cover
Contact Name
Muammar
Contact Email
jurnal_alkharaj@iain-bone.ac.id
Phone
+6285299936391
Journal Mail Official
alkharaj21@gmail.com
Editorial Address
Jl. HOS Cokroaminoto Watampone Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan INDONESIA
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi
ISSN : 27970787     EISSN : 2798009X     DOI : https://doi.org/10.30863/alkharaj
Core Subject : Religion,
Al-Kharaj contains several studies and reviews on Sharia Economic Law which includes Economic Law, Fiqh Muamalah, and Sharia Economics also includes many studies on law in a broader sense.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
PENERAPAN AKAD IJARAH MUNTAHIYA BIT TAMLIK DALAM BANK SYARIAH Sirril Latifah Al Usmaniyah
AL-KHARAJ Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.337 KB) | DOI: 10.30863/alkharaj.v2i1.2276

Abstract

Bank syariah memiliki sistem menyalurkan dana dalam bentuk bisnis, bagi hasil dan kontrak. Kontrak disini  yang dimaksud adalah Ijarah, yaitu salah satu bentuk akad untuk memperoleh manfaat dari suatu barang dengan cara menggunakan jalur pengalihan (penjualan manfaat). Ijarah Muntahiya Bit Tamlik yaitu  macam- macam akad dari Ijarah yang mana sewa dengan diberi pilihan kepemilikan barang bagi pelanggan/nasabah. Pesatnya perkembangan perusahaan bank syariah saat ini mengakibatkan perusahaan bank syariah semakin kreatif. Bentuk kreatif  tersebut yaitu adanya akad baru, yaitu kesepakatan kontrak Ijarah Al Muntahiya Bit Tamlik (IMBT). Kontrak ini adalah gambaran dari kontrak campuran dan kesepakatan sewa barang diakhir masa sewa (perjanjian jual beli). Kontrak Ijarah Muntahiya Bit Tamlik merupakan inovasi baru yang dapat memberikan keringanan bagi masyarakat. Namun,kehadiran kontrak IMBT tengah diragukan para masyarakat. Penerapan akad Ijarah dalam urusan bisnis berupa persewaan tanah, bangunan, jasa, dan  lain-lain. Dalam urusan bisnis maupun urusan di bank syariah banyak terjadi permasalahan dengan akad Ijarah Muntahiya Bit Tamlik. Menanggapi permasalahan tersebut, jurnal ini secara khusus memberikan informasi berupa pengetahuan akad Ijarah Muntahiya Bit Tamlik  yang dilakukan di bank syariah.
TINJAUAN SISTEM KERJA SAMA (MUKHABARAH) DI BIDANG PERTANIAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Muspita sari
AL-KHARAJ Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.239 KB) | DOI: 10.30863/alkharaj.v2i1.2747

Abstract

AbstractThis article aims to explain about cooperation in the management of agricultural land in accordance with Islamic law, whether it is allowed or not allowed in Islam. This cooperation is known as mukhabarah. This kind of cooperation system is still a matter of debate in the Islamic world, especially among fiqh scholars. This is based on the presence or absence of elements of usury, maysir, gharar, and others in its process. Thus, it is able to provide an overview of how the cooperative mechanism for managing agricultural land is recommended in Islam in order to provide benefits for all stakeholders because it can be a medium for helping people who do not own land but are able to cultivate. It also makes it easier for land owners to keep their land productive and earn income. ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai kerja sama dalam pengelolaanilahan pertanian yang sesuai dengan syariat Islam apakah diperbolehkan atau tidak dibenarkan dalam islam. Kerja sama ini disebut dengan istilah mukhabarah. Sistem kerja sama semacam ini masih menjadi perdebatan dalam dunia Islam khususnya dikalangan ulama fikih. Hal tersebut disandarkan pada ada atau tidak adanya unsur riba, maysir, gharar, dan lain-lain dalam proses kerja sama tersebut. Sehingga mampu menggambarkan bagaimana mekanisme kerja sama pengelolaan lahan pertanian yang dianjurkan dalam Islam agar memberikan maslahat bagi semua pihak yang bersangkutan, karena dapat menjadi wadah tolong menolong antara masyarakat yang tidak memiliki lahan tapi mempunyai kemampuan untuk menggarap serta memudahkan bagi pemilik lahan agar lahannya tetap produktif serta dapat berpenghasilan.
REKONSTRUKSI HUKUM WARIS ISLAM (Telaah Atas Pemikiran Muḥammad Syaḥrūr Terhadap QS al-Nisā’/4:11 Tentang Pembagian warisan Anak Laki-laki dan Perempuan) Firdaus Firdaus; Asni Zubair; A. Sultan Sulfian
AL-KHARAJ Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.601 KB) | DOI: 10.30863/alkharaj.v2i1.2786

