Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 13, No 1 (2015): April 2015"
:
8 Documents
clear
Rancang Bangun dan Analisa Kinerja Roda Turbin Undershot dengan Memanfaatkan Air Buangan Turbin PLTMH
Massugianto Massugianto;
Akhmad Fadli Ibrahim;
La Ode Musa;
Suryanto Suryanto
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1123.42 KB)
|
DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1141
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Merancang roda turbin undershot (2) Membuat roda turbin undershot (3) Menganalisa kinerja roda turbin undershot. Air buangan turbin PLTMH 70 kW yang berlokasi di desa Ledan, kabupaten Enrekang, provinsi Sulawesi Selatan, masih memiliki potensi daya air sebesar 2,27 Kw. Daya air tersebut dapat dimanfaatkan kembali sebagai pembangkit listrik tenaga air skala piko dengan menggunakan roda turbin undershot sebagai penggerak mulanya. Sebagai dasar perancangan roda turbin undershot dilakukan survei lapangan untuk mengetahui potensi daya air buangan turbin PLTMH. Pada pengujian kinerja roda turbin undershot dilakukan pengukuran arus dan tegangan pada rangkaian pengujian serta mengukur putaran pada poros roda turbin dan generator. Pengujian kinerja sistem pembangkit listrik tenaga air skala piko dengan menggunakan roda turbin undershot dilakukan pada saluran air buangan turbin PLTMH di desa Ledan. Hasil pengujian roda turbin undershot tanpa beban menghasilkan putaran 67 rpm. Setelah ditransmisikan dengan menggunakan sabuk V menghasilkan putaran 1538 rpm pada generator, dengan tegangan output generator 230 Volt. Kemudian dilakukan pengujian dengan penambahan pembebanan bervariasi hingga mampu menyalakan 5 buah lampu pijar 100 Watt dan setrika 300 Watt. Daya maksimum yang dihasilkan adalah 132,8 Watt dan daya minimum 28 Watt. Pengujian dengan pembebanan didapatkan efisiensi terkecil pada pembebanan 5 lampu pijar 100 Watt dan setrika 300 Watt adalah 2,44 % dan didapatkan efisiensi tertinggi pada pembebanan 3 lampu pijar 100 Watt adalah 1,58%.
Analisis Pengaruh Parameter Pemotongan Terhadap Konsumsi Energi Listrik Pada Proses Pembubutan
Asmeati Asmeati;
Yanti Yanti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1514.837 KB)
|
DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1137
This research is focused on determining the consumption of electrical energy in machining process. In this study, the calculation and measurement used to evaluate the needs of electrical energy for machining process. The research conducted on low carbon steel and the condition of machining in particularly the turning process. This allows the definition of energy distribution for machining process and the identification of the main focus areas to reduce the energy used for the machine. This methodology includes the preparation of materials and tools, measure the energy on a lathe and machine the process performance. Experimental results will be retrieved amount of electrical energy consumption used in turning process that can be performed by direct measurement and calculation. Thus, it can then be analyzed by Analysis of Variance using a Design Expert to get optimum cutting conditions with regard to the criteria of minimum energy.
Rancang Bangun Prototipe Alat Metal Forming Sirip Roda Besi Traktor Tangan
Muhammad Arsyad Suyuti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (879.033 KB)
|
DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1142
Penggunaan teknologi mekanisasi pertanian oleh petani saat ini sangat pesat perkembangannya mulai dari pekerjaan membajak sawah sampai panen. Salah satu pengembangan penerapan mekanisasi pertanian adalah penggunaan teknologi tepat guna traktor tangan menggantikan tenaga manusia maupun ternak dalam membajak lahan kering maupun lahan basah. Dengan meningkatnya penggunaan alat mekanisasi pertanian dari petani berdampak pada adanya kubutuhan pemeliharaan dan perbaikan alat-alat mekanisasi tersebut. Hal ini memicu berkembangnya bengkel-bengkel sampai pada pelosok-pelosok pedesaan khususnya bengkel pabrikasi pengelasan dan bengkel perawatan motor diesel/bensin. Traktor tangan merupakan salah satu alat mekanisasi pertanian yang banyak membutuhkan perawatan dan perbaikan setelah dipakai beberapa lama. Salah satu komponen traktor tangan yang sering membutuhkan perawatan dan perbaikan adalah sirip roda besi. Perawatan sirip roda besi dilakukan dengan mengganti semua siripnya. Kendala yang dihadapi bengkel las adalah suku cadang sirip roda besi ini sangat sulit didapatkan di daerah-daerah pedesaan sehingga bengkel-bengkel las harus membuat dengan cara tradisional, dengan cara tradisional tersebut membutuhkan waktu pembuatan yang sangat lama dengan kualitas yang kurang baik. Tujuan khusus dalam penelitian ini yaitu untuk merancang dan membuat alat bantu produksi untuk pembentuk sirip roda besi traktor tangan. Sedangkan target yang sudah dicapai dalam penelitian ini antara lain: a) perancangan konstruksi alat metal forming, b). pembelian bahan yang dibutuhkan, c). pembuatan komponen, d) perakitan alat metal forming untuk sirip roda besi traktor tangan, e). pengecatan dan f). persiapan bahan daun sirip roda traktor untuk pengujian alat metal forming tersebut.Kesimpulan yang dapat ditarik dari kegiatan penelitian ini adalah telah dihasilkan satu unit prototipealat metal forming untuk pembentukan daun sirip roda traktor. Alat ini terdiri dari tiga sub rakitan yaitu 1). rangka 2). sumber tenaga/baban dan 3) die set pembentuk. Alat metal forming sirip roda yang dihasilkan menggunakan penekan sistem dongkrak hidrolik dengan kapasitas 50 ton. Alat ini mampu membentuk sirip roda traktor dari material pelat ketebalan 2,5 mm. Ukuran sirip roda traktor yang dihasilkan 265x80x45 mm pada tingkat kepresisian sedang. Setiap sirip roda traktor dapat dibentuk dalam waktu yang cukup singkat maksimum 34 detik.
