cover
Contact Name
Ismi Mashabai
Contact Email
jurnal.jitsa@uts.ac.id
Phone
+6285218373570
Journal Mail Official
jurnal.jitsa@uts.ac.id
Editorial Address
Universitas Teknologi Sumbawa, Program Studi Teknik Industri. Jl. Raya Olat Maras, Batu Alang, Moyo Hulu, Pernek, Moyohulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kode pos 84371
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa (JITSA)
ISSN : 27753158     EISSN : 27238687     DOI : https://doi.org/10.36761/jitsa.v3i2.1898
Core Subject : Engineering,
JITSA (Jurnal Industri & Teknologi Samawa) adalah publikasi ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Nusa Tenggara Barat. Jurnal JITSA berfokus pada kajian tentang: (1) Sistem Manufaktur, (2) Riset Operasional, (3) Desain dan Pengembangan Produk, (4) Teknologi Manufaktur, (5) Studi Kerja, (6) Ergonomi, (7) Sistem Logistik, (8) Sistem Bisnis, ( 9) Rekayasa Kualitas dan Keandalan, (10) Sistem Informasi dan Manajemen Pengetahuan, (11) Pemodelan Sistem, (12) Optimalisasi Usaha Kecil Menengah (UKM), (13) Optimalisasi Sektor Publik, (14) Pendidikan Teknik Industri.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2022): JITSA" : 8 Documents clear
PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA OPTIMAL BERDASARKAN BEBAN KERJA PADA PT X Rieska Ernawati; Hasna Lulu Fauziyyah
JURNAL INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SAMAWA Vol 3 No 2 (2022): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.397 KB) | DOI: 10.36761/jitsa.v3i2.1616

Abstract

PT X adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan, salah satunya unit yang menunjang dalam perusahaan ini adalah unit Sumber Daya Manusia (SDM) diantara 4 sub unit lainnya. Pada unit Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki intensitas pekerjaan yang tinggi, tetapi jumlah tenaga kerja yang mengerjakan tergolong minim sehingga terindikasi mengalami beban kerja yang berlebih. Tahapan yang dilakukan adalah dengan menentukan elemen kerja produktif dan non produktif dengan work sampling, menentukan performance rating, menghitung waktu standar dan nilai beban kerja, dan jumlah usulan pekerja. Besarnya beban kerja yang diterima pekerja kemudian digunakan untuk menentukan jumlah pekerja optimal. Hasil beban kerja dikatakan overload apabila hasil perhitungan beban kerja melebihi 100%. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa perhitungan beban kerja pada elemen kerja pengarsipan berkas dari unit lain, pembuatan pertanggungjawaban dan surat pernyataan dana yang terpakai, dan pemrosesan mengalami overload sehingga masing-masing elemen kerja ditambahkan 1 tenaga kerja. Setelah ditambahkan 1 tenaga kerja maka tingkat beban kerja menurun dan tidak mengalami overload pada masing-masing elemen kerja.
ANALISA KUALITAS JASA NUMA DIGITAL FOTOGRAFI PADA ERA NEW NORMAL Dana Prianjani Saido
JURNAL INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SAMAWA Vol 3 No 2 (2022): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.443 KB) | DOI: 10.36761/jitsa.v3i2.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas jasa yang diberikan Numa Fotografi terhadap kepuasan konsumen saat era new normal. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang datang menggunakan jasa Numa Fotografi dalam rentang waktu Desember 2021 hingga Januari 2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan jenis purposive sampling dengan jumlah responden sebasar 30. Teknik pengumpulan data adalah penyebaran kuesioner mengenai lima dimensi kualitas jasa. Hasil penyebaran kuesioner diolah menggunakan software SPSS 25. Tingkat kepercayaan sebesar 95%. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa dimensi kualitas jasa daya tanggap memiliki pengaruh positif terhadap frekuensi kedatangan konsumen saat era new normal. Sedangkan dimensi reliabilitas, jaminan empati dan bukti fisik tidak mempengaruhi frekuensi kedatangan konsumen walaupun sudah diterapkan protokol kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen lebih memperhatikan daya tanggap atau kecepatan jasa Numa Fotografi dalam melayani konsumen.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU JUS BUAH DENGAN PENDEKATAN ABC DAN EOQ SEBAGAI DASAR PENENTUAN KEBUTUHAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT. XYZ FREDY DWI IBNU SAPUTRA
JURNAL INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SAMAWA Vol 3 No 2 (2022): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.117 KB) | DOI: 10.36761/jitsa.v3i2.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui persediaan bahan baku jus buah dengan pendekatan ABC dan EOQ sebagai dasar penentuan bahan baku. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode ABC untuk mengetahui membagi persediaan yang ada menjadi tiga klasifikasi berdasarkan volume uang tahunan. Sedangkan untuk mengetahui perhitungan kuantitas pembelian buah segar dalam jumlah optimal dalam menghasilkan Puree (sari buah) dilakukan dengan pendekatan metode EOQ. Pengambilan data dilakukan dengan penelitian kualitatif untuk memberikan gambaran secara aktual, akurat mengenai fakta-fakta, serta hubungan antara fenomena objek penelitian. Hasil pengolahan data menunjukkan kelas A yaitu bahan baku buah jambu biji dengan pengendalian, Kelas B yaitu bahan baku buah sirsak dan pisang, Kelas C yaitu bahan baku buah apel, nanas dan belimbing. Untuk perusahaan menerapkan metode EOQ untuk menghasilkan penghematan untuk memenuhi permintaan bahan baku dan EOQ dapat menentukan safety stock dan reorder point dikarenakan bahan baku bersifat fluktuatif.
MAKSIMASI PENURUNAN DEFECT PADA PRODUK ROTAN SINTETIS MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA Muhammad Yusuf
JURNAL INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SAMAWA Vol 3 No 2 (2022): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.252 KB) | DOI: 10.36761/jitsa.v3i2.1906

