cover
Contact Name
Ida Musdafia
Contact Email
stieyaijurnal2019@gmail.com
Phone
+6281908950657
Journal Mail Official
journal-jraa@stie-yai.ac.id
Editorial Address
Jl Salemba Raya No 7-9A Jakarta pusat
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
ISSN : 23562870     EISSN : 27469956     DOI : 10.55963
Jurnal Riset Akuntansi Dan Auditing (JRAA) adalah jurnal   bidang Akuntansi  dan Auditing yang diterbitkan  oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonom Y.A.I secara berkala. Jurnal Riset Akuntansi Dan Auditing (JRAA) is a journal in the field of Accounting and Auditing which is published by Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I on a regular basis. JRAA terbit  3 kali dalam setahun yaitu bulan Maret, Juli dan November JRAA is published 3 times a year in March, July and November Penerbitan melalui proses peer review. Artikel dapat di submit di laman JRAA ( submissions ) dan ke journal-jraa@stie-yai.ac.id Publishing through a peer review process. Articles can be submitted on the JRAA page (submissions) and to journal-jraa@stie-yai.ac.id
Articles 57 Documents
Fraud Pentagon Model dan Analisis Kecurangan Laporan Keuangan Dwi; Fingka Kumala Aurellya; Dwi Resti Aulia; Ilham Ramadhan
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v11i3.702

Abstract

Penelitian ini menggunakan model fraud pentagon untuk menyelidiki kecurangan di Indonesia dan akar penyebabnya. Populasi penelitian ini terdiri dari 106 perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di BEI pada tahun 2022. Sampel terdiri dari 91 perusahaan yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Data statistic BEI dan laporan tahunan perusahaan menjadi sumber data penelitian. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik deskriptif verifikatif adalah metodologi yang digunakan. Metode analisis data menggunakan regresi logistic. Menurut hasil penelitian, kecurangan di industri keuangan Indonesia pada tahun 2022 secara signifikan dipengaruhi oleh tekanan eksternal dan kesempatan, tetapi tidak dipengaruhi oleh stabilitas keuangan, target keuangan, kompetensi, rasionalisasi dan arogansi. Dengan adanya temuan ini, perusahaan diharapkan lebih meningkatkan pengawasan untuk mencegah terjadinya potensi kecurangan laporan keuangan dan meningkatkan tata kelola untuk meningkatkan nilai dan kinerja perusahaan dalam jangka panjang demi keberlanjutan usaha. Abstract - This study uses the pentagon's fraud model to investigate fraud in Indonesia and its root causes. The population of this study consists of 106 financial sector companies listed on the IDX in 2022. The sample consisted of 91 companies selected using the purposive sampling method. IDX statistical data and the company's annual report are the source of research data. Quantitative research using verifiable descriptive techniques is the methodology used. The data analysis method uses logistic regression. According to the results of the study, fraud in Indonesia's financial industry in 2022 was significantly influenced by external pressures and opportunities, but not by financial stability, financial targets, competence, rationalization, and arrogance. With these findings, companies are required to further improve their management to prevent potential financial statement fraud and improve governance to increase the company's value and performance in the long term for business sustainability.
Peran Kompetensi Auditor atas Pengaruh Skala Entitas terhadap Kualitas Audit (Studi BUMN di BEI) Nova Yudhi Irianto; Syahril Djaddang
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v11i3.707

