Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
The Jurnal Keguruan dan Ilmu pendidikan (JKIP) publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication includes the following topics: Early childhood education. Adult education Mathematics and science education. Guidance and counseling education. Educational technology. Character education. Special needs education. Global issues in education Technical and vocational education. Language education. Social science education Educational management Sport science and physical education Other areas in education.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8 No 3 (2019)"
:
10 Documents
clear
FIGURATIVE LANGUAGE USED BY THE ENGLISH TEACHER IN EFL CLASSROOM AT SMA NEGERI 1 TORAJA UTARA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (171.591 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.992
This research aims at to find out the types of figurative language used by the English teacher in EFL classroom at SMA Negeri 1 Toraja Utara, and the dominant of figurative language used by the English teacher in EFL classroom at SMA Negeri 1 Toraja Utara. The researcher in this study use qualitative research design. The subject of this research is one of English Teacher at SMA Negeri 1 Toraja Utara. The result of the research revealed that there are 8 types of Figurative Language used by the English teacher and some of types of figurative language use more than one, they are: 3 Rhetoric, 9 Repetition, 4 Metonymy, 4 Ellipsis, 2 Irony, 2 Personification, 1 Pleonasm, 1 Simile, the total of all are 26 types of figurative language and the mostdominant of figurative language used by the English teacher is Repetition. By this result of the research, the researcher suggest that the in teaching process the teacher needs to be more creative expressive in communicating to students, in order that the students be more engaged in studying.
Upaya Peningkatan Minat Dan Aktivitas Belajar Matematika Siswa Kelas VIIA SMPN 4 Sesean Satap Melalui Pendekatan Kontekstual
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (117.082 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.994
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat, aktivitas, dan hasil belajar matematika siswa melalui pendekatan kontekstual. Variabel yang diteliti adalah minat, aktivitas dan hasil belajar siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMPN 4 Sesean Satap yang berjumlah 29 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang penerapannya melalui 2 siklus. Data penelitian dikumpulkan dengan lembar observasi angket minat belajar, aktivitas belajar siswa, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif. Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan minat, aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual. Berdasarkan hasil analisis data penelitian ditemukan bahwa aktivitas belajar siswa mwngalami peningkatan. Demikian pula hasil belajar siswa mengalami peningkatan dalam dua siklus pertama.
Analisis Kesulitan Siswa Kelas VII SMP Katolik Makale Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Operasi Hitung Pecahan
suri Toding
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (792.056 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.995
Peneltian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kesulitan siswa dalam memecahkan masalah matematika yang berbentuk cerita terutama materi operasi hitung pecahan. Masalah ini didapati peneliti pada siswa kelas VII SMP Katolik Makale pada saat mengerjakan soal cerita pada materi perbandingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan- kesulitan yang siswa kelas VII SMP Katolik hadapi saat menyelesaikan soal cerita pada operasi hitung pecahan beserta faktor- faktor penyebabnya.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan metode Tes dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B dan VII D yang menjawab semua jawaban dengan salah dengan menggunakan langkah- langka penyelesaian soal dan mampu berkomunikasi dengan baik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Tes yang tes diagnostik terkait materi operasi hitung pecahan serta menggunakan wawancara tidak terstuktur. Hasil peneltian yang diperoleh yaitu kesulitan siswa kelas VII SMP Katolik makale dalam menyelesaikan soal cerita pada operasi hitung pecahan antara lain: Kesulitan siswa kelas VII SMP Katolik makale dalam menyelesaikan soal cerita pada operasi hitung pecahan antara lain:1) Kesulitan Verbal; 2) Kesulitan Konsep ; 3) Kesulitan Prinsip . Oleh karena itu, diharapkan agar guru lebih sering memberikan latihan- latihan soal berbentuk cerita terkait operasi hitung pecahan terhadap siswa agar meminimalisir kesulitan- kesulitan siswa tersebut.
Internalisasi Budaya Ukiran Toraja Dalam Pendidikan
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (96.531 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.999
Pendidikan sangat penting bagi kehidupan dan kemajuan suatu bangsa, maka pemerintah juga terus berupaya memaksimalkan sistem pendidikan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan pengintegrasian budaya lokal dalam pembelajaran. Pengintegrasian budaya lokal dalam endidikan merupakan upaya meningkatkan rasa kearifan lokal dilingkungan serta upaya menjaga eksistensi budaya lokal ditengah derasnya arus globalisasi Bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang internalisasi budaya lokal yakni ukiran toraja dalam pendidikan. Metode Systematic Literature Review digunakan dalam menganalisis berbagai literature yang diperoleh melalui google scholar dan EPIC. Hasil penelitian dijabarkan ke dalam ulasan tentang internalisasi budaya ukiran Toraja dalam pendidikan formal, informal, dan nonformal.