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisa maksimasi  peningkatkan kualitas produk rotan sintetis. Tujuan penelitian ini untuk menurunkan defect produk rotan sintetis. Total tingkat kecacatan produk yang terjadi mencapai angka 20.90% dari hasil produksi yang dihasilkan selama satu tahun.  Dengan demikian PT. Polymindo Permata belum mengalami titik optimal, sehingga perlu dilakukan analisis Six Sigma dengan upaya menurunkan produk cacat dan mencari sebab masalah terjadinya kecacatan serta mencari solusi dengan metode atau alat bantu sehingga persentase produk cacat dapat ditekan menjadi sekecil mungkin dan mencapai target perusahaan  Perbaikan kualitas ini dapat di selesaikan dengan metode Six Sigma melalui tahap Define, Measure, Analyze, Improve. Nilai sigma level sebelum perbaikan sebesar 12.77 %. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan belum menerapkan proses produksi dengan baik. Setelah dilakukan implementasi perbaikan didapat nilai sigma level sebesar 0.50 %.
ST.MM: PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PADA PRODUKSI ROTI MENGGUNAKAN METODE OMAX DI UD ROTI SPECIAL wahyu madeali; Junaenah Junaenah
JURNAL INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SAMAWA Vol 3 No 2 (2022): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.948 KB) | DOI: 10.36761/jitsa.v3i2.1965

Abstract

Roti Special is a family factory that manufactures and sells various types of sandwiches and plain breads to meet customer needs. And to measure the company's productivity using the OMAX method. The research data is secondary data on bread production which was taken for six months from December 2021 to May 2022. The results of data collection were analyzed using the Objective Matix (OMAX) method. OMAX is a partial productivity measurement system developed to monitor productivity in every part of the company by productivity criteria in accordance with the existence of the section. By using the traffic light system, it will be obtained which indicators are often at a poor level. Based on the analysis that has been carried out, the productivity index throughout 2022 has fluctuated. The highest productivity index was achieved in April of 5.728% and the lowest was in January of 0.375%. From the results of the analysis using the OMAX method, it is found that indicator 2 is often at a low point, namely labor hours and raw materials, through fault tree analysis, it is known that the causes that affect the use of working hours and machine hours. Proposed improvements given through this research include: making a procedure that regulates the operator in setting the machine, and making changes in the machine maintenance system to support the preventive maintenance that has been determined, namely by carrying out machine maintenance before the production process takes place.  
Analisis Potensi Bahaya Pada Pekerjaan Drainase Pada Proyek Pengendalian Banjir Di PT. Brantas Abipraya (Persero) Menggunakan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) Ikhsan Wasir Riski; Iksan Adiasa; Nurul Hudaningsih; Eki Ruskartina
JURNAL INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SAMAWA Vol 3 No 2 (2022): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.223 KB) | DOI: 10.36761/jitsa.v3i2.1966