Rancang Bangun dan Analisis Biaya Teoritis Turbin Cross Flow Kapasitas 2500 Watt, Makassar
Muhammad Iswar;
Syaharuddin Rasyid;
Massriyady Massaguni;
Muh Rizal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.237 KB)
|
DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1138
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta menghitung biaya produksi pada pembuatannya dengan menggunakan metode membandingkan pengerjaan secara teoritis dan aktual setiap pengerjaan komponen. Pengerjaan aktual dilakukan dengan dua metode yaitu pengerjaan langsung dan simulasi, serta membandingkan dengan variasi bahan komponen runner yaitu bahan ST 42 sebagai turbin A dan ST 60 sebagai Turbin B. Output dari penelitian ini ialah waktu pengerjaan, biaya manufaktur, serta harga jual Turbin Cross flow kapasitas 2500 watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih waktu pengerjaan teoritis dan aktual Turbin Cross flow dengan runner bahan ST 42 ialah 1 jam 14 menit, sedangkan dengan bahan ST 60 ialah 6 jam 7 menit. Biaya manufaktur produksi yang dihitung dari setiap biaya baik secara teoritis maupun aktual untuk bahan ST 42 dan ST 60 mencapai nominal Rp. 20.000.000,- dan harga jual ditetapkan dengan laba 20 % yaitu mencapai nominal Rp.24.000.000 untuk setiap turbin dengan komponen runner bahan ST 42 dan ST 60.
Evaluasi Kinerja Boiler Combustion Fluidized Bed (CFB) di PT. PLN (Persero) Unit PLTU Barru
Arsyil Arham;
Muh Yusuf Septiawan;
Chandra Bhuana;
Musrady Mulyadi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1113.979 KB)
|
DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1143
Boiler adalah bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam. Salah satu tipe dari boiler yaitu boiler combustion fluidized bed (CFB) dimana, boiler tersebut merupakan hasil repowering dan redisgn dari boiler unggun fluidisasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar penurunan nilai efisiensi yang terjadi pada boiler CFB juga untuk mengetahui kinerja dari boiler CFB tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode langsung yaitu energi yang didapat dari fluida kerja (air dan steam) dibandingkan dengan energi yang terkandung dalam bahan bakar boiler. Kemudian dengan menggunakan metode tidak langsung yaitu efisiensi merupakan perbedaan antara kehilangan dan energi yang masuk. Hasil penelitian didapatkan nilai efisiensi boiler PLTU Barru unit 1 mengalami penurunan secara signifikan dengan menggunakan metode langsung sebesar 18,75 %, dimana pada kondisi operasi 13 Januari 2014 efisiensi boiler sebesar 89,21 %, sedangkan efisiensi boiler pada kondisi operasi 3 Juni 2014 sebesar 70,46 %. Untuk efisiensi boiler PLTU Barru unit 1 mengalami penurunan sebesar 3,84 % dengan menggunakan metode tidak langsung (kehilangan panas), dimana pada kondisi awal boiler saat beroperasi 75% dari 50 MW atau beban sekitar 37,5 MW tahun 2012 efisiensi boilernya sebesar 87,94%, sedangkan efisiensi boiler pada kondisi operasi 3 Juni 2014 pada beban 36 MW sebesar 84,1%.
