cover
Contact Name
Firmansyah
Contact Email
firmanyk@gmail.com
Phone
+6282277629282
Journal Mail Official
jurnalattazakki@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/attazakki/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : 25977369     EISSN : 25802321     DOI : -
Jurnal Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora di dirikan pada tahun 2017 dengan no SK : 0005.25802321/JI.3.1/SK.ISSN/2017.06 (E-ISSN) merupakan jurnal berproses dalam penelaahan dan penilaian yang di lakukan oleh para ahlinya (peer-review). Jurnal ini berafiliasi ke Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, dengan harapan tempat atau wadah bagi alumni atau mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam untuk menulis atau mempublis tulisan atau artikel ilmiah dengan scope riset pendidikan, pendidikan islam, kebijakan pendidikan Islam, Pembiayaan pendidikan dan humaniora. dll.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020)" : 14 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI MEMBACA NYARING DI TAMAN KANAK-KANAK AL MUKMIN BALIKPAPAN Siti Kamilah
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.728 KB)

Abstract

Abstrak: Perkembangan  kemampuan berbahasa anak usia dini melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan masih rendah. Tujuan Penelitian Tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), di mana guru sebagai pelaksana pembelajaran sedangkan peneliti sebagai pengamat. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian di setiap siklus telah menunjukan adanya peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini  melalui membaca nyaring dari siklus I yang pada umumnya masih terlihat rendah dan belum mencapai kriteria ketuntasan minimal, sehingga penelitian perlu dilanjutkan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus II kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan menjadi lebih meningkat.
PENERAPAN METODE MONTESSORI DALAM PENGENALAN MATEMATIKA MELALUI MEDIA ZOOM DAN MEDIA SOSIAL DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA ANAK USIA DINI DI TK Al-MUKMIN BALIKPAPAN Rita Sri Ayu
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menguraikan tentang penerapan metode montessori melalui media zoom dan media sosial dalam proses pembelajaran. Penelitian dalam prosesnya menggunakan penelitian tindakan dengan memperhatikan pada pemahaman dan keterampilan peserta didik di TK Al-Mukmin Balikpapan. penggalian data dengan observasi dan wawancara melalui media sosial. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta didik pada siklus I sebesar 72,5% dengan kategori baik dan pada siklus II sebesar 92,5% dengankategori sangat baik. Dari data ini penerapan metode montessori dalam pembelajaran di TK Al-Mukmin Balikpapan mengalami peningkatan sebesar 20%. Dengan demikian penerapan metode montessori dalam pembelajaran pengenalan matematika pada anak usia dini di TK Al-Mukmin dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik.
PERENCANAAN TENAGA KEPENDIDIKAN Abdul Rafiq Sudrajat, Sufina Latifa
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13564

Abstract

Abstrak: Sumber  Daya  Manusia  (SDM)  merupakan  komponen  utama  dan  sebagai  penentu  keberhasilan dan kegagalan dalam suatu oraganisasi atau lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan sangat membutuhkan SDM  yang  kompeten  agar  dapat  menunjang  keberhasilan  dan  pencapaian tujuan.  SDM  merupakan penggerak dari suatu sistem dan semua fasilitas, aset, kurikulum, sarana, prasarana serta semua sumber daya lainnya. Semua sumber daya pendidikan tidak dapat berfungsi secara optimal apabila tidak didukung dengan ketersediaan SDM. Lembaga pendidikan perlu melakukan suatuperencanaan SDM pendidikan yang bersifat strategis, terintegrasi, saling berkaitan, dan menyeluruh melalui manajemen SDM pendidikan dalam mengoptimalkan peran dan fungsi pendidik dan tenaga kependidikan yang diinginkan di masa akan datang.  Dengan  adanya  perencanaan  SDM  Pendidikan,  maka  dapat memberikan  arah  bagi  lembaga pendidikan secara keseluruhan tentang SDM yang dibutuhkan, kegiatan SDM yang akan dikelola dan dikembangkan, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi lembaga maupun bagi pendidik dan tenaga kependidikan, sehingga dapat diintegrasikan dengan tujuan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang lembaga pendidikan.Kata kunci: Perencanaan, Sumber Daya Manusia dan Pendidikan.
URGENSI PENDIDIKAN KRITIS BAGI PENDIDIKAN ISLAM Nur Azizah Putri, Sovia
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13544

