cover
Contact Name
Girinoto
Contact Email
ppm@poltekssn.ac.id
Phone
+6287857581946
Journal Mail Official
infokripto@poltekssn.ac.id
Editorial Address
Pusat PPM Politeknik Siber dan Sandi Negara Jl. Raya Haji Usa, Putat Nutug, Kec. Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16120
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Info Kripto
ISSN : 19787723     EISSN : 29626552     DOI : https://doi.org/10.56706
Jurnal Ilmiah Info Kripto (e-ISSN 2962-6552) dipublikasikan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Siber dan Sandi Negara. Jurnal ini diterbitkan dari hasil penelitian terkini dari berbagai bidang yang terkait dengan Keamanan Siber, Keamanan Informasi dan Kriptologi. Info Kripto terbit pertama kali tahun 2007 melalui versi cetak (p-ISSN 1978-7723). Focus and Scope Info Kripto is a scholarly journal that dedicated to publishing and disseminating the results of research, innovation, and development in the field of cyber security and cryptography. The scope of this journal covers experimental and analytical research topics include : Information System Security, Network Security, Big Data, Cryptography, Steganography and Crypto analysis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 20 no 2 (2026)" : 5 Documents clear
Forensik Digital Artefak Malware Persistent Glitch pada Windows Server 2025 Menggunakan Metodologi Berbasis ISO/IEC 27037 dan ISO/IEC 27042 Aurelia Darmawan; Geowaldi Nainggolan; Hanif Hidayat; Jeckson Sidabutar; Mahardika Hakim Permana Saputri
Info Kripto Vol 20 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v20i2.165

Abstract

Penelitian menyajikan hasil investigasi forensik digital terhadap indikasi kompromi keamanan pada infrastruktur Windows Server 2025. Insiden melibatkan Persistent Windows Server Glitch Malware yang menyebabkan gangguan visual dan operasional server. Penelitian ini menerapkan pendekatan Live Forensics untuk mengamankan data volatil pada memori (RAM) serta analisis Dead Forensics pada disk penyimpanan. Seluruh proses akuisisi bukti digital dan analisis interpretatif dilaksanakan dengan mematuhi standar ISO/IEC 27037 untuk penanganan bukti dan ISO/IEC 27042 untuk analisis guna menjamin integritas temuan. Hasil analisis menemukan artefak kunci berupa file eksekusi berbahaya setup.exe serta jejak eksekusi skrip PowerShell di memori yang menyebabkan anomali visual persisten. Investigasi membuktikan bahwa sistem terkompromi melalui metode social engineering (phishing) yang menyamar sebagai pembaruan Windows.
Sistem Penghapusan Data Otomatis Anti-Tampering Menggunakan ESP32-S3 dan LDR Vina Selvia; Ni'am Habibullah; Zahid Zaki Mathias; Muliawan Suleman Sandima; Ricky Aji Pratama
Info Kripto Vol 20 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v20i2.143

Abstract

Perangkat embedded yang menyimpan data sensitif rentan terhadap akses fisik tidak sah melalui pembukaan casing atau tampering. Penelitian ini mengimplementasikan sistem anti-tampering berbiaya rendah berbasis ESP32-S3 dan Light Dependent Resistor (LDR) yang memicu penghapusan aktual pada partisi flash ketika perubahan cahaya mengindikasikan pembukaan casing. Nilai ADC kondisi casing tertutup berada pada 4095, sedangkan kondisi terbuka berada di bawah ambang yang dipilih. Threshold ditetapkan sebesar 2000 dengan konfirmasi lima sampel berturut-turut. Pengujian dilakukan sebanyak 20 kali dengan data uji 16 byte pada sektor flash 4096 byte. Seluruh percobaan berhasil mendeteksi tampering, mengeksekusi erase, dan menghasilkan verifikasi baca-ulang 0xFF, sehingga tingkat keberhasilan zeroization mencapai 100%. Rata-rata waktu respons total sebesar 96,473 ms dengan simpangan baku 0,326 ms, sedangkan rata-rata durasi erase sebesar 13,336 ms. Hasil menunjukkan bahwa integrasi LDR dan ESP32-S3 dapat memberikan respons tampering yang konsisten untuk prototipe pengamanan fisik berbiaya rendah.
Analisis Ketahanan Kanal Samping Berbasis Waktu pada Algoritma Kriptografi RSA pada Mikrokontroler ESP32-S3 Naufal Akbar; Rifat Syahba; Refalita Candra; Ricky Aji Pratama
Info Kripto Vol 20 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v20i2.145