Peningkatan Jumlah Produksi Pemotongan Ayam Menggunakan Mesin Potong Ayam
Jamal Jamal;
Lewi Lewi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.226 KB)
|
DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1139
Kelurahan Bara-baraya yang terletak di kecamatan Makassar kotamadya Makassar provinsi Sulawesi Selatan merupakan pusat penjualan ayam potong, pada daerah tersebut terdapat kurang lebih 40 usaha ayam potong. Salah Satu bentuk pelayanan yang sering diminta oleh pembeli adalah memotong ayam menjadi beberapa bagian kecil, terkadang pembeli menginginkan satu ekor ayam dipotong menjadi 8 bagian, 12 bagian, hingga 16 bagian. Pengerjaan pemotongan ayam menjadi beberapa bagian kecil sangat menyita waktu. Kondisi ini sangat merepotkan kelompok usaha ayam potong sehingga perlu dicarikan solusi penyelesaian masalah tersebut. Solusi yang ditawarkan bagi kelompok usaha ayam potong adalah berupa penerapan ipteks bagi masyarakat dengan melakukan pembuatan atau pengadaan peralatan yang dibutuhkan berupa mesin pemotong ayam menjadi beberapa bagian kecil. Penggunaan mesin pemotong ayam menjadi beberapa bagian kecil sangat mempersingkat waktu yang dibutuhkan oleh kelompok usaha ayam potong dalam melayani setiap pelanggan. Penggunaan mesin potong ayam untuk memotong ayam menjadi 8 potong, mampu memotong ayam sebanyak 128 ekor/jam. Sedangkan pemotongan ayam secara manual menggunaan parang untuk memotong ayam menjadi 8 potong, mampu memotong ayam sebanyak 65 ekor/jam. Besar peningkatan kinerja penggunaan mesin potong ayam dibandingkan secara manual menggunaan parang adalah sebesar 96%.
Evaluasi Nilai Regulasi Tegangan Distribusi dan Kelayakan Ekonomi pada PLTMH Desa Kaladi Darussalam, Kabupaten Luwu
A.M Shiddiq Yunus;
Sultan Sultan
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1063.92 KB)
|
DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1144
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, bertujuan untuk mengetahui ke efektifan dari PLTMH di Desa Kaladi Darussalam, Kabupaten Luwu. Hasil penelitian menunjukan bahwa PLTMH Desa Kaladi Darussalam, Kabupaten Luwu didapatkan dalam proses pendistribusian energi listriknya terjadi penurunan tegangan yang cukup besar. Hal ini dapat dilihat dari perhitungan besarnya regulasi tegangan yang terjadi dan yang paling rendah pada rumah pertama yaitu 4,76 %, sedangkan pada rumah terakhir regulasi tegangan paling besar terjadi pada jalur konsumen 1 yaitu sebesar 57,14 %. Hal ini disebabkan jarak rumah terakhir pada jalur konsumen 1 dari rumah pembangkit terlalu jauh yaitu ± 5 km sehingga sangat mungkin terjadi penurunan tegangan yang signifikan. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa hanya pada rumah pertama di masing-masing jalur yang memenuhi standar jatuh tegangan PLN sebesar 5% yakni pada jalur 1 dan rumah pertama. Dari segi perhitungan kelayakan diperoleh NPV lebih besar dari 0 yaitu Rp. 137.521.723,5,- dan IRR lebih kecil dari bunga bank yang digunakan saat pembangunan yaitu 6,058 % serta payback periode diperoleh 6,2 tahun lebih kecil dari perkiraan umur bagunan yaitu 20 tahun sehingga dapat dikatakan invetasi PLTMH Desa Kaladi Darussalam, Kabupaten Luwu adalah layak jika dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan finansial ditinjau dari perhitungan NPV dan Payback periodenya.
Pengaruh Arus pada Pengelasan Tig terhadap Kekuatan Tarik dan Energi Impak Sambungan AISI 304 to AISI 304
Jumardin S;
Marham Marham;
Tri Agus Susanto;
Muhammad Arsyad Suyuti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (289.001 KB)
|
DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1140
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan terhadap kekuatan tarik dan energi nilai impak dari hasil pengelasan las TIG dengan sambungan dari material AISI 304 to AISI 304. Arus pengelasan yang digunakan terdiri dari tiga variasi arus yaitu 70, 80, dan 90 A dengan diameter tungsten 2 mm. Jenis desain sambungan yang digunakan adalah single V groove dengan sudut 600. Dari hasil pengelasan dilakukan pengujian sifat mekanik kekuatan tarik dan energi impak. Pengujian kekuatan tarik dengan tiga variasi arus didapatkan hasil pengelasan dengan kualitas yang baik pada arus 90 A, dimana pada arus tersebut tidak terdapat spesimen yang putus pada daerah logam las. Pada arus 90 A diperoleh rata-rata kekuatan tarik sebesar 62,86 kgf/mm2 dan rata-rata regangan sebesar 41,56 %. Sedangkan pada pengujian impak energi impak tertinggi terdapat pada arus 90 A dengan rata-rata nilai energi impak sebesar 1,598 Nm/mm2 .