cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snf@unj.ac.id
Editorial Address
Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta GHA Lt.5 Jl Rawamangun Muka No.1
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL)
ISSN : 23021829     EISSN : 24769398     DOI : https://doi.org/10.21009/03
Focus and Scope: Physics education Physics Instrumentation and Computation Material Physics Medical Physics and Biophysics Physics of Earth and Space Physics Theory, Particle, and Nuclear Environmental Physics and Renewable Energy
Articles 976 Documents
PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL UNTUK MATERI GETARAN HARMONIK DI SMA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB Devi Suhartati Wulandari; Anggara Budi Susila; Bambang Heru Iswanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.963 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.01.PE.18

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video tutorial berbasis web untuk materi Getaran Harmonik di SMA yang layak digunakan sebagai media pembelajaran mandiri di SMA. Penelitian dilaksanakan di kampus A UNJ Laboratorium Pengembangan Media Pembelajaran Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta. Kemudian Produk penelitian ini diuji lapangan di SMAN 31 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan mengacu pada model pengembangan Dick and Lou Carey. Tahapan dalam penelitian pengembangan ini, yaitu: 1) analisis kebutuhan, 2) pengembangan media pembelajaran, 3) uji validasi produk, dan 4) uji coba siswa SMA. Setelah dilakukan tahapan analisis kebutuhan dan pengembangan media, kemudian media pembelajaran yang sudah dikembangkan melewati uji validasi produk. Media diuji kelayakannya oleh para ahli, yaitu ahli media, ahli materi dan ahli pembelajaran. Berdasarkan uji kelayakan oleh para ahli, didapatkan penilaian oleh ahli media sebesar 78%, ahli materi sebesar 86% dan ahli pembelajaran 83%. Dari hasil yang didapatkan menunjukan bahwa pengembangan media pembelajaran video tutorial berbasis web pada komponen media termasuk dalam kategori baik, komponen materi termasuk dalam kategori sangat baik dan komponen pembelajaran dalam kategori sangat baik. Dengan demikian Pengembangan Video Tutorial Untuk Materi Getaran Harmonik di SMA Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Web dapat digunakan untuk memfasilitasi dan membantu siswa belajar secara mandiri. Kata-kata kunci: PenelitiandanPengembangan, Video Tutorial, GetaranHarmonik, Berbasis Web. Abstract This study aims to develop web-based video tutorial media for Harmonic Vibration material in SMA that is suitable for use as an independent learning media in SMA. The study was conducted on the campus of A UNJ Learning Media Development Laboratory of Physics Education Program of the State University of Jakarta. Then the product of this research will be field tested at SMAN 31 Jakarta. The research method used is research and development method about the development model designed by Walker Dick and Lou Carey. Stages in this research development, namely: 1) needs analysis, 2) development of instructional media, 3) product validation test, and 4) high school student test. After done the stages of needs analysis and media development, then the learning media that has been developed through product validation test. Media tested its feasibility by experts, i.e., media experts and material experts. Based on the feasibility test by the experts, obtained the judgment by the media experts by 77%, material experts by 86% and learning experts were 83%. From the results obtained showed that the development of web-based video tutorial learning media on media components included in the excellent category, the material component included in the excellent category and the learning component in the excellent. Thus Development of Video Tutorials For Harmonic Vibration Materials in SMA As Web-Based Learning Media can be declared eligible to be used as a student learning media independently. Keywords : Research and Development, Video Tutorials, Harmonic Vibrations, Web Based learning.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL DRILL AND PRACTICE MATERI FLUIDA DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Saprudin Saprudin; Fatma Hamid
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.785 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.01.PE.19

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendesain multimedia interaktif (MMI) model drill and practice materi fluida dinamis serta menyelidiki efektivitasnya dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa SMA khususnya pada materi fluida dinamis. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain randomized control group pretest-posttest design yang melibatkan siswa kelas XI pada salah satu Sekolah Menengah Atas di Kota Ternate. Data dikumpulkan melalui tes dalam bentuk soal pilihan ganda terkait materi fluida dinamis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan MMI model drill and practice secara signifikan efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa pada materi fluida dinamis. Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa MMI model drill and practice lebih efektif jika digunakan dalam pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran tertentu dalam hal ini model pembelajaran kooperatif TPS (Think Pair Share). Kata-kata kunci: Multimedia Interaktif, Model Drill and Practice, Penguasaan konsep Abstract This research aims to design interactive multimedia (MMI) with drill and practice model and investigate its’ effectiveness to increasing students’ concept mastery on the topic of fluid dynamics. This experimental research was used randomized control group pretest-posttest design that involving 11th-grade students at one of high school in Ternate city. Data were collected through tests in the form of multiple choice questions related to fluid dynamics concept. Further investigation indicates that MMI is more effective when used in learning that implements a particular model as in this case on Think Pair Share (TPS) cooperative learning. Keywords: Interactive multimedia, Drill and practice model, Concept mastery
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMAN 6 KITA BENGKULU DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN BERBANTUAN MEDIA ANIMASI Andik Puwanto; Sri Wahyuni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.793 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.01.PE.20