Abstract

Kualitas audit mengacu pada kemahiran auditor dalam mengidentifikasi dan mengungkapkan segala kelainan atau inkonsistensi dalam sistem informasi akuntansi klien. Penyelarasan tahapan audit dengan peraturan regulator (Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Keuangan) dan standard professional akuntan public (SPAP) menjadi salah satu indikator kualitas audit yang dapat disikapi oleh auditor. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh variable independen yaitu skala entitas terhadap kualitas audit sebagai variabel dependen di moderasi oleh kompetensi auditor. Populasi dalam penelitian ini adalah BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Metode sampling yang dipakai ialah purposive sampling, berdasarkan kriteria diperoleh 24 perusahaan sebagai sampel dengan periode penelitian selama 5 tahun sehingga didapatkan 120 data observasi. Data dianalisis menggunakan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian menyatakan bahwa skala entitas berpengaruh negatif terhadap kualitas audit. Kompetensi auditor berperan dalam memoderasi (memperlemah) skala entitas terhadap kualitas audit. Kontribusi penelitian ini untuk memberikan informasi kepada pemegang saham, investor, kreditor, dan pengguna laporan keuangan lainnya mengenai elemen-elemen yang dapat mempengaruhi kualitas audit, sehingga membantu mereka dalam mengambil keputusan yang tepat. Abstract - Audit quality refers to the auditor's proficiency in identifying and disclosing any abnormalities or inconsistencies in the client's accounting information system. The alignment of the audit stages with regulatory regulations (Financial Services Authority and the Ministry of Finance) and the public accountant professional standards (SPAP) is one of the audit quality indicators that can be addressed by auditors. This study aims to provide empirical evidence about the influence of independent variables, namely entity scale on audit quality as a dependent variable moderated by auditor competence. The population in this study is SOEs listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 period. The sampling method used is purposive sampling, based on the criteria obtained by 24 companies as samples with a research period of 5 years so that 120 observation data were obtained. The data was analyzed using moderated regression analysis (MRA). The results of the study stated that the entity scale had a negative effect on audit quality. Auditor competence plays a role in moderating (weakening) the entity scale against audit quality. The contribution of this research is to provide information to shareholders, investors, creditors, and other users of financial statements regarding elements that can affect the quality of audits, thus assisting them in making informed decisions.
Local Revenue in Jakarta: The Influence of Motor Vehicle Tax, Hotel Tax and Entertainment Tax Siregar, Marini Anggie Putri; Muti Maha Rani
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v12i1.732

Abstract

The purpose of this study is to examine how DKI Jakarta's original regional income is impacted by the motor vehicle, hotel, and entertainment taxes. This study uses secondary data and is quantitative in nature. Motor vehicle taxes, hotel taxes, entertainment taxes, and DKI Jakarta's initial regional income from 2018 to 2022 make up the study's population. Purposive sampling is used in the sampling process, and the sample size of 20 is made up of DKI Jakarta's original regional income, hotel tax, entertainment tax, and motor vehicle tax revenue. The eviews 12 software is used in the panel data study processing approach. The study's findings support the legitimacy and compliance argument by showing that motor vehicle taxes have an impact on initial regional income. In contrast, the legitimacy theory and the compliance theory disagree since hotel and entertainment taxes have little impact on the initial regional revenue. The study's conclusion is that the DKI Jakarta government needs to work harder to meet the goal of motor vehicle tax collection, particularly the declining hotel and entertainment taxes. This can be accomplished by socialization to raise awareness of tax duties, data collection on active tax items, and careful monitoring of bulk deposits. hiburan terhadap besarnya pendapatan asli daerah DKI Jakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah pajak kendaraan bermotor, pajak hotel, pajak hiburan dan pendapatan asli daerah DKI Jakarta tahun 2018-2022. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel yaitu 20 terdiri dari penerimaan pajak kendaraan bermotor, pajak hotel, pajak hiburan dan pendapatan asli daerah DKI Jakarta. Metode pengolahan penelitian data panel ini menggunakan program eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukan pajak kendaraan bermotor berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah, sejalan dengan teori legitimasi dan kepatuhan. Sedangkan pajak hotel dan pajak hiburan tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah yang sejalan dengan teori legitimasi tetapi tidak dengan teori kepatuhan. Implikasi dalam penelitian ini pemerintahan DKI Jakarta harus meningkatkan upaya untuk mencapai target penerimaan pajak kendaraan bermotor khususnya pajak hotel dan pajak hiburan yang mengalami penurunan. Hal ini dapat dicapai dengan monitoring setoran massa secara ketat, mengumpulkan data mengenai item pajak yang aktif, dan meningkatkan kesadaran akan kewajiban perpajakan melalui sosialisasi.
Self Assessment System, Taxpayer Awareness, and Tax Sanctions Role Toward Taxpayer Compliance Arifin, Zainal Arifin; Irzan Syahrial; Indra Karmaka
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v12i1.731

