cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6285217605627
Journal Mail Official
jai_dw@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Aquaculture Indonesia
ISSN : 28089626     EISSN : 28089634     DOI : https://doi.org/10.46576/jai
JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia merupakan jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan penelitian empiris kajian ilmiah (review) dan perkembangan ilmu pengetahuan terkini di bidang akuakultur (budidaya perairan). FOKUS JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia adalah produksi bidang akuakultur air tawar, payau maupun laut. Tak hanya fokus pada pertambahan kuantitas ikan melalui pembibitan, pemeliharaan, kesehatan, dan teknologi pakan, JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia juga menyangkut tentang kelestarian lingkungan di mana budidaya ikan tersebut dilakukan. Adapun CAKUPAN dalam jurnal ini berkaitan dengan : Manajemen Kesehatan Ikan Nutrisi dan Pengembangan Pakan Ikan Genetika dan Pemuliaan Ikan Biologi, Fisika, dan Kimia Perairan Mikrobiologi Perairan Teknologi dan Manajemen Akuakultur Bioteknologi Akuakultur dan Pengembangan Industri Perikanan
Articles 82 Documents
Seleksi Genetik dan Inovasi Genomik pada Ikan Nila (Oreochromis Niloticus): Kajian Sistematik Terhadap Program Pemuliaan dan Keberlanjutan Budidaya B, Vera Dewiana; Handayani, Yeni Gusti; Lubis, Amelia Sriwahyuni
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i1.7770

Abstract

Kemajuan teknologi genomik telah merevolusi pendekatan penelitian dan pemuliaan ikan nila (Oreochromis niloticus), yang sebelumnya berbasis fenotip menjadi lebih terarah pada informasi genetik. Penelitian ini bertujuan menelaah perkembangan, penerapan, serta efektivitas berbagai inovasi genomik dalam pemuliaan ikan nila melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap sepuluh artikel ilmiah terbitan tahun 2015–2025. Kajian ini mengidentifikasi sejumlah teknologi utama yang digunakan, termasuk Genomic Selection (GS), Genome-Wide Association Studies (GWAS), RNA Sequencing (RNA-Seq), Marker-Assisted Selection (MAS), serta teknik penyuntingan gen berbasis CRISPR/Cas9. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan seleksi genomik mampu meningkatkan akurasi nilai pemuliaan sebesar 30–34% dibandingkan metode konvensional. Pendekatan GWAS berhasil menemukan lokus penting pada kromosom 5 dan 7 yang terkait dengan laju pertumbuhan serta efisiensi pakan. Analisis RNA-Seq mengungkap lebih dari 500 gen berbeda ekspresi yang berperan dalam mekanisme adaptasi terhadap stres salinitas, sedangkan penerapan CRISPR/Cas9 terbukti efektif menghasilkan populasi jantan tanpa penggunaan hormon sintetis. Sementara itu, program pemuliaan konvensional di Kenya dan Uganda masih menunjukkan peningkatan pertumbuhan sekitar 20% per generasi, meskipun belum sepenuhnya mengintegrasikan teknologi genomik. Secara keseluruhan, penerapan teknologi genomik berpotensi besar untuk mempercepat peningkatan produktivitas ikan nila, menjaga keberlanjutan sistem budidaya, serta memperkuat pengelolaan sumber daya perairan secara efisien dan ramah lingkungan
Analisis Perbedaan Kualitas Air Berdasarkan Kandungan Pakan Komersial yang Berbeda pada Benih Ikan Lele Mutiara (Clarias Gariepinus) dalam Keberlanjutan Akuakultur Selviana, Devia; Heryanti, Ernah; Safitri, Dini
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i1.7084

Abstract

Budidaya ikan lele mutiara (Clarias gariepinus) berkembang pesat di Indonesia karena pertumbuhannya yang cepat, efisiensi pakan tinggi, dan ketahanan terhadap lingkungan. Meningkatnya permintaan mendorong pembudidaya untuk memilih pakan yang tidak hanya menunjang pertumbuhan tetapi juga menjaga kualitas air. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kandungan pakan komersial berbeda terhadap kualitas air budidaya benih ikan lele mutiara. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan pakan (A: kontrol; B: protein tinggi; C: protein sedang; D: protein rendah) dan lima ulangan. Parameter kualitas air yang diamati meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (DO), total zat terlarut (TDS), dan kadar amonia (NH₃), yang diukur selama 4 minggu. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa jenis pakan komersial berpengaruh signifikan terhadap parameter pH, TDS, DO, dan amonia, namun tidak terhadap suhu. Uji lanjut Tukey HSD menunjukkan bahwa pakan berprotein tinggi paling optimal menjaga kualitas air, ditandai dengan kadar oksigen terlarut (DO) tinggi dan kadar amonia rendah. Sebaliknya, pakan berprotein rendah memicu peningkatan kadar amonia, TDS, dan pH yang berisiko bagi lingkungan budidaya.