Abstract

Brantas Abipraya (Persero) merupakan perusahaan yang mengerjakan Proyek Pengendalian Banjir dalam pengerjaan drainase yang terletak di kawasan Mandalika, Lombok Barat. Berdasarkan observasi di lapangan, ditemukan pada proses pemasangan L-Gutter berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja yang diakibatkan pekerja tidak menggunakan APD. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan kerja pada Proyek Pengendalian Banjir di PT. Brantas Abipraya (Persero). Metode yang digunakan adalah Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA). Berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian potensi bahaya yang telah dilakukan, terdapat enam potensi bahaya pada Proyek Pengendalian Banjir. Usulan perbaikan berdasarkan hirarki pengendalian K3 berupa pengendalian teknik, pengendalian administrasi, dan APD, yaitu memperbaiki jalan yang rusak, melakukan rekayasa jalan, membuat penahan tanah/gorong-gorong penahan tanah dan melakukan pengurasan air dan pembersihan lumpur yang menggenangi jalan, memasang rambu-rambu proyek yang bertuliskan jalan berlubang dan berlumpur, menandakan ekskavator sedang melakukan pemasangan L-Gutter, menandakan area longsor, dan menandakan area licin dan tergenang air. Selanjutnya, agar selalu menggunakan APD berupa helm safety, sarung tangan safety, kacamata safety, pelindung telinga, sepatu safety dan masker serta agar segera dilakukan teguran jika tidak menggunakannya. Penelitian ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja di Proyek Pengendalian Banjir PT. Brantas Abipraya (Persero) sehingga pekerja terhindar dari risiko kecelakaan kerja.
Integrasi Model SCOR dan House of Risk Untuk Menentukan Mitigasi Risiko Supply Chain Management pada Proses Produksi (Studi Kasus di CV. Ar Rouf) Fakhma Jiroyah; Nur Muflihah
JURNAL INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SAMAWA Vol 3 No 2 (2022): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.7 KB) | DOI: 10.36761/jitsa.v3i2.1969

Abstract

Ar Rouf merupakan industri pembuatan egg tray yang berlokasi di Kesamben, Jombang. Permasalahan bagian supply chain mengakibatkan produksi egg tray tidak optimal dan pengelolaan limbah produksi yang kurang diperhatikan sehingga berdampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan memberikan masukan mengenai strategi yang digunakan CV. Ar Rouf untuk menangani dan melakukan mitigasi (pengurangan) risiko pada proses produksi. Penyelesaiannya menggunakan metode Supply Chain Operations Rereference (SCOR) dan House of Risk (HOR). Hasil penelitian menunjukkan risiko teridentifikasi dari aktivitas produksi Supply Chsin Management (SCM) terdapat 12 kejadian risiko (risk event) dan 18 sumber risiko (risk agent). Berdasarkan hasil diagram pareto menggunakan prinsip 80/20 terpilih 12 agen risiko yang akan direkomendasikan strategi penanganan. Nilai Aggregate Risk Potential (ARP) tertinggi dari hasil perhitungan house of risk tahap 1 yaitu pada agen risiko A17 sebesar 2268. Hasil perhitungan House of Risk tahap 2 didapatkan nilai Effectiveness to Difficulty (ETDk) tertinggi sebesar 8721 dan terdapat 6 prioritas usulan strategi penanganan yang perlu segera dilakukan perusahaan.  
Analisa Beban Kerja Untuk Penentuan Jumlah Pekerja Dengan Pendekatan Fisiologis Pada RM Bakul Cobek Nurul Hudaningsih; I Gusti Agung Ngurah Purnamadinata; Puput Sri Utami; Wirabuana Gusti Al-Arsy
JURNAL INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SAMAWA Vol 3 No 2 (2022): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.625 KB) | DOI: 10.36761/jitsa.v3i2.1980

Abstract

Melakukan analisis yang tepat dalam mengukur beban kerja yang dilakukan pekerja selama menjalankan aktivitas-aktivitas kerja. Hal tersebut juga perlu dilakukan untuk melakukan analisis di UMKM.  Perlu dilakukan analisis seberapa besar beban kerja yang diterima setiap karyawan pada RM Bakul Cobek. Dalam penelitian ini digunakan analisis Cardiovascular Load (CVL) dan Full Time Equivalent (FTE). CVL digunakan untuk mengukur beban kerja fisik yang diterima pekerja. . FTE digunakan untuk melakukan analisis aktivitas kerja, menganalisis beban kerja dan menentukan jumlah pekerja yang optimal.  Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa: a.) persentase CVL pekerja berada dalam kategori ringan yaitu 19,51% < 30%; b.) konsumsi energi pekerja berada dalam kategori ringan yaitu 4,18 Kkal/menit < 5 Kkal/menit; c.) Dari hasil perhitungan FTE didapatkan nilai 0,485, maka setiap karyawan memiliki beban kerja sebesar 48,5% maka karyawan yang dibutuhkan pada setiap shift adalah 1 orang. Berdasarkan beberapa metode yang telah digunakan dalam menghitung dan menilai beban kerja karyawan yang terdapat pada RM Bakul Cobek, disarankan kepada pemilik usaha untuk memaksimalkan tenaga kerja pada setiap shift nya menjadi 1 orang saja. Sehingga dapat meminimalisir pengeluaran dan memaksimalkan pendapatan pada RM Bakul Cobek.

Page 1 of 1 | Total Record : 8