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran penemuan dengan berbantuan media animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa di SMAN 6 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment. Sampel penelitian yang diambil menggunakan teknik sampling purposive yang sebelumnya telah diuji normalitas dan homogenitas diperoleh kelas X MIPA C sebagai kelas eksperimen dan X MIPA D sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Persyaratan uji normalitas dengan uji chi-kuadrat dan uji homogenitas dengan perbandingan varians terbesar dengan varians terkecil serta uji t separated varians. Hasil penelitian memperlihatkan skor kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda, yaitu thitung lebih besar dari ttabel (7,55 > 1,99) taraf signifikan (α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran penemuan dengan berbantuan media animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMAN 6 Kota Bengkulu. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Penemuan, Media Animasi, dan Kemampuan Pemecahan Masalah. Abstract This study aims to examine the effect of learning model of discovery with the aid of animation media on student problem-solving skills in SMAN 6 Kota Bengkulu. This type of research is Quasi-Experiment. The samples taken using purposive sampling technique that has been tested for normality and homogeneity are obtained by class X MIPA C as experiment class and X MIPA D as control class. Data collection techniques use student problem-solving skills tests. Data analysis using descriptive and inferential analysis. Normality test requirements with chi-square test and homogeneity test with the most significant variance ratio with the smallest variance and t-test separated variance. The result of the research shows the score of the problem-solving ability of the students of the experimental class and the control class is different, that is tcount is bigger than ttable (7.55> 1.99) significant level (α = 0,05). Based on the results of this study it can be concluded that there is an effect of applying learning model of discovery with the aid of animation media to solving problems of students of SMAN 6 Kota Bengkulu. Keywords: Discovery Learning Model, Media Animation, and Problem Solving Skills.
ABSORBAN ION LOGAM CU (II) BERBASIS HIDROGEL SUPERABSORBAN CMC–G–PKA/NAALG DENGAN TEKNIK IRADIASI SINAR GAMMA Permono Adi Putro; Ahmad Sofyan Sulaeman; Erizal Erizal; Imas Ratna Ermawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.279 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.02.PA.01

Abstract

Abstrak Hidrogel Superabsorban (HSA) CMC-g-PKA/NaAlg telah disintesis menggunakan iradiasi sinar gamma sebagai crosslinker dengan dosis 10 kGy. HSA disintesis dengan variasi massa CMC, yaitu 1,0 g, 1,5 g, 2,0 g, dan 2,5 g. Kemampuan HSA dalam menyerap ion logam Cu (II) telah dipelajari menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Pengujian dilakukan dengan variasi konsentrasi ion logam Cu (II) yaitu, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5% selama 30 menit. Nilai absorbansi pada ion logam Cu (II) meningkat seiring dengan peningkatan massa CMC. Nilai absorbansi terbesar, yaitu 74% pada massa CMC 2,5 g. Pengujian FTIR mencirikan adanya interaksi antara gugus (OH) hidroksil, (NH2) amina, dan karboksilat (COOH), terhadap ion logam Cu­ (II) pada bilangan gelombang 3653,18 1/cm, 1442,75 1/cm, dan 1587,42 1/cm. Kata-kata kunci: HSA, Absorbansi, ion logam Cu (II), UV-Vis, FTIR Abstract Hydrogel Superabsorbent (HSA) CMC-g-PKA/NaAlg has been synthesized using gamma-ray irradiation as a 10 kGy crosslinker. HSA is synthesized with CMC mass variations, i.e. 1.0 g, 1.5 g, 2.0 g, 2.5 g. HSA’s ability to absorb Cu (II) metal ions has been studied using the UV-Vis spectrophotometer. The test was performed with variation of Cu (II) ion concentration i.e. 1%, 2%, 3%, 4%, and 5% for 30 minutes. The absorbance value of Cu (II) metal ions increases with increasing mass of CMC. The largest absorbance value, i.e., 74% in CMC mass 2.5 g. The FTIR test characterizes the interaction of hydroxyl (OH), amine (NH2), and Carboxylic (COOH), groups to Cu-(II) metal ions in wave number 3653,18 1/cm, 1442,75 1/cm, and 1587,42 1/cm. Keywords: HSA, Absorbance, Cu (II) metal ions, UV-Vis, FTIR.
ANALISIS ANOMALI GAYA BERAT PADA GEMPABUMI TASIKMALAYA MAGNITUDO 4.9 DAN 7.0 Sidiq Hargo Pandadaran; Bigar Kristantyo; Sigit Eko Kurniawan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.646 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.02.PA.02

