cover
Contact Name
Iwan Setiawan
Contact Email
setiawan@widuri.ac.id
Phone
+6221-5480552
Journal Mail Official
jurnal@widuri.ac.id
Editorial Address
Jalan Palmerah Barat No. 353 Jakarta Selatan 12210
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
INSANI
Published by STISIP Widuri Jakarta
ISSN : 24076856     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmiah INSANI diterbitkan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widuri, Jakarta. Redaksi INSANI menerima artikel secara terbuka dari berbagai kalangan dalam Ilmu Komunikasi dan Ilmu Kesejahteraan Sosial, serta bidang kemasyarakatan lainnya. Artikel yang masuk akan direview oleh reviewer internal dan eksternal sesuai bidang ilmunya
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2015): INSANI" : 5 Documents clear
Penguatan Komunitas Melalui Pemanfaatan Modal Sosial untuk Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba di Masyarakat MM Sri Dwiyantari; Retor AW Kaligis
INSANI Vol 2 No 2 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.521 KB)

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan. Saat ini secara nasional prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 4 juta orang atau 2% dari jumlah penduduk Indonesia. Kondisi ini dapat mengancam keselamatan generasi muda yang pada gilirannya dapat mengganggu pembangunan sumber daya manusia bangsa. Salah satu kasus terjadi di RT 026/ RW 006 Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, dimana seorang pengguna narkoba menderita sakit TBC, hilang kekebalan tubuhnya, dan akhirnya meninggal dunia. Pada dasarnya pemerintah telah berupaya keras menanggulangi meluasnya penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Namun upaya tersebut tidak akan efektif tanpa partisipasi masyarakat. Komunitas dengan modal sosialnya dapat dioptimalkan partisipasinya. Hasil asesmen di komunitas RT 026/RW 006 mengidentifikasi modal sosial komunitas berupa: (1) Warga yang partisipatif; (2) Saling peduli dan empati; (3) Saling percaya; (4) Saling menghormati; (5) Sikap adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kebersamaan warga; dan (6) Menjunjung tinggi kegotongroyongan warga. Dengan menekankan prinsip partisipatif, beberapa program aksi dapat dilakukan: (1) Program pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi remaja; (2) Program aksi bagi orang tua; (3) Penyuluhan dan pendidikan afektif bagi anak dan remaja; (4) Pembentukan dan pengembangan kelompok anti narkoba. Penguatan modal sosial ini diharapkan akan efektif menangkal penyalahgunaan narkoba di komunitas tersebut dan dapat dikembangkan menjadi model bagi programprogram aksi di berbagai komunitas lain. Pimpinan komunitas dan tokoh-tokoh setempat memiliki peran yang besar dalam mengorganisir gerakan dari bawah tersebut, dengan melibatkan para profesional dikomunitas setempat seperti community worker, paramedis, bidan, pendidik dan lain-lain.
Perspektif Ekosistem dalam Pekerjaan Sosial Fordolin Hasugian
INSANI Vol 2 No 2 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.431 KB)

Abstract

Dalam sejarahnya, pekerjaan sosial sebagai sebuah disiplin ilmu dan profesi mempunyai berbagai pendekatan atau perspektif yang berkembang dan berproses terus menerus sesuai jamannya. Perspektif ekosistem adalah yang terakhir, yang berupaya memahami manusia secara komprehensif dan holistik, baik dengan lingkungan fisik dan sosial. Perspektif ini telah berhasil mempengaruhi para pembuat kebijakan, praktisi pekerjaan sosial, dan para dosen dan mahasiswa, termasuk dalam desain kurikulum. Model pekerjaan yang diusung adalah generalis dalam segala matra praktik (mikro, meso maupun makro), baik bagi lulusan sarjana, magister, bahkan doktor (?)dituntut menguasai banyak metode, meskipun serba sedikit, dalam menganalisis dan memecahkan setiap permasalahan psikososial. Hegemoni perspektif ekosistem akhir-akhir ini menuai kritik, karena metodenya selama ini masih dipandang belum koheren, holistik dan komprehensif, tetapi masih terfragmentasi. Kerangka uniknya belum dapat dikatakan sebagai sebuah teori atau model yang dapat memberikan basis intervensi pekerjaan sosial, karena belum teruji secara empiris, dan belum didukung oleh bukti empiris, sehingga masih menjadi pertanyaan. Analog dengan dunia kedokteran, spesialisasi lebih banyak didasarkan pada metode atau teknik kedokteran. Bisakah lulusan magister pekerjaan sosial menjadi spesialis dalam metodologi penanganan masalah kenakalan, baik untuk kenakalan anak-anak ataupun orang dewasa? Menjadi pemikiran kita bersama, agar tidak terjadi kecelakaan sejarah lagi.
Corporate Social Responsibility (CSR) Sebagai Wujud Konkrit Kepedulian Perusahaan Yerah Melita
INSANI Vol 2 No 2 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.404 KB)

