cover
Contact Name
Dwi Susilowati
Contact Email
seagri@unisma.ac.id
Phone
+6289650421084
Journal Mail Official
seagri@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT Haryono No.193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SEAGRI
ISSN : 23391111     EISSN : -     DOI : 10.33474
SEAGRI is a periodical journal of the Department of Socio-economy, Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Islamic University of Malang, which is published twice a year, in February and June. SEAGRI can be a reference for writers who will publish manuscripts, or readers who will write manuscripts. The article, which will be published in the SEAGRI journal, refers to analysis studies or research results, services related to socio-economic and agricultural business.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2020)" : 24 Documents clear
ANALISIS OPTIMASI SISTEM TANAM TUMPANGSARI USAHATANI CABAI RAWIT DENGAN SAYURAN DI DESA NGANTRU, KECAMATAN NGANTANG, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMU Eka Purnamasari; Masyhuri Mahfudz; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.904 KB)

Abstract

     This study aims to determine the Farm feasibility of each vegetable farming (cayenne pepper, shallots, and mustard greens), and determine the optimization of intercropping farming systems cayenne pepper with vegetables (shallots, mustard greens) and sensitivity value that does not change optimal solution. This research was determined purposively in Ngantru Village, Ngantang District, Malang Regency, East Java. The method used is farm analysis and linear program analysis using the simplex method using LINDO (Linear Interactive Discrete Optimizer) application. The results of the analysis show the average R/C Ratio of cayenne pepper with a planting area of 0.196 ha is 1.6. Average R/C Ratio of  mustard greens with a planting area of 0.1453 ha is 1.3. Average R/C Ratio of shallots with a planting area of  0.126 ha is 1.4. Which means that farming is feasible to be cultivated, because R / C Ratio is greater than 1. While the optimization that gets the highest income is optimization model 2 consisting of cayenne pepper plants with shallots, with an optimal income of Rp 21.554.560,00. Optimal producttion of cayenne pepper (x1) is 1,102 kg, and optimal production of shallot (X3) is 1,633 kg. The sensitivity value that does not change the optimal solution is divided into two, namely the range when ther is a change in the coefficient of the objective function to the optimal solution and the range when there is a change in right value of the limiting function on the optimal solution.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FLUKTUASI HARGA CABAI RAWIT DI KABUPATEN MALANG Nurul Laili
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Menganalisis pola perubahan harga komoditas cabai rawit di Kabupaten Malang. 2) Menganalisis faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga komoditas cabai rawit di Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitaif yang menggunakan data sekunder berupa time series yang diperoleh dari beberapa dinas terkait, yaitu Badan Pusat Statistika Kabupaten Malang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, dan Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Malang. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan variable tidak bebasnya adalah harga di tingkat konsumen dari 2009-2018, sedangkan variabel-variabel bebasnya menggunakan data harga cabai rawit di tingkat produsen, jumlah produksi, dan jumlah konsumsi dari 2009-2018. Penelitian tersebut memperoleh hasil bahwa : 1) Perkembangan harga cabai rawit memiliki trend yang cenderung meningkat selama 10 tahun terakhir.2) Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode regresi linear berganda dengan aplikasi Eviews 9.0 diperoleh hasil bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap perubahan harga cabai rawit adalah harga di tingkat produsen, sedangkan jumlah produksi cabai rawit dan jumlah permintaan tidak berpengaruh nyata terhadap perubahan harga cabai rawit di Kabupaten Malang.Kata kunci : Fluktuasi, Cabai Rawit, Kabupaten Malang
Pengaruh Atribut Kepuasan Konsumen Terhadap Loyalitas Konsumen Studi Kasus : Kedai Pesen Kopi Kota Malang Dhalia Qulum Nuraini; Bambang Siswadi Siswadi; Ir. M. N. Sudjoni, MP
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.184 KB)

Abstract

Penelitian Pengaruh Atribut Kepuasan Konsumen terhadap Loyalitas Konsumen Kedai Pesen Kopi di Kota Malang ini betujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen, mengetahui loyalitas konsumen, dan pengaruh atribut kepuasan terhadap loyalitas konsumen Kedai Pesen Kopi to the product berada pada kategori memuaskan, variabel Attributes related to the service  berada pada kategori  cukup puas, dan  variabel Attributes related to the purchase berada pada kategori  cukup puas. Tingkat loyalitas konsumen didominasi oleh kelompok commited Buyer yaitu konsumen yang tidak hanya menyukai merek namun juga memiliki kebanggaan dalam mengkonsumsi produk Kedai Pesen Kopi, sedangkan konsumen pada kelompok Habitual Buyer atau kebiasaan membeli menempati peringkat terendah dalam piramida Aaker, serta terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kepuasan konsumen dengan loyalitas konsumen
Analisis Efisiensi dan Nilai Tambah Agroindustri Singkong Keju di Kota Malang Galih Prasetio
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.471 KB)