Abstract

Abstrak: Konseptualisasi dan teorisasi pendidikan Islam sejauh ini terlihat kurang memperhatikan keterlibatannya di dalam proses transformasi sosial. Selain dari itu, pendidikan Islam juga kurang mengembangkan aspek kritis. Referensi terkait dengan pendidikan Islam dari masa klasik sampai saat ini didominasi oleh pendekatan normatif, kurang praktikal pada banyak aspek dan cenderung mengabaikan tingkat diskursif sejarah-empiris. Hingga saat ini, bahkan ide terkait konsep pendidikan Islam yang digemakan oleh para pemikir pendidikan Islam kontemporer tidak menyentuh isu-isu riil terkait kemanusiaan. Hal tersebut dikarenakan tidak ada upaya untuk menarik konsep normatif, ideal dan abstrak kepada aspek empiris dan sosiologis.  Ketika konsep pendidikan Islam dihadapkan pada permasalahan sosiologis-empiris, maka pendidikan Islam akan terperangkap di dalam ideologi positivisme yang cenderung melupakan pentingnya aspek kritisisme terhadap realitas sosial. Oleh sebab itu, maka pendidikan Islam semestinya menyeimbangkan antara aspek normatif agama dengan historis.Pada hakikatnya di dalam kehidupan, semuanya mengandung unsur pendidikan karena adanya interaksi dengan lingkungan dan hal yang penting adalah bagaiamana peserta didik menyesuaikan diri dan menempatkan diri dengan sebaik-baiknya dalam berinteraksi dengan semua itu dan dengan siapapun. Pendidikan agama Islam merupakan pendidikan yang sangat penting bagi semua manusia. Pendidikan agama Islam dilakukan pendidik terhadap anak didik untuk pengenalan tentang ajaran-ajaran Islam agar nantinya setelah selesai dari pendidikan itu ia dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran-ajaran agama yang telah diyakininya secara menyeluruh, serta menjadilkan ajaran agama Islam sebagai suatu pandangaan hidupnya.Kata kunci: Pendidikan kritis; Pendidikan Islam,Urgensi Pendidikan Agama Islam 
PENGERTIAN, URGENSI DAN RUANG LINGKUP PERENCANAAN PENDIDIKAN ISLAM Rizka Auliya, Sovia
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13560

Abstract

Abstrak: Pengertian  perencanaan  pendidikan  adalah  suatu  proses  intelektual  yang berkesinambungan  untuk merencanakan,  menganalisis,  merumuskan,  mengkaji dan  memutuskan sesuatu yang secara internal konsisten (sejalan dengan prinsip-prinsip) yang dihubungkan secara logis, sistem dengan keputusan-keputusan lain, baik dalam bidangnya sendiri maupun dalam bidang pembangunan lainnya. , dan tidak  ada  batasan  waktu  untuk  jenis  aktivitas,  dan  satu  aktivitas  tidak    selalu diperlukan untuk mendahului aktivitas lainnya. Selain itu, perencanaan pendidikan juga merupakan  proses berpikir secara mendalam, menganalisis, mengkonstruksi, mempertimbangkan dan  memutuskan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan atau  dapat   dikatakan bahwa  perencanaan pendidikan  adalah  suatu  operasi  yang akan  dilakukan.  dimasa  yang  akan    datang  untuk  mencapai  tujuan  di  bidang pendidikan.Kata kunci: Perencana Pendidikan Islam
FENOMENA HOMESCHOOLING Dina Mahdini, Maulida Kemala Sari
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13565

Abstract

Abstrak: Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Homeschooling adalah alternative pendidikan yang berbeda daripada organisasi sekolah biasa. Homeschooling tampaknya memiliki dasar pandangan yang sejalan dengan sistem pendidikan Islam tradisional. Secara umum, fenomena berkembangnya homeschooling di Indonesia saat ini dapat dikategorikan menjadi tiga konteks. Terdapat beberapa faktor pendukung homeschooling. Ada beberapa klasifikasi jenis majemuk dan homeschooling tunggal, sedangkan homeschooling terdiri dari pada tiga jenis yaitu homeschooling majemuk, tunggal dan komunitas.Pentingnya homeschooling sebagai penunjang pendidikan formal dan pengembangan pendidikan siswa saat ini sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan siswa. Pengertian umum Homeschooling adalah model pendidikan di mana sebuah keluarga memilih untuk bertanggungjawab sendiri atas pendidikan anak – anaknya dan mendidik anaknya dengan menggunakan rumah sebagai asas pendidikannya. Homeschooling tampaknya memiliki dasar pandangan yang sejalan dengan system pendidikan Islam tradisional. Pendidikan agama Islam adalah sebagai bimbingan terhadap pertumbuhan rohani dan jasmani menurut ajaran Agama Islam dengan hikmah mengarahkan, mengajarkan, melatih, mengasuh, dan mengawasi berlakunya semua ajaran agama Islam. Secara umum, fenomena berkembangnya homeschooling di Indonesia saat ini dapat dikategorikan menjadi tiga konteks. Adapun jenis – jenis homeschooling yaitu Tunggal, Majemuk, dan Komunitas. Metode homeschooling terbagi 4. Komponen homeschooling antara lain: Materi pendidikan, pendekatan pembelajaran homeschooling, evaluasi pembelajaran dan peran orangtua. Kata kunci: Pendidikan, Fenomena, Homeschooling
MODEL PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS PLURALISME Dian Kurnia, Sufina Latifa
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13545

