cover
Contact Name
Jhon Hardy Purba
Contact Email
daiwiwidya1@gmail.com
Phone
+6287762695157
Journal Mail Official
daiwiwidya1@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/DW/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas
ISSN : 2406730X     EISSN : 26227169     DOI : https://doi.org/10.37637
Core Subject : Education,
"Daiwi Widya" is a journal of education that is managed by the Faculty of Teacher Training and Education, University of Panji Sakti. It aims at accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of education. Daiwi Widya publishes research results that review educational processes in terms of educational methods, educational models, case studies particularly educational studies and classroom action research. The incoming articles are reviewed by Expert Editors who are accordance with the field of educational scholarship totaling five people. Daiwi Widya is published twice each volume that is June, December and special edition. The purpose of this educational journal is to publish conceptual thoughts or ideas and research results obtained in the field of education. The major focus of this journal is in the development of science particularly in the field of education.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2020)" : 12 Documents clear
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IIA SMP NEGERI 2 TEJAKULA Cening Wargi
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.265

Abstract

Rendahnya kemampuan berbicara siswa kelas VIIA semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 SMP Negeri 2 Tejakula ditunjukkan berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan belum berjalan secara maksimal. Oleh karena itu untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa diperlukan metode pembelajaran yang tepat. Salah satunya adalah metode pembelajaran Role Playing. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Lokasi penelitian ini SMP Negeri 2 Tejakula dengan jumlah siswa 32 orang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari rubrik keterampilan berbicara yang kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hasil observasi awal pembelajaran siswa kurang aktif, mudah jenuh, dan perhatian siswa pada penjelasan guru sangat kecil sehingga nilai rata-rata siswa hanya sebesar 59,28. Setelah tindakan siklus I keterampilan berbicara siswa meningkat menjadi rata-rata 65,78 dengan siswa tuntas 19 siswa dan belum tuntas 13 siswa. Hasil tindakan pada siklus II penguasan materi setelah diberikan tes keterampilan berbicara meningkat menjadi rata-rata 73,91 dengan siswa tuntas 30 siswa.Siswa belum tuntas 2 orang. Prosentase ketuntasan belajar pada siklus II 93,75 ini telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan dan siklus dinyatakan tidak dilanjutkan, dengan kesimpulan bahwa implementasi metode pembelajaran Role Playing telah mampu dengan baik untuk dijadikan alternatif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS VII D DI SMP NEGERI 2 TEJAKULA I Made Darmiasa
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.261

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tejakula di Kelas VII D pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah Model Pembelajaran Inkuiri dan Pendekatan Saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan langkah-langkah pokok: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan Metode pengumpulan datanya adalah tes hasil belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model pembelajaran Inkuiri dan Pendekatan Saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ini terbukti adanya perkembangan hasil belajar siswa yang rata-rata awalnya 56,12 dengan ketuntasan 67,65%, selanjutnya setelah pelaksanaan siklus I hasil belajar siswa meningkat menjadi 59, 85 dengan ketuntasan klasikal 79,41%. Dari siklus I ke siklus II terjadi juga peningkatan hasil belajar siswa menjadi 65,88 dengan ketuntasan klasikal 85,29% dengan katagori tuntas. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Model Pembelajaran Inkuiri dan Pendekatan Saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas VII D semester genap tahun pelajaran 2018/2019.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS IX C SMP NEGERI 2 TEJAKULA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 I Nengah Sugiartha
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.266

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX C SMP Negeri 2 Tejakula pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Dengan kondisi pembelajaran masih didominasi oleh guru, sehingga siswa pasif , motivasi siswa untuk belajar sangat kurang, dampaknya hasil belajar PKn siswa rendah. Ini dapat terlihat dari hasil ulangan harian I kelas IX C rata-rata hasil belajar awal siklus yaitu 71,0 (kategori tidak tuntas), dan ketuntasan klasikal siswa pada awal siklus yaitu 73,0 % (kategori tidak tuntas). Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas IX C SMP Negeri 2 Tejakula semester genap tahun pelajaran 2018/2019 melalui implementasi model pembelajaran Kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran. Metode pengumpulan datanya adalah observasi dan tes hasil belajar siswa. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran Kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn. Ini terbukti dari adanya peningkatan hasil belajar siswa. Dimana hasil yang diperoleh skor rata-rata pada awal siklus yaitu 71,0 (kategori tidak tuntas), siklus I yaitu 76,0 (kategori tuntas), dan pada siklus II yaitu 79,8 (kategori tuntas). Terjadi peningkatan hasil belajar dari awal siklus ke siklus I sebesar 7,04 % dan dari siklus I ke siklus II sebesar 5,0 %. Ketuntasan Klasikal siswa pada awal siklus yaitu 73,0 % (kategori tidak tuntas), pada siklus I yaitu 83,0 % (kategori tidak tuntas), dan pada siklus II yaitu 90,0 %. Dari awal siklus ke siklus I Ketuntasan Klasikal terjadi peningkatan sebesar 13,7 %, dan dari siklus I ke siklus II peningkatannya sebesar 8,4 %. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas IX C semester genap tahun pelajaran 2018/ 2019.
INDEKS RELIABILITAS ITEM (iri) SEBAGAI PENYUSUN STANDAR DEVIASI TOTAL (SDt) PADA TES KEMAMPUAN BERPIKIR MANTIK I Gusti Ngurah Puger
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.257

