cover
Contact Name
Jhon Hardy Purba
Contact Email
daiwiwidya1@gmail.com
Phone
+6287762695157
Journal Mail Official
daiwiwidya1@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/DW/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas
ISSN : 2406730X     EISSN : 26227169     DOI : https://doi.org/10.37637
Core Subject : Education,
"Daiwi Widya" is a journal of education that is managed by the Faculty of Teacher Training and Education, University of Panji Sakti. It aims at accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of education. Daiwi Widya publishes research results that review educational processes in terms of educational methods, educational models, case studies particularly educational studies and classroom action research. The incoming articles are reviewed by Expert Editors who are accordance with the field of educational scholarship totaling five people. Daiwi Widya is published twice each volume that is June, December and special edition. The purpose of this educational journal is to publish conceptual thoughts or ideas and research results obtained in the field of education. The major focus of this journal is in the development of science particularly in the field of education.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2017)" : 12 Documents clear
DISKUSI KELOMPOK KECIL DENGAN PENDEKATAN KLINIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH BINAAN DALAM MELAKUKAN PENILAIAN PROSES DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR Ni Nengah Widnyani
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.076 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.34

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian proses dan penilaian hasil belajr setelah diterapkan diskusi kelompok kecil dengan pendekatan klinis. Penelitian ini dilakukan di beberapa sekolah binaan yaitu: SD Negeri 16 Kesiman, SD Negeri 17 Kesiman, SD Negeri 3 Kesiman, SD Negeri 7 Kesiman, SD Negeri 10 Kesiman, SD Negeri 12 Kesiman, SD Negeri 6 Sumerta dan SD Negeri 9 Sumerta. Metode pengumpulan datanya adalah observasi dan metode analisis datanya adalah analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya kenaikan nilai rata-rata dari data awal 73,87 (dengan kategori nilai C rentang nilai 55 - 74) naik menjadi 88,93 dengan kualifikasi nilai B rentang nilai 75 – 89 di siklus I dan naik menjadi 93,87 dengan nilai kualitatif A (rentang nilai 90100) di siklus II. Simpulan yang diperoleh adalah diskusi kelompok kecil dengan penerapan pendekatan klinis berhasil meningkatkan kemampuan guru melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar
PENERAPAN L-R-DIRECTED THINKING DALAM MENGUBAH HIPOTESIS TENTATIF MENJADI HIPOTESIS DEFINITIF DALAM KEGIATAN RISET Kadek Yati Fitria Dewi
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.657 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.30

Abstract

Dalam penelitian kuantitatif, seorang peneliti setelah merumuskan masalah biasanya dilanjutkan dengan proses pengonstruksian teori. Darikonstruksi teori yang berhasil dibuatnya lalu diajukan suatu hipotesis tentatif. Hipotesis tentatif ini, sebelum diuji dengan data yang dikumpulkan di lapangan, diuji dulu dengan data sekunder (lazim dikenal dengan penelitian meta-analisis). Bila pengujian dengan data sekunder ternyata hipotesis tentatif itu benar, maka hipotesis tentatif berubah menjadi hipotesis definitif. Proses penurunan hipotesis tentatif dari teori-teori yang relevan menggunakan pola berpikir deduktif (Ldirected thinking) dan pengubahan hipotesis tentatif menjadi hipotesis definitif melalui penelitian meta-analisis) menggunakan pola berpikir induktif (R-directed thinking). Dengan demikian, hipotesis definitif merupakan produk dari L-R-directed thinking.
USAHA MAKSIMAL MELAKUKAN PERBAIKAN PRESTASI BELAJAR PPKn MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) SD NEGERI 2 NEGARI Ni Wayan Srinati
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.316 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.35

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SD Negeri 2 Negari yang tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi belajar PPKn melalui penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2016/2017. Proses pembelajaran yang telah dilakukan dengan cara konvensional ternyata menghasilkan kemampuan penyerapan ilmu yang rendah. Hal ini terbukti dari nilai rata-rata baru mencapai 69,69 dengan ketuntasan belajar 46,15%. Ketidakberhasilan guru dalam mengajar merupakan faktor yang harus diubah sehingga peneliti mencoba melakukan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD). Setiap kali selesai melakukan proses pembelajaran, data dikumpulkan dengan tes, lalu dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian ini adalah terjadinya peningkatan prestasi belajar dari data sebelum pelaksanaan siklus. Pada siklus I nilai ratarata kelas sudah mencapai 72,00 dengan ketuntasan belajar 69,23% dan pada siklus II telah diperoleh kenaikan menjadi rata-rata 76,69 dengan ketuntasan belajar 100,00%. Simpulan akhir yang dapat disampaikan adalah bahwa penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) mampu meningkakant prestasi belajar PPKn.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA Ketut Darmada
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.435 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Kimia siswa kelas XI/IPA-1 di SMA Negeri 1 Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 dengan implementasi Model Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI/IPA-1 SMA Negeri 1 Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 16 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes esai. Data hasil belajar siswa yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran Model Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT)dapat meningkatkan hasil belajar Kimia siswa kelas XI/IPA-1 di SMA Negeri 1 Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Hasil belajar Kimia siswa mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus I yaitu 61% dengan kategori sangat rendah meningkat menjadi 63,25% dengan kategori rendah. Kemudian dari siklus I ke siklus II meningkat dari 63,25% dengan kategori rendah meningkat menjadi 82,75% dengan kategori tinggi. Dengan demikian, hasil belajar mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus I sebanyak 2,25% dan dari siklus I ke siklus II sebanyak 19,50%. Dengan demikian penelitian ini dikatakan berhasil karena telah melampuai KKM yaitu 68 dan target yang ditetapkan peneliti rentangan 65-79% dengan kategori cukup.
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK SEBAGAI UPAYA MENGATASI SISWA TERLAMBAT HADIR KE SEKOLAH PADA SISWA KELAS IX SMPN 2 BANJAR Ni Wayan Sukarmiasih
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.379 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.36