Peran Guru Kelas Dalam Menangani Perilaku Bullying di SDN 102 Makale 05 Kabupaten Tana Toraja
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.836 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.1000
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran guru kelas dalam menangani perilaku bullying di SDN 102 Makale 05. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis study kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas (key informan), siswa (pelaku dan korban) dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk perilaku bullying yang terjadi di SDN 102 Makale 05 yaitu bentuk bullying fisik seperti memukul, menendang, merusak barang teman dan bullying verbal berupa mengejek, memanggil dengan nama julukan (name calling), (2) peran guru kelas dan hasilnya dalam menangani perilaku bullying yaitu dengan pembinaan mental pelaku dan korban, apabila perbuatannya masih diulangi maka dilakukan pemanggilan kepada orang tua atau dialihkan ke kepala sekolah. Faktor pendukung antara lain adanya kerjasama dengan warga sekolah dan orang tua, serta di dukung sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat antara lain kurangnya perhatian dari orang tua, latar belakang keluarga, lingkungan tempat tinggal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran guru kelas dalam menangani perilaku bullying di SDN 102 Makale 05 telah terlaksana dengan baik.
Pengaruh Disiplin Kerohanian Orang Tua Terhadap Formasi Kerohanian Anak
Kristanto Kristanto
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (112.295 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.1002
Banyak bagian Alkitab yang menyoroti tentang disiplin rohani. Disiplin rohani diyakini berdampak terhadap terbentuknya formasi rohani anak. Penulis tertarik untuk mempelajari bagaimana disiplin kerohanian orang tua mempengaruhi dan membentuk formasi kerohanian anak. Berdasarkan kajian yang dilakukan maka penulis berkesimpulan bahwa disiplin kerohanian orang tua mempunyai dampak yang besar terhadap formasi kerohanian anak. Formasi kerohanian anak berawal dan terbentuk melalui pengalaman disiplin kerohanian orang tua yang setia mengajarkan perintah Tuhan dan meneladankan pola hidup sebagai hamba Tuhan. Dibutuhkan keteladanan orangtua yang bersedia “mengajarkan berulang-ulang” tentang siapa dan bagaimana caranya hidup dalam Tuhan. Dan mengajarkan perintah Tuhan dan keteladanan orang tua di lakukan kapan dan di mana saja terjadi interaksi antara anak dan orang tua. Lebih dari itu, formasi kerohanian anak adalah tanggung jawab orang tua, sebab orang tua adalah wakil Allah dan anak adalah anugerah Allah.
Pembelajaran Online Mahasiswa PGSD di Tengah Pandemi Covid-19
Hakpantria Hakpantria;
Trivena Trivena
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.163 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.1003
Wabah penyakit coronavirus pada akhir tahun 2019 (COVID-19) di Wuhan, Cina telah menyebar dengan cepat di seluruh negeri. Menanggapi wabah penyakit coronavirus 2019 (COVID-19), Pemerintah telah memerintahkan penutupan sekolah nasional sebagai langkah darurat untuk mencegah penyebaran infeksi. Sehingga mewajibkan seluruh sekolah untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan kuliah online di Prodi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Indonesia Toraja. Yang merupakan salah satu upaya pemerintah mencegah penyebaran virus Corona Covid-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi PGSD. Data dikumpulkan dengan wawancara online Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif Miles & Huberman. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) pelaksanaan kuliah Online yang dilakukan belum berjalan dengan optimal sebab keterdukungan fasilitas yang kurang memadai,2) kuliah jarak jauh mendorong munculnya perilaku social distancing dan meminimalisir munculnya keramaian mahasiswa sehingga dianggap dapat mengurangi potensi penyebaran virus Corona di lingkungan kampus, tetapi kuliah online dibatasi oleh jaringan yang kurang memadai karena sebagian besar berada pada lokasi yang belum terjangkau layanan internet, sehingga masih kurang efektif, 3) Penerapan perkuliahan online dalam masa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan dirumah sudah terlaksana dengan baik namun belum efesien.
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Kelas V SDN 101 Makale 4
Eky Setiawan Salo
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (117.885 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.1004
Penelitian yang dilaksanakan berfokus pada proses belajar dan hasil belajar siswa. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian tindakan yang dilaksanakan adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas V SDN 101 Makale 4 Kabupaten Tana Toraja. Yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 101 Makale 4 dengan jumlah siswa 20 yang terdiri dari 9 laki-laki dan 11 perempuan pada tahun ajaran 2019/2020 semester genap. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas yaitu dengan memberikan tes kepada siswa untuk memperoleh data hasil belajar dan data situasi proses pembelajaran pada saat pelaksanaan tindakan diperoleh melalui lembar observasi yang diamati selama proses pembelajaran. Hasil penelitian pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 67,50% yang masuk dalam kategori cukup. Pada siklus II nilai ketuntasan 95% yang masuk dalam kategori sangat baik. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran think talk write (TTW), hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS mengalami peningkatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas V SDN 101 Makale 4 Sampean Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru di SD
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (173.232 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.1005
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di SD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan angket. Objek penelitian adalah kepala sekolah dan guru SDN 256 Inpres Sangpolo. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa Kepemimpinan Kepala Sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan nilai r yang diperoleh yakni 0,639. Acuan untuk kriteria tersebut berada pada rentang nilai 0,60-0,799 dengan tingkat pengaruh berada pada kriteria kuat.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Sefrin Siang Tangkearung
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : LPPM UKI Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (114.519 KB)
|
DOI: 10.0901/jkip.v8i3.1006
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu, dengan desain post test control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas Va dan Vb yang dipilih secara acak dengan teknik random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan melalui model problem based learning dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Tallunglipu.