cover
Contact Name
Rika Novitasari
Contact Email
rikanovitasari@wisnuwardhana.ac.id
Phone
+62341-713604
Journal Mail Official
admin@wisnuwardhana.ac.id
Editorial Address
Jl. Danau Sentani 99 Malang, Jawa Timur Indonesia - 65199
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Maksigama : Jurnal Ilmiah Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang
MAKSIGAMA : Jurnal Ilmiah Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang merupakan jurnal di bidang Hukum yang diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang. MAKSIGAMA merupakan jurnal yang telah terbit secara cetak dengan nomor ISSN 1410-8763 dan secara online dengan Nomor E-ISSN 2723-570X. Jurnal MAKSIGAMA ini terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Mei dan Nopember. Maksigama sebagai jurnal ilmiah telah hadir dengan memuat sejumlah artikel pilihan, baik yang berupa artikel konseptual, maupun artikel laporan hasil penelitian. Jurnal ini terbuka bagi kalangan internal maupun eksternal Universitas Wisnuwardhana Malang. Jurnal ini diterbitkan sebagai wadah bagi para penulis dan ilmuwan di bidang hukum untuk mempublikasikan hasil penelitiannya maupun konseptualnya sehingga dapat memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Ilmu Hukum di Indonesia. Redaksi menerima tulisan orisinil dan belum diterbitkan di media lain, dengan lingkup penulisan mengenai Ilmu Hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2017)" : 2 Documents clear
HUKUM AGRARIA: MARJINALISASI HAK MASYARAKAT ADAT TERHADAP TANAH ULAYAT DI INDONESIA
MAKSIGAMA Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.216 KB)

Abstract

Kehidupan Masyarakat Indonesia yang kental akan Tradisi merupakan sebuah cerminan dari takdir bangsa Indonesia yang memiliki berberagaman etnik, suku, ras, agama, dan golongan. Keberadaaan masyarakat adat yang tinggal di hutan dengan pola kebiasaan hidup yang sesuai dengan kepercayaan mereka menjadi wujud eksistensi tradisi yang sampai sekarang masih dipegang teguh oleh masyarakat adat yang ada di Indonesia. Masyarakat adat yang cenderung tinggal tersebar di wilayah hutan Indonesia yang begitu luas dengan keluarnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan program pembangunan cerancam tergusur dari tanah hutan yang sekarang mereka tempati.  Hal tersebut didasari atas kesimpangsiuran mengenai posisi hukum dan hak masyarakat adat atas tanah dan sumber agraria lainya. Eksistensi masyarakat adat dan haknya atas tanah menjadi salah satu pertimbangan dalam pembaharuan Undang-Undang tentang agraria khususnya dalam pembaharuan hukum Agraria yang bersifat kolonial dan Feodal menjadi UUPA yang bertujuan lebih menghormati, menghargai, dan melindungi hak masyarakat khususnya masyarakat adat atas tanah dalam rangkat kesejahteraan dan kedamaian hidup bersama. Melalu UUPA ini diharapkan marjinalisasi dan perampasan hak masyarakat adat terhadap tanah adat mereka tidak akan terjadi kembali.
TELAAH FILSAFAT HUKUM DALAM MEMANDANG TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA
MAKSIGAMA Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.202 KB) | DOI: 10.37303/maksigama.v11i2.67

Abstract

Korupsi sudah menjadi bahan perbincangan dan bukan hal baru lagi di Indonesia. Sejumlah analisis tentang korupsi dan beberapa upaya untuk pemberantasanya telah dilakukan bahkan oleh para akademisi melalui buah pikiran mereka. Umumnya hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa adanya pengesampingan penegakan hukum atas upaya pemberantasan korupsi. Gagasan semacam ini memberikan tantangan serius terhadap bidang keilmuan hukum, sehingga disinilah peranan filsafat hukum dalam mendampingi melakukan sebuah analisis untuk mencapai sebuah cara berfikir yang bijaksana untuk menghadapi ujian pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. Kata Kunci: Filsafat, Hukum, Korupsi, Indonesia

Page 1 of 1 | Total Record : 2