cover
Contact Name
Lidia Susanti
Contact Email
jurnalstipakmalang@gmail.com
Phone
+6283834939393
Journal Mail Official
jurnalstipakmalang@gmail.com
Editorial Address
Jl. Janti Barat Blok A No. 47 Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan
ISSN : -     EISSN : 26212110     DOI : 10.32490
Aim and Scope DIDAKTIKOS adalah: Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Pendidikan Agama Kristen di Gereja Manajemen Pendidikan Kristiani Pendidikan Kristen dan Media Pembelajaran Pendidikan Kristiani dan Evaluasi Belajar
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: Desember 2019" : 4 Documents clear
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Perilaku Phubbing pada Mahasiswa STIPAK Malang Angkatan Tahun 2018-2019 Suratni Suratni; Kristyana Kristyana
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 2, No 2: Desember 2019
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.604 KB) | DOI: 10.32490/didaktik.v2i2.66

Abstract

Phubbing behavior is part of someone who is addicted to gadgets. The impact is the emergence of a sense of disregard for the people around them as well as for the environment. Allegedly because someone has low emotional intelligence then phubbing behavior can appear. The purpose of this study was to determine whether emotional intelligence can affect phubbing behavior in STIPAK, Malang students for the 2018-2019 class. The method used in this research is quantitative by using the survey method. The results showed a negative relationship which explains that when students’ emotional intelligence is high, phubbing behavior is low, and vice versa when student’s emotional intelligence is low, phubbing behavior is high. AbstrakPerilaku phubbing merupakan bagian dari dalam diri seseorang yang kecanduan akan gawai. Dampaknya adalah munculnya rasa tidak peduli terhadap orang sekitarnya juga terhadap linkungan. Diduga karena seseorang memiliki kecerdasan emosional yang rendah maka perilaku phubbing dapat muncul.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan kecerdasan emosional dapat mempengaruhi perilaku phubbing pada mahasiswa STIPAK Malang Angkatan 2018-2019. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang menjelaskan bahwa saat kecerdasan emosional mahasiswa tinggi maka perilaku phubbing rendah, demikian pula sebaliknya saat kecerdasan emosional mahasiswa rendah maka perilaku phubbing tinggi. 
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru terhadap Hasil Belajar Afektif Mata Pelajaran Bible Siswa Kelas 4 SD Kristen Charis, Tahun Ajaran 2019/2020 Diana Meita Zain; Tri Viftin Ludji
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 2, No 2: Desember 2019
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.852 KB) | DOI: 10.32490/didaktik.v2i2.53

Abstract

Teacher pedagogical competence is a teacher's ability to guide and direct students to learn. The Teacher's pedagogical competence greatly influences student learning outcomes. This study aims to determine how much influence the pedagogical competence of teachers has on affective learning outcomes in Bible subjects, in grade 4 Christian Elementary School Charis 2019/2020. The design of this study used correlational quantitative research methods with 42 research subjects of grade 4 SD Kristen Charis. In the simple linear regression test, the result was 37.7%. While the results of hypothesis testing are proven by the value of t count 4,918 t table (2.00), it can be concluded that H0 is rejected (H1 is accepted) or in other words, there is an effect of teacher pedagogical competence on affective learning outcomes in Bible subjects in grade 4 Christian elementary schools Charis, which is 37.7% which is shown by the simple Linear Regression Test as seen from the coefficient of determination R-Square. AbstrakKompetensi pedagogik guru adalah kemampuan guru dalam membimbing dan mengarahkan peserta didik untuk belajar. Kompetensi pedagogik guru sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar afektif mata pelajaran Bible di kelas 4 sekolah dasar Kristen Charis 2019/2020. Rancangan penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasio-nal dengan subyek penelitian 42 peserta didik kelas 4 SD Kristen Charis. Dalam uji regresi linier sederhana diperoleh hasil 37,7%. Sedangkan hasil pengujian hipotesis dibuktikan dengan nilai thitung 4,918 ttabel (2,00), maka dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 ditolak (H1 diterima) atau dengan kata lain terdapat pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar afektif mata pelajaran Bible di kelas 4 sekolah dasar Kristen Charis, yaitu sebesar 37,7% yang ditunjukkan oleh Uji Regresi Linier sederhana yang terlihat dari koefisien determinasi R-Square
Implikasi Total Quality Marriage bagi Pendidikan Kristiani dalam Keluarga Yakub Hendrawan Perangin Angin; Tri Astuti Yeniretnowati; Yonatan Alex Arifianto
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 2, No 2: Desember 2019
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.29 KB) | DOI: 10.32490/didaktik.v2i2.101

