cover
Contact Name
Hery Fajeriadi
Contact Email
heryfaje@gmail.com
Phone
+6285332834301
Journal Mail Official
heryfaje@gmail.com
Editorial Address
Jl. Trans Kalimantan KM.12, Sungai Lumbah, Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan 70582
Location
Kab. barito kuala,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan
Published by HAFECS
ISSN : -     EISSN : 2830568X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Practice of The Science of Teaching Journal : Jurnal Praktisi Pendidikan (POSTJournal) membuka peluang bagi praktisi pendidikan, profesional, maupun akademisi untuk mempublikasikan artikel ilmiah di bidang praktik mengajar di kelas. POSTJournal terbit 2 kali per tahun pada bulan April, dan Agustus. Proses publikasi dilakukan sistematis melalui aplikasi Open Journal System (OJS). Bidang ilmu yang dipublikasikan secara rinci meliputi Penelitian Tindakan Kelas/Action Research (PTK), Evaluasi Pembelajaran, Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Best Practice Pendidikan, dan Kajian Literatur Sistematis.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2022): April" : 6 Documents clear
Metode mengajar sebagai strategi pembelajaran efektif di kelas: Learning method as effectiveness learning strategy in the class Randi Ahmad Irwanto; Mohammad Saifullah
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.909 KB) | DOI: 10.58362/hafecspost.v1i1.2

Abstract

Mengajar merupakan proses merencanakan pembelajaran yang bermutu agar para peserta didik mendapatkan ilmu yang mereka butuhkan. Dalam proses mengajar guru harus mengetahui karakteristik para siswa sebelum melaksanakan proses mengajar di kelas, adapun alasan dalam mengajar harus mengetahui karakter para peserta didik adalah mampu membuat model pembelajaran yang efektif di kelas, mengevaluasi kegiatan mengajar di kelas dan mampu membuat para peserta didik memahami materi pembelajaran dengan efektif serta mampu mengembangkan kualifikasi para peserta didik dengan perkembangan zaman yang cepat berkembang. Setiap proses mengajar harus berlandaskan kepada Undang-undang No. 23 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 bahwa «Pendidikan nasional berfungsi sebagai mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dengan tujuan untuk mengambangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Sebelum melakukan mengajar guru harus wajib memiliki kualifikasi sesuai dengan Undang-undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen Pasal 8 bahwa «Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikasi pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Abstract. Teaching is a process of planning quality learning so that students get the knowledge they need. In the teaching process, the teacher must know the characteristics of the students before carrying out the teaching process in the classroom, and the reason for knowing the characteristics of the students is to be able to create effective learning models in the classroom, evaluate teaching activities in the classroom, and make students understand the learning material. It is effective and able to develop the qualifications of students in the times that are rapidly developing. Every teaching process must be based on Law No. 23 of 2003 concerning the National Education System Article 3: "National education functions to develop capabilities and shape the character and civilization of a dignified nation in the context of educating the nation's life with the aim of developing the potential of students to become human beings who believe in God Almighty and have noble character." healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, and become a democratic and responsible citizen. Before teaching, teachers must have qualifications in accordance with Law No. 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers.
5E Learning Cycle Strategy: Menumbuhkan motivasi siswa XI kimia dengan praktik membuat mobil-mobilan dari barang bekas: 5E Learning Cycle Strategy: Cultivating interest in chemistry grade XI students by practicing making cars from used goods Umi Silvy Hidayat
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.42 KB) | DOI: 10.58362/hafecspost.v1i1.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran 5E dalam meningkatkan motivasi siswa dalam belajar kimia pada materi asam-basa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan metode wawancara. Penelitian ini dilakukan di SMA global Islamic Boarding School, Banjarmasin. Beberapa permasalahan yang dihadapi siswa dalam belajar kimia adalah; (1) Anggapan siswa terhadap mata pelajaran kimia adalah sulit, (2) Siswa cenderung menghafal senyawa kimia tanpa tahu konsepnya, (3) Minimnya partisipasi aktif siswa dalam mata pelajaran kimia. Dengan adanya permasalahan tersebut, disarankan menggunakan metode pembelajaran 5E yang mencakup engagement (keterlibatan), exploration (eksplorasi), explanation (penjelasan), elaboration (elaborasi), dan evaluation (evaluasi). Permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan dengan metode pembelajaran 5E dengan dibuktikannya terjadi peningkatan pada pemilihan peminatan mata pelajaran kimia sebanyak 30 siswa, serta seorang siswa yang mendapatkan nilai 100 pada UNBK. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran 5E dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran kimia. Abstract. The purpose of this study was to determine the 5E learning model in increasing students' motivation in learning chemistry on acid-base materials. This research is a qualitative descriptive study using observation and interview methods. This research was conducted at SMA Global Islamic Boarding School, Banjarmasin. Some of the problems faced by students in studying chemistry are; (1) Students' perception of chemistry subjects is difficult, (2) students tend to memorize chemical compounds without knowing the concept, (3) the lack of active participation of students in chemistry subjects. Given these problems, it is recommended to use the 5E learning method which includes engagement, exploration, explanation, elaboration, and evaluation. The problems that occur can be solved by using the 5E learning method with the evidence that there is an increase in the selection of specialization in chemistry subjects as many as 30 students, as well as a student who gets a score of 100 on the UNBK. Therefore, it can be concluded that the 5E learning model can foster student learning motivation in chemistry subjects.
Meningkatnya hasil belajar siswa di lingkungan Global Islamic Boarding School dengan menggunakan PCK dan HOTS: Improving student learning outcomes in the Global Islamic Boarding School by using PCK and HOTS Dhea Amanda; Ni Wayan Karlina
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1259.15 KB) | DOI: 10.58362/hafecspost.v1i1.4

