cover
Contact Name
Istywan Priyahapsara
Contact Email
itywan@itda.ac.id
Phone
+6287839258012
Journal Mail Official
herowintolo@itda.ac.id
Editorial Address
https://ejournals.itda.ac.id/index.php/vortex/pages/view/editor
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Vortex
ISSN : 27216152     EISSN : 30217601     DOI : https://doi.org/10.28989/vortex
Vortex merupakan jurnal ilmiah dalam diang dirgantara dengan cakupan Perancangan Pesawat Terbang, Perawatan Pesawat Terbang, Operasi Penerbangan, Mesin Pesawat Terbang dan Elektronika Penerbangan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
Sistem pengenal emosi berbasis suara menggunakan ekstraksi ciri Fast Fourier Transform Bambang, Sudibya; Irawaty, Mardiana; Aizzun, Sajidah Nur; Sugiono, Sugiono
Vortex Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/vortex.v5i1.2092

Abstract

Pengenal emosi ialah suatu proses untuk mengidentifikasi emosi pada manusia. Di mana emosi dapat dikenali melalui kata-kata, intonasi suara, ekspresi wajah, serta bahasa tubuh. Pada penelitian ini penulis merancang sistem pengenal emosi dengan basis suara manusia menggunakan software matlab dengan ekstraksi ciri yang digunakan fast fourier transform yang merupakan proses ekstraksi ciri yang sederhana dengan mengubah sinyal dalam domain waktu diskrit menjadi domain waktu frekuensi. Pada penelitian ini berfokus pada empat kelas emosi: marah, netral, senang, serta sedih. Tahap pertama dimulai dari proses pengambilan data suara, pemotongan,  preprocessing, proses ekstraksi fast fourier transform dan dynamic time warping. Dari hasil tersebut diperoleh nilai akurasi tertinggi pada emosi sedih sebesar 100% dan nilai akurasi lainnya diperoleh rata-rata sebesar 66,67%. Kemudian dari keseluruhan nilai akurasi yang diperoleh untuk seluruh kelas emosi, rata-rata nilai akurasinya adalah 75%.
Analysis of the influence of groove welds of oxy-acetylene welding joints on tensile strength and microstructure on steel ST 37 Nugroho, Fajar; Muga, Yohanes Fernando Leo; Setiabudi, Dedet Hermawan; Sudarmanto, Sudarmanto
Vortex Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/vortex.v5i1.1955

Abstract

In this study, the authors conducted a study on the analysis of the effect of oxy-acetylene welding joints on tensile strength and microstructure in the HAZ and weld metal areas on st 37 steel plates. The results of this study indicate that the average value of the highest tensile strength value is at V groove weld with the average strength of the welded joint is 4.796 kgf/mm2. While the lowest tensile stress is on the I groove weld of 4.674 kgf/mm2. Meanwhile, from the microstructure test, it can be seen that in the HAZ area each groove. Microstructure in the HAZ area shows that the double V groove  weld types are fine ferrite, coarse pearlite and martensite. In type V groove  weld the structures formed are ferrite, coarse pearlite and martensite. In type I groove  weld the structures formed are ferrite, grain boundary ferrite and fine pearlite. Whereas in the weld metal area, and the results of the microstructure test of the weld area on the V seam, it shows a dense microstructure arrangement, the arrangement is identical to pearlite (dark color) so that the specimen is harder.
Troubleshooting pada Air Conditioning Recirculation System di komponen fan pesawat Boeing 737-900ER Azhar, Azwari; Hartini, Dwi; Edi, Prasetyo
Vortex Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/vortex.v5i1.2029

