cover
Contact Name
Ni Wayan Bogoriani
Contact Email
bogi_wayan@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
dianrahadian@fh.uncen.ac.id
Editorial Address
Kota Jayapura, Papua Indonesia
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 23383402     EISSN : 2623226x     DOI : http://doi.org/10.31957/jipi.v10i2.2195
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia (JIPI) adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program magister Pendidikan IPA, Program Pascasrjana Universitas cendrawasih. JIPI terbit 3 kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober. JIPI merupakan sarana publikasi bagi akademisi dan praktisi di bidang IPA dan sains dalam menerbitkan artikel hasil-hasil penelitian.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015)" : 5 Documents clear
PERBEDAAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MELALUI METODE EKSPERIMEN DENGAN METODE CERAMAH TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KONSEP KEMAGNETAN DI SMAN 1 SENTANI SULAEMAN UMAR
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Magister Pendidikan IPA, Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.88 KB) | DOI: 10.31957/jipi.v3i1.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui (1) Penerapan model pembelajaran berbasis masalah melalui metode eksperimen dengan metode ceramah adanya perbedaan terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas XI IPA pada konsep kemagnetan di SMAN 1 Sentani. (2) Penerapan model pembelajaran berbasis masalah melalui metode eksperimen dengan metode ceramah adanya perbedaan terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA pada konsep kemagnetan di SMAN 1 Sentani (3) Penerapan model pembelajaran berbasis masalah melalui metode eksperimen dengan metode ceramah adanya peningkatan terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA pada konsep kemagnetan di SMAN 1 Sentani. Desain yang digunakan adalah jenis “Non equivalent group pretest-posttest design”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pada penerapan model pembelajaran berbasis masalah melalui metode eksperimen dengan metode ceramah terhadap keaktifan peserta didik pada konsep kemagnetan di SMAN 1 Sentani ada perbedaan dengan nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,05. (2) Pada penerapan model pembelajaran berbasis masalah melalui metode eksperimen dengan metode ceramah terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep kemagnetan di SMAN 1 Sentani ada perbedaan dengan nilai sig (2-tailed) 0,002 < 0,05. (3) Pada penerapan model pembelajaran berbasis masalah melalui metode eksperimen dengan metode ceramah terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep kemagnetan di SMAN 1 Sentani menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang sangat baik dengan persentase n-gain tinggi 48%, sedang 50% dan rendah 2%.Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Metode Ceramah, Metode Eksperimen, Keaktian siswa, Hasil Belajar Fisika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI INPRES 6.88 PERUMNAS II YABANSAI DIANA LUMBAN GAOL
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Magister Pendidikan IPA, Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.43 KB) | DOI: 10.31957/jipi.v3i1.345

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan motivasi belajar siswa kelas IV SDN Inpres 6.88 Perumnas II yang diterapkan model  pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan metode konvesional. (2) Perbedaan hasil belajar siswa kelas SDN IV Inpres 6.88 Perumnas II yang diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan metode konvesional. (3) Peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SDN Inpres 6.88 Perumnas II setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan metode konvesional. peneliti ini menggunakan metode analisis desain quasi eksperiment (quasi experimental desing), dengan jenis desain non equivalent pre test-post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat perbedaan motivasi belajar siswa kelas IV SDN  Inpres 6.88 Perumnas II yang diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan dibandingkan dengan model konvensional. Dalam hasil pengolahan data termasuk dalam kategori baik. Hasil perhitungan statistik terlihat bahwa sig hitung 0,000 < 0,05. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas IV SDN Inpres 6.88 Perumnas II yang diterapkan model pembelajaran koopertif tipe jigsaw dan dibandingkan dengan model konvensional. Hasil perhitungan statistik menunjukkan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 0,6 sedangkan kelas kontrol 0,5. (3) Terdapat peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SDN Inpres 6.88 Perumnas II yang hendak diterapkan modle pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan dibandingkan dengan model konvensional. Berdasarkan hasil penelitian setiap RPP pada kelas eksperimen nilainnya meningkat dibandingkan model konvensional.Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw, Motivasi dan Hasil Belajar IPA
PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENTS DIVISONS (STAD) DENGAN TIPE NUMBER HEAD TOGETHERS (NHT) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 2 MANOKWARI REGINA WUTOY; TIURLINA SIREGAR
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Magister Pendidikan IPA, Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.267 KB) | DOI: 10.31957/jipi.v3i1.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui (1) perbedaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan tipe NHT terhadap motivasi belajar kimia di Kelas XII TKJ A dan B, SMK Negeri 2 Manokwari (2) perbedaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan tipe NHT terhadap hasil belajar Kimia di Kelas XII TKJ A dan B, SMK Negeri 2 Manokwari. (3) pengaruh model pembelajaran kooperatif tipeStudent Team Achievement Devision (STAD) dan NHT terhadap hasil belajar Kimia Siswa  Kelas XII TKJ A dan B, SMK Negeri 2. Desain yang digunakan adalah jenis non equivalent pre test-post test design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Ada perbedaan dalam penerapan model pembelajran kooperatif STAD denga NHT terhadap motivasi belajar kimia siswa kelas XII SMK Negeri 2 Manokwari. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis yang di peroleh, nilai Sig (2-tailed) penelitian adalah 0,001 lebih kecil dari 0,05 (2) Ada perbedaan dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan tipe NHT terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XII SMK Negeri 2 manokwari. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis yang diperoleh, nilai Sig (2-tailed) penelitian adalah 0,001 lebih kecil dari 0,05  (3) Ada peningkatan hasil belajar kimia yang diajar dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan tipe NHT pada siswa Kelas XII SMK negeri 2 Manokwari.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dan tipe NHT, Motivasi, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMA YPPK AGUSTINUS KOTA SORONG ANDIK KARYONO PRASETYO; TIURLINA SIREGAR
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Magister Pendidikan IPA, Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.871 KB) | DOI: 10.31957/jipi.v3i1.346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Desain pembelajaran dengan model pembelajaran tipe Jigsaw yang dapat diimplementasikan dengan lebih mudah dan menarik perhatian siswa dengan belajar dalam kelompok-kelompok kecil setidaknya 5 orang, baik pada kelompok dasar dan kelompok ahli untuk menjadi mampu menemukan konsep sendiri sehingga siswa menjadi terampil, aktif, dan dapat meningkatkan prestasi belajar terutama pada bahan struktur atom 2. Cari tahu efektivitas penerapan pembelajaran kooperatif, jigsaw-tipe model dengan membandingkan dua kelas belajar yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen keaktifan dan hasil belajar pada materi struktur atom di kelas X dengan kelompok masing-masing studi dari 31 siswa. Analisis analisis data yang digunakan adalah normalitas, homogenitas, dan uji T sehingga hasil penelitian rata-rata N-Gain dari kelas eksperimen dari 0,68 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol 0,53. Hal ini jelas terlihat bahwa materi struktur atom yang lebih mudah untuk belajar menggunakan model pembelajaran jigsaw-jenis karena model yang disediakan kemerdekaan berpikir belajar dan menganalisis secara sederhana dan tidak keluar dari konsep yang ada sehingga hasilnya terbukti sesuai dengan konsepKata kunci: Jigsaw-jenis, keaktifan, hasil, struktur atom
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI KEUANGAN SMK NEGERI 2 JAYAPURA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 WELMINA OETAMA
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Magister Pendidikan IPA, Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.604 KB) | DOI: 10.31957/jipi.v3i1.347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan pembelajaran langsung, (2) perbedaan hasil belajar siswa dalam bunga uang yang memiliki motivasi tinggi, menengah, dan miskin dalam pembelajaran, (3 ) ada interaksi model pembelajaran dengan tingkat motivasi seberang hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan dua kelompok eksperimen, sebagai kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan kelompok kontrol menggunakan model pembelajaran langsung. Sampel penelitian adalah 54 siswa. Instrumen terdiri dari tes dan kuesioner motivasi. Untuk mengumpulkan data dari hasil belajar siswa setelah mereka melakukan tes dan hasil dari kuesioner motivasi. Semua data dianalisis dan diuji oleh uji statistik univariat parametrik (ANAVA) dengan menggunakan SPSS versi 16.0. Dari tiga hipotesis yang diajukan hasilnya menunjukkan bahwa: (1) ada yang berbeda secara signifikan antara model pembelajaran berbasis masalah dengan model pembelajaran langsung, nilai sig 0,014 <α 0,05 adalah, (2) ada signifikan interaksi antara hasil belajar siswa bunga uang dengan tingkat motivasi siswa dalam belajar, nilai sig 0,013 <α 0,05, (3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat siswa motivasi, nilai sig 0.601> α 0,05.Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar siswa, uang bunga, Motivasi belajar

Page 1 of 1 | Total Record : 5