cover
Contact Name
Anwar Dani
Contact Email
a.anwar.d@gmail.com
Phone
+6281935136228
Journal Mail Official
a.anwar.d@gmail.com
Editorial Address
LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta Jl. Pandawa Pucangan Kartasura Sukoharjo Jawa Tengah
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak
ISSN : 25278096     EISSN : 2527810X     DOI : https://doi.org/10.22515/
Core Subject : Humanities, Social,
BUANA GENDER: Jurnal Studi Gender dan Anak aims to serve any academic writing on gender and children issues. Gender and children have global issues because of geographical regions, disciplines, and social and cultural contexts. Buana Gender publishes theoretical and empirical articles, reviews and scholarly notes on social and culture towards gender and children, with a focus on their right and generational position in global society. Even though this journal held by Islamic Institute, the article published would not only refer to Islamic perspective but also to various topic about gender and children. The detail of published articles in Buana Gender has specific criteria that will be elaborated below: Gender: empowering woman, LGBTQ issues, behaviorism, etc. Children: childhood issues, child education, child abuse, etc. Buana Gender openly welcomes researcher, lecturer, students, and practitioners to submit the best academic writing that correspond to above topics.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2020)" : 6 Documents clear
Pembentukan Konsep Penerimaan Diri pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Yetty Isna Wahyuseptiana
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2834.447 KB) | DOI: 10.22515/bg.v5i2.2814

Abstract

Tulisan ini menggambarkan tentang peran orangtua dalam memberikan pengaruh terhadap sikap anak dalam menerima kelebihan dan kekurangan yang dimiliki dikenal dengan istilah penerimaan diri atau self-acceptance. Pengetahuan yang diperoleh anak akan penerimaan diri tentunya juga tidak terlepas dari tingkat pengetahuan orangtua, pola asuh yang diterapkan di rumah, dan berbagai faktor yang menyertainya. Kepedulian akan penerimaan diri atau self-acceptance pada anak pelru melibatkan peran orangtua namun selama ini guru yang sebagai poros dalam membentuk sikap penerimaan diri pada anak usia dini. Dilihat bahwa dari segi waktu orangtua lebih sering bersama dengan anak dibandingkan guru namun jika dilihat dari fenomena di lapangan kebanyakan anak lebih mengikuti apa yang disampaikan oleh guru dibandingkan orangtua. Tentunya ini perlu dikaji lebih lanjut sejauh mana peran orangtua dalam pembentukan penerimaan diri pada anak usia dini sehingga nantinya anak memiliki kesadaran dalam menerima kelebihan dan kekurangan pada dirinya dan mampu merasakan Bahagia di hidupnya. Lingkungan tentunya akan memainkan peran dalam mewujudkan seorang individu yang unggul, berkarakter, dan humanis.
Pendidikan Seks untuk Anak Usia Dini di Masa Pendemi Covid-19 Wahyu Purwasih
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2887.289 KB) | DOI: 10.22515/bg.v5i2.2818

