cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
sprnwijaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
akuntansiku.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Akuntansiku
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28288866     DOI : https://doi.org/10.54957/
Akuntansiku merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di bidang akuntansi. Akuntansiku merupakan jurnal akuntansi yang ada di Indonesia. Akuntansiku diterbitkan empat kali dalam setahun.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2025)" : 5 Documents clear
Analisis kinerja keuangan PT Indo Tambangraya Megah pada sektor energi di Bursa Efek Indonesia: Studi rasio keuangan 2019-2024 Satria, Adam Muhamad; Suciati, Ranila
Akuntansiku Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/akuntansiku.v4i3.1849

Abstract

This study aims to analyze the financial performance of PT Indo Tambangraya Megah (ITMG), which represents the energy sector on the Indonesia Stock Exchange, during the period 2019–2024. An analysis of key financial ratios, including liquidity, solvency, activity, profitability, and market ratios (PER and PBV), was used to assess the stability and effectiveness of the company's performance. The results of the analysis show that ITMG has high liquidity, a conservative capital structure, and strong profitability despite fluctuations in line with global coal price dynamics. The activity ratio indicates good operational efficiency, while the relatively low market valuation (PER and PBV) indicates potential undervaluation. Overall, ITMG's financial position is considered healthy and stable compared to the energy sector average, making it a stock worth considering for medium to long-term investment, although the risks of energy transition and global commodity price volatility need to be watched. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) yang mewakili sektor energi di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2024. Analisis rasio keuangan utama rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, profitabilitas, serta rasio pasar (PER dan PBV) digunakan untuk menilai stabilitas dan efektivitas kinerja perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ITMG memiliki likuiditas tinggi, struktur modal konservatif, serta profitabilitas yang kuat meskipun berfluktuasi seiring dinamika harga batu bara global. Rasio aktivitas menunjukkan efisiensi operasional yang baik, sementara valuasi pasar (PER dan PBV) yang relatif rendah mengindikasikan potensi undervaluation. Secara keseluruhan, posisi keuangan ITMG dinilai sehat dan stabil dibandingkan rata-rata sektor energi, menjadikannya saham yang layak dipertimbangkan untuk investasi jangka menengah hingga panjang, meskipun perlu diwaspadai risiko transisi energi dan volatilitas harga komoditas global.
Peran akuntan dalam era PSPK 1 dan PSPK 2: Perspektif akuntansi keberlanjutan Firmansyah, Amrie
Akuntansiku Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/akuntansiku.v4i3.1858

Abstract

Penerapan Pernyataan Standar Pelaporan Keberlanjutan (PSPK) 1 dan PSPK 2 oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menandai era baru bagi profesi akuntan dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas keberlanjutan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan peran akuntan dalam konteks penerapan kedua standar tersebut serta menganalisis implikasinya terhadap penguatan tata kelola keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review melalui analisis terhadap dokumen standar internasional, kebijakan nasional, dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran akuntan dalam era PSPK mencakup tiga dimensi utama, yaitu: (1) penyusunan laporan keberlanjutan yang terintegrasi dan kredibel, (2) pelaksanaan verifikasi dan assurance atas informasi non-keuangan secara independen, serta (3) kontribusi terhadap penguatan tata kelola keberlanjutan di tingkat organisasi maupun nasional. Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan implementatif, termasuk kesenjangan kompetensi akuntan dalam bidang keberlanjutan, keterbatasan infrastruktur data, dan perlunya sinergi kelembagaan antar-regulator. Meskipun demikian, terdapat peluang besar bagi profesi akuntan untuk memperluas perannya sebagai penjaga integritas informasi dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekonomi hijau dan tata kelola berkelanjutan di Indonesia.
Penggunaan model hibrida dalam penilaian Aset Tak Berwujud (ATB) berupa akun instagram: Studi kasus akun IG Amanda Zahra (@aamandazahra) Christian, Marudut Gerald; Muhasan, Imam
Akuntansiku Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/akuntansiku.v4i3.1884

