cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Ketangga Desa Kateng Kecamatan Praya Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora
Published by bajang Institute
ISSN : 28089650     EISSN : 28089219     DOI : 10.53625
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches: Humanities and Social sciences, that include: Educational and social humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2: Desember 2022" : 26 Documents clear
MEMAKSIMALKAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENGGABUNGAN SOSIAL MEDIA DENGAN PRAKTIK DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Fatimah Azzahra; Nanda Fikriya; Rahmah Hasna Fadhiyah; Arita Marini
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: In this increasingly modern era, social media use has become a normal part of daily life. Users are from all ages, from adult to child. Users of underage children are a concern for parents and teachers as to the character they will receive from daily viewing on social media. Thus researchers are attempting to analyze how rapidly developing social media can be maximized in the process of instilling character education especially at an elementary school age. The methods used in this study are research for literature, that is, by understanding and examining relevant written sources, be they books, documents, articles, and so forth. The approach in this study is the qualitative approach, striving to acquire, collect, process, and analyze data qualitatively. The result is that character education is not only given theoretically in schools, but also needs to be applied in everyday life. So it would become a habit. In digitisation as of today, technological advances should never cause even more good character deterioration in students, especially elementary school students. Therefore, teachers and parents should give insight into how ethics can be used in good social media. Here is where character education is essential for the generation that leads the nation. Abstrak: Di era yang semakin modern ini, penggunaan media sosial menjadi suatu hal yang wajar dalam kehidupan sehari-hari. Penggunanya pun dari berbagai kalangan usia, dewasa sampai anak-anak. Pengguna dari kalangan anak-anak di bawah umur menjadi kekhawatiran bagi orang tua dan guru terkait dengan karakter yang akan terbentuk dari tayangan di media sosial yang mereka tonton sehari-hari. Maka dari itu peneliti berusaha untuk menganalisis bagaimana cara agar media sosial yang sedang berkembang pesat saat ini dapat dimaksimalkan dalam proses penanaman pendidikan karakter terutama pada usia anak-anak sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yakni dengan memahami dan meneliti berbagai sumber tertulis yang relevan, baik itu buku, dokumen, artikel dan lain-lain. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yakni berusaha untuk mendapatkan, mengumpulkan, mengolah, serta menganalisis data secara kualitatif. Hasilnya adalah pendidikan karakter tidak hanya diberikan secara teoritik di sekolah, namun juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga akan menjadi kebiasaan. Diera digitalisasi seperti saat ini, kemajuan teknologi jangan sampai membuat semakin merosotnya karakter baik pada siswa terutama siswa sekolah dasar. Maka dari itu, guru dan orang tua harus memberi pemahaman bagaimana etika dalam menggunakan media sosial dengan baik. Disinilah pentingnya pendidikan karakter agar para generasi penerus bangsa memiliki etika dan moral yang baik tidak hanya di dunia nyata tetapi juga di dunia maya.
KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM BENTUK PERMAINAN PAPAN PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Muhammad Nazri Nurrahman; Sindy Meisyaroh; Vera Stela Sagala; Arita Marini
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran IPA terkadang sulit untuk dicermati oleh peserta didik karena media pembelajaran yang digunakan terlalu membosankan. oleh karena itu, pendidik biasanya menggunakan bermacam-macam menggunakan media pembelajaran yang disesuaikan agar lebih lebih menarik perhatian peserta didik. Media yang biasa digunakan yaitu media audio, media visual, media audio visual, dan media serbaneka. media pembelajaran yang biasa digunakan dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar yaitu media visual seperti media papan permainan. metode memperoleh data dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang berupa studi literatur atau studi kepustakaan. Studi literatur dapat ditempuh dengan jalan mengumpulkan referensi yang terdiri beberapa penelitian terdahulu yang kemudian dikompilasi untuk menarik kesimpulan. studi literatur termasuk ditujukan untuk mengumpulkan informasi melalui dokumen yang ada dalam bentuk tertulis maupun digital. Kata media berasal dari bahasa latin yang memiliki arti perantara atau pengantar. Media pembelajaran merupakan merupakan seuatu alat bantu dalam proses pembelajaran yang digunakan untuk menjelaskan dan menyampaikan informasi yang berhubungan dengan proses pembelajaran. Media pembelajaran ini sangatlah penting dalam berjalannya proses pembelajaran. Karakteristik media pembelajaran seperti fiksatif, manipulatif, distributif, aksesibilitas, interaktif, sesuai dengan fungsi dan tujuan pengajaran, mendukung materi pembelajaran, mudah digunakan, sesuai dengan karakteristik peserta didik, dan efektif dan efisien. salah satu kelebihan media pembelajaran yaitu mengembangkan perilaku positif terhadap pembelajaran dan memudahkan guru menjelaskan materi. Salah satu kekurangannya yaitu membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mempersiapkan materi.