Abstract

Penelitian Analisis Efisiensi dan Nilai Tambah Agroindustri Singkong Keju di Kota Malang ini bertujuan untuk menganalisa pendapatan, efisiensi, nilai tambah dan titik impas pada agroindustri singkong keju di Kota Malangr. Metode penentuan daerah dilakukan secara sengaja yaitu di Kota Malang Jawa Timur dan untuk metode penentuan sampel menggunakan metode quota sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata agroindustri singkong keju di Kota Malang adalah Rp.3.332.168/bulan. Untuk analisa efisiensi (RC Ratio) rata-rata adalah 1,38. Hasil nilai tambah menunjukkan bahwa Rp.6.124/kotak. Agroindustri singkong keju di Kota Malang berdasarkan BEP volume dan harga sudah mencapai diatas nilai titik impas dan bisa dibuktikan untuk nilai titik impas volume 1.030 kotak/bulan, sedangkan untuk nilai titik impas harga Rp.7.301, maka agroindustri singkong keju di Kota Malang sudah mencapai diatas nilai titik impas dan layak untuk diusahakan.
ANALISIS KELAYAKAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA JATIADI KECAMATAN GENDING KABUPATEN PROBOLINGGO Sholehuddin Sholehuddin; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.054 KB)

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of onion farming and find out the factors that influence the production of shallot farming, the determination of the location of the research was done intentionally (purposive) in Jatiadi Village, Gending District, Probolinggo Regency with a total sample of 35 shallots farmers. Sampling is done by the method of sample random sampling. The data analysis method used is the R / C Ratio analysis. The results showed that onion farming is feasible to be developed with a total R / C Ratio of 1.8. Factors that influence the production of onion farming using the Cobb-Douglass function analysis. From the results of the analysis of factors that significantly affect the onion, namely land area, labor, pesticides, while the factors that do not affect the production of shallots are seeds and fertilizer.
ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA PURWOREJO KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG Syamsul Arifin; Sri Hindarti; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.249 KB)

Abstract

This study aims to 1) Knowing the efficiency of farming onions, 2) Know the margins and distribution margins in onion farming and 3) Analyze the efficiency of onion marketing in Purworejo Village, Ngantang District, Malang Regency. This research is a combination of descriptive and quantitative methods. Sampling using simple random sampling method. With a sample of 40 shallots farmers from 396 populations on the basis of the sampling method according to (Surachmat, 1998) researchers determined 10% of the population of farmers in Purworejo Village. Whereas to determine respondents marketing institutions use the snowball sampling method. The results showed the average cost incurred in one planting season was Rp 9,644,958 known to the average production of farmers as much as 3,609 kg with an average price of Rp 9,780 / kg. So there is an income of Rp 35,293,575 and an average income of farmers of Rp 25,648,616 so that an average R / C Ratio of 3.59 is obtained, which means the farm is feasible to be cultivated where the R / C ratio is greater than 1. Marketing channels there are two channels (I) farmers to middlemen from middlemen are sold again to large traders and then to retailers until the end consumers, (II) farmers to wholesalers, retailers then to end consumers. The most efficient marketing channel is the marketing channel II with a smaller margin of IDR 12,500 compared to marketing channel I with a margin of IDR 13,500. Marketing channel II is more efficient because the marketing chain is shorter than marketing channel I.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI USAHATANI BUAH NAGA DI DESA DASRI KECAMATAN TEGALSARI KABUPATEN BANYUWANGI INVESTMENT FEASIBILITY ANALYSIS OF DRAGON FRUIT FARMING IN DASRI VILLAGE TEGALSARI DISTRICT BANYUWANGI CITY Aisyah Anggraini
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kelayakan Investasi Usahatani Buah Naga di Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan secara purposive di Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Penentuan responden dengan menggunakan metode stratified random sampling  sebanyak 30 sampel petani buah naga. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan analisis kelayakan investasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai NPV sebesar Rp.200.615.979,- Net B/C Ratio 2,02, Gross B/C Ratio 1,51, IRR 29,42% dan Payback Period 2,2. Kesimpulan penelitian ini dapat dikatakan bahwa usahatani buah naga di Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Layak untuk diusahakan. Kemudian dilakukan analisis sensitivitas dengan asumsi menaikan harga input sebesar 10% dan 20% tanpa menurunkan harga output kemudian asumsi kedua menaikan harga input dan menurunkan harga output sebesar 10% dan 20%. Dari kedua asumsi tersebut usahatani buah naga masih layak untuk diusahakan, akan tetapi pada kenaikan harga input dan penurunan harga output sebesar 20% sudah mendekati titik impas atau Break Even Point. Kata kunci : Usahatani Buah Naga, Kelayakan Investasi, Analisis Sensitivitas.
Kelembagaan Pemasaran dan Usahatani Porang di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Iza Ari Arafia
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.374 KB)