Abstract

Abstrak Telah terjadi gempa bumi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada tanggal 3 Oktober 2005 pukul 23:30:29 UTC dan 2 September 2009 pukul 07:55:01 UTC. Menurut katalog gempa bumi USGS, gempa bumi 3 Oktober 2005 berpusat pada 107,028o BT - 7,887o LS, bermagnitudo 4.9 dan berkedalaman 35 km dan gempa bumi 2 September 2009 berpusat pada 107,297o BT - 7,782o LS, bermagnitudo 7,0 dan berkedalaman 46 km. Pada penelitian ini kami membandingkan anomali gaya berat yang terjadi pada kedua gempa bumi tersebut yang dilihat dari arah patahan dengan rentang waktu 15 hari sebelum dan sesudah terjadinya gempa bumi. Gempa bumi yang digunakan merupakan gempa bumi yang lokasinya berdekatan dan sama-sama berkedalaman dangkal sehingga lebih mudah untuk dibandingkan. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa pada gempa bumi magnitudo 4,9 terdapat peningkatan anomali gaya berat pada tanggal 22 September 2005 dan 27 September 2005 dan anomali gaya berat setelahnya relatif stabil dan pada gempa bumi magnitudo 7,0 terdapat peningkatan anomali gaya berat sebelum terjadinya gempa bumi pada tanggal 18 Agustus 2009 hingga 27 Agustus 2009 dan setelahnya masih terlihat sedikit kenaikan anomali yaitu pada tanggal 8, 10, 14, dan 15 September 2009. Kata-kata kunci: gempa bumi, anomali gaya berat. Abstract There were two earthquakes in Tasikmalaya, West Java on 3rd October 2005 at 23:30:29 UTC and on 2nd September 2009 at 07:55:01 UTC. From USGS’s catalog, the 3rd October 2005 earthquake was located in 107,028o E - 7,887o S with magnitude 4.9 and depth 35 km and the 2nd September 2009 earthquake was located in 107,297o E - 7,782o S with magnitude 7.0 and depth 46 km. In this study, we compared the gravity anomalies that occurred in both earthquakes viewed from the direction of the fault with the span of 15 days before and after the earthquake. We choose two earthquake where the located is adjacent and equally shallow in depth, making it easier to compare. In this study we found that in earthquakes magnitude 4.9 there was an increase gravity anomaly on September 22, 2005, and 27th September 2005 and the gravity anomaly thereafter was relatively stable and in earthquake magnitude 7.0 there was an increase of gravity anomaly on 18th August 2009 until 27th August 2009 and afterwards still seen a slight increase anomaly that is on 8, 10, 14, and 15th September 2009. Keywords: earthquake, gravity anomaly.
ANALISA SIFAT MIKRO DAN MEKANIK PADA PEMBUATAN KOMPOSIT MIKROFIBRIL PET-HDPE Heru Santoso; Arif Rachman Hakim
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.928 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.02.PA.03