Abstract

The primary source of funding for government development is taxation. As a result, raising knowledge of tax reporting is crucial. This research attempts to ascertain how taxpayer awareness, tax penalties, and the self-assessment system affect taxpayer compliance. The government treasurer of taxpayers at the Indonesian Maritime Security Agency makes up the study's population. This study uses a quantitative research methodology and gathers primary data by distributing questionnaires. 65 respondents make up the sample size for this study, which employs the non-probability sampling technique. The partial least squares (PLS) technique is used in this study's data analysis, with the assistance of the smart-PLS 3.0 software. According to the study's findings, government treasurer taxpayers' compliance at the Indonesian Maritime Security Agency is not significantly impacted by the self-assessment method, taxpayer knowledge, or tax penalties. The study concludes that low tax reporting does not offset government treasurer taxpayers' already high compliance with their tax payment duties. Therefore, raising awareness is essential to preventing penalties in the form of fines for failing to file taxes. Abstrak - Pajak merupakan sumber pendapatan utama bagi pemerintah melaksanakan pembangunan. Untuk itu kesadaran melaporkan perpajakan sangat penting untuk ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-assessment system, kesadaran wajib pajak dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Populasi penelitian ini adalah wajib pajak bendahara pemerintah di Badan Keamanan Laut Republik Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner. Teknik penarikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling non-probability dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik partial least square (PLS) dengan bantuan program smart-PLS 3.0. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa self assessment system, kesadaran wajib pajak dan sanksi perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak bendahara pemerintah di Badan Keamanan Laut Republik Indonesia. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak bendahara pemerintah untuk melaksanakan kewajiban pembayaran pajaknya yang sudah baik tidak diimbangi dengan pelaporan perpajakan yang masih rendah. Oleh karenanya perlu bagi pimpinan untuk meningkatkan kesadaran agar terhindar dari sanksi berupa denda apabila tidak melaporkan perpajakannya.
The Influence of Financial Performance on Audit Report Lag: Is it Strengthened by Company Size? Andriani Dwi Oktaviani
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v12i1.751

Abstract

This study aims to examine the effect of profitability, liquidity, and solvency on audit report lag and the role of company size in strengthening this effect. The population of this study is non-primary consumer sector trading companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), totaling 142 companies. Based on the purposive sampling method, the companies used as samples were 81 companies with an observation period of 5 years, so that the number of observations was 405. The analysis technique used was the panel data regression analysis method processed using eviews 12 software. The results show that profitability does not have a negative effect on audit report lag, liquidity has a negative effect, and solvency has a positive effect on audit report lag. In addition, company size is not proven as a variable that strengthens the effect of liquidity and solvency on audit report lag. The novelty of this study is the company size variable as a moderating variable, the measurement uses a dummy, and the addition of the independent variable, namely liquidity. The implications of this study indicate that to reduce the occurrence of audit report lag, trading companies should pay attention to several factors that have an influence, especially liquidity and solvency. This debt level plays an important role in managing the audit duration and quality of financial reports, which will ultimately have a direct impact on the company's attractiveness to investors. Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, solvabilitas terhadap audit report lag dan peran ukuran perusahaan dalam memperkuat pengaruh tersebut populasi dari penelitian ini yaitu perusahaan perdagangan sektor konsumen non-primer yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) berjumlah 142 perusahaan. Berdasarkan metode purposive sampling, perusahaan yang dijadikan sampel berjumlah 81 perusahaan dengan periode pengamatan selama 5 tahun sehingga jumlah observasi ada 405. Teknik analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi data panel yang diolah menggunakan software eviews 12. Hasil menunjukan bahwa profitabilitas tidak mempunyai pengaruh negatif terhadap audit report lag, likuiditas berpengaruh negatif, dan solvabilitas berpengaruh positip terhadap audit report lag. Selain itu, ukuran perusahaan tidak terbukti sebagai variabel memperkuat pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap audit report lag. Keterbaruan dari penelitian ini adalah variabel ukuran perusahaan sebagai variabel moderating pengukurannya menggunakan dummy dan bertambahnya variabel independen yaitu likuiditas. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengurangi terjadinya audit report lag, perusahaan perdagangan sebaiknya memperhatikan beberapa faktor yang memiliki pengaruh, terutama likuiditas dan solvabilitas. Tingkat utang ini memiliki peranan penting dalam mengelola durasi audit dan kualitas laporan keuangan, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada daya tarik perusahaan bagi para investor.
Enhancing Motor Vehicle Tax Compliance: The Role of Awareness, Sanctions, and Mobile SAMSAT Services in Lamongan Arum Indrasari; Fadia Aun Putri Hafidhah
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v12i1.754