Abstract

Perkembangan pesat perangkat IoT meningkatkan adopsi algoritma RSA untuk mengamankan data. Namun, implementasi pada mikrokontroler rentan terhadap timing attack yang mengeksploitasi variasi durasi eksekusi untuk mengekstraksi kunci privat. Penelitian ini mengevaluasi ketahanan implementasi RSA 2048-bit pada mikrokontroler ESP32-S3 berbasis mbedTLS dengan hardware accelerator aktif melalui tiga skenario pengujian: rasio komputasi enkripsi-dekripsi, Test Vector Leakage Assessment (TVLA Fixed-vs-Random), dan sensitivitas bobot Hamming pada operasi raw modular exponentiation. Pengukuran waktu dilakukan pada register siklus clock CPU dengan resolusi 4,167 nanodetik (240 MHz) menggunakan interupsi terisolasi. Hasil menunjukkan waktu enkripsi rata-rata 2.275,00 μs (SD = 0,25 μs) dan dekripsi 275.400,00 μs (SD = 0,50 μs) dengan rasio 121:1. Uji TVLA menghasilkan |t|= 0.72 (p = 0,471), berada di bawah ambang batas kritis |t|< 4,5 dengan effect size Cohen's d = 0,032. Uji ANOVA (F = 1,04, p = 0,412) serta korelasi Pearson (r = -0,018) dan Spearman (p = -0,021) mengonfirmasi bahwa tidak terdapat ketergantungan waktu terhadap bobot input. Tidak ditemukan bukti statistik timing leakage pada implementasi ini, yang mengindikasikan bahwa modul akselerator perangkat keras ESP32-S3 efektif memitigasi serangan berbasis waktu pada skenario pengujian yang digunakan.
Studi Algoritma AES dan SPECK: Enkripsi, Dekripsi, Efisiensi Penyimpanan, dan Uji NIST Ahmad Muflih Izfatara; Rahadian Ronggo Kusumo; Zamir Achmad Sachio; Achmad Fatih Binasrillah; Ni Putu Aishwara Kusumaningtyas Sudana Putri; Rio Nelson Caesar Simorangkir; Hermawan Setiawan; Moch Radhit Julian Randito
Info Kripto Vol 20 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v20i2.158

Abstract

Penelitian ini membandingkan kinerja AES-128 berstruktur Substitution-Permutation Network (SPN) dan cipher ringan SPECK64/128 berstruktur Add-Rotate-Xor (ARX) yang diimplementasikan dalam bahasa C murni tanpa akselerasi perangkat keras pada mode Counter (CTR). Pengujian dilakukan pada lima ukuran data (500 KB hingga 10 MB) dengan sepuluh kali pengulangan untuk mengukur waktu eksekusi, throughput, dan ukuran berkas keluaran. AES-128 diukur pada implementasi naif dan implementasi teroptimasi berbasis xtime yang menghasilkan ciphertext yang identik. Keacakan ciphertext dievaluasi menggunakan NIST SP 800-22 Rev. 1a pada 20 berkas dari sepuluh kategori plaintext (55 baris × 1.000.000 bit, α = 0,01, 15 subtes). SPECK64/128 mencapai throughput enkripsi rata-rata 510,95 MB/s, sedangkan AES-128 teroptimasi 60,67 MB/s dan AES-128 naif 7,48 MB/s. Selisih 8,4 kali antara SPECK64/128 dan AES-128 teroptimasi mencerminkan perbedaan arsitektur, sedangkan selisih 8,1 kali antara kedua implementasi AES mencerminkan kualitas implementasi. Kedua algoritma tidak menyebabkan ekspansi ukuran berkas. Uji NIST mencatat 5 dan 4 baris gagal dari masing-masing 1.880 baris, tidak berbeda nyata dari nilai harapannya (P = 0,373 dan 0,616) maupun antar-algoritma (uji eksak Fisher, P = 1,000), sehingga seluruh berkas dan kategori subtes lulus; kelulusan ini merupakan syarat perlu, bukan syarat cukup, bagi keamanan.
Analisis Komparatif Penggunaan IDS dan WAF Terhadap Serangan SQL Injection dan Brute Force: Tinjauan Literatur Sistematis Hermawan Setiawan; Ahmad Muflih Izfatara; Rahadian Ronggo Kusumo; Zamir Achmad Sachio; Moch Radhit Julian Randito
Info Kripto Vol 20 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v20i2.159

Abstract

Aplikasi web merupakan sasaran utama serangan SQL Injection (SQLi) dan Brute Force, sementara Intrusion Detection System (IDS) dan Web Application Firewall (WAF) berbasis tanda tangan terbatas dalam menghadapi serangan tersamar maupun serangan zero-day. Tinjauan Literatur Sistematis ini disusun mengikuti protokol PRISMA 2020 dan kerangka PICOC untuk memetakan tantangan penerapan, metode deteksi yang dominan, serta membandingkan metrik performa IDS dan WAF terhadap SQLi dan Brute Force. Pencarian pada tujuh basis data untuk publikasi 2021–2025, dengan penyaringan oleh dua penelaah independen dan penilaian kualitas lima butir, menghasilkan 14 studi primer yang dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil tinjauan mengindikasikan bahwa perbandingan performa kedua sistem secara langsung rentan terhadap bias karena perbedaan lapisan operasional, unit analisis, dan dataset evaluasi. IDS berbasis Deep Learning hibrida melaporkan akurasi biner 99,84%–99,98% pada dataset arus jaringan yang hampir tidak memuat muatan SQLi, sedangkan WAF berbasis Machine Learning melaporkan akurasi 89,34%–97,57% pada muatan HTTP, dan pendekatan AI generatif memblokir 99% serangan SQLi yang sebelumnya lolos dengan 23 aturan tambahan. Penelitian ini mengusulkan kerangka normalisasi perbandingan berbasis strata, analisis base rate, dan daftar periksa pelaporan minimum delapan butir, serta menyimpulkan bahwa IDS dan WAF bersifat komplementer, bukan substitutif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5