KESESUAIAN PENDIDIKAN ISLAM DENGAN KEARIFAN LOKAL DI MIN 2 KUBU RAYA SOLIHIN SOLIHIN
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instilling the values ​​of local wisdom-based religious education is an effective effort to counteract the degradation of religious values ​​in students in the digital era. This study aims to determine the strategies that have been implemented by MIN 2 Kubu Raya in instilling the values ​​of local wisdom-based Islamic education. This research is a qualitative descriptive research. Data collection was carried out through structured and unstructured interviews, observation, and documentation. The data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation and verification. The results of this study indicate that in instilling the values ​​of Islamic education based on local wisdom, MIN 2 Kubu Raya has implemented a strategy of cultivating religious values ​​through activities based on local wisdom such as tahlilan, grave pilgrimage, silaturrahim and halalbihalal. The values ​​of Islamic education that have been instilled are in the form of aqidah values, namely faith in Allah and in the Last Day; moral values, namely compassion, social care, politeness, and devotion to parents and teachers; and the value of worship in the form of reciting dhikr of the holy verses of the Qur'an and the sentence of thayyibah.
PENGARUH PENDEKATAN ETNOSAINS DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DI TINJAU DARI FILSAFAT ILMU Loly Suwandani; Sudjarwo Sudjarwo; Tri Jalmo
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a meta-analysis study that aims to determine the effect of the ethnoscience approach in science learning in schools in terms of the philosophy of science. This study integrates the results of primary studies from several studies that have been published in national and international journals. The method used in this study is an analysis of the results of 9 international journals and 1 national journal which involves the influence of the ethnoscience approach in science learning as the main study. The search was conducted through the Google search engine, using Google Scholar and Semantic Scholar with the keywords influence of ethnoscience approach. Data analysis used the average effect size of each research sample which was then categorized based on Cohen's interpretation. The results of the study indicate that the use of the ethnoscience approach in science learning is very influential with a large effect size of 1.59. The influence of the ethnoscience approach is based on the field of study and level of education. So it can be concluded that there is a significant effect on the use of the ethnoscience approach in learning science in schools.
HUBUNGAN ANTARA AGAMA DAN NEGARA: MODEL PEMERINTAHAN DALAM BINGKAI PEMIKIRAN ISLAN Salito Salito; Imam Sanusi; Muhammad Amri; Indo Santalia
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama dan Negara dalam model pemerintahan dalam bingkai pemikiran Islam tidak terlepas pada peran Nabi Muhammad Saw. Sebagai pemimpin, regeslatif, ydikatif pada saat ke Nabian. Dengan adanya Intelektual muslim di dunia pada saat ini, terdapat tiga pendangan tentang hubungan antara ajaran Islam dan masalah kenegaraan. Pertama mereka yang tetatp mempertahankan integrasi antara Islam dan Negara, Kedua, kelompok modernis atau neomodernis,. Ketiga, kelompok sekuler, yakni mereka yang ingin memisahkan antara Islam dan Negara. Hubungan agama dan Negara Islam adalah yang paling mengesankan sepanjang sejarah umat manusia. Juga Sepanjang sejarah hubungan antara kaum muslim dan non muslim Barat (Kristen Eropa) adalah hubungan yang penuh ketengangan dimulai dengan ekspansi militer politik Islam Klasik Pemerintahan Islam adalah pemerintah yang terdiri dari pejabat-pejabat pemerintah yang beragama Islam yang melaksanakan kewajibankewajiban agama Islam dan tidak melakukan maksiat secara terang-terangan, melaksanakan hukum-hukum dan ajaran-ajaran agama Islam dan tidak terlapas dari kepemimpinan Rasulullah Saw, sahabat-sahabt Nabi smpai kepada dinasti-dinasti kerajaan Islam masa kejayaan.