Abstract

Abstrak: Pluralisme bukan hanya kesadaran yang bersifat teologis, tetapi juga kesadaran yang bersifat sosial. Hal itu berimplikasi pada kesadaran bahwa manusia hidup di tengah masyarakat yang plural dari segi agama, budaya, etnis dan berbagai keragaman lainya. Pendidikan Islam baik formal maupun non formal, menurut Nurcholish Madjid merupakan jembatan penghubung untuk menginternalisasi nilai-nilai pluralistik atau akidah inklusif kepada peserta didik. Al-Quran merupakan landasan utamapraktik pendidikan Islam. Atas dasar itu, pendidikan Islam dituntut menghadirkan moralitas sosial agar pesan humanistik yang termuat di dalam kitab suci bisa dijadikan pedoman hidup bersosial secara beradab. Riset ini ingin melihat lebih detail tentang kerangka berfikir Nurcholsih Madjid tentang pluralisme agama dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, sehingga penulisannya merujuk pada sumber tulisan, seperti artikel, jurnal, buku yang sesuai dengan pembahasan riset ini.Kata kunci: Pluralisme agama, Nilai-nilai Pluralisme dalam Pendidikan Islam, Konteks Pendidikan Islam
MELAWAN KAPITALISME PENDIDIKAN Muhammad Akbar Mukti, Sundari
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13561

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah membahas tentang pendidikan Islam kontemporer khususnya membahas tentang kapitalisme pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengertian, perkembangan, penyebab, dampak dan solusi dari dampak kapitalisme pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis yang bersifat normatif yang disesuaikan dengan sumber-sumber kepustakaan. Adapun Teknik pengumpulan data yaitu studi literature. Hasil penelitian menunjukkan Kapitalisme pendidikan telah melahirkan mental yang jauh dari cita-cita pendidikan sebagai praktik pembebasan dan agenda pembudayaan. Dengan menjadi pelayan kapitalisme, sekolah saat ini tidak mengembangkan semangat belajar yang sebenarnya. Sekolah tidak menanamkan kecintaan pada ilmu, atau mengajarkan keadilan, korupsi atau antipenindasan. Kapitalisme dalam pendidikan maksudnya adalah kapitalisasi pendidikan, yaitu proses pengkapitalan terhadap pendidikan. Pendidikan dijadikan sebagai alat pencapaian modal yang sebanyak-banyaknya. Hal ini dilakukan dengan merombak segala dimensi pokok dari pendidikan itu sendiri. Kata kunci: Kapitalisme, Pendidikan.
KOMUNIKASI ANTARUMAT BERAGAMA DALAM MENCIPTAKAN KERUKUNAN (Studi Kasus Masyarakat Di Kampung Bali, Desa Pegajahan, Kecamatan Serdang Bedagai) Muhammad Rizky Fauzi, Ellisa Satyani
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13566

Abstract

Abstract: This study aims to determine the communication that creates inter-religious harmony in Kampung Bali, Pegajahan Village, Serdang Bedagai District. This research method uses qualitative research methods. According to Saryono, qualitative research is research that is used to investigate, discover, describe, and explain the qualities or features of social influence that cannot be explained, measured or described through a quantitative approach. The type and approach used in this study is a type of field research using a qualitative descriptive approach. The data obtained is in the form of observations which are then analyzed and described in the form of words. Where data collection is done by observation, interviews and documentationKeywords: Communication, interreligious, harmony.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi yang menciptakan kerukunan antarumat beragama di Kampung Bali, Desa Pegajahan, Kecamatan Serdang Bedagai. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, Menurut Saryono, Penelitian kualitatif merupakanpenelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif. Jenis dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif data yang diperoleh berbentuk pengamatan yang kemudian di analisis dan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata. Dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi Kata kunci: Komunikasi, antarumat beragama, kerukunan.
PERENCANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Dian Kurnia, Wenarajasa
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13546

Abstract

Abstrak: Kurikulum dalam pendidikan Islam adalah pengalaman belajar. Segala kegiatan pembelajaran yang terjadi di lembaga pendidikan adalah bagian dari kurikulumm baik itu kegiatan di luar ataupun di dalam kelas. Sekolah adalah miniatur masyarakat. Bila sekolah baik maka masyarakat juga demikian. Proses perencanaan adalah usaha untuk menyiapkan masa yang akan datang melalui keputusan keputusan yang diambil pada masa kini. Perencanaan dalam pendidikan adalah keputusan yang dibuat tentang tujuan belajar beserta strategi dan metode yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut serta telaah tentang efektivitas dan makna dari metode dan strategi tersebut. Kurikulum mengandung empat komponen inti yaitu: tujuan, isi, metode, dan evaluasi. Perencanaan kurikulum pendidikan Islam harus berasaskan nilai nilai ketuhanan dan berlandaskan pada sumber sumber Islam itu sendiri, karena pendidikan Islami adalah bagian dari misi Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Perencanaan kurikulum yang baik akan menjadikan output pendidikan Islam sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah dicanangkan.Kata kunci: Perencanaan, Kurikulum, Pendidikan Islam

Page 1 of 2 | Total Record : 14