Abstract

Pernikahan yang berkualitas total haruslah disengaja dan diusahakan oleh suami istri Kristen secara terus menerus sejak awal pernikahan. Dalam kehidupan pribadi dan pernikahan yang berkualitas total atau holistik sebenarnya juga diperlukan manajemen diri dan manajemen pernikahan yang benar. Prinsip-prinsip yang terkandung dalam manajemen seperti perencanaan, pelaksanaan, pengecekan dan perbaikan sangat relevan diterapkan guna mencapai pernikahan yang berkualitas holistik.Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, dengan mengumpulkan fenomena pernikahan yang terjadi sampai saat ini kualitasnya dan pendapat para pakar pernikahan dan keluarga serta konsep pernikahan yang Alkitabiah menjadi muatan isi kajian penelitian ini. Hasil penelitian merekomendasikan empat hal yang perlu diterapkan agar pernikahan mencapai kualitas total, yaitu: Pertama, Menjadikan Kristus Sebagai Kehidupan Suami Istri Kristen. Kedua, Menjalani Kehidupan Suami Istri Yang Konsisten Beriman Kepada Kristus. Ketiga, Kehidupan Suami Istri Yang Terus Dibangun di Atas Kristus. Keempat, Kehidupan Suami Istri Yang Terus Bertambah Teguh dalam Iman.
Penggunaan Model Role Plating dalam Pembelajaran PAK Astuti Tamu Ina; Isramirawati Njuala Njakatamu
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 2, No 2: Desember 2019
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v2i2.16

Abstract

Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tingkah laku seseorang yang dilakukan secara sengaja dan terencana melalui pengembangan potensi yang dimiliki seseorang. Maka Pendidikan Agama Kristen mengambil peranan dalam sekolah supaya memiliki kualitas moral yang baik sesuai dengan harapan Tuhan serta menjadi pengikut Kristus.  Namun mengajarkan Pendidikan Agama Kristen tidaklah muda. Guru PAK memiliki tanggung jawab besar dalam kelangsungan proses pembelajaran. Guru PAK harus memastikan bahwa pembelajaran harus berjalan efektif. Oleh karena itu, guru harus menguasai startegi/teknik, metode, maupun model pembelajaran sehingga dapat menolong siswa untuk memahami materi yang diajarkan khususnya dalam pembelajaran PAK. Maka dengan demikian untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa perlu dibutuhkan satu keseriusan dalam mengajar serta menggunakan metode yang kreatif.  Penulis mengambil penelitian dengan penerapan model role playing. Dari kajian teori diketahui bahwa model role playing berpengaruh terhadap hasil belajar. Dan dari pengolahan data di lapangan, diketahui bahwa pengaruh penerapan model role playing terhadap hasil belajar adalah 31%. Hal ini didukung oleh uji hipotesa dalam penelitian ini, menyatakan H0 ditolak H1 diterima yaitu T hitung 3,015 T tabel 1,73. Penerapan model role playing adalah terdiri dari beberapa tahapan yaitu pemanasan diamana pendidik menjelaskan cerita yang akan di perankan, pemilihan peran yaitu guru memilih siswa untuk menjadi peran, penataan tempat dimana guru mempersiapkan tempat yang akan dipergunakan untuk bermain peran, pemilihan pengamat yaitu guru memilih siswa sebagai pengamat, memulai pemeranan dimana siswa memulai bermain peran, evaluasi pertama adalah guru bersama pengamat serta pemain peran mengevaluasi pemeranan yang telah dilakukan, pengulangan pemeranan yaitu memperbaiki pemeranan yang pertama, evaluasi kedua membahas pemeranan dan guru menjelaskan mengenai nilai kebenaran pada setiap pemeranan , dan kesimpulannya yaitu siswa diajak berbagi pengalaman pada saat bermain peran serta menyimpulkan dari semua kegiatan yang telah dilakukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4