Abstract

Porang merupakan komoditas ekspor unggulan di Jawa Timur dengan salah satu daerah penghasil porang terbesar di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelembagaan usahatani, mengetahui pola dan saluran pemasaran, kelayakan usahatani, nilai tambah, serta efisiensi pemasaran. Penelitian ini dilakukan di Desa Klangon Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Analisis yang dilakukan meliputi analisis R/C Ratio, nilai tambah, marjin pemasaran, efisiensi pemasaran, keuntungan pemasaran, analisis integrasi pasar, dan analisis transmisi harga. Hasil penelitian menunjukkan kelembagaan usahatani memiliki kinerja dan menjalankan fungsinya dengan baik. R/C Ratio usahatani sebesar 3,49. Nilai tambah pengolahan chip di tingkat sedang dengan nilai 15,25% dari nilai produksi. Terdapat dua saluran pemasaran yaitu saluran I: petani porang à pedagang pengumpul, saluran II: petani porang à tengkulak à pedagang pengumpul. pemasaran yang paling efisien adalah saluran I komoditas penjualan chip dengan nilai efisiensi marjin terendah sebesar 3,85% dan farmer share tertinggi sebesar 96,1%. Harga yang paling berpengaruh langsung terhadap petani adalah harga pedagang pengumpul dengan nilai koefisien regresi 0,877, t hitung 4,87, nilai signifikan 0,002. Pasar yang terbentuk dari analisis transmisi harga adalah pasar monopsoni dan pasar oligopoli.
Analisis Permintaan Pangan Hewani Rumah Tangga Di Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Rosyidatul Nur Azizah
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.332 KB)

Abstract

Konsumsi Protein di Indonesia menjadi salah satu pangan pokok yang penting untuk mencegah buruknya status gizi, keterbelakangan mental, stunting, dan penurunan kecerdasan, yang dalam jangka panjang akan berdampak pada semakin rendahnya kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi protein hewani yang ditunjukkan oleh konsumsi komoditas daging, ikan, ayam, telur dan susu pada rumah tangga di Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota malang. Penelitian ini menggunakan data primer yang diaplikasikan dengan model Akmost Ideal Demand System (AIDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien elastisitas harga sendiri memiliki tanda negatif yaitu komoditas daging, ayam dan telur yang berarti sesuai dengan permintaan. Nilai elastisitas harga silang bervariasi yaitu komplementer dan substitusi. Elastisitas pengeluaran bertanda positif menunjukkan bahwa seluruh komoditas merupakan barang normal.Kata Kunci : konsumsi, pangan hewani, elastisitas, AIDS
ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI PAPRIKA DI DESA TLOGOSARI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN Putri Dewi Setianingsih; Mashuri Machfudz; Zainul Arifin
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.233 KB)

Abstract

Paprika plants are widely developed in Tutur District, Pasuruan Regency, East Java. Production of whether paprika farming provides benefits, so research is needed to find out the factors of production that affect the production of paprika in Tlogosari Village, Tutur District and To find out the optimal allocation. Paprika production factor use in Tlogosari Village, Tutur District. This research method is a quantitative method with a purposive sampling of locations and respondents as many as 33 people with samples taken by random sampling. The results of this study indicate that 1) Production factors that significantly affect the number of plants and Abemix A&B fertilizer. 2) The number of plants has not been economically efficient so that the addition is needed to be optimal, while the use of Abemix A&B fertilizers is not economically efficient so it should be reduced to be optimal.

Page 1 of 3 | Total Record : 24