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP KEAMANAN LINGKUNGAN DI KAMPUNG PASIR MUNCANGDESA PANOSOGAN KECAMATAN CIKEUSAL KABUPATEN SERANG Siti Nurjanah; Anton Aulawi; E. Nita Prianti
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted in Pasir Muncang Village, Panosogan Village, Cikeusal District, with the aim of 1) knowing 1. To find out the role of the Village Head in increasing public awareness of environmental security in Pasir Muncang Village, Panosogan Village, Cikeusal District, Serang Regency. 2. To find out the efforts of the Head of Panosogan Village, Cikeusal District, Serang Regency on environmental security conditions. The method in this study used a qualitative descriptive method. The analysis used is by using triangulation with data reduction techniques, data display and data verification. The results obtained in this study are that the role of the village head is good, namely contributing 64% regarding environmental security for its citizens
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KEMBALI DONGENG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MEDIA GAMBAR SERI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII B SMPN 2 CEMPAGA KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR Erma Suryani
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal keterampilan menulis kembali dongeng pada peserta didik kelas VII B SMPN 2 Cempaga masih tergolong rendah karena belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75. Permasalahan yang menyebabkan rendahnya keterampilan menulis kembali dongeng peserta didik di antaranya: peserta didik kesulitan dalam mengembangkan idesehingga dongeng yang dihasilkan peserta didik belum maksimal, peserta didik kesulitan dalam mengingat-ingat peristiwa dan hasil tes awal menunjukkan rata-rata di bawah KKM. Untuk mengatasi rendahnya kemampuan peserta didik dalam menulis kembali dongeng, peneliti memberikan solusi dengan menggunakan model pembelajaran langsung dengan media gambar seri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah keterampilan menulis kembali dongeng. Penelitian ini terdiari atas dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Tes berupa menulis kembali dongeng, sedangkan nontes berupa observasi, wawancara, jurnal, dan dokumentasi foto. Analisis data meliputi data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan (1) proses pembelajaran menulis kembali dongeng menggunakan model pembelajaran langsung dengan media gambar seri pada siklus I dan siklus II berlangsung cukup baik, dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup sesuai dengan rencana pembelajaran dan terjadi peningkatan, yaitu suasana kelas kondusif siklus I sebesar 70,96 % mengalami peningkatan menjadi 83,87%, keintensifan reaksi dan respon siklus I sebesar 74,19% keintensifan reaksi dan respon, dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 87,09%, keintensifan interaksi dan kerjasama siklus I 83,97% menjadi 90,32%, kekondusifan peserta didik siklus I 80,64% mengalami peningkatan menjadi 90,32%, dan terbangunya suasana reflektif siklus I 83,87% mengalami peningkatan menjadi 96,77%.(2) nilai tes menulis kembali dongeng peserta didik, pada sikus II mengalami peningkatan rata-rata nilai kelas sebesar 84,19 atau meningkat sebesar 10,32 atau sebesar 13,87% dari nilai rata-rata 73,87 pada siklus I (3) perubahan perilaku peserta didik ke arah positif.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMA 4 SUBTEMA 1 DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PERMAINAN TRADISIONAL PADA SISWA KELAS IV SDN 4 MENTAWA BARU HILIR Dare Dare
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa khususnya pada Tema 4 (Berbagai Pekerjaan) Subtema 1. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan strategi permainan tradisional untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Jenis-jenis Pekerjaan) pada siswa kelas IV SDN 4 Mentawa Baru Hilir. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 4 Mentawa Baru Hilir. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang berlangsung selama dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Tes soal evaluasi siswa yang terdiri dari 6 soal pilihan ganda dan 4 uraian untuk mengetahui hasil belajar siswa serta didukung dengan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Tema 4 (Berbagai Pekerjaan) Subtema 1 (Jenis-Jenis Pekerjaan) siswa kelas IV SDN 4 Mentawa Baru Hilir dapat meningkat dengan menggunakan strategi permainan tradisional. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari kondisi awal nilai rata-rata sebesar 64,66 dengan presentase jumlah siswa yang tuntas 40%. Pada siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 76 dengan presentase jumlah siswa yang tuntas adalah 64%, dengan target sebesar 75. Kemudian pada siklus kedua terjadi peningkatan nilai rata- rata sebesar 88 dengan jumlah presentase siswa yang tuntas adalah 88%, dengan target sebesar 80.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI KOPERASI DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT KELAS IV SDN DAMAR MAKMUR TAHUN AJARAN . 2020/2021 Mey Elpina
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di SDN Damar Makmur ditemui gejala-gejala atau fenomena khususnya pada pelajaran Ilimu Pengetahuan sosial seperti hasil belajar yang diperoleh siswa belum optimal, dimana masih banyak sebagian siswa yang belum mencapai KKM yang telah ditetapkan, saat proses pembelajaran guru menggunakan metode ceramah saja dalam penyampaian materi pelajaran, jadi terkesan monoton dan tidak variatif, dan kegiatan pembelajaran hanya berorientasi pada guru, sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran yang berlangsung hal ini terlihat dari cara guru mengajar yang kurang menarik perhatian siswa. Model Make A match merupakan sebuah program yang komprehensif untuk mengajari pelajaran membaca, menulis dan seni berbahasa pada kelas tinggi di sekolah dasar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah melalui model Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan sosial murid kelas IV SDN 1 Damar Makmur. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan sosial murid kelas IV SDN Damar Makmur melalui model Make A Match. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan, mulai dari bulan Agustus 2020 hingga bulan Oktober 2020. Bentuk penelitian adalah penelitian tindakan kelas (Class Action Reseach). Instrumen penelitian ini terdiri dari instrumen perangkat pembelajaran dan instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar. Berdasarkan tes hasil belajar pada siklus I dan II, menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Pada data awal sebelum tindakan perolehan nilai hasil belajar siswa sebesar 48%, siklus I hasil belajar siswa 61,6% sedangkan pada siklus II peningkatan hasil belajar diperoleh nilai 83,6%. Dari data di atas diketahui bahwa ada hubungan erat antara peningkatan aktivitas guru dan siswa dengan hasil belajar siswa. Keadaan ini membuktikan bahwa pemilihan model belajar Make A Match dan keaktifan siswa mempengaruhi keberhasilan belajar siswa. Hal ini didukung oleh adanya kecenderungan meningkatnya aktivitas guru dan siswa diiringi dengan meningkatnya hasil belajar siswa
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI COULD I HAVE ONE MELALUI MEDIA GAMBAR SISWA KELAS VIIB SMPN 2 CEMPAGA Istikomah Istikomah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi Pelajaran Bahasa inggirs merupakan salah satu materi yang kurang dsenangi peserta didik, karena bahasa ini merupakan bahasa asing yang ejaan dan lafal berbeda dengan bahasa indonesia.hal ditandai dengan hasil evaluasi atau ulangan siswa yang rata- rata dibawah KKM yang ditetapkan sekolah yakni 70.00 Karenanya perlu matode dan media yang membuat peserta didik tertarik.salah satu yang diterapkan adalah dengan menggunakan media gambar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Could I Have One Melalui Media Gambar Siswa Kelas VII B SMPN 2 cempaga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri atas prasiklus, siklus I, dan siklus II. Setiap siklus terdiri atas tahap (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini, yaitu keterampilan kepewaraan siswa kelas VII B , sedangkan sumber datanya adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Cempaga . Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Media Gambar dapat Meningkatkan Hasil Belajar Materi Could I Have One Siswa Kelas VIIb SMPN 2 cempaga. Dengan hasil yaitu siklus I (76,5%), Siklus II ( 88, 2%).

Page 2 of 3 | Total Record : 26