Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI MEMBACA NYARING DI TAMAN KANAK-KANAK AL MUKMIN BALIKPAPAN Siti Kamilah
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perkembangan  kemampuan berbahasa anak usia dini melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan masih rendah. Tujuan Penelitian Tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), di mana guru sebagai pelaksana pembelajaran sedangkan peneliti sebagai pengamat. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian di setiap siklus telah menunjukan adanya peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini  melalui membaca nyaring dari siklus I yang pada umumnya masih terlihat rendah dan belum mencapai kriteria ketuntasan minimal, sehingga penelitian perlu dilanjutkan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus II kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan menjadi lebih meningkat.
Implementasi Pendekatan Multiple Intelligence dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di Playgroup & Kindergarten Ananda Mentari Yogyakarta Siti Kamilah
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.271 KB) | DOI: 10.24090/yinyang.v14i2.3137

Abstract

This research is to describe the Implementation of Multiple Intelligences Approach in Early Childhood Learning, which consists of: learning planning, learning implementation, and evaluation of classroom learning in Playgroup and Kindergarten Ananda Mentari Condongcatur, Yogyakarta. This research uses descriptive method with a qualitative approach. The subjects of this study were 1 principal, 2 kindergarten teachers, 1 education staff, 1 toddler teachers. The object of research is the application of Multiple Intelligences in Early Childhood learning. Data collection techniques were carried out using structured interviews, observations, documentation and field notes. The research instrument uses an interactive model that includes data reduction, data presentation and drawing conclusions. The validity of the research data was tested using triangulation techniques and source triangulation. The results of the study show that: (1) Planning of learning programs using the Multiple Intelligences approach uses a curriculum adapted from 4 countries, (2) The implementation of learning activities through the Multiple Intelligences approach is integrated into learning materials compiled in the curriculum break down (curriculum outline) in every week, methods and materials for students use English. (3) Evaluation of learning is carried out using checklists and anecdotes according to the age of child development and the development of multiple intelligences approaches is done by playing roles, singing, telling stories, field trips, involving children directly in making projects, discussions, outbound, Student-Led Conference and so on. Learning that involves all the intelligence of students will have a positive impact on the child's future, and increase children's confidence, so he can say "I can do, I can try. (4) Supporting factors for Learning Multiple Intelligences is collaboration between teachers and parents clubs. (5) The inhibiting factor for Learning Multiple Intelligences is competition with other schools that use local curriculum, narrow playing areas, and it is difficult to find teachers who understand the Multiple Intelligences of children.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI MEMBACA NYARING DI TAMAN KANAK-KANAK AL MUKMIN BALIKPAPAN Siti Kamilah
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.728 KB)

Abstract

Abstrak: Perkembangan  kemampuan berbahasa anak usia dini melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan masih rendah. Tujuan Penelitian Tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), di mana guru sebagai pelaksana pembelajaran sedangkan peneliti sebagai pengamat. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian di setiap siklus telah menunjukan adanya peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini  melalui membaca nyaring dari siklus I yang pada umumnya masih terlihat rendah dan belum mencapai kriteria ketuntasan minimal, sehingga penelitian perlu dilanjutkan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus II kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan menjadi lebih meningkat.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI MEMBACA NYARING DI TAMAN KANAK-KANAK AL MUKMIN BALIKPAPAN Siti Kamilah
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i1.13541

Abstract

Abstrak: Perkembangan  kemampuan berbahasa anak usia dini melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan masih rendah. Tujuan Penelitian Tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), di mana guru sebagai pelaksana pembelajaran sedangkan peneliti sebagai pengamat. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian di setiap siklus telah menunjukan adanya peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini  melalui membaca nyaring dari siklus I yang pada umumnya masih terlihat rendah dan belum mencapai kriteria ketuntasan minimal, sehingga penelitian perlu dilanjutkan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus II kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan menjadi lebih meningkat. Kata Kunci: Kemampuan Berbahasa ; Anak; Membaca Nyaring.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI MEMBACA NYARING DI TAMAN KANAK-KANAK AL MUKMIN BALIKPAPAN Siti Kamilah
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i1.13541

