Prosiding Sesiomadika
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang (SESIOMADIKA) merupakan event rutin tahunan pada Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang. Pada tahun 2020 ini merupakan periode ke-4 dalam penyelenggaraan event tersebut. Makalah-makalah yang diseminarkan pada event tersebut adalah makalah yang berasal dari bidang Pendidikan Matematika maupun Matematika murni dari kalangan akademisi maupun praktisi pendidikan matematika seluruh Indonesia. Bidang Kajian Pendidikan Matematika, Analisis, Aljabar, Geometri, Statistika, Terapan, Komputer (Komputasi), Matematika Diskrit (Kombinatorika).
Articles
32 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1a (2020)"
:
32 Documents
clear
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK
Desi Nurpertiwi;
Nita Hidayati
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis yang dimiliki siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada materi kubus dan balok. Analisis kemampuan komunikasi matematis siswa yang dilakukan mengenai: (1) menjelaskan uraian/ide-ide matematik secara tertulis dengan berbagai benda nyata, gambar maupun grafik. (2) menyatakan situasi (peristiwa sehari-hari) kedalam bahasa atau simbol matematika. (3) menjelaskan dan membuat pertanyaan tentang matematika yang telah dipelajari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Proses analisis kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi kubus dan balok yaitu dengan memberikan soal-soal mengenai kubus dan balok kepada siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 8 KARAWANG BARAT tahun ajaran 2019/2020. Sampel yang diambil berjumlah 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menjelaskan uraian/ide-ide matematik secara tertulis dengan berbagai benda nyata, gambar maupun grafik tergolong sedang. Kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyatakan situasi (peristiwa sehari-hari) kedalam bahasa atau simbol matematika dan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menjelaskan dan membuat pertanyaan tentang matematika yang telah dipelajari tergolong rendah.
Kemampuan Kognitif Matematika Ditinjau Dari Karakteristik Kepribadian Keirsey
Meitha Arinindya Putri;
Haerudin Haerudin
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kognitif matematika ditinjau dari sisi psikologi, yaitu karakteristik kepribadian sehingga dapat menjadi salah satu solusi agar proses pembelajaran matematika yang diselenggarakan mampu memberikan ruang yang cukup bagi peserta didik, khususnya dalam meningkatkan kemampuan kognitif matematika siswa.. David West Keirsey yang adalah seorang psikologi California menjelaskan klasifikasi karakteristik kepribadian manusia menjadi empat, yakni artisan, guardian, idealist dan rational. Berdasarkan studi literatur pada berbagai sumber buku dan hasil penelitian, diperoleh informasi mengenai beberapa kemampuan kognitif matematis dalam sudut pandang karakteristik kepribadian artisan, guardian, idealist dan rational. Hasil penelitian ini adalah perbedaan karakteristik kepribadian memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri pada kemampuan kognitif matematis. Artisan unggul dalam kemampuan representasi matematis tetapi lemah pada kemampuan berpikir kritis matematis. Guardian unggul dalam kemampuan pemecahan masalah matematis tetapi lemah pada kemampuan representasi matematis. Idealist cukup baik dalam beberapa kemampuan kognitif matematis tetapi lemah pada kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan analisis matematis. Dan rational unggul dalam beberapa kemampuan representasi matematis tetapi lemah pada kemampuan pemecahan masalah matematis Kata kunci: Artisan, Guardian, Idealist, Kemampuan Representasi Matematis, Rational.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP KELAS VIII PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI
Fadhillah Melani;
Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan penalaran matematis siswa SMP kelas VIII pada materi Relasi dan Fungsi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN di Kabupaten Karawang Tahun Pelajaran 2019/2020, sedangkan sampelnya yaitu 37 siswa kelas VIII I. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Untuk memperoleh data penelitian digunakan instrumen berupa tes soal uraian kemampuan penalaran metematis yang diberikan kepada sampel penelitian tanpa mengadakan perlakuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan ketercapain indikator kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII I pada materi relasi dan fungsi dengan rincian sebagai berikut: pada soal no. 1 dengan indikator menyajikan pernyataan matematika secara lisan, tertulis, gambar, dan diagram sebesar 28,11% kriteria lemah, soal no. 2 dengan indikator megajukan dugaan sebesar 25,54% kriteria lemah, soal no. 3 dengan indikator melakukan manipulasi matematika sebesar 4,59% kriteria sangat lemah, soal no. 4 dengan indikator menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi sebesar 3,37% kriteria sangat lemah. Dan soal no. 5 dengan indikator menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi sebesar 0,54% kriteria sangat lemah. Dengan rata-rata persentase kemampuan penalaran matematis siswa keseluruhan hanya mencapai 12% (sangat lemah) yang artinya kemampuan penalaran matematis siswa masih sangat lemah.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Luas dan Volume Kubus Balok