Abstract

Perusahaan yang tidak melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) selain mendapatkan sanksi, juga dapat dianggap egois yang hanya mementingkan diri sendiri dan tidak mau tahu kepentingan orang lain, lingkungan dan masyarakat sekitar. Sebaliknya, perusahaan yang mengimplementasikan program CSR-nya adalah perusahaan yang memperhatikan, peduli dan bertanggung jawab, khususnya tanggung jawab sosial untuk orang lain, lingkungan dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan CSR, perusahaan akan tambah dikenal, dihargai, didukung oleh publiknya sehingga kegiatan CSR adalah kegiatan yang bermanfaat untuk perusahaan dan pihak-pihak yang berkepentingan. Kegiatan CSR pun merupakan wujud konkrit kepedulian perusahaan.
Penelitian Komunikasi Pendekatan Kualitatid Berbasis Teks: Aplikasi Model Saussure dan Model Pierce Hasyim Ali Imran
INSANI Vol 2 No 2 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.425 KB)

Abstract

Berdasarkan keminiman pengetahuan tentang penelitian dengan pendekatan kualitatif, maka sebagai upaya pencerahan khususnya bagi para mahasiswa, artikel ini fokus pada pembahasan tentang praktik analisis teks yang berbasiskan pada Model Saussure dan Model Pierce. Dari hasil pembahasan diketahui bahwa dalam praktiknya kedua model masing-masing memiliki tahapannya yang harus diikuti guna pemudahannya dalam proses penelitian. Guna memudahkan proses pemahaman lebih jauh dalam praktik, bagi mahasiswa kiranya perlu melakukan praktik sekali atau dua kali terhadap teks yang berbeda, terutama untuk model Pierce yang memang lebih kompleks daripada model Saussure.
Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dalam Mengatasi Kemiskinan Perkotaan di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon Nancy Rahakbauw
INSANI Vol 2 No 2 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.415 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerima bantuan dan dampak langsung dari program pemerintah PNPM Mandiri P2KP sebagai upaya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,baik dari aspek lingkungan, ekonomi maupun sosial yang dilaksanakan di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. PNPM Mandiri P2KP adalah program pemberdayaan bagi orang yang secara ekonomi tidak dapat membiayai hidupnya dan tinggal di rumah yang tidak layak huni. Proses yang dilakukan untuk memberikan bantuan kepada penerima manfaat adalah orang-orang yang masuk dalam kategori miskin yang terdaftar dalam daftar warga miskin atau orang tidak mampu. Disamping itu, penerima bantuan PNPM Mandiri P2KP adalah warga masyarakat yang mengalami gangguan dalam hal transportasi seperti jalan dan jembatan sehingga menghambat akses mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Program yang diberikan pemerintah lebih menitikberatkan pada lingkungan, ekonomi dan sosial. Berdasarkan temuan penelitian, dampak yang dirasakan oleh penerima bantuan pemerintah adalah ada peningkatan kesejahteraan baik secara individu maupun masyarakat, dan berharap agar program-program serupa dapat ditingkatkan lagi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5