cover
Contact Name
Estiyan Dwipriyoko
Contact Email
estiyand@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asep.hidayat.1204@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana Jalan Karapitan 116 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Intermathzo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
ISSN : 26230070     EISSN : 26232154     DOI : -
Core Subject : Education,
INTERMATHZO yang kami artikan sebagai zona tau area antar matematika merupakan Jurnal Pendidikan Matematika yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana. Terbit setahun dua kali, dengan penerbitan pertama kali bulan Juni 2016. INTERMATHZO dijadikan sebagai sarana publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan pemikiran orisinal dari para ahli dan praktisi matematika dan pendidikan matematika. INTERMATHZO terbit dalam edisi cetak dan edisi online.
Articles 47 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (SATD) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Siswa SMP Rika Nathania Simanjuntak
INTERMATHZO Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.428 KB)

Abstract

Penelitian melalui kuasi eksperimen, bertujuan untuk mendeskripsikan capaian peningkatan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa SMP. Demikian juga bermaksud mengidentifikasi tingkat partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran matematika melalui model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dengan menggunakan dua kelas siswa SMP, satu kelas eksperimen melalui penerapan Student Team Achievement Division (STAD) dan satu kelass kontrol melalui pembelajaran konvensional. Hasil analisis pretest postest dan observasi kelas menunjukkan pembelajaran matematika dengan Student Team Achievement Division (STAD) secara signifikan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa SMP dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan konvensional ditinjau dari kemampuan reflektif matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka pembelajaran matematika dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa khususnya kemampuan berpikir reflektif matematis.
Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP di Kota Bandung Melalui Model Pembelajaran PjBL (Project Based Learning) Sopian Sauri
INTERMATHZO Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.701 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan capaian peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa SMP melalui penerapan Model Pembelajaran PjBL(Project Based Learning). Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMP swasta kelas VII di Kota Bandung tahun ajaran 2016-2017.Sampel penelitian adalah siswa kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol disuatu SMP swasta di Kota Bandung. Sampel tersebut dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis dan lembar observasi yang digunakan untuk mengidentifikasi tingkat dan aktivitas proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji- t melalui program SPSS 22.0 for Windows yaitu dengan menggunakan Independent Sample t-Tes. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan, bahwa terdapat peningkatan yang lebih baik kemampuan penalaran matematis siswa baik yang mendapatkan model pembelajaran PjBL (Project Based Learning) dari pada siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional. Dan diharapkan model pembelajaran PjBL (Project Based Learning) dapat dijadikan sebagai alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Simpulan penelitian ini ditunjang juga oleh tingkat partisipasi aktif siswa yang relatif tinggi dan baik selama mengikuti proses pembelajaran Melalui Penerapan Model PjBL.
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Yani i Juniawati; Mumun Syaban; Elly Retnaningrum
INTERMATHZO Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.049 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai kemampuan penalaran matematis siswa SMP dapat meningkat dengan penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandung dengan sampel kelas VIII F sebagai kelas eksperimen yang memperoleh perlakuan dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dan kelas VIII H sebagai kelas kontrol yang memperoleh perlakuan dengan model pembelajaran konvensional. Jumlah siswa dari masing-masing kelas kontrol dan kelas eksperimen terdiri dari 30 siswa. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini berupa tes kemampuan penalaran matematis siswa untuk memperoleh data kuantitatif dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran untuk data kualitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan terhadap hasil pretes dan postes kedua sampel dengan menggunakan Uji-t sedangkan data kualitatif dianalisis berdasarkan hasil lembar observasi untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa Penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis dan Kemampuan penalaran matematis siswa SMP di kota Bandung dengan penerapan model pembelajaran Think talk write (TTW) lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.
Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching uMeningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Di Salah Satu SMA Negeri di Kota Bandung Nurul Annisa
INTERMATHZO Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.673 KB)

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis sangat diperlukan siswa dalam belajar, mempejari dan memahami, matematika. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran pokok yang diajarkan di setiap jenjang pendidikan. Namun kemampuan berpikir kritis matematis siswa ternyata masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA melalui penerapan model pembelajan Reciprocal Teaching. Metode penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 8 Bandung tahun ajaran 2016-2017. Adapun sampel penelitiannya adalah siswa kelas X MIPA 8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 7 sebagai kelas kontrol. Sampel tersebut dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes tipe uraian berupa soal-soal kemampuan berpikir kritis matematis untuk data kulitatif dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching untuk data kualitatif. Diperoleh kesimpulan, bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA dan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA dengan menerapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik daripada pembelajaran konvensional.
Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMA Melalui Penerapan Model E-Learning Berbasis Software Android Aries Permana Agung
INTERMATHZO Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.548 KB)