Abstract

Penelitian ini merupakan simulasi penilaian terhadap Aset Tak Berwujud (ATB) berupa akun Instagram, dengan menggunakan Model Hibrida melalui pendekatan pendapatan. Pada suatu akun media sosial, terdapat dua karakteristik ATB yang berbeda, yaitu aset terkait pemasaran (merek pribadi) dan aset terkait pelanggan (basis pengikut). Untuk mengakomodir kedua karakteristik tersebut, penggunaan Model Hibrida dianggap dapat menjembatani celah metodologis dengan mengintegrasikan dua metode penilaian yang terkait, yaitu metode Penghematan Royalti (Relief from Royalty) dan Metode Arus Kas Terdiskonto (Discounted Cash Flow-DCF). Metode Relief from Royalty digunakan untuk mengukur nilai dari komponen merek pribadi (endorsement), sedangkan Discounted Cash Flow-DCF digunakan untuk mengukur nilai dari komponen basis pengikut. Untuk mendapatkan gambaran secara lebih riil dan mendalam, penelitian ini menggunakan akun Instagram Amanda Zahra (@aamandazahra) sebagai objek studi kasus. Dari penilaian dengan menggunakan Model Hibrida pada penelitian ini, diperoleh Nilai Kini atas Komponen Personal Brand (Endorsement) sebesar Rp286.464.314 dan Nilai Kini atas Komponen Langganan (Subscribers) sebesar Rp1.151.999.766. Dengan melakukan agregasi terhadap kedua komponen tersebut, estimasi nilai ekonomi total atas ATB berupa akun Instagram @aamandazahra setelah dibulatkan per Juni 2025 adalah sebesar Rp1.438.000.000. This research is a simulation of the valuation of an Intangible Asset (IA) in the form of an Instagram account, using a Hybrid Model through an income approach. A social media account possesses two distinct characteristics of IAs: marketing-related assets (personal brand) and customer-related assets (follower base). To accommodate both characteristics, the use of a Hybrid Model is considered capable of bridging the methodological gap by integrating two related valuation methods: the Relief from Royalty (RFR) method and the Discounted Cash Flow (DCF) method. The Relief from Royalty method is used to measure the value of the personal brand component (endorsement), while the Discounted Cash Flow (DCF) method is used to measure the value of the follower base component. To obtain a more realistic picture, this research uses the Instagram account of Amanda Zahra (@aamandazahra) as a case study object. From the valuation using the Hybrid Model in this research, the Present Value of the Personal Brand (Endorsement) Component was found to be IDR 286,464,314, and the Present Value of the Subscription (Subscribers) Component was IDR 1,151,999,766. By aggregating these two components, the estimated total economic value of the IA in the form of the Instagram account @aamandazahra, rounded as of June 2025, is IDR 1,438,000,000.
The impact of mental accounting on financial management with financial literacy as a moderator: a study on microtransaction buyers in online games Fauzilana, Erdana Dwiyatna; Maulana, Agus
Akuntansiku Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/akuntansiku.v4i3.1941

Abstract

This study aims to analyze the influence of accounting mentality on financial management, with financial literacy as a moderating variable, on microtransaction buyers in online games. This study is based on the phenomenon of increasing microtransactions in online games that can affect individual financial management behavior. With an explanatory quantitative approach, data were collected through questionnaires to 100 respondents aged 18–35 years who had made microtransactions. The analysis was carried out using the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method to test the relationship between variables. The results showed that accounting mentality had a significant influence on financial management. However, financial literacy was not proven to strengthen the influence of accounting mentality on financial management. This study provides insight that although accounting mentality helps individuals manage their finances, increasing financial literacy alone does not always have an impact on the effectiveness of the relationship, especially in the context of microtransactions.
Kajian literatur pada kinerja perusahaan pasca merger: Strategi motif, struktur pembayaran, dan kesesuaian industri Febriana, Hanin
Akuntansiku Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/akuntansiku.v4i3.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis literatur mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan pasca merger. Kajian ini memfokuskan pada tiga variabel utama, yaitu motif merger, struktur pembayaran, dan kesesuaian industri, serta hubungannya dengan kinerja pasca merger. Metode penelitian menggunakan kajian literatur terhadap 27 artikel jurnal yang dipublikasikan pada periode 2020-2024 dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Analisis dilakukan dengan menkajian temuan empiris dari berbagai konteks negara dan sektor industri. Hasil kajian menunjukkan bahwa motif merger berbasis sinergi merupakan faktor yang paling konsisten berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pasca merger. Struktur pembayaran menunjukkan hasil yang lebih bervariasi, di mana pembayaran tunai cenderung memperoleh respon pasar yang lebih kuat, sementara pembayaran saham efektif pada kondisi dan sektor tertentu. Kesesuaian industri terbukti mempercepat integrasi operasional dan meningkatkan stabilitas kinerja, meskipun dampaknya tidak bersifat mutlak. Perbedaan temuan antar studi dipengaruhi oleh konteks negara, kondisi pasar, dan karakteristik industri. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menyusun model konseptual terintegrasi yang mengaitkan motif merger, struktur pembayaran, dan kesesuaian industri terhadap kinerja pasca merger.

Page 1 of 1 | Total Record : 5