Abstract

Tujuan yang ingin disasar dalam pelaksanaan penelitian ini adalah: untuk mengetahui besarnya kontribusi skor-tampak masing-masing item dari tes kemampuan berpikir mantik di dalam menyusun standar deviasi total distribusi skor tampak, bila dikaji dari indeks reliabilitas item-nya. Penelitian yang dilaksanakan merupakan jenis penelitian evaluasi, yang subjeknya berupa 100 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Seririt. Pemilihan subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir mantik yang dikompilasi oleh peneliti. Untuk menentukan koefisien indeks reliabilitas item (iri) digunakan formula iri. Berdasarkan atas hasil analisis data dengan formula iri diperoleh koefisien iri pada masing-masing butir yang menyusun tes kemampuan berpikir mantik. Setelah ke-54 koefisien iri yang diperoleh dijumlahkan diperoleh nilai sebesar 9,178. Sedangkan nilai standar deviasi total (SDt) dari tes kemampuan berpikir mantik sebesar 9,178. Oleh karena nilai koefisien iri secara total sama dengan nilai SDt dari tes kemampuan berpikir mantik, maka H1 diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa besarnya kontribusi skor-tampak masing-masing item tes kemampuan berpikir mantik di dalam menyusun standar deviasi total (SDt) distribusi skor-tampak sama dengan besarnya indeks reliabilitas item-nya.
PENGGUNAAN TRANSFORMATIONAL DRILLS PADA MODEL PEMBELAJARAN ESA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI-IPS2 SMAN 4 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DALAM MENYUSUN TEKS TULIS BERBENTUK KALIMAT PASIF Komang Sri Utami
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.262

Abstract

Prestasi siswa kelas XI-IPS 2 SMA Negeri 4 Singaraja dalam menyusun teks tulis berbentuk kalimat pasif dalam mata pelajaran Bahasa Inggris masih sangat rendah. Hal ini terlihat dari nilai tes pra-siklus yang diberikan kepada 43 orang siswa hanya sejumlah 13,95% siswa yang mampu memperoleh nilai ≥ KKM yang ditentukan di sekolah ini untuk pelajaran Bahasa Inggris yakni 67, sedangkan rata-rata kelas hanya mencapai 39,30. Oleh karena itu, untuk meningkatkan prestasi belajar siswa diperlukan model pembelajaran dengan model dan strategi yang tepat. Salah satunya adalah penggunaan transformational drill pada model pembelajaran ESA. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dimana data dalam penelitian ini diperoleh dari tes prestasi belajar yang kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasarkan tahapan: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada siklus I dimana rata-rata kelas meningkat menjadi 54,88 dan ketuntasan belajar meningkat menjadi 44,19%. Meskipun di siklus I telah menunjukkan peningkatan, hasil ini belum memenuhi indikator keberhasilan penelitian dimana 70% siswa memperoleh nilai ≥ KKM bahasa inggris di kelas XI yaitu 67 ; serta memiliki rata – rata kelas 70. Untuk itu, penelitian dilanjutkan ke siklus II. Hasilnyapun meningkat untuk rata-rata menjadi 71,40 dengan ketuntasan belajar mencapai 72,09%. Dengan peningkatan yang diperoleh pada siklus II yang telah mencapai indikator keberhasilan, maka penelitian dinyatakan tidak dilanjutkan, dengan kesimpulan bahwa pemanfaatan transformational drill pada model pembelajaran ESA mampu meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI-IPS 2 SMA Negeri 4 Singaraja dalam menyusun teks tulis berbentuk kalimat pasif
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PADA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII F SMP NEGERI 2 TEJAKULA PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ni Made Senawati
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.267

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tejakula di Kelas VII F pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019 dengan kondisi hasil belajar siswanya untuk mata pelajaran seni budaya rendah, yang dibuktikan dengan prosentase ketercapaian KKM baru mencapai 60,71 %. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media videodalam pembelajaran seni budaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan langkah-langkah pokok : perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Masingmasing siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Metode pengumpulan datanya adalah tes hasil belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Penggunaan Media Video dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ini terbukti adanya perkembangan hasil belajar siswa yang awalnya 62.86 dengan ketuntasan 61%, selanjutnya setelah pelaksanaan siklus I hasil belajar siswa meningkat menjadi 70 dengan ketuntasan klasikal 79%. Dari siklus I ke siklus II terjadi juga peningkatan hasil belajar siswa menjadi 75.18 dengan ketuntasan klasikal 89% dengan katagori tuntas.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Penggunaan Media Video pada pembelajaran seni budaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas VII F semester genap tahun pelajaran 2018/2019.
IMPLEMENTASI BUDAYA DALAM KOMUNIKASI KONSELING YANG EFEKTIF Ni Luh Yaniasti
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.258