Abstract

Kemampuan literasi matematis merupakan kemampuan seseorang untuk menafsirkan, menggunakan, dan menginterpretasikan matematika ke dalam permasalahan konteks dunia nyata. Hal tersebut sejalan dengan tujuan dari kurikulum pendidikan 2013. Siswa harus mampu menggunakan pengetahuannya untuk memecahkan permasalahan di dunia nyata, baik dalam konteks pribadi, sekolah, lingkungan kerja ataupun umum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan peningkatan kemampuan literasi matematis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model e-learning berbasis software android dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan media. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang dilakukan terhadap siswa SMA Negeri 11 Bandung tahun ajaran 2016/2017. Pokok bahasan yang diberikan pada penelitian ini adalah aplikasi turunan fungsi dengan submateri kecepatan dan percepatan, pada matematika peminatan kelas XI. Subjek dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas XI MIPA 7 yang bertindak sebagai kelas eksperimen, dan 38 siswa kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa ada perbedaan peningkatan kemampuan litersasi matematis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model e-learning berbasis software android (kelas eksperimen) dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan media (kelas kontrol). Sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan literasi matematis siswa dapat ditingkatkan melalui penerapan model e-learning berbasis software android.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Penerapan Model Pembelajaran Open Ended Eli Wahyuni
INTERMATHZO Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.581 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji adanya Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Penerapan Model Pembelajaran Open Ended. Dengan pembelajaran Open Ended pemecahan masalah matematis siswa dapat dikerjakan dengan berbagai macam cara penyelesaian dalam menyelesaikan suatu masalah. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII salah satu SMP di Banjaran. Untuk mencapai tujuan penelitian ini maka penarikan sampel yang akan diambil ditentukan dengan cara random sehingga terpilihlah siswa kelas VIII - G untuk kelas kontrol dan siswa kelas VIII - I untuk kelas eksperimen sebagai objek penelitian. Jumlah siswa dari masing-masing kelas yaitu kelompok eksperimen terdiri atas 40 orang dan kelas kontrol terdiri atas 38 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang merupakan data kuantitatif dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran di kelas. Data hasil pretest dan postest siswa tersebut kemudian dianalisis dengan softwere SPSS. Data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan uji deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji perbedaan rata-rata. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (a) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan model pembelajaran Open Ended. (b) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan model pembelajaran Open Ended lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMK dengan Menggunakan Model Pembelajaran Osborn Gelaris Nurul Amanah
INTERMATHZO Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.121 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMK dengan menggunakan model pembelajaran Osborn. Digunakan kuasi eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di salah satu SMK Kota Bandung. Penelitian ini melibatkan 54 siswa sebagai sampel. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang dambil sebanyak dua kelas yaitu kelas XI Akuntansi-1 yang berjumlah 27 siswa sebagai kelas ekperimen dengan memperoleh pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran Osborn. Kelas XI Akuntansi-2 yang berjumlah 27 siswa sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Pengambilan data kemampuan pemecahan masalah matematis melalui essay 12 butir soal untuk data kuantitatif. Lembar observasi digunakan untuk data kualitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan terhadap hasil pretes dan postes kedua sampel dengan menggunakan Uji-t, sedangkan data kualitatif dianalisis berdasarkan hasil lembar observasi untuk melihat partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Osborn. Berdasarkan hasil penelitian diidentifikasi bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada siswa SMK melalui penerapan model pembelajaran, dan capaian peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMK yang belajaranya menggunakan model pembelajaran Osborn lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran.
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMK di Kota Bandung Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Rosmaryani
INTERMATHZO Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.83 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMK melalui model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. Metode penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI SMK Taruna Ganesha Bandung tahun ajaran 2017-2018. Adapun sampel penelitiannya adalah siswa kelas XI APK 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI APK 2 sebagai kelas kontrol. Sampel tersebut dipilih secara purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes tipe uaraian berupa soal-soal kemampuan pemahaman konsep matematis. Lembar Observasi digunakan untuk melihat aktivitas proses pembelajaran. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji perbedaan rata-rata (uji-t). Melalui program SPSS 22.0 for Windows yaitu dengan menggunakan Independent Sample t-Tes. Hasil penelitian diperoleh bahwa Model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMK dan Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMK yang pembelajarannya dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick memiliki peningkatan yang lebih baik daripada siswa yang pembelajarannya dengan model pembelajaran konvensional.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Pada Siswa SMA dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Multiple Intelligences Herlyna
INTERMATHZO Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.472 KB)

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang dianggap sukar bagi sebagian besar siswa yang mempelajari matematika dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Kesulitan siswa dalam memahami pelajaran matematika di kelas biasanya disebabkan oleh kurangnya kemampuan pemecahan masalah matematis yang dimiliki siswa. Kemampuan pemecahan masalah matematis termasuk kedalam kemampuan berpikir tingkat tinggi dan merupakan salah satu kompetensi yang penting untuk dimiliki siswa. Hal tersebut disebabkan karena guru jarang melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa saat proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA melalui penerapan strategi pembelajan Multiple Intelligences (MI). Metode penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes tipe uraian berupa soal-soal kemampuan pemecahan masalah matematis dan lembar observasi. Lembar observasi digunakan untuk melihat kemampuan majemuk siswa dan aktivitas proses pembeljaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t, willcoxon, dan mann-withney melalui program SPSS 22.0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan, bahwa terdapat peningkatan yang lebih baik kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapatkan strategi pembelajan MI daripada siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional.
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition Mira Yunita Maharani; Puji Budilestari; Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.365 KB)

Abstract

Harapan dalam dunia pendidikan matematika tingkat SMA adalah siswa harus memiliki beberapa kemampuan matematis sebagai penunjang dalam pembelajaran matematika. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa adalah kemampuan komunikasi matematis. Namun kesenjangan yang terjadi dilapangan adalah kemampuan komunikasi matematis siswa masih belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeroleh gambaran peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa SMA melalui penerapan model pembelajaran CIRC. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 11 Bandung tahun ajaran 2017/2018 dan sampelnya adalah siswa kelas X MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 5 sebagai kelas kontrol, sampel tersebut dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang telah didapat lalu diolah menggunakan uji-t dengan bantuan software SPSS 22.0 for Windows yaitu menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil peningkatan kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa pada pokok bahasan aturan sinus, aturan cosinus dan luas segitiga yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran CIRC lebih baik dari kelas yang mendapat perlakuan dengan pembelajaran konvensional (discovey learning). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa pada pokok bahasan aturan sinus, aturan cosinus dan luas segitiga.