Abstract

AbstractThis study aims to examine Muḥammad Syaḥrūr's thoughts on QS al-Nisā/4:11 about the division of inheritance for boys and girls. This research is a qualitative research using a multidisciplinary approach or a comprehensive approach, but because the study leads to Muḥammad Syaḥrūr's legal thinking regarding inheritance, the emphasis is specifically on the Islamic Law approach which is then supported by several other disciplines, including the interpretive, historical, sociological approaches. , juridical, and hermeneutics. Syaḥrūr's thoughts on inheritance, show several important findings: First, there are three principles of inheritance law limitations which are explained as limits that have been set by Allah and also do not go outside the limits in the inheritance verses; Second, the theory of udūd Syaḥrūr has implications for the collapse of the old view that parts of inheritance cannot be changed at all. However, Muḥammad Syaḥrūr's findings are just the opposite, that these parts can change and are dynamic; Third, another uniqueness of Syaḥrūr's thinking is when he reconstructs Islamic inheritance law which is carried out by getting out of the entanglement of literal texts of Islamic teachings to find contextual inheritance law. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menelaah pemikiran Muḥammad Syaḥrūr terhadap QS al-Nisā/4:11 tentang pembagian waris anak laki-laki dan perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan multidispliner atau pendekatan komprehensif, tetapi karena kajiannya mengarah kepada pemikiran hukum Muḥammad Syaḥrūr mengenai kewarisan, maka penekanannya terkhusus kepada pendekatan Islamic Law yang kemudian ditunjang dengan beberapa disiplin ilmu lainnya, di antaranya yaitu pendekatan tafsir, historis, sosiologis, yuridis, dan hermeneutika. Pemikiran Syaḥrūr mengenai kewarisan, menunjukkan beberapa temuan penting: Pertama, ada tiga prinsip batasan hukum waris yang dijelaskan merupakan batasan yang telah di tetapkan oleh Allah dan juga tidak keluar dari batasan dalam ayat-ayat waris; Kedua, teori ḥudūd Syaḥrūr berimplikasi pada runtuhnya pandangan lama bahwa bagian-bagian waris sama sekali tidak bisa diubah. Namun, temuan Muḥammad Syaḥrūr justru sebaliknya, bahwa bagian-bagian itu bisa saja berubah dan bersifat dinamis; Ketiga, keunikan lain dari pemikiran Syaḥrūr yaitu ketika ia merekontruksi hukum waris Islam yang dilakukan dengan keluar dari jeratan teks-teks literal ajaran Islam untuk menemukan hukum waris yang kontekstual. 
OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DI INDONESIA Sapriadi Adi; Darliana Ina; Hardiyanti Ridwan
AL-KHARAJ Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.456 KB) | DOI: 10.30863/alkharaj.v2i1.2748

Abstract

Zakat merupakan sarana komunikasi utama antara manusia dengan sesama dalambermasyarat demi terciptanya kehidupan yang harmonis dan manusiawi. penyaluran harta zakat harus di kelola dengan baik dengan tujuan bahwa pembagian zakatberjalan secara efektif dan tepat sasaran kepada para mustahiksesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan syariah. Zakat sangat potensi di Indonesia untukmenyelesaikan permasalahan masyarakat. Namun dalam implementasinya dihadapkan kepada sejumlah permasalahan terkait pemahaman tentang pengelolaan zakat itu sendiri. Problematikan masyarakat dibagi terhadap 3 (tiga) stakeholderyaitu,Pemerintah serta Organisasi Pengelola Zakat, muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat).
STRATEGI PEMASARAN INDUSTRI BATU BATA MERAH DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM masyhuri masyhuri; nur syarinah
AL-KHARAJ Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/alkharaj.v2i1.3107

Abstract

This article discusses the marketing strategy of the red brick industry in improving the family economy from an Islamic economic perspective (study on the Bukaka red brick business, Bone Regency). The red brick business today does have opportunities that have been reduced due to the presence of light bricks, the quality and quantity of the product is not met and the marketing strategy is mediocre. This study aims to find out how the concept of the marketing strategy of the red brick industry in improving the family economy in the Bukaka red brick business of Bone Regency and how Islamic economic views regarding the marketing strategy of the red brick industry in improving the family economy in the Bukaka red brick business of Bone Regency.Based on the research objectives above, the type of research used is field research (Field Research) with qualitative methods that describe a complete picture of something being researched. The researcher collected data from the field according to the problems related to this article. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation.The results of this study indicate that the marketing strategy carried out by the Bukaka red brick business in Bone Regency is to apply the Marketing Mix principle or marketing mix that does not conflict with Islamic values. And also follow the marketing practices of the Prophet Muhammad SAW. In accordance with the nature of the Prophet Muhammad, namely: Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathanah. With these values, the Bukaka red brick business in Bone Regency is able to continue to exist and thrive in the midst of competitive competition. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5