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kegelisahan peneliti sebagai seorang guru yang menyaksikan banyaknya siswa yang terlambat datang ke sekolah, telat datang berarti siswa tersebut belum siap belajar. Jika siswa belum siap belajar maka proses siswa mengikuti pembelajaran terganggu. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Banjar Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI 6, karena kelas ini adalah kelas dengan jumlah siswa terlambat paling banyak. Di mana tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode bimbingan kelompok mampu mengatasi siswa terlambat. Di mana metode digunakan adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah metode ini mampu mengatasi keterlambatan siswa Ini terbukti dari hasil yang diperoleh dari awal dimana nilai yang diperoleh 76,25, pada siklus I 82 dan pada siklus II menjadi 82,75. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah metode ini mampu mengurangi keterlambatan siswa datang ke sekolah.
PENERAPAN METODE DISKUSI BERBANTUAN LKS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU SMA NEGERI 1 SUKASADA Dewa Made Suwastika
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.89 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Agama Hindu pada siswa Kelas XI IPS 1 semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan penerapan metode diskusi berbantuan LKS di SMA N 1 Sukasada. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 semester II SMA N 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 14 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes dan dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, bahwa hasil belajar Agama Hindu pada siswa kelas XI IPS 1 semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 dapat meningkat dengan penerapan metode diskusi berbntuan LKS di SMA N 1 Sukasada dengan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 76,79% meningkat sebesar 4,28% menjadi 81,07% pada siklus II. Jadi, dapatdisimpulkan bahwa penerapan metode diskusi berbntuan LKS dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu pada siswa kelas XI IPS 1 semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di SMA N 1 Sukasada.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Made Pasek Suardita
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.597 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.32

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching-Learning dalam meningkatkan hasil belajar Matematika siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan rancangan siklustis. Subjek tindakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-3, yang belum memenuhi KKM sejumlah 13 siswa. Objek dari penelitian ini adalah hasil belajar Matematika siswa. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan rerata hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching Learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa, hal ini didukung oleh perbandingan rerata yakni dari prasiklus ke siklus I, dari prasiklus ke siklus II, dan dari siklus I ke siklus II) ternyata terjadi peningkatan skor hasil belajar Matematika, secara berurut sebesar 1,6 poin, 10,91 poin, dan 9,31 poin. Berpijak atas hasil analisis data ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching-Learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENI BUDAYA SISWA KELAS X-4 SMA NEGERI 1 SUKASADA PADA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Putu Gede Sattvika Mahasuka
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.826 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.37

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Penerapan model pembelajaran SAVI dalam meningkatkan hasil belajar Seni Budaya siswa kelas X-4 SMA Negeri 1 Sukasada pada tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan rancangan siklustis. Subjek penelitian terdiri atas 15 orang siswa yang hasil belajarnya belum memenuhi KKM. Objek penelitian yang disasar adalah hasil belajar seni budaya siswa. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil Analisis data dalam penelitian ini pencapaian rerata hasil belajar yang selalu meningkat, yaitu pada prasiklus sebesar 65.50, siklus I = 74.27 dan siklus II = 76.93. Perbandingan dari ketiga rerata tersebut dari prasiklus ke siklus I, dari prasiklus ke siklus II, dan siklus I ke siklus II terjadi peningkatan rerata secara berturut turut sebesar 8.77 poin, 11.43 poin dan 2.67 poin. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan Penerapan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan hasil belajar Seni Budaya siswa kelas X-4 SMA Negeri 1 Sukasada pada tahun pelajaran 2016/2017.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS-2 SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 I Gusti Made Selamat
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.166 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS-2 di SMA Negeri 1 Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 dengan Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 21 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes esai. Data hasil belajar siswa yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017.Hal ini ditunjang oleh perbandingan rerata skor dari prasiklus ke siklus I meningkat sebesar 0,77 poin, dari prasilus ke siklus II meningkat sebesar 1,64 poin, dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 0,87 poin.
PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MEMINIMALISASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 1 SEMESTER I SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Ni Luh Kompiang Oka Pariasih
Daiwi Widya Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.316 KB) | DOI: 10.37637/dw.v4i3.33

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pelaksanaan Bimbingan Kelompok Untuk Meminimalisasi Kesulitan Belajar Siswa Kelas XI IPA 1 Semester I SMA Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017”. Penelitian ini untuk membantu siswa secara aktif dalam menemukan cara-cara penyelesaian yang cepat dan tepat bagi mereka yang mengalami kesulitan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalisasi kesulitan belajar siswa. Melalui penelitian ini peneliti mencoba menggunakan bimbingan kelompok untuk mengatasinya, melalui penelitian tindakan bimbingan konseling dalam model siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Objek penelitian adalah siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 1 Sukasada sebanyak 21 siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan kesulitan belajar siswa dalam proses pembelajaran lebih baik setelah dilaksanakannya bimbingan kelompok hal itu dapat dilihat dari perbandingan hasil pada observasi awal hanya 13 siswa yang tidak memiliki kesulitan belajar pada siklus I meningkat menjadi 15 siswa dan siklus II 21 siswa sudah tidak mengalami kesulitan belajar. Dari paparan tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan bimbingan kelompok dapat meminimalisasi kesulitan belajar siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 12