Abstract

Abstrak Pencampuran polimer (polymer blending) merupakan salah satu metode yang telah dikembangkan untuk merekayasa material polimer. Dalam penelitian ini telah dilakukan pembuatan komposit mikrofibril PET-HDPE dengan menggunakan alat ekstruder tipe co-rotating twin screw. Proses pembuatan komposit dalam alat ekstruder dengan parameter temperatur 170°C; 240°C; 265°C dan 280°C pada kecepatan putaran 40 rpm. Kondisi temperatur penarikan (drawing) pembuatan komposit diatur pada variasi temperatur 75°C; 80°C dan 85°C serta kecepatan rasio penarikan 2;3;4 dan 5 kali lebih cepat dari kecepatan awal. Hasil pembuatan komposit mikrofibril PET-HDPE dilakukan analisis sifat mikro dengan alat SEM (Scanning Electron Microscope) dan sifat mekanik dengan alat UTM (Universal Testing Machine) dan impact charpy. Pada penelitian ini didapatkan nilai kuat tarik tertinggi 24,60 MPa pada kondisi temperatur 85°C dengan kecepatan rasio penarikan 2 kali. Kekuatan impak tertinggi komposit PET/HDPE adalah 131.49 MPa pada kondisi temperatur penarikan 85oC dan rasio kecepatan penarikan 4 kali. Sedang hasil analisa mikro menggunakan SEM terhadap komposit mikrofibril PET-HDPE belum dihasilkan fiber PET yang diharapkan pada komposit. Hal ini kemungkinan disebabkan proses penarikan yang tidak stabil dan temperatur penarikan yang belum tercapai. Kata-kata kunci: Komposit mikrofibril, ekxtruder twin screw, pencampuran polimer PET-HDPE Abstract Polymer blending is one of the methods that have developed to create new polymer materials with different physical properties. This paper aims to investigate of tensile strength, impact strength of microfibril PET-HDPE composites and to obtain PET fiber. Composites were prepared in co-rotating twin screw kneader extruder type ZK 25 E x 36 L/D. The tensile strength, impact Charpy strength from microfibril PET-HDPE and microstructure PET fiber was characterized using Shimadzu AG-X plus 50kN Universal Testing Machine, Resil Impactor CEAST and JEOL JSM 6510 LA Scanning Electron Microscope. Composites were varied at temperature 170oC, 240oC, 265oC and 280oC and mixing speed was controlled at 40 rpm. Drawing temperature was set at 75oC, 80oC, 85oC, ratio drawing speed at 2; 3; 4 and 5-time initial drawing speed. The results showed that maximum tensile strength is 24.60 MPa on condition 85oC with ratio drawing speed 2-time initial drawing speed. The maximum impact Charpy strength is 131.49 MPa on condition 80oC with ratio drawing speed 4-time initial drawing speed. The result of microstructure was not obtained PET fiber. In this case, caused by drawing speed was not stable drawing temperature was not reached. Keywords: Microfibril composites, extruder twin screw, polymer blending PET-HDPE
SURVEI SITUS PEMBANGUNAN OBSERVATORIUM ASTRONOMI LAMPUNG DI TAHURA WAR, GUNUNG BETUNG Robiatul Muztaba; Annisa Novia Indra Putri; Nindhita Pratiwi; Wahyu Sasongko Putro; Wirid Birastri; Hakim L. Malasan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.209 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.02.PA.04

Abstract

Abstrak Pada tahun 2016, Institut Teknologi Sumatera bersama dengan Institut Teknologi Bandung, dan Pemerintah Provinsi Lampung menggagas pembangunan sebuah observatorium baru di Lampung. Kami memaparkan hasil survei astronomi pada akhir tahun 2017 di lokasi observatorium. Adapun tujuan dilakukannya survei astronomi yaitu untuk mengkaji kelayakan sebuah observatorium terhadap kondisi lingkungan dan kualitas langit, serta mendapatkan hasil pengukuran parameter atmosfer meliputi ekstingsi atmosfer, seeing, dan kecerlangan langit. Data hasil survei menjadi bahan pertimbangan dalam pemilihan instrumen dan jadwal rencana pengamatan. Dari hasil penelitian didapat bahwa rata-rata curah hujan minimum terjadi pada bulan Mei sampai Oktober, peta sebaran polusi cahaya dari pengukuran kecerlangan langit menunjukan adanya kontribusi polusi cahaya dari arah timur menuju pusat kota Bandar Lampung. Provinsi Lampung termasuk dalam kategori daerah transisi urban dengan nilai kecerlangan langit sebesar 20.85 mag arcsec-2. Sedangkan untuk pengukuran seeing didapat hasil 1.50” dan pengukuran ekstingsi menunjukkan grafik dengan kondisi atmosfer yang cukup baik untuk pengamatan. Kata-kata kunci: Survei Astronomi, Parameter Atmosfer, Kecerlangan Langit, Seeing, Ekstingsi. Abstract In 2016, Institut Teknologi Sumatera along with Institut Teknologi Bandung, and the Government of Lampung Province initiated the construction of a new observatory in Lampung. We present the results of astronomical surveys at the end of 2017 at the observatory site. The objective of the survey is to assess the feasibility an astronomical observatory to the environmental conditions and the quality of the sky, as well as to get the atmospheric parameters measurements to include atmospheric extinction, seeing, and sky brightness. The results are taken into account in the selection of instruments and schedules of observation plans. From our research, we get that the average minimum rainfall occurs in May through October, the light pollution distribution maps of the sky brightness measurements showed the presence of light pollution contribution from the east toward downtown Bandar Lampung. Lampung province included in the category of urban transition area with sky brightness value amounted to 20.85 mag arcsec-2. As for the seeing measurement, we get a value of about 1.50” and the measurement of extinction shows a graph with atmospheric conditions which is good enough for observation. Keywords: Astronomical Survey, Atmospheric Parameter, Sky Brightness, Seeing, Extinction.
PENGARUH KUAT ARUS TERHADAP MORFOLOGI PERMUKAAN LAPISAN KOMPOSIT Ni-TiN/Si3N4 DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTRODEPOSISI Yani Oktaviani; Esmar Budi; Iwan Sugihartono
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.682 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.02.PA.05