Abstract

Abstrak: Perkembangan  kemampuan berbahasa anak usia dini melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan masih rendah. Tujuan Penelitian Tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), di mana guru sebagai pelaksana pembelajaran sedangkan peneliti sebagai pengamat. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian di setiap siklus telah menunjukan adanya peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini  melalui membaca nyaring dari siklus I yang pada umumnya masih terlihat rendah dan belum mencapai kriteria ketuntasan minimal, sehingga penelitian perlu dilanjutkan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus II kemampuan berbahasa anak melalui membaca nyaring di TK Al Mukmin Balikpapan menjadi lebih meningkat. Kata Kunci: Kemampuan Berbahasa ; Anak; Membaca Nyaring.
CIPP Evaluation of Quranic Program for Students with Disabilities in Inclusive Islamic Education Fitra Elnurianda; Zurqoni Zurqoni; Siti Kamilah; Rita Sriayu; Abdul Rahim bin Abdul Rahman; Heri Retnawati
JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jumpa.v6i1.15891

Abstract

This study evaluates the implementation of the UMMI method within the Quranic learning program for students with disabilities at SD Fastabiqul Khairat Samarinda. Utilizing Daniel Stufflebeam’s Context, Input, Process, and Product (CIPP) evaluation framework, this study adopts a qualitative phenomenological design to analyze institutional dynamics, resource capacities, classroom processes, and educational outcomes. Data were systematically gathered through prolonged field observations, semi-structured interviews with the program coordinator, classroom instructors, and shadow teachers, alongside extensive document analysis. The context evaluation reveals a structural tension between standardized institutional performance metrics (a mandatory 90% graduation target) set by central authorities and the individualized requirements of inclusive education. Input evaluation indicates a significant lack of adaptive pedagogical guidelines and non-standardized Quranic recitative competencies among shadow teachers. Process observations show that while individualized instruction is maintained, daily operations are heavily constrained by students' cognitive barriers, speech-motor limitations, and behavioral tantrums. Product evaluation demonstrates that although the program yields profound benefits in fostering spiritual security, emotional regulation, and self-confidence, academic milestones remain significantly delayed. This delay prompts institutional statistical exclusion to safeguard public performance metrics. These findings underscore the critical need to reconstruct flexible assessment matrices, validate shadow teachers' recitative competencies, and transition from rigid standardized metrics to individual progress designs.
Evaluating the Islamic Religious Education Program in Inclusive Early Childhood Education Rita Sriayu; Siti Kamilah; Suherman Suherman; Zurqoni Zurqoni; Heri Retnawati
JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jumpa.v6i1.15616

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) plays an important role in fostering religious awareness, moral development, and social character during early childhood. The implementation of IRE in inclusive Early Childhood Education (ECE), however, continues to face challenges related to teacher readiness, adaptive learning practices, and the evaluation of learning outcomes for children with diverse developmental characteristics. This study aimed to evaluate the implementation of the IRE program in inclusive ECE institutions in Balikpapan City using the Context, Input, Process, and Product (CIPP) evaluation model. A qualitative evaluative approach was employed. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving school principals, classroom teachers, special needs assistant teachers, and educational supervisors. Data analysis followed an interactive process consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that inclusive IRE practices have developed positively despite the absence of formal local regulations governing inclusive ECE. Significant challenges remain in teacher competencies, adaptive assessment practices, and the limited availability of special needs assistant teachers. Learning activities grounded in play, habituation, storytelling, emotional engagement, and direct religious practice were found to support the internalization of religious values and the development of children's social behavior. The evaluation further indicates that learning implementation remains highly dependent on individual teacher initiatives and lacks a structured conceptual framework for inclusive IRE. These findings highlight the need to strengthen teacher capacity in inclusive pedagogy, develop more adaptive and holistic assessment systems, and formulate an inclusive IRE model that integrates Islamic educational values, child-centered learning, and neurodiversity perspectives. The study contributes to the advancement of inclusive Islamic education by providing empirical evidence for the development of more equitable, adaptive, and humanistic learning environments in early childhood settings.