Fitri Amaliah;
Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi luas dan volume kubus balok. Indikator kemampuan pemecahan masalah matematis pada penelitian ini meliputi memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah, dan memeriksa kembali jawaban. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX di salah satu SMP di Kabupaten Karawang. Sampel yang dipilih adalah kelas IX B dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa tes soal uraian kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi luas dan volume kubus balok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 38 orang siswa, presentase siswa yang mampu memahami masalah adalah sebesar 69%, merencanakan pemecahan masalah sebesar 23%, melaksanakan pemecahan masalah sebesar 39%, dan memeriksa kembali jawaban sebesar 25%. Sehingga, didapat hasil rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 39% yang memiliki kriteria lemah. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa siswa hanya mampu memahami masalah yang ada pada soal, namun belum mampu merencanakan pemecahan masalah dan melaksanakan pemecahan masalah dengan baik, serta kurang teliti dalam memeriksa kembali jawaban
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Soal Tes Pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel
Nadidah Ajeng Pratiwi;
Dadang Rahman Munandar
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis siswa SMP kelas VIII melalui materi Persamaan Liniear Satu Variabel. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis merupakan salah satu tujuan dari pembelajaran matematika. Berdasarkan National Council Of Teacher Of Mathematics (NCTM) (2000) lima kemampuan yang harus dimiliki siswa dalam mempelajari matematika yaitu kemampuan pemecahan masalah, penalaran, komunikasi, membuat koneksi, dan representasi. Penelitian ini dilaksanakan pada SMP Negeri 3 Karawang Barat tahun pelajaran 2019/2020. Populasi yg diambil pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Karawang Barat dengan subjek sebanyak 20 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrument yang digunakan pada penelitian ini berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi persamaan linear satu variabel. Berdasarkan hasil penelitian memperoleh hasil kemampuan pemecahan masalah matematis : siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi adalah 3 siswa dengan persentse 15% , siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah sedang adalah 8 siswa dengan persentse 65% , sedangkan siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah adalah 9 siswa dengan persentse 20%. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan matematis siswa SMP kelas VIII pada materi persamaan liniear satu variabel masih tergolong rendah.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP TERHADAP GAYA KOGNITIF SISWA SMP DENGAN MATERI KUBUS DAN BALOK
Yuli Sasmita Wulandari;
Dadang Rahman Munandar
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil belajar siswa dalam kemampuan pemahaman konsep matematika terhadap gaya kognitif siswa SMP dengan materi kubus dan balok. Penelitian kali ini dilakukan pada siswa SMP kelas IX. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen terdiri dari soal pemahaman konsep dan tes gaya kognitif menggunakan Group Embedded Figure Test (GEFT). Teknik pengumpulan data menggunakan uji intrumen tes. Tes yang dikerjakan oleh siswa diberikan penilaian disetiap indikator untuk mengetahui bahwa siswa tergolong dalam kategori kemampuan pemahaman konsep tinggi, rendah dan sedang. Begitu juga untuk mengetahui bahwa siswa memiliki gaya kognitif field independent atau gaya kognitif field dependent. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tes pemahaman konsep siswa 15,62% pada kategori tinggi, 71,88% pada kategori sedang dan 12,5% pada kategori rendah. Pada gaya kognitif terbagi menjadi subjek FI meliputi FI lemah (FIL) sebanyak siswa dan FI kuat (FIK), adapun presentasenya sebagai berikut FIL sebanyak 3,13%, FIK sebanyak 6,25%, FDL sebanyak 43,75% dan FDK sebanyak 46,88%. Kesimpulan Siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) cenderung memiliki kemampuan pemahaman konsep yang lebih baik apabila dibandingkan dengan gaya kognitif field dependent (FD). Kemampuan pemahaman konsep berkategori tinggi terdapat pada gaya kognitif FI hingga FDK, pada kategori sedang terdapat pada semua gaya kognitif FDK dan rendah terdapat pada semua gaya kognitif FDL.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Kriteria Watson