Abstract

This study investigates the determinants of motor vehicle tax compliance by examining the influence of tax awareness, tax sanctions, and the Mobile SAMSAT service program at the Lamongan Joint SAMSAT Office. Employing a quantitative approach, primary data were collected from 86 taxpayers using convenience sampling through questionnaires distributed both in person and online. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS software. Findings reveal that tax awareness and the Mobile SAMSAT program significantly and positively affect taxpayer compliance, while tax sanctions exhibit no significant impact. This research contributes novel insights by integrating the Mobile SAMSAT program a relatively underexplored variable in the Lamongan context into the compliance framework, grounded in Attribution Theory and the Theory of Planned Behavior (TPB). Theoretically, it enriches the literature on tax compliance by highlighting contextual service innovations. Practically, it offers actionable recommendations for local governments to enhance compliance through targeted awareness campaigns and expanded mobile services, thereby optimizing regional tax revenue for sustainable development. Abstrak - Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak kendaraan bermotor dengan mengkaji pengaruh kesadaran pajak, sanksi pajak, dan program layanan SAMSAT Keliling di Kantor Bersama SAMSAT Lamongan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data primer dikumpulkan dari 86 wajib pajak dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara langsung dan daring. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran pajak dan program SAMSAT Keliling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan sanksi pajak tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan baru dengan mengintegrasikan program SAMSAT Keliling variabel yang relatif kurang dieksplorasi dalam konteks Lamongan ke dalam kerangka kepatuhan, yang didasarkan pada Teori Atribusi dan Teori Perilaku Terencana (TPB). Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur tentang kepatuhan pajak dengan menyoroti inovasi layanan kontekstual. Secara praktis, penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kepatuhan melalui kampanye kesadaran yang terarah dan perluasan layanan seluler, sehingga mengoptimalkan pendapatan pajak daerah untuk pembangunan berkelanjutan.
Implementation of The Atlas Application, Code of Ethics, Work Experience: Its Influence on Audit Quality Muhammad Rafly
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v12i1.755

Abstract

This study aims to analyses the partial and simultaneous effects of the ATLAS application, code of ethics, and work experience on audit quality in Public Accounting Firms registered with IAPI. The sample was selected using a purposive sampling method, resulting in 25 firms for the 2023 period. Data were analyses using the Partial Least Squares (PLS) method, an alternative to Structural Equation Modelling (SEM), with the aid of Excel and Smart-PLS 4 software. The novelty of this research lies in the larger sample size compared to previous studies and the inclusion of the ATLAS application as a tested variable. The findings show that the ATLAS application, code of ethics, and work experience each have a significant effect on audit quality when analyses individually, and also exhibit a joint influence when analyses simultaneously. The ATLAS application supports auditors in performing their tasks in a more structured and efficient manner. A strong code of ethics is essential for maintaining auditor professionalism and ensuring client trust. Additionally, work experience contributes significantly to audit quality, as more experienced auditors tend to demonstrate higher levels of accuracy, judgment, and competence. These results provide practical implications for improving audit quality through technological adoption, ethical standards, and continuous professional development. Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan aplikasi ATLAS, kode etik, dan pengalaman kerja secara parsial dan simultan terhadap kualitas audit pada kantor akuntan publik yang terdaftar di IAPI. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah kantor akuntan publik yang terdaftar di IAPI periode 2023.Metode pemilihan sampel berdasarkan purposive dan diperoleh 25 kantor akuntan publik sebagai sampel. Teknik analisis data menggunakan metode Partial Least Square (PLS) yang merupakan alternatif dari Structural Equation Model (SEM) dengan aplikasi SmartPLS 4. Data pada penelitian ini diolah menggunakan perangkat lunak program excel dan smart PLS. Hal ini merupakan keterbaruan dalam penelitian ini, selain keterbaruan lainnya yaitu menggunakan sampel yang lebih banyak dibandingkan dengan penelitian sbelumnya Berdasarkan hasil analisis secara parsial, disimpulkan bahwa hasil penelitian secara simultan menunjukan bahwa penerapan aplikasi ATLAS, kode etik dan pengalaman kerja terhadap kualitas audit berpengaruh secara bersama-sama terhadap kualitas audit.Hasil penelitian ini berimpilkasi kepada penggunaan aplikasi ATLAS untuk memudahkan pekerjaan lebih terstruktur dan efisien. Selanjutnya kode etik bagi auditor sangat dibutuhkan untuk menjaga profesionalisme seorang auditor agar dapat dipercaya oleh klien. Dan terakhir pengalaman kerja sangat penting bagi auditor karena semakin lama seorang auditor berkerja semakin baik juga kualitas audit yang dihasilkan.
Integrity of State-Owned Enterprises' Financial Reports: Factors That Influence It Satyatma Rahadi, Aris
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v12i1.757