Abstract

Dalam melaksanakan  pembelajaran seorang pendidik sering mengalami kesulitan dalam menggunakan metode dan model yang sesuai dengan situasi kelas. Era persaingan global saat ini menuntut adanya suatu pembelajaran yang bermutu untuk memberikan fasilitas bagi anak didik dalam mengembangkan kecakapan, keterampilan dan kemampuan sebagai modal untuk menghadapi tantangan di kehidupan global. Dengan pendidik menggunakan cara pedagogical Content knowledge dan High Order Thingking Skills mendapatkan keuntungan baik untuk guru maupun siswa, serta menerapkan literasi numerasi pendidik mampu meningkatkan kompentensi siswa dalam belajar. Hasil pretest  yang di lakukan di Global Islamic Boarding School yaitu 49,0 meningkat  nilai post-test menjadi 57,04 . Sedangkan Numerasi yaitu dari 30,12 meningkat menjadi 49,58. Dengan adanya peningkatan nilai dari siswa, pendidik mampu meningkatkan cara agar siswa mampu menerima materi dengan baik serta mudah dipahami. Abstract. In carrying out learning an educator often has difficulty in using methods and models that are appropriate to the classroom situation. The current era of global competition demands quality learning to provide facilities for students to develop skills, and abilities as capital to face the challenges of global life. With educators using pedagogical Content knowledge and High Order Thinking Skills, they get benefits for both teachers and students, and applying numeracy literacy educators are able to improve student competence in learning. The results of the pretest conducted at the Global Islamic Boarding School, which was 49.0, increased the post-test score to 57.04. Meanwhile, the Numeration from 30.12 increased to 49.58. With an increase in the value of students, educators are able to improve the way that students are able to receive material well and easily accessible.
Pengembangan LKPD elektronik berbasis liveworksheet konsep sistem sirkulasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis SMA: Development of electronic student worksheets on the concept of a circulation system to improve critical thinking skills at High School Erna Rahmawati; Kaspul Kaspul; Muhammad Zaini
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.897 KB) | DOI: 10.58362/hafecspost.v1i1.6

