengaruh Variasi Ukuran Pipa terhadap Head loss pada Instalasi Perpipaan di Desa Sumbermanggis Yohanes Charles Narding; Dwi Kusuma; Naili Saidatin; Zain Lillahulhaq
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.964 KB)

Abstract

Kebutuhan air oleh makhluk hidup dibumi ini tidak bisa dihilangkan sehingga air merupakan salah satu komponen wajib dalam kehidupan. Namun instalasi penyaluran air masih banyak yang mengalai kesulitan khususnya di daerah pegunungan ,oleh karena itu dibutuhkan Teknologi Tepat Guna (TTG) dan terbarukan yang bersifat efektif dan juga efisien, dengan biaya operasional yang terjangkau oleh masyarakat. Salah satu permasalah dalam instalasi perpipaan adalah adanya head losess. Pada penelitain ini digunakan data sekunderuntuk melakukan pengamatan instalasi perpipaan yang terdiri dari 3 variasi ukuran yang terdiri dari variasi 1 (10 in – 8 in – 6 in), variasi 2 (9 in – 7 in – 5 in) dan variasi 3 (8 in – 6 in – 4 in) yang bertempat di desa Sumbermanggis. Berdasarkan hasil analisis didapatkan sistem perpipaan variasi 1 ( 10 in – 8 in – 6 in) memiliki nilai head loses yang paling kecil. Sehingga disimpulkan bahwa semakin besar ukuran sistem perpipaan maka nilai head loses total yang didapatkan akan semkain kecil.
Cover, Preface, dan Daftar Isi SENASTITAN I Editor SENASTITAN
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.027 KB)

Abstract