Abstract

This study aims to examine the effect of GCG projected with institutional ownership, managerial ownership, audit committee, independent commissioner, and leverage on the integrity of financial statements. The data of this study are secondary data obtained from the annual financial statements of State-Owned Enterprises (BUMN) listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Sampling in this study used the purposive sample technique by including samples of BUMN companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2021. The sample used in this study was 100 samples from 20 companies over 5 years. The research method used in this study is multiple linear regression analysis. The novelty lies in the GCG variable, which includes all elements of GCG, and by adding variables outside GCG, namely, leverage. The results of this study indicate that independent commissioners and leverage affect the integrity of financial statements, while institutional ownership, managerial ownership, and audit committees do not affect the integrity of financial statements. The results of this study imply that supervision from the board of directors is needed. By supervising financial reports, fraud can be minimized, and the reported financial reports will have integrity. Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh GCG yang diproyeksikan dengan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit, komisaris independen, dan leverage terhadap integritas laporan keuangan. Data penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sample dengan memasukkan sampel perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017-2021. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 sampel dari 20 perusahaan selama 5 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda.Keterbaruan terletak pada variabel GCG yang memasukkan seluruh elemen dari GCG dan dengan menambahkan variabel diluar GCG yaitu leverage. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen dan leverage berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, sedangkan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan.Impilkasi dari hasil penelitian ini adalah diperlukan adanya pengawasan dari pihak direksi . Dengan adanya pengawasan terhadap laporan keuangan maka kecurangan dapat diminimalisir dan laporan keuangan yang dilaporkan akan berintegritas.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Audit Report Lag Mabelle Fortuna
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v11i3.767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, solvabilitas dan umur perusahaan terhadap audit report lag pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2022. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapat 39 sampel perusahaan (118 data observasi). Teknik pengujian data yang digunakan menggunakan uji analisis regresi data panel. Penelitian ini menggunakan e-views versi 12. Keterbaruan dari penelitian ini adalah menggunakan pengukuran yang berbeda pada variabel profitabilitas, yaitu dengan proksi net profit margin. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa secara parsial profitabilitas berpengaruh terhadap audit report lag sedangkan solvabilitas dan umur perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Namun secara simultan hasil penelitian profitabilitas, solvabilitas, dan umur perusahaan berpengaruh terhadap audit report lag. Implikasi dari penelitian ini adalah menyampaikan laporan keuangan auditan yang tepat waktu sangat berguna bagi perusahaan, informasi-informasi dalam laporan keuangan harus relevan bagi para pengguna laporan keuangan. Perusahaan juga dapat memperhatikan faktor yang mempengaruhi audit report lag. Abstract - This study aims to examine the effect of profitability, solvency, and company age on audit report lag in companies within the consumer goods sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2018 to 2022. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 39 company samples (118 observation data points). The data analysis was conducted using panel data regression analysis with e-views version 12. The novelty of this research lies in the use of a different measure for profitability, namely net profit margin as a proxy. Based on the results, it can be concluded that, partially, profitability affects audit report lag, while solvency and company age do not. However, simultaneously, profitability, solvency, and company age influence audit report lag. The implication of this research is that timely audited financial reporting is very useful for companies, and the information in the financial statements must be relevant to the users of these reports. Companies can also consider factors that affect audit report lag.
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pengalaman Kerja, dan Independensi Terhadap Kinerja Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Ernawati Wahyuni
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing
Publisher : Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Y.A.I Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jraa.v11i2.768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan independensi terhadap kinerja auditor pada kantor akuntan publik. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah semua kantor akuntan publik yang terdaftar aktif di (IAPI) periode 2023. Terdapat sebanyak 269 kantor akuntan publik yang berlokasi di DKI Jakarta sebagai populasi penelitian. Telah diperoleh 18 kantor akuntan publik sebagai sampel dengan 107 auditor sebagai responden. Pada penelitian ini, data termasuk dalam data primer dan dianalisis dengan metode partial least square (PLS) yang merupakan alternatif dari structural equation model (SEM) dengan aplikasi smart-PLS 4. Novelty pada penelitian ini adalah pembaharuan pada periode penelitian menjadi 2023, selanjutnya perbedaan penelitian ini terletak pada wilayah penelitian dan metode analisisnya. Berdasarkan analisis secara parsial, disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan independensi berpengaruh terhadap kinerja auditor, sedangkan pengalaman kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja auditor. Hasil penelitian ini secara simultan menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan independensi berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja auditor. Implikasi pada penelitian ini adalah para pimpinan kantor akuntan publik dapat meningkatkan kinerja para auditornya dengan meningkatkan tingkat pendidikan melalui pelatihan-pelatihan audit yang diadakan oleh kantor akuntan publik serta lebih bersikap independensi dalam setiap penugasan audit.