cover
Contact Name
Rahmi Fitria
Contact Email
rahmifitria@upp.ac.id
Phone
+6285356872104
Journal Mail Official
rahmifitria@upp.ac.id
Editorial Address
Jl.Tuanku Tambusai Jl. Raya Kumu, Rambah, Kec. Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
ISSN : 23020806     EISSN : 28095731     DOI : https://doi.org/10.30606/jmn.v10i01
Core Subject : Health, Science,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: -Maternal Health -Pregnancy -Labor -Post Partum -Child Health -Family Planning -Reproduction Health -Adolenscent Health -Pre-Conception Period -Pre Menopause - Elderly Health -Pathology -Emengency nursing -Maternity nursing -Mental health nursing -Nursing soul -Medical sugery nursing community nursing -Holistic Nursing -Geriatric Nursing -Pediatric Nursing -Public health
Articles 214 Documents
FAKTOR RENDAHNYA MINAT WANITA USIA SUBUR MELAKUKAN IVA TEST DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA Widya Juliarti; Ani Triana; Kiki Megasari; Chaira Maharani
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4185

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi perempuan dengan angka kejadian dan kematian yang masih tinggi, sementara cakupan deteksi dini melalui metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan minat wanita usia subur (WUS) dalam melakukan deteksi dini kanker serviks menggunakan metode IVA di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh WUS di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melalui analisis univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki minat melakukan pemeriksaan IVA (53,5%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa paritas (p=0,004; POR=8,821) dan riwayat kanker serviks (p=0,039; POR=7,000) berhubungan secara signifikan dengan minat WUS melakukan pemeriksaan IVA. Sementara itu, variabel umur, pekerjaan, pengetahuan, sikap, dukungan teman, dukungan suami, dan akses informasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa paritas dan riwayat kanker serviks merupakan faktor yang memengaruhi minat WUS dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi dan konseling yang berfokus pada perubahan persepsi untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA.
RENDAHNYA CAKUPAN PEMBERIAN IMUNISASI PENTABIO DAN PCV DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGKALAN KURAS I Susanti, Hijriani Rizki; Triana, Ani; Kiki Megasari; Widya Juliarti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4187

Abstract

Imunisasi pentabio dan pneumococcal conjugate vaccine (PCV) merupakan bagian penting dari imunisasi dasar bayi dalam upaya pencegahan penyakit menular. Namun, cakupan imunisasi di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Kuras I masih tergolong rendah, dengan cakupan imunisasi DPT-HB-Hib sebesar 46,4% dan PCV hanya 2,2%. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, peran tenaga kesehatan, dan media informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan cakupan pemberian imunisasi pentabio dan PCV di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Kuras I tahun 2024. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 12 bulan berdasarkan laporan imunisasi bayi bulan November 2024, dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden yang diambil secara accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 55,6% bayi yang memperoleh imunisasi pentabio dan PCV secara lengkap. Variabel sikap (p=0,002), dukungan keluarga (p=0,001), dan peran tenaga kesehatan (p=0,029) terbukti memiliki hubungan yang signifikan dengan pemberian imunisasi pentabio dan PCV. Disimpulkan bahwa sebagian besar bayi belum mendapatkan imunisasi secara lengkap, sehingga diperlukan upaya skrining dan pemantauan rumah ke rumah, peningkatan sosialisasi berbasis digital, serta penguatan koordinasi dengan tokoh agama dan masyarakat untuk meningkatkan cakupan imunisasi.
PENGARUH PEMBERIAN SAYUR REBUSAN DAUN KATUK TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI UPTD PUSKESMAS MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN sarmiati, sarmiati; arma, nuriah; mouliza, nurul
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4231

Abstract

Pendahuluan: Bayi merupakan anugerah yang terindah yang diberikan oleh sang pencipta kepada manusia. Memberikan ASI Eksklusif juga dapat membantu bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan kelak. Secara fisik ia mendapatkan asupan gizi yang cukup, jauh lebih cukup dari segala yang ditawarkan oleh dunia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian sayur rebusan daun Katuk terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di UPTD Puskesmas Meukek Kabupaten Aceh Selata. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode Eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu menyusui sebanyak 15 orang dan sampel yang diambil dengan menggunakan Total Sampling yaitu sebanyak 15 orang. Metode pengumpulan data yaitu data primer, sekunder dan tersier. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Mayoritas responden berumur antara 20-30 tahun sebanyak 80,0%, dan mayoritas responden mengalami peningkatan produksi ASI setelah diberikan sayur rebusan daun katuk dengan produksi ASI cukup sebanyak 15 orang (100%). pemberian rebusan sayur daun katuk kepada ibu menyusui berpengaruh terhadap produksi ASI. Kesimpulan: Pemberian rebusan sayur daun katuk kepada ibu menyusui berpengaruh terhadap produksi ASI. Diharapkan kepada ibu menyusui mampu untuk lebih meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, terutama ibu menyusui lebih mengetahui tentang manfaat daun katuk sehingga mendukung untuk keberhasilan Pemberian ASI ekslusif.
PENGARUH KONSUMSI PANGAN FUNGSIONAL TERHADAP STATUS GIZI IBU HAMIL DI KELURAHAN PADANG MERBAU KECAMATAN PADANG HULU KOTA TEBING TINGGI maulidanita, riska
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4232

Abstract

The health of pregnant women is greatly influenced by adequate nutritional status during pregnancy. One of the efforts to improve the nutritional status of pregnant women is through the consumption of functional foods that contain nutrients and bioactive components that are beneficial to health. This study aims to determine the effect of functional food consumption on the nutritional status of pregnant women in Padang Merbau Village, Padang Hulu District, Tebing Tinggi City. This study uses a quantitative method with a cross sectional analytical design. The population in this study is all pregnant women in the region with a sample of 25 respondents, which were taken using the total sampling technique. Data on functional food consumption was collected through questionnaires, while the nutritional status of pregnant women was measured using anthropometric indicators. Data analysis was carried out univariate and bivariate using the Chi-Square test. The results showed that most of the respondents had adequate functional food consumption, namely 15 people (60%), and the nutritional status of pregnant women was mostly in the adequate category, namely 13 people (52%). The results of the Chi-Square test showed a p-value of < 0.05 which indicates that there is an influence of functional food consumption on the nutritional status of pregnant women. The conclusion of this study is that functional food consumption has a significant effect on the nutritional status of pregnant women. Therefore, efforts are needed to improve nutrition education related to the use of functional foods to support the health of pregnant women and fetuses.