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus terhadap morfologi permukaan lapisan komposit Ni-TiN/Si3N4 yang telah terbentuk. Proses pelapisan ini menggunakan metode elektrodeposisi selama 15 menit pada substrat Tungsten Karbida dengan komposisi larutan elektrolit yang terdiri dari NiCl2.6H2 0.17 M, NiSO4.6H2O 0.38 M, TiN 4 gr/L, H3BO3 0.49 M, Si3N4 0.4 gr/L dan Sodium Dodecyl Sulfate (SDS) 0.12 gr/L. Elektroda yang digunakan yaitu Platina (Pt) sebagai elektroda pendukung, AgCl sebagai elektroda pembanding dan Tungsten Karbida (WC) sebagai elektroda kerja. Variasi kuat arus yang digunakan yaitu 4 mA, 5 mA dan 6 mA. Selanjutnya, dilakukan karakterisasi morfologi dengan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil menunjukkan semakin meningkatnya kuat arus morfologi permukaan lapisan akan semakin halus. Kata-kata kunci: lapisan komposit, elektrodeposisi, kuat arus, morfologi Abstract This research aims to determine the effect of current on the surface morphology of the composite layers of Ni-TiN / Si3N4 which has been formed. This coating process used electrodeposition method for 15 minutes on Tungsten Carbide substrate with electrolyte solution composition consist ing of NiCl2.6H2 0.17 M, NiSO4.6H2O 0.38 M, TiN 4 gr / L, H3BO3 0.49 M, Si3N4 0.4 gr / L and Sodium Dodecyl Sulfate (SDS) 0.12 gr / L. The electrode used is Platine (Pt) as the counter electrode, AgCl as the reference electrode and Tungsten Carbide (WC) as the working electrode. The variations of current used are 4 mA, 5 mA, and 6 mA. The surface morphology of composites was characterized by using Scanning Electron Microscopy (SEM). The results showed that the increase of current the layers surface morphology would be more smooth. Keywords: composite layer, electrodeposition, current, morphology
ANALISIS NETWORK DAN GEOMETRI PADA SISTEM GRANULAR DUA DIMENSI Widya Meiriska; Sparisoma Viridi; Dimas P. P. A.; Putri Mustika W.
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.175 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.02.PA.06