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir kritis dan terampil menggunakan teknologi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melatihkan keterampilan ini yaitu pembelajaran dengan menggunakan LKPD Elektronik berbasis Liveworksheet. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian pengembangan yang digunakan 4 tahap dari desain Evaluasi Formatif Tessmer. Subjek penelitian uji validitas adalah 2 orang dosen Pendidikan Biologi dan 1 Guru Biologi Jenjang SMA. Subjek Uji Perorrangan 4 orang peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 3 Banjarmasin dan subjek uji kelompok kecil 6 orang peserta didik pada kelas yang sama. Hasil penelitian menunjukkan: 1) validitas LKPD elektronik yang didapattkan memiliki skor rata-rata 3,71 dengan kategori valid ; 2) kepraktisan isi LKPD elektronik berdasarkan respon peserta didik mendapat skor rata-rata 3,78 dengan kategori baik, kepraktisan harapan LKPD elektronik berdasarkan respon peserta didik memiliki persentase 98,00% dengan kategori sangat baik; dan 3) keefektifan harapan LKPD elektronik berdasarkan penilaian keterampilan berpikir kritis pada aspek keterampilan interpretasi, analisis, evaluasi, eksplanasi, dan pengaturan diri memperoleh kategori sangat baik, sedangkan pada aspek keterampilan inferensi memperoleh kategori baik. Abstract. 21st century education requires students to have critical thinking skills and skillfully use technology. One of the efforts that can be made to practice these skills is learning by using Liveworksheet-based Electronic LKPD. The research aims to describe the validity, practicality and effectiveness. The development research used 4 stages of the Tessmer Formative Evaluation design. The research subjects for the validity test were 2 Biology Education lecturers and 1 Biology Teacher at High School. Individual test subjects were 4 students of class XI science at SMA Negeri 3 Banjarmasin and the test subjects were small groups of 6 students in the same class. The results showed: 1) the validity of the electronic LKPD obtained had an average score of 3.71 with a valid category; 2) the practicality of the contents of the electronic LKPD based on student responses got an average score of 3.78 in the good category, the practicality of the expectations of the electronic LKPD based on student responses had a percentage of 98.00% in the very good category; and 3) the effectiveness of electronic LKPD expectations based on the assessment of critical thinking skills in the aspects of interpretation, analysis, evaluation, explanation, and self-regulation skills obtained a very good category, while in the aspect of inference skills obtained a good category.
Validitas LKPD elektronik berbasis Liveworksheet pada konsep virus untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa jenjang SMA: Liveworksheet based electronic worksheet validity on virus concepts to improve critical thinking of High School Students Zainab Zainab; Kaspul Kaspul; Bunda Halang
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1192.672 KB) | DOI: 10.58362/hafecspost.v1i1.7