Abstract

AbstractThis study explains the preventive measures taken by families to prevent sexual abuse. While the majority of people still think that only mothers are responsible for caring. Not all fathers understand that between father and mother have the same portion of parenting. Therefore, this study aims to determine the role of fathers and mothers in providing sex education as a preventive measure to prevent sexual crimes. This research method uses literacy studies. The results of this study indicate that the roles of fathers and mothers in preventing sexual crimes can be divided into two broad lines. The first plays a role in building children's feelings, the second plays a role in giving skills to children when facing danger. When a child has got these two roles from father and mother, he will be able to feel that he is valuable and able to avoid sexual abuse. AbstrakTulisan ini menjelaskan upaya preventif yang dilakukan keluarga untuk mencegah terjadinya kejahatan seksual. Sedangkan mayoritas masyarakat masih beranggapan bahwa yang bertugas mengasuh hanya ibu. Belum semua ayah memahami bahwa antara ayah dan ibu memiliki porsi yang sama dalam pengasuhan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ayah dan ibu dalam memberikan pendidikan seks sebagai upaya preventif mencegah terjadinya kejahatan seksual. Metode penelitian ini menggunakan studi literasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran ayah dan ibu dalam mencegah kejahatan seksual dapat dibedakan menjadi dua garis besar. Pertama berperan dalam membangun perasaan anak, kedua berperan dalam memberi keterampilan pada anak ketika menghadapi bahaya. Ketika anak telah mendapatkan dua peran ini dari ayah dan ibu, ia akan mampu merasakan bahwa dirinya berharga dan mampu menghindar dari tindak kejahatan seksual. Keywords: sexual abuse, father roles, mother roles
Perilaku Prososial Anak selama Pandemi Covid-19 Nur Hasanah; Rizky Drupadi
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2834.604 KB) | DOI: 10.22515/bg.v5i2.2819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku prososial anak kelompok B di TK IT Al-Hasna Klaten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru  dan kepala sekolah di TK IT AL-Hasna Klaten. Tahapan analisis yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa pekembangan perilaku sosial anak sangan berubah dikarenakan kebijakan sekolah yang harus BDR(Belajar dari Rumah), perkembangan prososial yang banyak dipengaruhi ketika bersosial dengan teman sebaya harus digantikan dengan peran orangtua dan anggota keluarga yang lainnya. Perilaku prososial anak yang bisa dikembangkan dengan sistem BDR adalah berbagi, membantu, menghibur, dan kerjasama. Adapun kendala yang dihadapi oleh guru ketika ingin menggunakan metode pembelajaran bermain dan bercerita pada anak adalah pengetahuan orangtua yang masih kurang untuk menerapkan metode tersebut. Upaya untuk mengatasi kendala adalah dengan memberikan kursus singkat melalui media online (youtube dan zoom) sebagai sarana pembelajaran untuk orangtua. 
Inovasi Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini dI Masa Pandemi Covid 19 Mila Faila Shofa
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2858.109 KB) | DOI: 10.22515/bg.v5i2.2820

Abstract

Pandemi covid 19 yang terjadi saat ini mempunyai dampak dalam berbagai bidang baik ekonomi, kesehatan, social, keamanan termasuk pendidikan. Dampak pada bidang pendidikan yakni diterapkan pembelajaran jarak jauh dengan media online. Hal ini menuntut guru untuk berfikir kreatif dan inovatif dalam penentuan system pembelajaran yang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan inovasi-inovasi pembelajaran pada masa pandemi covid 19 di PAUD Inklusi Saymara Kartasura. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tempat penelitian di PAUD Inklusi Saymara Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi tentang implementasi inovasi-inovasi pembelajaran selama pandemi covid 19, dimana pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Inovasi-inovasi pembelajaran di PAUD Inklusi Saymara ini dilakukan dengan tujuan untuk tetap menjaga kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik. Inovasi-inovasi yang dilakukan yakni 1) Inovasi Perencanaan Pembelajaran, 2) Pembelajaran daring via Whatsapp Grup, 3) Pembelajaran daring via Google Classroom atau google kelas,  4) Home visit,  5) Pembelajaran luring dengan system rolling, 6) Evaluasi Perkembangan anak via google form. Keywords: Learning innovation, early childhood education, covid pandemic 19
Implementasi Pemetaan Mutu PAUD di Masa Pandemi Covid 19 rosida nur syamsiyati
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2891.238 KB) | DOI: 10.22515/bg.v5i2.2822

Abstract

Early childhood education has an important role in encouraging optimal growth and development of children and preparing them to enter the next level, so that proper and quality education is needed. The purpose of this study was to find out how the implementation of the quality mapping of early childhood education in Tawangsari District, Sukoharjo Regency during the Covid 19 pandemic. Quality measurement was carried out in several stages, namely EDS data entry by education units, field verification by verifiers, data analysis and report preparation recommendation, exposure to mapping results. The results of the mapping of the quality of early childhood education in Tawangsari District were declared good and feasible to proceed to the supervision stage. 
Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Metode Pembiasaan di Masa Pandemi Covid-19 pada Anak Usia Dini meyda setyana hutami
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2843.656 KB) | DOI: 10.22515/bg.v5i2.2841

Abstract

Covid-19 is a disease that is spreading very quickly right now. The disease not only attacks adults but can also occur in children. Strategies that can be used for PHBS programs are to wash your hands with soap and running water, use masks, and keep your distance. The method used in this study is a descriptive cauldron with data collection techniques through observation, interview, and documentation.  Based on the research concluded that children are very enthusiastic about the phbs program by getting used to hand washing with soap, using masks, and keeping distance from the crowd.

Page 1 of 1 | Total Record : 6