oktavia yusni kurniasih;
haerudin haerudin
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang sering terjadi dan dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan kriteria watson. Pada kenyataannya masih banyak siswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal dalam bentuk cerita. Analisis kesalahan siswa ini diharapkan mampu menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa agar meminimalisir kesalahan-kesalahan terulang yang dilakukan oleh siswa. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data berdasarkan kajian pustaka. Berdasarkan hasil kajian pustaka yang dilakukan oleh peneliti diketahui bahwa masih banyak kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP KELAS VII PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
elva nuranggraeni;
Kiki Nia Sania Effendi
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini adalah hasil penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan Berpikir Kreatif Matematis siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang terkait materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel dan Sistem Pertidaksamaan Linear Satu Variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel dan Sistem Pertidaksamaan Linear Satu Variabel merupakan salah satu materi matematika semester 1 di kelas VII SMP. Instrumen yang digunakan berbentuk soal uraian, sebelum soal-soal tersebut diuji cobakan maka terlebih dahulu harus diuji validitasnnya. Instrumen ini diujicobakan kepada siswa kelas VIII A di salah satu sekolah yang terletak di Ds. Waringin Jaya Kec. Kedungwaringin Kab. Bekasi sebanyak 36 orang siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis siswa terdapat 6 orang siswa dengan presentase sebesar 17% yang berkategori tinggi, 24 orang siswa dengan presentase sebesar 67% yang berkategori sedang, dan 6 orang siswa dengan presentase sebesar 17% yang berkategori rendah. Kata kunci:Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis, Persamaan Linear Satu Variabel, Pertidaksamaan Linear Satu Variabel, Siswa SMP
Implementasi Pendekatan Matematika Realistik dalam Proses Pembelajaran Siswa
Elisabeth Sampeuli;
Attin Warmi
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh implementasi pendekatan matematika realistik dalam proses pembelajaran siswa. Latar belakang penulisan ini adalah masih rendahnya prestasi matematika Indonesia dimata lokal dan internasional. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kajian pustaka, yaitu metode mengkaji sejumlah hasil penulisan mengenai pendekatan matematika realistik. Populasi dalam penulisan ini adalah seluruh jurnal yang telah terakreditasi pada Google Scholar dan Portal Garuda, dengan pengambilan sampel secara purposive sampling yang berkesesuaian dengan tema penulisan yaitu sebanyak 10 jurnal. Design dalam penulisan ini hanya mengkaji sejumlah jurnal tanpa melakukan eksperimen. Analisis data yang digunakan adalah analisis data secara kualitatif deskriptif. Berdasarkan kajian terhadap 10 jurnal, maka didapatkan bahwa PMR (Pendekatan Matematika Realistik) memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran siswa dan SMP merupakan jenjang pendidikan yang dirasa paling tepat dalam implementasi pendekatan matematika realistik. Penemuan lain dari mengkaji 10 jurnal memperlihatkan bahwa PMR juga berpengaruh terhadap aspek afektif siswa.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR
Nurul Badriyah;
Kiki Nia Sania Effendi
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini merupakan studi awal untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan materi bangun ruang sisi datar khususnya kubus dan balok. Materi bangun ruang sisi datar merupakan salah satu materi pelajaran matematika SMP yang terdapat di kompetensi dasar kelas VIII. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX di salah satu Sekolah Menengah Pertama di kecamatan Karawang Barat Tahun Pelajaran 2019/2020. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling dan diperoleh sebanyak 30 orang siswa dari kelas IX L. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis matematis yang berbentuk uraian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis matematis siswa 0% berada pada kategori sangat baik, 3,33% siswa berada pada kategori baik, 10% siswa pada kategori cukup, 23,33% siswa pada kategori kurang, dan 63,33% siswa pada kategori sangat kurang. Kata kunci: Kemampuan berpikir kritis matematis, materi kubus dan balok, dan SMP