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut keterampilan berpikir kritis peserta didik. Cara yang dapat dilakukan guru untuk melatih kerampilan ini adalah dengan menyediakan LKPD elektronik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan validitas, kepraktisan dan keefektifan LKPD elektronik. Metode penelitian menggunakan desain Evaluasi Formatif Tessmer, dengan tahapan 1) self evaluation, 2) expert review, 3) one to one evaluation dan 4) small group evaluation. Subjek uji validitas yaitu 2 orang dosen pembimbing dan 1 guru Biologi jenjang SMA, subjek uji perorangan yaitu 4 orang siswa  kelas X SMA dan subjek uji kelompok kecil yaitu 6 orang siswa kelas X SMA. Data didapatkan melalui instrumen penelitian berupa lembar penilaian validitas, kepraktisan isi dan harapan, serta keefektifan harapan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar penilaian. Hasil dari penelitian menyatakan: 1) validitas LKPD elektronik memperoleh skor rata-rata 3,66 termasuk kategori valid; 2) kepraktisan isi LKPD elektronik memperoleh skor rata-rata 3,90 termasuk kategori baik, kepraktisan harapan LKPD elaktronik memperoleh persentase 98,79% dengan kategori sangat baik; dan 3) keefektifan LKPD elektronik memiliki kategori sangat baik pada keterampilan interpretasi memiliki skor 86,32%, analisis memiliki skor 90,00%, evaluasi memiliki skor 91,88%, inferensi memiliki skor 88,89%, eksplanasi memiliki skor 90,41% dan pengaturan diri memiliki skor 87,83%. Abstract. 21st century education demands learners' critical thinking skills. Education is also required to create a generation of skilled uses of technology. One of the efforts that educators can make to train these skills is to provide electronic LKPD. Electronic LKPD is an innovation of learning devices as technology develops and is able to facilitate online learning due to the current pandemic. The purpose of this study is to describe the validity, practicality and effectiveness of electronic LKPD. The research method uses Tessmer's Formative Evaluation design, through stage 1) self evaluation, 2) expert review, 3) one-to-one evaluation and 4) small group evaluation. The validity test subject consists of 2 guidance lecturers and 1 high school biology teacher, an individual test subject consisting of 4 students of class X high school and a small group test subject consisting of 6 students of class X high school. Data is obtained from research instruments in the form of validity assessment sheets, content practicality, expectation practicality, and effectiveness of expectations. Data collection techniques using assessment sheets. The results of the study showed: 1) the validity of electronic LKPD based on validation results had an average score of 3.66 with a valid category; 2) Practicality of electronic LKPD content based on student response has an average score of 3.90 with good categories, practicality of electronic LKPD expectations based on student response has a percentage of 98.79% with excellent category; and 3) the effectiveness of electronic LKPD based on critical thinking skills assessment has excellent categories on interpretation skills with a score of 86.32%, analysis with a score of 90.00%, evaluation with a score of 91.88%, inference with a score of 88.89%, explanatory with a score of 90.41%, and self-regulation with a score of 87.83%.
Pengembangan E-LKPD untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa MAN 1 Banjarmasin kelas XI pada konsep struktur dan fungsi jaringan tumbuhan: Development of e-LKPD to improve critical thinking skills of MAN 1 Banjarmasin grade XI students on the concept of plant tissue structure and function Siti Azkia Rahma; Kaspul; Muhammad Zaini
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.391 KB) | DOI: 10.58362/hafecspost.v1i1.8

Abstract

Penelitian pengembangan dilaksanakan berdasarkan kesulitan guru untuk membuat bahan pembelajaran yang mempermudah peserta didik  untuk belajar secara aktif dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-LKPD valid, praktis, dan efektif pada konsep struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Penerapannya pada pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yaitu desain Tessmer. Subjek validasi meliputi 3 orang ahli, subjek uji perorangan adalah 4 orang peserta didik, dan subjek uji kelompok kecil adalah 6 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar penilaian. Analisis data validitas berdasarkan kategori sangat valid, valid, kurang valid dan tidak valid. Hasil dari penelitian menunjukkan: 1) validitas dikategori valid dengan skor 3,70; 2) kepraktisan isi dikategori baik dengan skor 3,83 dan kepraktisan harapan dikategori sangat baik dengan skor persentase 93,57%; dan 3) keefektifan harapan berdasarkan penilaian keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam mengerjakan e-LKPD memiliki kategori baik  pada keterampilan evaluasi, inferensi dan sangat baik pada keterampilan interpretasi, analisis, eksplanasi, pengaturan diri. Abstract. Development research is carried out based on the difficulty of the teacher in making learning materials that make it easier for students to learn actively and independently. This study aims to produce valid, practical, and effective e-LKPD on the concept of plant tissue structure and function. Its application to learning is expected to improve students' critical thinking skills. The research method is the Tessmer design. Validation subjects include 3 experts, individual test subjects are 4 students, and small group test subjects are 6 students. The data collection technique used an assessment sheet. Validity data analysis based on very valid, valid, less valid and invalid categories. The results of the study show: 1) the validity is categorized as valid with a score of 3.70; 2) the practicality of the content is categorized as good with a score of 3.83 and the practicality of expectations is categorized as very good with a percentage score of 93.57%; and 3) the effectiveness of expectations based on the assessment of students' critical thinking skills in working on e-LKPD has a good category on evaluation, inference skills and very good on interpretation, analysis, explanation, and self-regulation skills.

Page 1 of 1 | Total Record : 6