Abstract

Sistem resirkulasi AC merupakan sub sistem pada sistem pendingin udara yang berfungsi untuk mensirkulasikan dan menyaring 50% udara yang ada di dalam kabin sehingga penumpang terhindar dari berbagai macam polusi, virus, bakteri dan debu yang dapat memicu iritasi pada manusia seperti seperti hidung tersumbat, mata berair, dan pilek. Berdasarkan hasil data kerusakan yang penulis ambil pada maskapai XYZ pada tahun 2016 – 2019, kerusakan pada sistem resirkulasi AC pada komponen kipas angin cukup tinggi dengan kerusakan sebesar 21 kali lipat. Dimana damage yang paling dominan adalah kipas pop out sebanyak 5 kali dan kipas tidak berfungsi sebanyak 4 kali. Tahap penelitian ini diawali dengan penentuan komponen kritis menggunakan metode analisis kekritisan dengan menghitung empat kriteria dimana terdapat frekuensi kerusakan yang tinggi, dampak kerusakan pada sub perakitan, sulitnya pelepasan dan pemasangan serta harga yang mahal dan analisis ABC. , lalu menentukan nilai TTF dan TTR komponen. Setelah itu identifikasi kerusakan yang sering terjadi pada komponen kritis sistem resirkulasi AC. Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan, komponen yang paling kritis adalah komponen kipas angin dengan nilai nilai 32. Selanjutnya berdasarkan hasil identifikasi kerusakan terdapat 9 jenis kerusakan yang sering terjadi pada komponen kipas yaitu pop out, aliran rendah, kondisi buruk, motor rusak, berisik, tidak berfungsi, putaran tidak stabil, tidak berputar dan lemah. Dimana damage yang paling dominan adalah kipas pop out sebanyak 5 kali dan kipas tidak berfungsi sebanyak 4 kali.
Analisis penambahan Unit Aviobridge untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas apron di Bandar Udara Internasional Yogyakarta Pramiswari, Faradiba Ghandi; Gunawan, Gunawan; Rahmawati, Fajar Khanif
Vortex Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/vortex.v5i1.2037

Abstract

Bandara Internasional Yogyakarta berada di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Aviobridge merupakan jembatan antara pesawat dengan terminal bandara yang memudahkan pergerakan penumpang dan awak kabin, bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dan memudahkan aktivitas operasional petugas. Karena tingginya permintaan penggunaan aviobridge oleh personel ground handling, petugas pengendali pergerakan apron menghadapi tantangan, terutama pada jam sibuk. Oleh karena itu, perlu dilakukan penambahan unit aviobridge. Penambahan unit aviobridge ini juga sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas area apron. Metodologi yang digunakan adalah metode peramalan regresi linier. Berdasarkan hasil peramalan kedatangan pesawat, jumlah kedatangan pesawat selama periode 2023-2032 diperkirakan mengalami peningkatan sebagai berikut: 12814, 15543, 18271, 21000, 23729, 26458, 29186, 31915, 34644 dan 37372. Selain itu, pada jam sibuk, jumlah kedatangan pesawat berkisar antara 8 hingga 14. Penggunaan aviobridge dapat meningkatkan efisiensi ground time pesawat dari 0% menjadi 30% dan meningkatkan efektivitas penggunaan parking stand dari 100% menjadi 142%. Dengan analisis keuangan menunjukkan uang masuk sebesar Rp. 1.131.101.055 per tahun dan cash out sebesar Rp. 159.218.070 per tahun, estimasi payback period pengadaan aviobridge adalah 6,8 tahun, dengan internal rate of return sebesar 13,79%.
Pengolahan bioarang sebagai pengganti biogas dengan proses roasting pengolahan Kopi Arabica untuk mendukung ketahanan energi Santoso, Djarot Wahju; Sudarmanto, Sudarmanto; Husaini, Munawar; Mardwianta, Benedictus; Setiabudi, Dedet Hermawan; Subarjo, Abdul Haris
Vortex Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/vortex.v5i1.2011

Abstract

Pengolahan limbah biochar menjadi briket untuk dijadikan biogas dalam rangka mendukung proses pemanggangan pengolahan kopi arabika merupakan salah satu inovasi energi alternatif untuk mendukung ketahanan energi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi briket dengan campuran limbah kulit kopi dan debu kayu terhadap nilai kalor, kadar air, kadar abu, dan uji densitas. Metode yang digunakan adalah eksperimental. Pada komposisi II nilai densitasnya paling tinggi karena jumlah serbuk gergaji paling banyak. karena dengan perlakuan gaya tekan manual maka partikel arang akan mengalami kompresi sesuai dengan gaya tekan yang diberikan. Hasil penelitian komposisi I menghasilkan nilai kalor sebesar 5922 kal/gr, komposisi II menghasilkan nilai kalor sebesar 6072 kal/gr. Hasil pengujian kadar abu SNI 01-6235-2000 tentang briket arang, kadar abu yang diperbolehkan tidak melebihi 8%. Kadar abu yang dihasilkan pada komposisi I sesuai dengan standar yang ditentukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5