Abstract

Proses konseling memperhatikan, menghargai, dan menghormati unsurunsur kebudayaan tersebut. Pengentasan masalah individu sangat mungkin dikaitkan dengan budaya yang mempengaruhi individu. Pelayanan konseling menyadarkan klien yang terlibat dengan budaya tertentu; menyadarkan bahwa permasalahan yang timbul, dialami bersangkut paut dengan unsur budaya tertentu, dan pada akhirnya pengentasan masalah individu tersebut perlu dikaitkan dengan unsur budaya yang bersangkutan. Sudah pengetahuan umum bahwa antara konselor dan klien pasti mempunyai perbedaan budaya yang sangat mendasar. Perbedaan budaya itu bisa mengenai nilai nilai, keyakinan, perilaku dan lain sebagainya. Perbedaan ini muncul karena antara konselor dan klien berasal dari budaya yang berbeda. Konseling lintas budaya akan dapat terjadi seperti saat konselor yang orang Bali memberikan layanan konseling pada klien yang berasal dari Ambon atau sebaliknya. Dalam konseling lintas budaya konselor agar komunikasi dapat efektif perlu memikirkan perspektif budaya dalam seperti nilainilai budaya yang relevan, penerapan nilai-nilai budaya seperti keterampilan memperhatikan, memantulkan perasaan, keterampilan menggunakan pertanyaan untuk membuka konseling, keterampilan menstruktur, keterampilan menyelesaikan masalah, keterampilan memahami jalan pikiran klien, dan keterampilan memahami tingkah laku klien.
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 2 TEJAKULA Made Sukedana
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.263

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa melalui penerapan layanan bimbingan kelompok siswa kelas VIII f semester genap tahun pelajaran 2018 / 2019. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan langkah-langkah pokok meliputi: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Untuk masing masing siklus dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan dan observasi selama 1 bulan, Pengolahan datanya dengan menggunakan metode analisis diskriptif kuantitatif, yaitu dengan menerapkan rumus statistik untuk mencari nilai kedisiplinan belajar dan prosentase ketuntasan untuk memperoleh kesimpulan secara klasikal.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII f semester genap tahun pelajaran 2018 / 2019. Ini terbukti dari adanya peningkatan jumlah ketuntasan kedisiplinan belajar yang dialami siswa yang menjadi subyek penelitian. Dari data awal atau sebelum siklus I siswa yang memiliki katagori tuntas kedisiplinan belajarnya adalah 0 siswa (0%), setelah siklus I siswa yang memiliki katagori tuntas kedisiplinan belajarnya adalah 7 siswa (58%), dan bahkan setelah siklus II semua siswa 12 orang (100%) mencapai katagori tuntas.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IX A SMP NEGERI 2 TEJAKULA I Ketut Gerot Winarta
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.268

Abstract

Sebagian besar siswa di kelas IX A SMP Negeri 2 Tejakula belum mencapai tingkat ketuntasan belajar yang ditetapkan di sekolah ini yaitu 75. Dari kekurangan yang ada di lapangan tersebut, peneliti mengupayakan sebuah kajian ilmiah dengan melakukan penelitian tidnakan kelas. Tujuan penelitian yangdilakukan ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model Kooperatif STAD dalam pelaksanaan proses belajar mengajar mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian yang dilakukan dalam dua siklus menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencairan datanya menggunakan tes prestasi belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari ratarata awal 68,76 dengan ketuntasan klasikal 62%, meningkat pada siklus I dengan rata-rata 73,38 dengan ketuntasan klasikal 76% dan pada siklus II dengan rata-rata 80,54 dan ketuntasan klasikal 88%. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang dicanangkan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa penerapan model Pembelajaran Kooperatif STAD dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa
MEMAKSIMALKAN LAYANAN INFORMASI MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 2 TEJAKULA PADA SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Ni Ketut Sukerti
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam mengikuti layanan informasi melalui penggunaan media audio visual pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Tejakula pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian tindakan kelas ini dirancang dalam suatu proses pengkajian berdaur (siklus) yang setiap siklusnya terdiri dari 4 fase, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Tejakula yang berjumlah 32 orangsebagai subyeknya. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk melihat ketercapaian indikator keberhasilan yang telah ditetapkan dalam penelitian (minimal 80,00 kategori “tinggi” secara individual). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa dalam mengikuti layanan informasi dari rata-rata awal 73,67% meningkat menjadi 80,54% pada siklus I dan meningkat menjadi 86,88% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan layanan informasi menggunakan media audio visual dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Tejakula pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020.

Page 1 of 2 | Total Record : 12