Abstract

Abstrak Pengaturan partikel dan gaya dalam material granular dan materi partikulat memiliki organisasi yang kompleks pada skala spasial. Organisasi seperti ini dapat mempengaruhi bagaimana material merespon atau mengkonfigurasi ulang ketika terkena gangguan atau pemuatan eksternal. Studi teoritis sifat-sifat partikel, force-chain dan domain memerlukan pengembangan dan penerapan kerangka kerja matematis, stastistik, fisika dan komputasi yang tepat. Secara tradisional bahan granular telah diselidiki menggunakan partikel atau model rangkaian yang masing-masing cederung secara implisit. Dewasa ini pengembangan ilmu jaringan (network science) telah muncul sebagai pendekatan yang kuat untuk menyelidiki dan mencirikan arsitektur heterogen dalam sistem yang kompleks dan beragam metode telah menghasilkan wawasan yang menarik kedalam material granular. Dalam studi ini akan meninjau pendekatan berbasis jaringan untuk mempelajari material granular dan mengeksplorasi potensi kerangka tersebut untuk memberikan deskripsi yang berguna dari material granular ini. Serta untuk meningkatkan pemahaman tentang fisis yang mendasarinya. Penelitian dilakukan dengan melakukan simulasi menggunakan program python 3.6. Dari hasil simulasi dan dilakukan analisis network pada material granular (perkembangbiakan koloni ragi) dapat disimpulkan pendekatan berbasis network ini mampu memberikan informasi yang tidak dapat diketahui sebelumnya, bahwa perkembangbiakan koloni ragi tidak dipengaruhi oleh umur dan diameter sel, serta kecenderungan sel anak yang sering berada pada jarak yang cukup dekat dengan sel induk. Kata-kata kunci: Analisis network, jaringan, sistem granular Abstract The arrangement of particles and forces in granular materials and particulate matter has complex organizations on a spatial scale. Such organizations may affect how materials respond or reconfigure when exposed to external interference or loading. Theoretical studies of particle, force-chain and domain properties require the development and application of appropriate mathematical, statistical, physical and computational frameworks. Traditionally granular materials have been investigated using particles or circuit models that are each implicitly. Today the development of network science has emerged as a powerful approach to investigate and characterize heterogeneous architecture in complex systems, and diverse methods have yielded interesting insights into granular materials. In this study will review the network-based approach to study granular materials and explore the potential of these frames to provide a useful description of these granular materials. As well as to improve understanding of the underlying physics. The study was conducted by simulating using python 3.6 programs. From the simulation results and carried out network analysis on granular material (breeding of yeast colonies) it can be concluded that this network-based approach can provide information that cannot be known previously, that the breeding of yeast colonies is not influenced by the age and tendency of child cells that are often at a close distance. With parent cells. Keywords: Complex system, Granular, Network Analysis.
ANALOGI MODEL OSILATOR HARMONIK LOGARITMIK PENDULUM TORSI DENGAN FLUKTUASI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP US DOLLAR Nani Yuningsih; Kunlestiowati Hadiningrum; Sardjito Sardjito
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 7 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.866 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2018.02.PA.07

Abstract

Abstrak Peristiwa fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap US Dollar ada keserupaan dengan getaran paksa teredam. Untuk mengetahui adanya kemiripan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap US Dollar beserta faktor-faktor peubahnya dengan getaran paksa teredam, dilakukan uji model getaran paksa teredam menggunakan perangkat pendulum torsi. Untuk getaran paksa teredam sumber tegangan yang digunakan 8-8,4 V dan dengan nilai tukar rupiah terhadap US Dollar pada perioda tahun 2013 sampai 2017. Hasil analisis menunjukkan adanya kemiripan antara simpangan getaran paksa teredam dengan dinamika nilai tukar rupiah terhadap US dollar. Efek redaman pada getaran dianalogikan dengan kebijakan pemerintah untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan gaya paksa dianalogikan sebagai gangguan faktor eksternal. Hasil perhitungan melalui regresi sederhana dan SPSS diketahui koefisien pergerakan nilai tukar dan ampiltudo getaran mempunyai arah yang sama, yaitu arah positif. Dari uji korelasi melalui analisis deskriptif dan analisis inferensial diperoleh hubungan (korelasi) dengan kekuatan Sedang antara nilai tukar rupiah dengan simpangan getaran paksa teredam, dengan koefisien korelasi sebesar 0.595. Hal ini menunjukkan bahwa apabila nilai tukar naik (rupiah melemah), maka simpangan akan meningkat secara signifikan, sebaliknya jika nilai tukar menurun (rupiah menguat) maka simpangan akan menurun secara signifikan. Kata-kata kunci: pendulum torsi, getaran paksa teredam, nilai tukar rupiah, uji korelasi. Abstract There are similarities between the Rupiah rate exchange against the US Dollar and forced damped vibration. To identify those similarities along with the variables of its effect with forced damped vibration, a forced damped vibration model is tested using a pendulum torque device. For forced damped vibration the voltage source used is 8-8.4 V and with the Rupiah exchange rate against the US Dollar from 2013 to 2017. The results of the analysis show that there are similarities between forced damped vibration and the dynamics of the Rupiah exchange rate against the US Dollar. The effect of attenuation on vibration is analogous to the government policy to stabilize the Rupiah exchange rate, and the forced force is analogous to the external factor disruption. The results of calculations through a simple regression and SPSS note that the exchange rate movement coefficient and vibration amplitude have the same direction, namely the positive direction. From the correlation test through descriptive analysis and inferential analysis obtained the relationship (correlation) with the medium strength between the Rupiah exchange rate with the forced damped vibration deviation, with a correlation coefficient of 0.595. This shows that if the exchange rate rises (the Rupiah weakens), then the deviation will increase significantly, on the contrary, if the exchange rate decreases (the Rupiah strengthens) then the deviation will decrease significantly. Keywords: pendulum torque, forced damped vibration, Rupiah exchange rate, correlation test