cover
Contact Name
-
Contact Email
jiik@ejournal.unri.ac.id
Phone
+6281229957554
Journal Mail Official
jiik@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Kampus Bina Widya KM. 12,5, Simpang Baru, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28293 (0761) 63266
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan
Published by Universitas Riau
ISSN : -     EISSN : 25795929     DOI : -
JIIK: Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan [ ISSN 2579-5929 (online) ] is a peer-reviewed journal on forestry and environment. The journal is intended to provide academic forums for researchers who are interested in the discussion of current and future issues on forestry and environment. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of the published articles. The journal was first published in February 2017 and published every April and October. Starting in 2020 published every February and October. The journal is open to authors around the world regardless of nationality.
Articles 221 Documents
Identifikasi Bahaya dan Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Kegiatan Pembagian Batang oleh Operator Chainsaw di Hutan Tanaman Industri, Provinsi Riau Ika Lestari Hutasuhut; Evi Sribudiani; Viny Volcherina Darlis; Nur Suhada
Jurnal Ilmu Ilmu Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jiik.10.1.%p

Abstract

Industri kehutanan khususnya kegiatan pembagian batang oleh operator chainsaw memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat kondisi lingkungan kerja yang berat, penggunaan alat mekanis, serta paparan kebisingan dan getaran alat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis bahaya dan menganalisis tingkat risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang dialami operator chainsaw pada kegiatan pembagian batang di hutan tanaman industri Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis risiko menggunakan matriks peluang dan dampak berdasarkan hierarki pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 13 jenis bahaya utama, dengan 23 risiko terkait yang meliputi risiko fisik, kimia, dan ergonomi. Sekitar 71% risiko dikategorikan sedang dan 39% kategori tinggi, terutama risiko kebisingan chainsaw, getaran alat, paparan serbuk gergaji, dan asap pembakaran yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang seperti gangguan pendengaran, iritasi pernapasan, dan sindrom getaran tangan-lengan. Pengendalian risiko direkomendasikan berdasarkan hierarki pengendalian mulai dari eliminasi bahaya, substitusi metode kerja, rekayasa teknik, pengendalian administratif, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD). Kesimpulannya, penerapan pengendalian risiko terpadu dan pelatihan keselamatan yang kontinu sangat penting untuk menurunkan tingkat risiko dan meningkatkan keselamatan serta kesehatan kerja operator chainsaw dalam kegiatan pembagian batang, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan operasional industri kehutanan.